Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

EVALUASI DAYA DUKUNG PONDASI TIANG BORE PILE DAN PILAR PADA PROYEK PENYELESAIAN JEMBATAN LAHOMI DIBAWADASI KABUPATEN NIAS BARAT Zai, Desmanto; Situmeang, Lasni Roha; Debataraja, Semangat; Endayanti, M.
JURNAL ILMIAH TEKNIK SIPIL Vol 11 No 1 (2022): FEBRUARI
Publisher : Prodi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Darma Agung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46930/tekniksipil.v11i1.2701

Abstract

Jembatan ialah suatu struktur untuk menyambungkan dua sendi jalan yang dibentuk oleh rintangan berupa sungai, lembah, rel kereta api dll. Akibatnya jembatan ialah salah satu bentuk transportasi yang sangat dibutuhkan. Istilah Jembatan dapat dibagi menjadi berbagai hal , antara lain jembatan balok beton bertulang, jembatan balok baja, jembatan balok beton prategang, jembatan rangka baja, dll. Penggunaan jenis – jenis jembatan didasarkan pada bentangan jembatan yang akan ditingkatkan . Perhitungan Penulangan Abutment didapat hasil nya sebagaik berikut: D25 – D150 Dibagi D16 – 100, Potongan 2 didapat D25 – 150 Dibagi D16 – 100, Potongan 3 didapat D25 – D150 Dibagi D16 – 200, dan untuk perhitungan pondasi didapat sebagai berikut : Qi = 164,227 Ton (pondasi Tunggal), Group = 1294,766 Ton.
MENINGKATKAN AKTIVITAS DAN HASIL BELAJAR SISWA PADA KOMPETENSI MEMELIHARA UNIT FINAL DRIVE MENGGUNAKAN PEMBELAJARAN KOOPERATIF MODEL TEAMS GAMES TOURNAMENTS DI SMK SWASTA PEMBDA NIAS Telaumbanua, Desman; Zega, Firwanus; Zai, Desmanto; Waskito, Waskito; Yustisia, Henny
Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi Vol. 2 No. 10 (2024): Scientica: Jurnal Ilmiah Sains dan Teknologi
Publisher : Komunitas Menulis dan Meneliti (Kolibi)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.572349/scientica.v2i10.2536

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa pada kompetensi memelihara unit final drive menggunakan model pembelajaran kooperatif Teams Games Tournaments (TGT) di kelas XI Teknik Kendaraan Ringan (TKR) SMK Swasta Pembda Nias. Latar belakang penelitian ini didasarkan pada observasi awal yang menunjukkan bahwa metode pembelajaran yang dominan digunakan adalah ceramah, yang menyebabkan siswa pasif dan hasil belajar yang kurang optimal. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain penelitian tindakan kelas yang terdiri dari dua siklus. Setiap siklus meliputi tahap perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui tes hasil belajar, observasi aktivitas siswa, dan wawancara dengan guru. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan model TGT dapat meningkatkan aktivitas dan hasil belajar siswa. Pada siklus pertama, terdapat peningkatan aktivitas siswa sebesar 65,83% dan hasil belajar sebesar 40%, sementara pada siklus kedua, peningkatan aktivitas siswa mencapai 70% dan hasil belajar sebesar 60%, pada siklus ketiga peningkatan aktivitas siswa sebesar 80,41% dan hasil belajar sebesar 85%. Dengan demikian, model pembelajaran TGT terbukti efektif dalam meningkatkan keterlibatan dan hasil belajar siswa pada mata pelajaran memelihara unit final drive. Penelitian ini memberikan implikasi bahwa penggunaan metode pembelajaran yang variatif, seperti TGT, sangat penting untuk meningkatkan kualitas pembelajaran dan hasil belajar siswa di sekolah kejuruan.
Transformasi Kepemimpinan Kepala Sekolah di Era Digital Zai, Desmanto; Zega, Yulianus; Giatman, M; Ernawati, Ernawati
Afeksi: Jurnal Penelitian dan Evaluasi Pendidikan Vol 5, No 6 (2024)
Publisher : Pusat Studi Penelitian dan Evaluasi Pembelajaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59698/afeksi.v5i6.414

Abstract

Era digital telah membawa perubahan signifikan dalam berbagai aspek kehidupan, termasuk pola kepemimpinan di lembaga pendidikan. Transformasi kepemimpinan kepala sekolah di era digital tidak hanya menuntut kemampuan adaptasi terhadap teknologi, tetapi juga perubahan paradigma dalam pengelolaan sumber daya manusia, pengambilan keputusan, dan komunikasi di lingkungan sekolah. Artikel ini membahas bagaimana kepala sekolah dapat mengintegrasikan teknologi digital ke dalam strategi pendidikan, mengembangkan kompetensi kepemimpinan digital, dan membangun budaya sekolah yang tanggap terhadap perubahan. Dengan mengadopsi pendekatan transformasional, kepala sekolah dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang kolaboratif dan inovatif untuk menghadapi tantangan era digital.