Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Intensitas Bermain Game Online dengan Kecenderungan Perilaku Agresif pada Agregat Remaja Nengah Budiawan; Sari, Nova Nurwinda; Sujiah, Sujiah
Jurnal Keperawatan Profesional (KEPO) Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 Nomor 2 November 2024
Publisher : Sarana Ilmu Indonesia (salnesia)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36590/kepo.v5i2.1098

Abstract

Saat ini, banyak orang menghabiskan waktunya dengan memainkan game online mulai dari anak-anak hingga orang dewasa termasuk remaja. Berdasarkan data Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) dalam Survei Penetrasi Internet Indonesia 2024, dari 8.720 subjek, sebanyak 2.116 subjek (24,27%) pernah bermain game online. Berdasarkan kelompok konsumen game online tersebut, sebanyak 113 orang (13,52%) menghabiskan waktu bermain game online lebih dari 4 jam/hari. Dalam survei yang dilakukan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) terhadap 25.164 subjek dengan rentang usia 10-18 tahun, terdapat 13.840 subjek (55%) yang bermain game online. Jenis penelitian kuantitatif dengan rancangan correlational dan pendekatan cross-sectional bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas bermain game online dengan kecenderungan perilaku agresif pada agregat remaja di SMP Negeri 1 Rumbia. Sampel sebanyak 177 sampel diambil menggunakan teknik purposive sampling. Berdasarkan hasil uji chi-square, didapatkan p-value 0,001 (p-value ? 0,05) artinya ada hubungan signifikan antara intensitas bermain game online dengan kecenderungan perilaku agresif pada agregat remaja di SMP Negeri 1 Rumbia. Diharapkan remaja bisa lebih memperhatikan durasi bermain game online sehingga dapat mengurangi faktor penyebab perilaku agresif dan sekolah dapat menentukan kebijakan dalam pembatasan bahkan pelarangan untuk bermain game online di sekolah.
Relationship between Family Support and Medication Adherence Levels among Patients with Mental Disorders Rizani, M. Dzaki Zimbbran; Sujiah, Sujiah; Rahman, Aulia
Genius Journal Vol. 7 No. 2 (2026): GENIUS JOURNAL
Publisher : Inspirasi Foundation

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56359/gj.v7i2.880

Abstract

Introduction: Mental disorders remain a significant global health issue, affecting millions of individuals worldwide and posing serious challenges to overall well-being and quality of life. Family support plays a crucial role in improving treatment outcomes, particularly in enhancing medication adherence and reducing the risk of relapse among patients with mental disorders. Objective: This study aims to analyze the relationship between family support and medication adherence among patients with mental disorders at the Lampung Provincial Mental Hospital. Method: This quantitative, cross-sectional study investigated the relationship between family support and medication adherence among mental disorder patients. The study involved 348 family members and patients attending follow-up controls at the Mental Hospital Polyclinic in Lampung Province. Data analysis, utilizing univariate and bivariate methods with the chi-square test, yielded significant findings. Result: The results unequivocally demonstrate a strong, significant relationship between family support and medication adherence, evidenced by a p-value of 0.001 (p-value < 0.05). This indicates that a higher level of family support is directly associated with improved medication adherence among patients with mental disorders. In conclusion, robust family support is a critical factor in enhancing medication adherence. Conclusion: To effectively reduce relapses, often triggered by treatment fatigue, consistent and empathetic support from close family members is essential to sustain patient motivation throughout their recovery journey.