Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Supplementation of Antioxidant Liang Tea Extracts on Goat Milk Cream Cheese Zahrah, Syarifah; Dewi, Yohana Sutiknyawati Kusuma; Hartanti, Lucky
Industria: Jurnal Teknologi dan Manajemen Agroindustri Vol 12, No 2 (2023)
Publisher : Department of Agro-industrial Technology, University of Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.industria.2023.012.02.6

Abstract

AbstractCream cheese is a soft cheese that does not go through a ripening process and is widely used in various kinds of food preparations. Goat's milk is an alternative milk for cream cheese production. The addition of antioxidant extract from liang tea potentially produces functional cream cheese. This research aimed to obtain the concentration of added antioxidant liang tea extract in the formulation that produces the best characteristics of goat's milk cream cheese. This research used a Randomized Block Design method with one factor: the concentration of liang tea extract as an antioxidant. The treatment consisted of 5 levels of liang tea concentrations, 0%, 1.5%, 2%, 2.5%, and 3%, with five repetitions. The research showed that adding various concentrations of liang tea antioxidant extract produced a water content of 61.06%-62.09% and a fat content of 12.68%-14.46%. The resulting color characteristics with the L* value range from 60.83-76.43 (decreasing brightness), the* value range from -6.69-6.71 (reddish), and the b* value range from 4.47-23 .88 (yellowish). Antioxidant activity is expressed by percent inhibition of 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil (DPPH), ranging from 36.00%-79.56%. The antioxidant activity of goat's milk cream cheese increases if the addition of liang tea extract is high. Based on the effectiveness index, the best goat's milk cream cheese is produced by adding a 3% concentration of liang tea. The cream cheese has a water content of 62.19%, a fat content of 14.46%, color (L* = 60.83, a* = 6.71, b* = 23.88), and antioxidant activity of 79.56%.Keywords: antioxidant, cream cheese, goat milk, liang tea AbstrakCream cheese merupakan salah satu jenis keju lunak yang tidak melalui proses pematangan dan banyak diaplikasikan pada berbagai macam olahan pangan. Susu kambing menjadi alternatif susu untuk membuat cream cheese. Penambahan ekstrak antioksidan dari liang teh berpotensi untuk membuat cream cheese fungsional. Tujuan penelitian ini untuk memperoleh konsentrasi penambahan ekstrak antioksidan liang teh dalam formulasi yang menghasilkan karakteristik cream cheese susu kambing terbaik. Penelitian ini menggunakan Rancangan Acak Kelompok (RAK) dengan satu faktor, yaitu konsentrasi ekstrak liang teh sebagai antioksidan. Perlakuan yang dilakukan terdiri dari 5 taraf, yaitu 0%, 1,5%, 2%, 2,5% dan 3% dengan 5 kali ulangan. Hasil penelitian menunjukkan penambahan berbagai konsentrasi ekstrak antioksidan liang teh menghasilkan kadar air pada rentang 61,06%-62,09% dan kadar lemak pada rentang 12,68%-14,46%. Karakteristik warna yang dihasilkan dengan rentang nilai L* adalah 60,83-76,43 (kecerahan menurun), nilai a* pada rentang -6,69-6,71 (kemerahan), dan nilai b* pada rentang 4,47-23,88 (kekuningan). Aktivitas antioksidan dinyatakan dengan persen penghambatan 1,1-diphenyl-2-picrylhydrazil (DPPH) pada rentang 36,00%-79,56%. Aktivitas antioksidan cream cheese susu kambing semakin meningkat jika penambahan ekstrak liang teh semakin tinggi. Cream cheese susu kambing terbaik berdasarkan indeks efektivitas dihasilkan dengan penambahan konsentrasi liang teh 3%. Cream cheese tersebut mempunyai kadar air 62,19%, kadar lemak 14,46%, warna (L* = 60,83, a* = 6,71, b* = 23,88), dan aktivitas antioksidan 79,56%.Kata kunci: antioksidan, cream cheese, liang teh, susu kambing 
Improving the Quality of Education Through Environmentally Based Learning zahrah, syarifah; Susanto, Teguh Trianung Djoko; Pratama, M. Zulfakar; Aisyah, Jihan; Kurniawan, Andi
Perspektif Ilmu Pendidikan Vol. 38 No. 1 (2024): Perspektif Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21009/PIP.381.5

Abstract

Environmental education is education that helps individuals become more familiar with their environment, develop responsible behavior and environmental skills to improve the quality of the environment. One effort that can be made to improve the quality of the environment is to provide environmental education from an early age through the education process. This paper aims to analyze improving the quality of environmentally based education and examine studies of environmentally based education in improving the quality of education. Increasing insight into improving the quality of environment-based education based on a literature review shows that to produce quality graduates there are several factors that need to be achieved, such as teacher quality, curriculum, educational facilities and educational management which are determining factors in achieving good goals. education quality. The development of an environment-based learning model is identified as an important step to improve students' learning skills and experiences
Analisis terhadap potensi risiko pengambilan keputusan dalam dunia pendidikan Susanto, Teguh Trianung Djoko; Mela, Angela Graciana Koli; Zahrah, Syarifah; Namsan, Natalis Giovani; Umair, Zahid
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol 10, No 2 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243848

