Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

ANALISIS STRATEGI PENGELOLAAN DANA ZAKAT DI BADAN AMIL ZAKAT NASIONAL (BAZNAS) KABUPATEN LANGKAT Nabilah, Ariska; Bangun, Ulen; Arniyati Athar, Gadis
Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 2 No. 1 (2023): Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui Analisis Strategi Pengelolaan Dana Zakat di BAZNAS Kabupaten Langkat. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif dengan menggunakan data kualitatif yaitu proses yang dimulai dengan menelaah seluruh data yang tersedia dari berbagai sumber, yaitu dari wawancara, pengamatan yang sudah dituliskan dalam catatan lapangan, dokumen pribadi, dokumen resmi, gambar, foto, dan analisis SWOT. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Strategi Pengelolaan Dana Zakat di Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Langkat terlebih dahulu membuat Rencana kerja dan Anggaran tahunan (RKAT) yang dilakukan di akhir tahun tepatnya bulan Desember dengan melihat hasil evaluasi kegiatan di tahun sebelumnya serta membuat target penyaluran yang disesuaikan dengan program-program yang telah ditetapkan oleh BAZNAS Kabupaten Langkat. Kemudian dalam pengumpulan dana zakat, infak, sedekah dan dana sosial keagamaan lainnya, BAZNAS Kabupaten Langkat membuat Unit Pengumpulan Zakat (UPZ) di beberapa lokasi di Kabupaten Langkat untuk mempermudah muzaki dalam berzakat. Kemudian dari hasil pengumpulan dana tersebut BAZNAS melakukan pendistribusian berdasarkan program yang telah disusun dengan memperhatikan 8 asnaf yang berhak dizakati. BAZNAS Kabupaten Langkat juga melakukan evaluasi yang terdiri dari evaluasi per bidang, evaluasi per enam bulan serta evaluasi yang dilakukan sekali dalam setahun. Untuk evaluasi per enam bulan BAZNAS Kabupaten Langkat membuat laporan kerja selama enam bulan ke BAZNAS pusat dan diikuti oleh laporan akhir yakni laporan yang dilakukan sekali dalam setahun yakni rekapitulasi dari laporan per enam bulan ke BAZNAS pusat.
ANALISIS TINGKAT KESEHATAN BANK UMUM SYARIAH DENGAN METODE RGEC TERHADAP PEMBIAYAANBANK SYARIAH SELAMA RESESI COVID-19 Amanda Febrianti; Athar, Gadis Arniyati; Bangun, Ulen
Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal El Rayyan: Jurnal Perbankan Syariah
Publisher : Institut Syekh Abdul Halim Hasan Binjai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59342/jer.v3i1.524

Abstract

Pandemi Covid-19 tidak hanya berpengaruh terhadap kesehatan masyarakat tetapi juga berpengaruh terhadap perekonomian suatu negara, yang didalamnya termasuk perbankan. Kesehatan perbankan syariah tentu terdampak oleh krisis covid-19, dan begitu pula pembiayaan bank syariah. Oleh sebab itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh kesehatan Bank Umum Syariah terhadap pembiayaan musyarakah selama pandemi covid-19. Peneliti menggunakan pendekatan kuantitatif dengan teknik pengumpulan data sekunder berupa dokumentasi laporan keuangan kuartal pada masing-masing Bank Umum Syariah. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah analisis data kuantitatif untuk memperkirakan secara kuantitatif pengaruh dari beberapa variabel independen secara simultan maupun secara parsial terhadap variabel dependen. Dari hasil penelitian, ditemukan bahwa pengaruh tingkat kesehatan Bank Umum Syariah terhadap Pembiayaan syariah secara parsial menunjukkan bahwa hanya variabel BOPO berpengaruh terhadap pembiayaan musyarakah selama pandemi covid-19 dengan nilai Prob.sign sebesar 0.0428 < 0.05, sedangkan variabel lainnya tidak berpengaruh terhadap pembiyaan musyarakah. Dan secara simultan atau bersama-sama variabel X yakni Tingkat kesehatan Bank berpengaruh terhadap pembiayaan musyarakah dengan nilai Prob (F-statistic) sebesar 0.00000 < 0.05
Peningkatan Kapasitas Masyarakat dalam Fardhu Kifayah di Desa Ujung Teran, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat Satriyadi, Satriyadi; Pohan, Indra Satia; Pranoto, Muhammad Solihin; Pasaribu, Syahrin; Bangun, Ulen; Syahputra, Amru
Center of Knowledge : Jurnal Pendidikan Dan Pengabdian Masyarakat Volume 5 Nomor 2 Agustus 2025
Publisher : Pusdikra Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51178/cok.v5i2.2846

