Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

ROGER FOWLER'S CRITICAL DISCOURSE MODEL IN NEWS TEXTS ON MEDIA LIPUTAN6.COM WIATI, RESTU PUJI RAHMAT; HASIM, ABDUL; HARYADI, ARDI MULYANA
Philosophica: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya Vol. 6 No. 1 (2023): June 2023
Publisher : English Literature Department, Faculty of Economics, Law, and Humanities

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35473/pho.v6i1.2464

Abstract

Abstract: This study aims to analyze news texts in Liputan6.com media through Roger Fowler's critical discourse analysis model. The background of this research was carried out as a form of researchers' anxiety about the development of information in digital media. Discourse has a great influence in conveying information on events that occur in society so this research needs to be done. This model is divided into two parts, namely vocabulary and grammar. The theory used is that vocabulary makes classifications and vocabulary limits view. Grammar affects the form of the passive voice and the interpretation that occurs in the news. This research is descriptive in nature. This research design was chosen because through this research it is possible to get an overview of how media build media. The data taken in this study is qualitative data, namely data in the form of news text from the online media Liputan6.com. The selected news is only news about news that occurs in the community. The results of this study indicate (1) The use of limiting words in five news stories, namely there are eighteen words that limit views and are invited to think about understanding the news. (2) The use of passive sentence grammar contained in the five news stories, namely there are seven effect passive sentences which contain the information obtained or the meaning produced in the news. (3) There are five interpretations of the news which have their own views in expressing all matters related to the information to be conveyed.
Analisis Pemberitaan Media Online Kumparan.com Tentang Perilaku Asusila Seorang Ustad Berdasarkan Teori Sara Mills Mutaqin, Zaenal; Nurjamin, Asep; Sahidin, Didin; Haryadi, Ardi Mulyana
JISIP: Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Vol 7, No 3 (2023): JISIP (Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan) (Juli)
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pendidikan (LPP) Mandala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58258/jisip.v7i3.5126

Abstract

Penelitian ini berjudul “Analisis Pemberitaan Media Online Kumparan.com Tetang Pelaku Asusila Seorang Ustad Berdasarkan Teori Sarra Mills. Berdasarkan judul tersebut, penulis mengungkap masalah representasi ustad dalam teks-teks berita yang dimuat dalam media online kumparan.com periode Desember 2021 dan Januari 2022. Teks berita tersebut dikupas berdasarkan pandangan pembaca setelah membaca pemberitaan tersebut. Analisis dilakukan menggunakan teori Sara Mills berkenaan dengan analisis wacana kritis. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah pendekatan kualitatif. Jenis penelitian ini adalah deskriptif. Dengan demikian penulis akan menjelaskan berita tentang perilaku asusila seorang ustadz dengan menggunakan kata-kata dari data yang telah dikumpulkan. Penelitian ini, mengingat lamanya waktu, penulis membatasi pada pemberitaan tentang perilaku asusila seorang ustadz di Bandung pada media online kumparan.com edisi Desember 2021 sampai Januari 2022. Teknik pengumpulan datanya berupa wawancara dan studi dokumentasi. Hasil wawancara dan dokumentasi dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian terhadap pemberitaan perilaku asusila seorang ustadz di Bandung menunjukkan bahwa ada kecenderungan memarjinalkan terhadap profesi ustadz dan lembaga pondok pesantren. Hasil lainya adalah bahwa pembaca dalam setiap penceritaan selalu diposisikan menjadi bagian dalam teks yang integral.
Improving the Ability of Indonesian Language Teachers in Developing Differentiated Teaching Materials for Writing Procedural Text Skills Based on Local Wisdom Haryadi, Ardi Mulyana; Julianto, Agus Tedi; Mulyasari, Iis; Hendarsyah, Hendarsyah; Kurnia, Aji; Kusumah, Riyana; Cukanda, Cucu; Novianti, Vivi; Andriani, Dian; Mulyani, Nenti Antalanti; Nurbaiti, Nurbaiti; Setiabudi, Dedi; Herlina, Lina; Rohmani, Tina Yunia; Fahroji, Fahroji; Mardiana, Mira
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 5 No 01 (2024): Indonesian Journal of Community Empowerment (February)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v5i1.1003