Abstract

Penulisan artikel ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi resiko dalam pengambilan keputusan di dunia pendidikan. Metode yang digunakan adalah metode literatur review. Pengambilan keputusan adalah proses krusial dalam manajemen pendidikan yang memerlukan pemikiran sistematis dan analitis untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bahwa terdapat proses pengambilan keputusan seperti pendekatan sistematis terhadap pengambilan keputusan melibatkan pengumpulan fakta-fakta, data, dan alternatif yang matang, diikuti dengan tindakan yang dianggap paling tepat berdasarkan evaluasi yang cermat. Tahapan dalam pengambilan kebijakan meliputi memastikan tujuan spesifik, mengidentifikasi masalah, mengembangkan alternatif, mengevaluasi alternatif, memilih alternatif terbaik, melaksanakan keputusan, dan melakukan pengendalian serta evaluasi. Dan identifikasi risiko sebagai panduan dalam pengambilan keputusan serta analisis risiko menjadi landasan penting bagi seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan yang efektif. Dengan mengidentifikasi potensi risiko yang terkait dengan setiap pilihan yang tersedia, seorang pemimpin dapat mengevaluasi dampak dan probabilitas terjadinya masing-masing risiko. Keberhasilan suatu lembaga pendidikan sangat bergantung pada tingginya mutu keputusan yang diambil oleh para manajer yang memimpin. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa di dalam lembaga yang berkualitas maka keputusan-keputusan yang diambil pun adalah keputusan yang berkualitas, apakah dilihat dari proses ataupun hasil dari keputusan tersebut, maka dari itu kepala sekolah sebagai pemimpin harus memahami teori dan praktik pengambilan keputusan karena hal tersebut menjadi unsur kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam menjalankan peran kepemimpinannya, kepala sekolah harus dapat mengambil berbagai keputusan yang mendukung kemajuan sekolah.
Students' Creative Thingking Ability in view From The Level of Understanding in Waste Management Zahrah, Syarifah; Retnowati, Rita; Istiana, Rita
Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology 2023: Proceeding of International Conference on Biology Education, Natural Science, and Technology
Publisher : Universitas Muhammadiyah Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Creative Creative thinking is an important nature in the learning process, the weak ability of students' creative thinking is caused by a static learning process. This study aims to analyze the factors that cause high and low students' creative thinking abilities in terms of their level of understanding and identify other factors that influence creative thinking abilities. The subjects of this study were students of class XI MIPA at SMAN 1 Ciomas, Bogor Regency. The research was conducted in November 2022 – May 2023. The method used in this study was a mixed method with a sequential explanatory research design. The research sample was 123 students, the sampling technique used proportional random sampling technique. Quantitative data analysis techniques use descriptive and inferential analysis or hypothesis testing, namely correlation and regression, and qualitative data analysis techniques include data reduction, data presentation and drawing conclusions. The instrument used for Y and X variables is a multiple choice test instrument and for qualitative use interview guidelines, observation and documentation studies. The results showed that there was a fairly high positive correlation, with an r² value of 24.1%, students' creative thinking ability was influenced by understanding and the remaining 75.9% was influenced by internal factors including interests, hobbies and external factors including teacher guidance, environment, and some school activities. such as organization, performing arts, social media. The solution to overcome these problems is to develop learning designs for environmental materials that can increase understanding so that students are better trained to have the ability to think creatively in solving environmental problems. The existence of collaboration between schools in developing learning designs can increase understanding so that students have the ability to think creatively.
Analisis terhadap potensi risiko pengambilan keputusan dalam dunia pendidikan Susanto, Teguh Trianung Djoko; Mela, Angela Graciana Koli; Zahrah, Syarifah; Namsan, Natalis Giovani; Umair, Zahid
JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia) Vol. 10 No. 2 (2024): JPPI (Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia)
Publisher : Indonesian Institute for Counseling, Education and Theraphy (IICET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29210/020243848

