Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Implementation of A Role-Playing Central Learning Model in the Formation of Children's Character at the Age of 4-5 Years Wahyuni, Ayu; Musayyadah
JOYCED: Journal of Early Childhood Education Vol. 4 No. 1 (2024): JOYCED : Journal of Early Childhood Education
Publisher : PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN ISLAM ANAK USIA DINI (PIAUD) FAKULTAS ILMU TARBIYAH DAN KEGURUAN UIN SUNAN KALIJAGA YOGYAKARTA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14421/joyced.2024.41-03

Abstract

The role play center model provides a stimulating environment for children to learn through play. In this research, the children observed were students at the Al-Azhar Kowel Pamekasan Kindergarten. This research aims to describe the process of implementing the role-playing center learning model as an effort to shape character, moral values to strengthen children's character. Knowing the results of implementing the role-playing center learning model in forming children's character and describing the supporting and inhibiting factors for implementing the learning model in character-building in play groups. This research uses descriptive qualitative methods. With data collection methods using observation, interviews and documentation. The interview subjects in this research were three or two teachers who were interviewed by the researcher . Based on the consideration that the implementation of the role-playing learning model in character formation involves various aspects which must be explored in depth and comprehensively in this research. The results of the research show that the implementation of the role-playing center learning model in character building play groups at PAUD Al-Azhar Kowel Pamekasan begins with 1) The teacher gathers the children first, 2) The teacher explains the rules of play to the children, 3) explains the theme and sub-theme of role playing with children, 4) dividing roles among children according to the topic, 5) children can carry out role playing activities, 6) the teacher supervises children when role playing activities are carried out. Keywords : central learning, character formation, early childhood
Teacher Competency in Using Image Media to Improve Children's Memory at RA A Miftahul Ulum Sana Daja Village, Pasean District, Pamekasan Regency Fatimatuzzahrah; Dewi Pusparini; Musayyadah
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 4 (2024): Islamic Education and Early Childhood Innovation
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v3i4.105

Abstract

Learnig  media is very useful  to use in learning. The use of media in learning can make it easier and attract students' learning interest. This research aims to analyze teacher competence in using image media to improve children's memory at RA A Miftahul Ulum Sana Daja Pasean Pamekasan. This research use desciptive qualitative approach. The subjects in this research were the principal and class A teacher at RA Miftahul Ulum. Data collection used in this research was observation, interviews and documentation, data analysis was carried out by data condensation, data presentation and conclusions. The results of this research show that teacher competence in using image media to improve children's memory at RA A Miftahul Ulum is very good. This can be seen from how the teacher's ability to plan lessons using image media to improve children's memory runs smoothly and children are able to recall what they have learned using images.
Implementation of Outdoor Play (Cube Jumping and Glass Flipping) to Develop Early Childhood Rough Motorcycles at Muslimat NU 1 Pamekasan Kindergarten Harisah; Dewi Pusparini; Musayyadah
ATTAQWA: Jurnal Pendidikan Islam dan Anak Usia Dini Vol. 3 No. 4 (2024): Islamic Education and Early Childhood Innovation
Publisher : STIT Attaqwa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58355/attaqwa.v3i4.106

Abstract

Outdoor activities are play equipment outside the classroom that can be used as a means of play that contains educational value and develops all aspects of early childhood development. This research aims to analyze the implementation of outdoor play activities to develop gross motor skills in early childhood at the Muslimat NU 1 Pamekasan Kindergarten. This research use desciptive qualitative approach. The subjects in this research were the principal and class A class B teacher at Muslimat NU 1 Kindergarten. Data collection used in this research was observation, interviews and documentation, data analysis was carried out by data condensation, data presentation and conclusions. The results of this research show that from observations at the Muslimat NU 1 Pamekasan Kindergarten, it can be seen that gross motor development through outdoor activities is very effective. Outdoor play activities not only develop gross motor skills but can develop all aspects of a child's development. This also influences the moral and religious development of children and can be stimulated.
Proses Pembelajaran Yang Efektif Memiliki Peran Dalam Kemajuan Pendidikan: Systematic Literature Review (SLR) El Indahnia Kamariyah; Herman Jufri Andi; Musayyadah
Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu Vol. 2 No. 12 (2024): GJMI - DESEMBER
Publisher : PT. Gudang Pustaka Cendekia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/gjmi.v2i12.1232

Abstract

Tujuan penelitian ini memaparkan tentang hakekat pendidikan mengandung banyak aspek dan sifatnya yang sangat kompleks. Karena sifatnya yang kompleks itu, maka tidak sebuah batasanpun yang cukup memadai untuk menjelaskan hakekat pendidikan secara lengkap. Batasan tentang hakekat pendidikan yang dibuat para ahli beraneka ragam, dan kandungannya kadang berbeda satu dari yang lainnya. Perbedaan tersebut mungkin terjadi karena perbedaan orientasinya, konsep dasar yang digunakan, aspek yang menjadi tekanan, atau karena falsafah yang melandasinya. Metode penelitian dalam penelitian ini adalah sistematika literatur Riview (SLR). Hasil penelitian ini yaitu Pendidikan pada hakekatnya merupakan suatu proses penggalian dan pengolahan pengalaman secara terus-menerus. Inti pendidikan yaitu usaha untuk terus-menerus menyusun kembali (reconstruction) dan menata ulang (reorganization) pengalaman hidup subjek didik. Kesimpulan penelitian, Pendidikan haruslah memampukan subjek didik untuk menafsirkan dan memaknai rangkaian pengalamannya sedemikian rupa, sehingga ia terus bertumbuh dan diperkaya oleh pengalaman tersebut tujuan dari penjelasan ini ingin mewujudkan suasana belajar yang baik agar peserta didik mampu mengembangkan potensi mereka.
Implementasi Metode Role Playing Untuk Mengembangkan Nilai Moral Anak Usia 5-6 Tahun Di TK Alkautsar Larangan Slampar Luqiyya Mina’ur Rofahiyah; Siti Farida; Musayyadah
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 3 (2025): Juni 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i3.2206