Abstract

This community service program aimed at enhancing the ability of Indonesian Language teachers in Garut and Sumedang to develop differentiated instructional materials for teaching procedural writing skills based on local wisdom. Through a collaborative mentoring approach, teachers were equipped to integrate local wisdom into procedural text teaching, making the material more relevant and contextual to students' lives. The program demonstrated significant improvement in teachers' understanding and practical skills in designing instructional materials that reflect local culture. The evaluation results showed a notable increase in teachers' ability to create and implement differentiated materials in the classroom. This initiative is expected to have a long-term positive impact on the quality of teaching and procedural writing skills in these regions.
Training in The Development of Interactive Digital Teaching Materials Based on Local Issues to Increase High School Students' Interest in Literacy and Appreciation of Literature Haryadi, Ardi Mulyana; Sutarya, Utang; Sulistiani, An An; Hidayat, Dudu; Darnasih, Idar; Selamet, Dede; Basyar, Saeful; Kurniasari, Nina; Rohaeni, Eulis Neni; Suminar, Heni
Indonesian Journal of Community Empowerment (IJCE) Vol 4 No 04 (2023): Indonesian Journal of Community Empowerment (November)
Publisher : Fakultas Kewirausahaan Universitas Garut

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35899/ijce.v4i4.1014

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini berfokus pada pelatihan guru Bahasa Indonesia di Kabupaten Garut untuk mengembangkan bahan ajar digital interaktif berbasis isu lokal. Inisiatif ini bertujuan meningkatkan minat literasi dan apresiasi sastra siswa di jenjang SMA. Dilaksanakan dalam tiga sesi intensif di SMA 18 Garut, melibatkan MGMP Bahasa Indonesia Kab. Garut, program ini berhasil meningkatkan literasi digital guru dan kemampuan mereka mengintegrasikan kekayaan budaya lokal ke dalam konten pembelajaran yang menarik. Peserta menghasilkan beragam prototipe digital interaktif, mulai dari e-book cerita rakyat hingga analisis puisi kaya visual. Pendekatan praktis ini mendorong pergeseran paradigma pengajaran, menjadikan sastra lebih relevan dan mudah diakses. Program ini juga memperkuat komunitas belajar profesional guru, menjamin inovasi berkelanjutan dalam pendidikan sastra.
Problematika Pembelajaran Guru Kelas Bahasa Indonesia yang Minim Praktik Reflektif: Studi Kasus pada Guru Kelas di SDN 3 MANGKURAYAT Aam, Ayi; Suhendar, Suhendar; Damayanti, Deasy Aditya; Haryadi, Ardi Mulyana; Hamdani, Agus
Jurnal Locus Penelitian dan Pengabdian Vol. 4 No. 11 (2025): JURNAL LOCUS: Penelitian dan Pengabdian
Publisher : Riviera Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58344/locus.v4i11.5008

Abstract

Praktik reflektif merupakan komponen krusial dalam pengembangan profesional guru, memungkinkan evaluasi dan peningkatan kualitas pembelajaran secara berkelanjutan. Namun, pada kenyataannya, banyak guru kelas Bahasa Indonesia di sekolah dasar yang masih minim dalam menerapkan praktik reflektif, sehingga berdampak pada stagnansi inovasi pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis problematika pembelajaran yang dihadapi guru kelas Bahasa Indonesia di sekolah dasar akibat rendahnya penerapan praktik reflektif dalam kegiatan pembelajaran. Praktik reflektif menjadi fondasi penting dalam pengembangan profesional guru karena memungkinkan guru untuk meninjau, mengevaluasi, dan memperbaiki strategi pembelajaran berdasarkan pengalaman mengajar mereka. Penelitian dilakukan dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan desain studi kasus pada guru kelas di SDN 3 MANGKURAYAT, Kabupaten Garut. Data diperoleh melalui observasi lapangan dan kajian pustaka (library research), serta dianalisis secara tematik berdasarkan teori reflektif Schön, pengembangan profesional Guskey, dan konstruktivisme pembelajaran. Hasil penelitian menunjukkan empat faktor utama penyebab rendahnya praktik reflektif: keterbatasan konseptual guru terhadap makna refleksi, minimnya dukungan kelembagaan, beban kerja administratif yang tinggi, dan lemahnya keterampilan reflektif guru. Penelitian ini menegaskan perlunya penguatan budaya refleksi profesional di lingkungan pendidikan dasar melalui program pelatihan reflektif, mentoring sejawat, dan dukungan kelembagaan berkelanjutan.
Ketidakadilan Gender dan Strategi Bertahan Perempuan dalam Cantik Itu Luka karya Eka Kurniawan Nurhasanah, Siti; Indriyani, Iin; Haryadi, Ardi Mulyana; Alsunah, Aditya Ansor
eScience Humanity Journal Vol 6 No 1 (2025): eSience Humanity Vol.6 No.1 November 2025
Publisher : Asosiasi Ide Bahasa Kepri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37296/esci.v6i1.365