Abstract

Penulisan artikel ini dilakukan dengan tujuan untuk mengetahui potensi resiko dalam pengambilan keputusan di dunia pendidikan. Metode yang digunakan adalah metode literatur review. Pengambilan keputusan adalah proses krusial dalam manajemen pendidikan yang memerlukan pemikiran sistematis dan analitis untuk menyelesaikan masalah dan mencapai tujuan. Adapun hasil dari penelitian ini adalah ditemukan bahwa terdapat proses pengambilan keputusan seperti pendekatan sistematis terhadap pengambilan keputusan melibatkan pengumpulan fakta-fakta, data, dan alternatif yang matang, diikuti dengan tindakan yang dianggap paling tepat berdasarkan evaluasi yang cermat. Tahapan dalam pengambilan kebijakan meliputi memastikan tujuan spesifik, mengidentifikasi masalah, mengembangkan alternatif, mengevaluasi alternatif, memilih alternatif terbaik, melaksanakan keputusan, dan melakukan pengendalian serta evaluasi. Dan identifikasi risiko sebagai panduan dalam pengambilan keputusan serta analisis risiko menjadi landasan penting bagi seorang pemimpin dalam pengambilan keputusan yang efektif. Dengan mengidentifikasi potensi risiko yang terkait dengan setiap pilihan yang tersedia, seorang pemimpin dapat mengevaluasi dampak dan probabilitas terjadinya masing-masing risiko. Keberhasilan suatu lembaga pendidikan sangat bergantung pada tingginya mutu keputusan yang diambil oleh para manajer yang memimpin. Dengan kata lain dapat dikatakan bahwa di dalam lembaga yang berkualitas maka keputusan-keputusan yang diambil pun adalah keputusan yang berkualitas, apakah dilihat dari proses ataupun hasil dari keputusan tersebut, maka dari itu kepala sekolah sebagai pemimpin harus memahami teori dan praktik pengambilan keputusan karena hal tersebut menjadi unsur kunci dalam meningkatkan mutu pendidikan. Dalam menjalankan peran kepemimpinannya, kepala sekolah harus dapat mengambil berbagai keputusan yang mendukung kemajuan sekolah.
Pengaruh Pembelajaran Berkelanjutan dan Profesionalisme Terhadap Kinerja Guru SD Negeri di Kecamatan Ciomas Zahrah, Syarifah; Matin, Matin; Sentosa, Heru
Publikasi Pendidikan Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/publikan.v15i1.70437

Abstract

Kinerja guru merupakan salah satu faktor kunci dalam menentukan kualitas pendidikan. Guru yang berkualitas merupkan guru yang mampu menciptakan lingkungan belajar yang inspiratif dan mendukung, sehingga siswa termotivasi untuk belajar dan berpartisipasi aktif dalam proses pendidikan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis factor yang dapat mempengaruhi kinerja guru. Pendekatan penelitian yang digunakan yaitu kuantitatif, populasi guru sekolah dasar negeri di kecamatan Ciomas dengan sempel 101 guru. Teknik analisis data kuantitatif menggunakan analisis deskriptif dan inferensial atau uji hipotesis yaitu korelasi dan regresi, dan teknis analisis data kualitatif meliputi reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan Intrumen yang digunakan berupa angket. Hasil penelitian yaitu terdapat pengaruh positif dengan nilai regresi Y = 18,452 + 0,546 + 0,451 dan koefisien korelasi antara pembelajaran berkelanjutan terhadap kinerja guru 0.654 dengan R square sebesar 0. 427 dalam artian memiliki pengaruh 42,7%, koefisien korelasi antara profesionalisme terhadap kinerja guru 0.649 dengan R square sebesar 0. 421 dalam artian memiliki pengaruh 42,7%, koefisien korelasi antara pembelajaran berkelanjutan terhadap profesionalisme 0.818 dengan nilai R square sebesar 0. 669 dalam artian memiliki pengaruh 66,9% koefisien determinasi memiliki nilai R square sebesar 0,469 dalam arti arti bahwa pengaruh variabel pembelajaran berkalanjutan (X1) dan Profesionalisme (X2) secara simultan terhadap kinerja guru (Y) sebesar 46,9%.
Pengaruh Pembinaan Terhadap Keaktifan Menggunakan Platform Merdeka Mengajar (PMM) Pada Guru SD Negeri Di Kecamatan Ciomas Bogor Zahrah, Syarifah; Matin, Matin; Santosa, Heru
PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik Vol 1 No 1 (2024): PROSIDING SEMINAR NASIONAL AKADEMIK (SENADIKA) 2024
Publisher : PROSIDING SENADIKA : Seminar Nasional Akademik

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

PMM (Platform Merdeka Mengajar) merupakan pemanfaatan platform digital yang dirancang untuk mendukung guru dalam mengimplementasikan Kurikulum Merdeka, meningkatkan kompetensi profesional, serta memperluas akses terhadap sumber daya pembelajaran. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif eksperimen dengan desain fre eksperimen teknik analisis data menggunakan studi dokumen. Populasi dalam penelitian ini adalah guru SD Negeri di Kecamatan Ciomas. Berdasarkan hasil uji normalitas didapatkan hasil 0,206 dan uji homogenitas didapatkan hasil sebesar 0,725 yang berarti data berdistribusi normal dan homogen. Hasil penelitian ini yaitu terdapat pengaruh anatara variabel (X) dengan (Y) dilihat dari nilai koefisien korelasi sebesar 0,412 mengandung arti 41,2% kekatifan guru SD Negeri di Kecamatan Ciomas dalam menggunakan (PMM) dipengaruhi oleh pembinaan. Peran pengawas dan guru penggerak sangat penting dalam mendukung implementasi PMM, dan kolaborasi antara semua elemen pendidikan diperlukan untuk mencapai keberhasilan Kurikulum Merdeka, dan dapat meningkatkan kualitas pembelajaran.