Abstract

Pendidikan anak usia dini merupakan suatu proses pembinaan tumbuh kembang anak usia lahir hingga enam tahun secara menyeluruh, yang mencakup aspek fisik dan non fisik, dengan memberikan rangsangan bagi perkembangan jasmani, moral spiritual, motorik, emosional, kognitif, dan sosial yang tepat dan benar agar anak dapat tumbuh dan berkembang secara optimal. Bermain sangat bermanfaat bagi anak usia dini. Melalui kegiatan bermain, anak dapat mempelajari dan belajar banyak hal, dapat mengenal aturan, bersosialisasi, menempatkan diri, menata emosi, toleransi, dan kerja sama yang baik. Berdasarkan hasil penelitian yang penulis lakukan di kelas B (setara dengan usia 5-6 tahun) di TK Alkautsar Larangan Slampar pada bulan November Akhir 2024 diketahui bahwa perkembangan nilai moral anak belum berkembang secara optimal. Tujuan dari penelitian ini yaitu agar dapat mengetahui implementasi metode role playing untuk mengembangkan nilai moral anak usia 5-6 tahun di TK Alkautsar. Penelitian ini menggunakan deskriptif kualitatif dengan subjek penelitian adalah peserta didik dan guru. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara dan dokumentasi. Data dianalisis secara kualitatif menggunakan cara reduksi, penyajian data dan penarik kesimpulan. Berdasarkan hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode role playing di TK Alkautsar mampu mengembangkan nilai moral anak. Pentingnya penggunaan metode yang baik dan tepat yang sesuai dengan kebutuhan anak mampu meningkatkan seluruh aspek perkembangan, salah satunya perkembangan nilai moral.
Implementasi Nilai-Nilai Pancasila Dalam Pembelajaran Ramah Anak Untuk Membentuk Karakter Anak Usia Dini 4-5 Tahun Suadah; Dewi Pusparini; Musayyadah
Kiddo: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini SPECIAL EDITION: ARAKSA I
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Madura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.19105/kiddo.v1i1.12770

Abstract

Pancasila values are the basis for citizen of Indonesian behavior. Therefore, implementing Pancasila values ​​must be done from an early age. The background of this research is the problem of implementing Pancasila values based on child-friendly learning to form character for 4-5 years old at RA Sirojul Ulum, Pangtonggal Village, Proppo District, Pamekasan Regency. The purpose of this research is to find out what Pancasila values ​​based on child-friendly learning are developed at RA Sirojul Ulum, how Pancasila values based on child-friendly leaarning ​​to form character are implemented at RA Sirojul Ulum, also obstacles in implementing Pancasila values ​​and exertion to overcome them. This type of this research used descriptive qualitative. The data collection techniques used in this research are observation, interviews and documentation. The sources of the data include primary data secondary data. Data analysis was carried out by data reduction, data presentation, and drawing conclusions. The results of the research show that the learning system based on child-friendly learning at RA Sirojul Ulum has several Pancasila values ​​implemented, however in providing learning that adheres to Pancasila values ​​for early childhood is not optimal, so not all Pancasila values ​​are implemented. The application of Pancasila values ​​is also poorly understood because there is no learning about Pancasila values ​​which are directly related to daily life.
Implementasi Metode Demonstrasi Untuk Mengembangkan Perkembangan Bahasa Ekspresif Di RA Nurul Hidayah Kadur Mauliddatur robiah; Musayyadah
Jurnal Pendidikan Transformatif Vol. 4 No. 5 (2025): Oktober 2025
Publisher : Yayasan Aya Sophia Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.9000/jupetra.v4i5.2213

Abstract

Perkembangan kemampuan bahasa, khususnya bahasa ekspresif, sangat penting bagi anak usia dini sebagai dasar untuk berkomunikasi, menyampaikan ide, serta mengekspresikan perasaan. Namun, di lapangan masih banyak anak usia dini yang mengalami kesulitan dalam berbicara, kurang percaya diri, serta terbatas dalam menyusun kalimat sederhana. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana metode demonstrasi dapat digunakan sebagai pendekatan yang menyenangkan dan efektif dalam mengembangkan bahasa ekspresif anak usia dini. Penelitian dilakukan di RA Nurul Hidayah Kadur dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan metode demonstrasi yang dilakukan secara bertahap dan sesuai dengan kondisi anak, seperti guru menunjukkan cara berbicara, menyusun kalimat, atau memperkenalkan diri, memberikan dampak positif terhadap perkembangan bahasa ekspresif anak. Anak-anak terlihat lebih aktif, mulai berani berbicara di depan teman-temannya, dan mampu mengungkapkan ide secara sederhana. Meskipun penguasaan bahasa anak masih terbatas, kegiatan ini menjadi langkah awal yang baik dalam melatih kemampuan berbicara mereka. Penelitian ini merekomendasikan pentingnya peran aktif guru dan lingkungan belajar yang mendukung untuk terus menstimulasi kemampuan bahasa anak melalui pendekatan yang sesuai dengan usia dan karakteristik mereka.