Abstract

Literary works function not only as aesthetic expressions but also as reflections of social realities, including issues of gender inequality. This study examines gender injustice and women’s survival strategies in Cantik Itu Luka by Eka Kurniawan, with a particular focus on the character of Dewi Ayu as the central figure. The research aims to identify the forms of gender-based injustice experienced by the female protagonist and to analyze her strategies for survival within the context of colonial patriarchy. Employing a qualitative descriptive method, this study applies feminist criticism and a sociological literary approach. Data were collected through library research and close textual analysis of relevant narrative excerpts, which were then interpreted critically. The findings reveal that Dewi Ayu experiences multiple forms of gender injustice, including negative stereotyping, sexual violence, physical and emotional abuse, and the objectification of the female body within a patriarchal colonial system. Rather than portraying resistance through overt physical rebellion, the novel represents the protagonist’s struggle through survival strategies such as bodily negotiation and endurance in oppressive circumstances. This study concludes that Cantik Itu Luka portrays women as subjects who endure layered oppression while simultaneously articulating a strong social critique of patriarchal domination.
Analisis Perubahan Makna Kata Pada Kolom Komentar Warganet Di Akun Instagram El Rumi Nurfadilla, Zira; Haryadi, Ardi Mulyana; Loekman, Arief
Journal of Authentic Research Vol. 5 No. 1 (2026): Februari
Publisher : LITPAM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/h29aw028

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi dan menganalisis bentuk serta kecenderungan perubahan makna kata yang digunakan warganet dalam kolom komentar akun Instagram @elrumiofficial sebagai representasi dinamika bahasa Indonesia di ruang digital. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan landasan teori perubahan makna menurut Abdul Chaer. Data penelitian berupa komentar warganet yang diambil dari delapan unggahan Instagram El Rumi pada periode Juli hingga Desember 2024. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui teknik simak dan catat, sedangkan analisis data dilakukan dengan membandingkan makna leksikal berdasarkan Kamus Besar Bahasa Indonesia (KBBI) dengan makna kontekstual yang muncul dalam praktik komunikasi warganet. Hasil penelitian menunjukkan terdapat 51 data komentar yang mengandung perubahan makna, dengan 21 kata yang mengalami perubahan makna. Jenis perubahan makna yang ditemukan meliputi perubahan makna meluas dan ameliorasi, dengan perubahan makna meluas sebagai bentuk yang paling dominan. Perubahan makna meluas tampak pada penggunaan kosakata secara metaforis dan simbolik untuk mengekspresikan dukungan dan afeksi, sedangkan perubahan makna ameliorasi ditandai oleh pergeseran konotasi dari makna negatif menuju makna yang bernilai positif dalam konteks interaksi digital. Perubahan tersebut dipengaruhi oleh faktor emosional, psikologis, serta budaya komunikasi digital yang ekspresif dan kreatif. Temuan ini menunjukkan bahwa kolom komentar media sosial berperan sebagai ruang produktif terjadinya inovasi semantik, sehingga memperkaya kajian perubahan makna dalam konteks komunikasi digital kontemporer serta menegaskan relevansi teori perubahan makna menurut Chaer dalam konteks komunikasi digital.
MANTRA JAMPE NYIMPEN BEAS SEBAGAI REPRESENTASI SIMBOLIS NYI POHACI DALAM SASTRA LISAN SUNDA Haikal Yasa, Faiz; Haryadi, Ardi Mulyana; Zainal Arifin, Muhamad; Julianto, Cecep Dudung
Anafora: Jurnal Penelitian Mahasiswa Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia Vol 6 No 1 (2026)
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, UNIKU