Abstract

Fardhu kifayah merupakan kewajiban kolektif umat Islam yang tidak hanya bernilai ritual, tetapi juga memperkuat solidaritas sosial masyarakat. Di Desa Ujung Teran, Kecamatan Salapian, Kabupaten Langkat, pelaksanaan fardhu kifayah menghadapi kendala serius karena pemahaman warga yang masih terbatas serta tingginya ketergantungan pada figur Bilal mayit sebagai tokoh sentral. Kondisi ini menimbulkan risiko sosial ketika tokoh tersebut berhalangan hadir. Penelitian ini bertujuan meningkatkan kapasitas masyarakat melalui pelatihan berbasis multimetode berupa ceramah, demonstrasi, praktik langsung, dan diskusi interaktif. Kegiatan melibatkan 60 warga yang dipilih dengan purposive sampling, dengan pendekatan kualitatif deskriptif menggunakan model Participatory Action Research (PAR). Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara singkat, praktik simulasi, dan dokumentasi, lalu dianalisis secara tematik. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan, di mana warga yang memahami seluruh tahapan fardhu kifayah meningkat dari 15% menjadi 70%, sementara yang tidak memahami sama sekali turun dari 40% menjadi 5%. Selain itu, pelatihan ini mendorong lahirnya kesadaran kolektif bahwa fardhu kifayah adalah tanggung jawab bersama, bukan hanya tugas individu tertentu. Temuan ini membuktikan bahwa pendidikan nonformal berbasis praktik mampu menjadi strategi efektif dalam mengurangi ketergantungan pada figur tunggal sekaligus memperkuat kaderisasi masyarakat dalam menjaga keberlanjutan tradisi Islam.
PENINGKATAN KUALITAS SUMBER DAYA MANUSIA DALAM MENGEMBANGKAN USAHA UMKM UNTUK MENSEJAHTERAKAN MASYARAKAT DI DESA KELANTAN KECAMATAN BRANDAN BARAT Bangun, Ulen; Sebayang, Sri Kurnia Hastuti; Batubara, Azizah
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2024): Volume 5 No 1 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i1.25437

Abstract

Kompetensi Sumber Daya Manusia dari desa Kelantan dalam memajukan UMKM seringkali kurang mendapat perhatian, seringkali SDM hanya dipandang sebagai alat produksi semata. Tujuan pengabdian ini adalah untuk memberikan pelatihan dan pendampingan kepada para ibu-ibu pelaku UMKM Desa Kelantan Kecamatan Brandan Barat. Kompetensi Sumber Daya Manusia seperti aspek kepatuhan hukum, kualitas kerja dan penetapan upah, penilaian kinerja dari suatu produk. Tujuan lainnya dari pengabdian ini adalah memberikan penyuluhan dan pelatihan tentang kompetensi manajemen SDM berbasis masyarakat berbasis Ekonomi Kreatif (creative economy). Ekonomi Kreatif merupakan pilar perekonomian masa depan Indonesia. Hal ini sesuai dengan program Kementerian pariwisata dan ekonomi kreatif dengan “17 Subsektor Ekonomi Kreatif” Indonesia. Khalayak sasaran adalah pelaku UMKM di Desa Kelantan, Kecamatan Brandan Barat, Kabupaten Langkat adalah UMKM Desa Kelantan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan pengabdian ini adalah pembagian materi, ceramah, tanya jawab dan diskusi. Luaran wajib adalah jurnal nasional terakreditasi dan publikasi ilmiah media massa.
Pengaruh Kinerja BUMDes terhadap Penguatan Ekonomi Masyarakat Desa Sei Limbat, Kecamatan Selesai, Kabupaten Langkat Bangun, Ulen
Takuana: Jurnal Pendidikan, Sains, dan Humaniora Vol. 4 No. 4 (2026): Takuana (January-March)
Publisher : MAN 4 Kota Pekanbaru

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56113/takuana.v4i4.354

Abstract

This study examines the effect of Village-Owned Enterprises (BUMDes) on improving the local economy in Sei Limbat Village, Selesai Subdistrict, Langkat Regency. BUMDes functions as a community-based economic institution that manages village resources and business units to support rural welfare and economic independence. This research employed a quantitative approach using survey data collected through questionnaires distributed to BUMDes members across six hamlets. The instrument was tested using validity and reliability procedures, and the data were analyzed using simple linear regression. The findings show that BUMDes has a positive and significant effect on improving the community’s economic condition, reflected in increased income opportunities, higher participation in productive economic activities, and improved access to basic services. These results indicate that strengthening institutional management and business governance of BUMDes can become an effective strategy to promote inclusive rural economic development.
Marketing strategy in education review as an effort to increase sales of dodol entrepreneurs (case study of dodol ria entrepreneurs in Tanjung Pura District) Bangun, Ulen
Indonesian Journal Education Vol. 5 No. 1 (2026): Indonesian Journal Education (IJE)
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ije.v5i1.1522

Abstract

The marketing strategy implemented by Dodol Ria entrepreneurs in Tanjung Pura District to increase sales is based on the 4P marketing mix framework, which consists of product, price, place, and promotion strategies. In terms of place strategy, Dodol Ria operates in a strategic industrial location that is easily accessible to consumers, thereby supporting distribution efficiency and market reach. Regarding promotion strategy, Mrs. Sulastri collaborates with resellers to expand market coverage. In addition, consumers can place orders through social media platforms such as Instagram and WhatsApp, which facilitates easier access to Dodol Ria products and enhances customer convenience. By consistently implementing these four components of the marketing mix, Dodol Ria in Tanjung Pura District has been able to sustain its business operations, generate profits, and continue expanding its market presence. Maintaining product quality remains a key priority, as the existing quality standards are already well established. However, further innovation is necessary, particularly in diversifying flavor variants, to meet consumer preferences and stimulate continued growth in dodol sales.