Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PREDICT-OBSERVE-EXPLAIN (POE) TERHADAP KEMAMPUAN PEMECAHAN MASALAH DAN PENALARAN MATEMATIS PESERTA DIDIK Aprilla Gita; Rivdya Eliza; Fitria Mardika
MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika Vol. 5 No. 1 (2024): MEGA: Jurnal Pendidikan Matematika
Publisher : Program Studi Pendidikan Matematika, Universitas Muhammadiyah Kupang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59098/mega.v5i1.1503

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kemampuan pemecahan masalah dan penalaran matematis peserta didik yang belajar dengan model pembelajaran Predict-Observe-Explain. Jenis penelitian ini adalah eksperimen semu dengan rancangan randomized control grup only design. Populasi dalam penelitian ini adalah seluruh peserta didik kelas VIII MTsN 2 Kota Pariaman dengan kelas VIII.2 dan VIII.3 sebagai kelas sampel. Instrument yang digunakan berupa tes kemampuan pemecahan masalah dan penalaran matematis. Teknik analisis data yang digunakan adalah uji-t. Berdasarkan hasil uji hipotesis kemampuan pemecahan masalah matematis dengan uji-t, α = 0.05 pada selang kepercayaan 95% diperoleh ttabel = 1,67 dan thitung = 2,47 sehingga thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Hasil uji hipotesis kemampuan penalaran matematis dengan uji-t, α = 0.05 pada selang kepercayaan 95% diperoleh ttabel = 1,67 dan thitung = 2,09 sehingga thitung > ttabel maka H0 ditolak dan H1 diterima. Sehingga dapat disimpulkan bahwa kemampuan pemecahan masalah dan penalaran matematis peserta didik lebih tinggi saat belajar dengan menggunakan model pembelajaran Predict-Observe-Explain .
Efektivitas Penggunaan Media Pembelajaran Telur Pecah dalam Meningkatkan Pemahaman Konsep Bilangan pada Peserta Didik Kelas VII–2 SMP Kartika I-7 Padang Alya Rozali Ramadhani; Fitria Mardika; Putri Handayani Harahap; Ruhama Wazna; Mutia Mutia
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui efektivitas media pembelajaran Telur Pecah (Tarik Ulur Pecahan) dalam meningkatkan hasil belajar peserta didik kelas VII pada materi bilangan pecahan, khususnya dalam kompetensi membandingkan pecahan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi-eksperimen dan desain One Group Pretest–Posttest. Sampel penelitian adalah seluruh peserta didik kelas VII.2 SMP Kartika I-7 Padang yang berjumlah 25 siswa. Instrumen penelitian berupa tes hasil belajar pre-test dan post-test yang telah divalidasi dan reliabel. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan rata-rata nilai peserta didik dari 58,32 pada pre-test menjadi 78,64 pada post-test, dengan nilai Sig. (2-tailed) = 0,000 < 0,05, menunjukkan adanya perbedaan signifikan. Nilai Effect Size (Cohen’s d = 1,78) termasuk kategori sangat besar, menegaskan pengaruh kuat media Telur Pecah terhadap hasil belajar. Media ini membantu peserta didik memahami konsep pecahan secara konkret, visual, dan interaktif, serta meningkatkan motivasi dan keterlibatan belajar. Dengan demikian, media Telur Pecah terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep pecahan peserta didik kelas VII. Penelitian ini merekomendasikan penggunaan media manipulatif serupa untuk materi pecahan lainnya dan pengembangan strategi pembelajaran yang lebih interaktif.
Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis Menggunakan Model Pembelajaran Search, Solve, Create and Share (SSCS) Sintia Khairani; Andi Susanto; Fitria Mardika
Jurnal Ilmiah Pendidikan Matematika Al Qalasadi Vol 9 No 2 (2025): JURNAL ILMIAH PENDIDIKAN MATEMATIKA AL QALASADI
Publisher : Prodi Pendidikan Matematika, Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/qalasadi.v9i2.10984

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kemampuan pemahaman konsep matematika peserta didik melalui model pembelajaran Search, Solve, Create, dan Share (SSCS) pada kelas VIII di MTsN 1 Pesisir Selatan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain quasi-eksperimental dengan randomized control group only design. Sampling acak digunakan untuk memilih sampel, dengan kelas VIII B sebagai kelas eksperimen dan VIII A sebagai kelas kontrol. Instrumen penelitian ini adalah tes pemahaman konsep matematika. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor pemahaman konsep matematika kelas eksperimen (81,25) lebih baik daripada kelas kontrol (71,88). Pengujian statistik menggunakan uji t pada taraf signifikansi 0,05 menunjukkan bahwa lebih besar dari . Berdasarkan hasil ini, terdapat perbedaan yang signifikan antara kedua kelas. Akibatnya, model SSCS terbukti lebih efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep matematika peserta didik dibandingkan dengan model ekspositori. Oleh karena itu, diharapkan dari hasil ini pendidik dapat memutuskan untuk menggunakan SSCS sebagai model pembelajaran alternatif. Kata kunci: Model SSCS, Kemampuan Pemahaman Konsep Matematis. Abstract This research aimed to analyze students' mathematical concept comprehension abilities through the Search, Solve, Create, and Share (SSCS) learning model in grade VIII at MTsN 1 Pesisir Selatan. The method used in this study was a quasi-experimental design with a randomized control group only design. Random sampling was used to select the sample, with class VIII B as the experimental class and VIII A as the control class. The research instrument was a mathematical concept comprehension test. The results showed that the average mathematical concept comprehension score of the experimental class (81.25) was better than that of the control class (71.88). Statistical testing using a t-test at a significance level of 0.05 showed that the was greater than the t-table. Based on these results, there was a significant difference between the two classes. As a result, the SSCS model proved to be more effective in improving students' mathematical concept comprehension than the expository model. Therefore, it is hoped that based on these results, teachers can decide to use SSCS as an alternative learning model. Keywords: SSCS Model, Mathematical Concept Understanding Ability.