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ajpm.v6i1.291

Abstract

ABSTRAK: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis konstruksi simbolik dan sinkretisme teologis yang terkandung dalam mantra Jampe Nyimpen Beas (Mantra Menyimpan Beras) dalam konteks masyarakat agraris Desa Sukaraja, Kabupaten Sumedang, melalui pendekatan kajian semiotik Roland Barthes. Menggunakan metode kualitatif deskriptif analitis dengan teknik pengumpulan data observasi dan wawancara mendalam terhadap informan kunci, penelitian ini membongkar teks ritual tersebut menjadi tiga tingkatan analisis: Denotasi, Konotasi, dan Mitos/Ideologi. Temuan utama menunjukkan bahwa mantra ini beroperasi sebagai sistem penandaan yang secara fundamental mengukuhkan Representasi Simbolis Nyi Pohaci Sanghyang Sri sebagai entitas hidup yang dimuliakan melalui diksi seperti "gedong manik ratna inten" (konotasi kesakralan wadah) dan "abdi ngiringan" (konotasi ketaatan). Lebih lanjut, mantra ini menampilkan mekanisme sinkretisme teologis yang adaptif, di mana unsur-unsur kepercayaan lokal (Pemujaan Pohaci) diintegrasikan dan disahkan secara budaya melalui penyisipan syahadat dan ujaran Islam esoteris, yang secara fungsional memberikan ketenangan batin (salamet ing dunya ing akherat) sekaligus mendorong etos konservasi pangan. Dengan demikian, Jampe Nyimpen Beas terbukti bukan hanya artefak sastra lisan, melainkan dokumen sosiokultural yang merekam strategi masyarakat Sunda dalam menjaga keseimbangan antara spiritualitas tradisi agraris dan dogma keagamaan. KATA KUNCI: Semiotik; Mantra; Jampe Nyimpen Beas; Nyi Pohaci;, Sinkretisme; Sastra Lisan Sunda. >  THE MANTRA JAMPE KEEPS RICE AS A SYMBOLIC REPRESENTATION OF NYI POHACI IN SUNDANESE ORAL LITERATURE   ABSTRACT: This research aims to analyze the symbolic construction and theological syncretism embedded within the Jampe Nyimpen Beas (Rice Storage Mantra) in the agrarian community of Sukaraja Village, Sumedang Regency, through the Roland Barthes semiotic approach. Using a qualitative descriptive analytic method with in depth interviews and observation of key informants, the study deconstructs the ritual text into three analytical levels Denotation, Connotation, and Myth/Ideology. The main findings indicate that the mantra operates as a system of signification that fundamentally affirms the Symbolic Representation of Nyi Pohaci Sanghyang Sri as an honored living entity through diction like "gedong manik ratna inten" (connoting the sacredness of the container) and "abdi ngiringan" (connoting subservience). Furthermore, the mantra exhibits an adaptive theological syncretism, where elements of local beliefs (Pohaci reverence) are integrated and culturally validated through the insertion of the syahadat (Islamic creed) and esoteric Islamic phrases, functionally providing inner peace (salamet ing dunya ing akherat) while simultaneously fostering a rice conservation ethos. Consequently, Jampe Nyimpen Beas proves to be not merely an artifact of oral literature but a sociocultural document that records the Sundanese community's strategy for maintaining the balance between the spirituality of agrarian tradition and religious dogma. KEYWORDS: Semiotics; Mantra; Jampe Nyimpen Beas; Nyi Pohaci; Syncretism; Sundanese Oral Literature.
Pengaruh Tingkat Pendidikan Orang Tua terhadap Prestasi Belajar Bahasa Indonesia pada Siswa SMP Yulianti, Intan; Hamdani, Agus; Jamilah, Jamilah; Haryadi, Ardi Mulyana
JOEAI (Journal of Education and Instruction) Vol. 6 No. 1 (2023): JOEAI (Journal of Education and Instruction)
Publisher : Institut Penelitian Matematika, Komputer, Keperawatan, Pendidikan dan Ekonomi (IPM2KPE)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31539/joeai.v6i1.6023

Abstract

The purpose of this study was to determine the effect of parents' education level on student achievement in learning Indonesian. The method in this study uses a quantitative approach with a descriptive correlational research design. The research subjects were grade VIII students of junior high school consisting of 40 students. Instruments as data collection tools in the form of questionnaires and documentation. Data analysis techniques using simple and multiple regression tests. The results showed that between parents' educational level and students' Indonesian learning achievement there was a significant and positive influence with a large influence of 18.8%. As for the educational level of parents and learning motivation on students' Indonesian learning achievement, there is a significant and positive influence with a large influence of 30.1%. Based on the findings of this study, there is an influence of parents' educational level and learning motivation on learning achievement. Keywords: Indonesian, Learning Outcomes, Motivation, Education Level