Pengembangan Media Pembelajaran Berbasis Puzzle pada Materi Jumlah Riemann untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa MAS Persada Desti Afirda; Yulia Citra; Asyfa Ummi Silti; Hanifah Hanifah; Fitria Mardika
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh penggunaan media belajar yang belum sesuai dengan karakteristik peserta didik, di mana dalam proses pembelajaran pendidik masih menggunakan buku paket dan LKPD sebagai media utama. Pendidik belum banyak melakukan inovasi untuk mengembangkan media pembelajaran yang lebih konkret, interaktif, dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik, khususnya pada materi jumlah Riemann yang bersifat abstrak dan menuntut kemampuan visualisasi. Berdasarkan hal tersebut dilakukan penelitian pengembangan media puzzle jumlah Riemann untuk peserta didik SMA yang memenuhi kriteria valid, praktis, dan efektif. Metode penelitian yang digunakan adalah Research and Development (R&D) dengan model ADDIE (Analysis, Design, Development, Implementation, Evaluation). Penelitian ini melibatkan peserta didik kelas XII sebagai subjek penelitian, dengan uji coba one-to-one evaluation melibatkan beberapa peserta didik dan uji coba small group melibatkan kelompok peserta didik lainnya. Penelitian ini menghasilkan media puzzle jumlah Riemann yang valid, praktis, dan efektif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa media puzzle memenuhi kriteria sangat valid dengan rata-rata kevalidan media sebesar 84,05% serta rata-rata kevalidan materi sebesar 91,11%. Media puzzle juga memenuhi kriteria praktis dengan rata-rata kepraktisan 78% berdasarkan penilaian pendidik dan 65,49% berdasarkan penilaian peserta didik. Selain itu, media puzzle memenuhi kriteria efektif dengan perolehan persentase ketuntasan hasil belajar sebesar 90% serta hasil LKS perkelompok dengan rata-rata 70,67% yang berada pada kategori berhasil
Tingkat Motivasi Belajar Siswa Kelas IX SMPN 10 Padang dalam Pembelajaran Translasi Menggunakan Media Pembelajaran Geoadventure Adillah Asyhari; Defi Angriani; Wirdatun Nisa; Fitria Mardika
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis efektivitas media GeoAdventure dalam meningkatkan motivasi belajar siswa pada materi translasi. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif deskriptif melalui penyebaran angket model ARCS kepada 27 siswa kelas IX setelah mengikuti pembelajaran menggunakan GeoAdventure. Media ini dikembangkan sebagai permainan berbasis koordinat yang memfasilitasi aktivitas visual, eksploratif, dan pemecahan masalah sehingga konsep translasi tersajikan secara konkret. Hasil pengolahan data menunjukkan bahwa lebih dari 96 persen siswa berada pada kategori motivasi Cukup hingga Sangat Tinggi, yang menegaskan bahwa GeoAdventure mampu menarik perhatian, meningkatkan relevansi materi, memperkuat kepercayaan diri, serta menghadirkan kepuasan belajar. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi media berbasis permainan efektif dalam mendukung pembelajaran matematika, khususnya pada topik transformasi geometri.
Implementasi Media Pembelajaran “HARRY POTTER: Segitiga Istimewa” untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Siswa Kelas IX SMP Kartika 1-7 Padang Halimatus Sahdiah Simbolon; Sri Hidayah; Andini Fadillah; Nurul Hasanah; Fitria Mardika
Maksimal Jurnal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol 3 No 2 (2025): Desember
Publisher : Maximal Journal : Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya dan Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan rendahnya penguasaan konsep siswa terhadap materi segitiga istimewa pada kelas IX SMP. Pembelajaran yang selama ini diterapkan cenderung bersifat abstrak dan berpusat pada penjelasan guru tanpa pemanfaatan media konkret, sehingga menyebabkan siswa kesulitan memahami perbandingan sisi pada segitiga 30°–60°–90° dan 45°–45°–90°. Tujuan penelitian ini adalah untuk menggambarkan implementasi model Discovery Learning yang didukung oleh alat peraga segitiga istimewa serta mengkaji respons dan tingkat pemahaman konsep siswa. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan subjek sebanyak 18 siswa kelas IX SMP. Instrumen yang digunakan meliputi lembar observasi aktivitas siswa, Lembar Kerja Siswa (LKS), angket respons siswa, dan tes pemahaman konsep. Temuan penelitian menunjukkan bahwa penerapan model Discovery Learning berbantuan alat peraga segitiga istimewa dapat meningkatkan keaktifan siswa, memfasilitasi siswa dalam menemukan secara mandiri konsep perbandingan sisi segitiga istimewa, serta memperoleh tanggapan positif dari siswa. Oleh karena itu, pembelajaran melalui Discovery Learning yang didukung alat peraga segitiga istimewa terbukti efektif dalam meningkatkan pemahaman konsep siswa.