Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Analisis Etika Kampanye dalam Debat Publik Calon Kepala Daerah: Perspektif Fiqih Siyasah pada Pilkada Kuningan 2024 Rohani, Asep
Matriks Jurnal Sosial dan Sains Vol. 6 No. 2 (2025): Matriks: Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/matriks.v6i2.29791

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika kampanye dalam debat publik calon kepala daerah pada Pilkada Kuningan 2024 melalui perspektif Fiqih Siyasah. Prinsip-prinsip utama dalam Fiqih Siyasah, yaitu keadilan, amanah, transparansi, dan integritas, dijadikan tolok ukur dalam mengevaluasi perilaku kandidat saat menyampaikan visi dan misi. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik analisis isi terhadap materi debat publik untuk mengidentifikasi sejauh mana tindakan kandidat sesuai dengan standar etika politik Islam. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian kandidat telah menunjukkan komitmen terhadap nilai-nilai Fiqih Siyasah, seperti penyampaian program secara jujur dan transparan. Namun demikian, ditemukan pula pelanggaran etika kampanye, antara lain janji politik yang berlebihan dan kurangnya kejelasan mengenai sumber pendanaan program. Temuan ini menegaskan pentingnya penerapan etika kampanye berbasis Islam guna menjaga integritas proses demokrasi serta memperkuat kepercayaan publik. Oleh karena itu, penelitian ini merekomendasikan peningkatan pendidikan etika politik Islami bagi para kandidat serta pengawasan yang lebih ketat dari lembaga penyelenggara pemilu agar praktik kampanye dapat berlangsung secara etis dan bertanggung jawab.
Reformasi Kurikulum Pesantren Berbasis OBE di Era Society 5.0 Rohani, Asep
Matriks Jurnal Sosial dan Sains Vol. 7 No. 1 (2025): Matriks: Jurnal Sosial dan Sains
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59784/matriks.v7i1.29794

Abstract

Pesantren sebagai lembaga pendidikan Islam memiliki peran strategis dalam membentuk tradisi keilmuan sekaligus menyiapkan generasi muda menghadapi dinamika sosial-ekonomi kontemporer. Namun, kurikulum pesantren masih didominasi kajian kitab kuning dengan metode tradisional, sementara tuntutan era Society 5.0 menekankan keterampilan abad ke-21, literasi digital, kewirausahaan, dan kemampuan berpikir kritis. Penelitian ini bertujuan merumuskan model reformasi kurikulum integratif berbasis outcome-based education (OBE) yang mampu menjaga otentisitas tradisi pesantren sekaligus menjawab kebutuhan kompetensi modern. Dengan pendekatan kualitatif deskriptif, data diperoleh melalui wawancara, observasi, dan telaah dokumen pada tiga tipe pesantren (salafiyah, modern, kombinasi) di Jawa Barat. Hasil penelitian menunjukkan adanya kesenjangan signifikan antara orientasi tradisi keilmuan pesantren dan kebutuhan kompetensi santri. Model kurikulum integratif berbasis OBE yang diusulkan memiliki tiga pilar utama: (1) preservasi tradisi kitab kuning, (2) integrasi keterampilan abad ke-21, dan (3) evaluasi capaian pembelajaran secara sistematis. Penelitian ini berkontribusi dalam memperkuat literatur reformasi pesantren yang sebelumnya masih parsial, sekaligus memberikan rekomendasi praktis bagi pengelola pesantren, pembuat kebijakan, dan mitra industri dalam menyusun kurikulum berkelanjutan.
PENGARUH LINGKUNGAN INTERNAL DAN EKSTERNAL TERHADAP KINERJA USAHA KECIL MENENGAH (UKM) DI KABUPATEN CIAMIS Khoer, Misbahul; Hidayat, O.Rahmat; Acim, Acim; Mutakin, Kikin; Rohani, Asep; Mubaarok, Saeful Huda; Mulyati, Sri
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2024): Volume 5 No. 2 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i2.26911

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menginvestigasi pengaruh lingkungan internal dan eksternal terhadap kinerja Usaha Kecil Menengah (UKM) di Kabupaten Ciamis, terutama dalam sektor industri kreatif. Pendekatan kuantitatif digunakan dengan mengumpulkan data dari 100 responden yang merupakan pemilik atau manajer UKM di Kabupaten Ciamis menggunakan kuesioner terstruktur. Analisis regresi linier berganda digunakan untuk menguji hubungan antara variabel-variabel yang diteliti. Hasilnya menunjukkan bahwa faktor-faktor lingkungan internal seperti manajemen sumber daya manusia, manajemen keuangan, dan budaya organisasi memiliki pengaruh signifikan terhadap kinerja UKM di Kabupaten Ciamis. Demikian pula, faktor-faktor lingkungan eksternal seperti kondisi pasar, kebijakan pemerintah, dan persaingan industri juga berpengaruh signifikan terhadap kinerja UKM. Penelitian ini penting karena memberikan wawasan bagi pengembangan UKM di Kabupaten Ciamis, khususnya dalam sektor industri kreatif. Hasilnya dapat digunakan oleh pemangku kepentingan untuk meningkatkan daya saing dan pertumbuhan UKM. Pentingnya memperhatikan kedua aspek lingkungan ini dalam pengelolaan UKM tidak dapat disangkal, mengingat peran penting UKM dalam pembangunan ekonomi lokal.
Integrasi Nilai Maqāṣid Al-Syarī‘Ah dalam Pembentukan Profil Pelajar Pancasila Berbasis Pendidikan Islam Rohani, Asep
⁠⁠Jurnal Literasi Indonesia Vol. 2 No. 6 (2025): Jurnal Literasi Indonesia
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis integrasi nilai-nilai Maqāṣid al-Syarī‘ah dalam pembentukan Profil Pelajar Pancasila berbasis pendidikan Islam sebagai upaya memperkuat relevansi pendidikan nasional dengan nilai-nilai kemaslahatan dan spiritualitas Islam. Kajian ini berangkat dari tantangan implementasi Kurikulum merdeka yang belum sepenuhnya mampu menyeimbangkan antara kompetensi akademik dan pembentukan karakter. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui studi pustaka dan analisis isi, penelitian ini menelaah berbagai sumber klasik Ushul Fiqh, kebijakan pendidikan nasional, serta hasil penelitian terkini (2021–2024) untuk mengidentifikasi titik temu antara nilai-nilai Maqāṣid al-Syarī‘ah dan enam dimensi Profil Pelajar Pancasila. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat koherensi mendasar antara prinsip maqāṣid seperti menjaga agama (hifẓ al-dīn), akal (hifẓ al-‘aql), jiwa (hifẓ al-nafs), keturunan (hifẓ al-nasl), dan harta (hifẓ al-māl)—dengan dimensi keimanan, kemandirian, nalar kritis, gotong royong, kreativitas, dan kebinekaan global dalam Profil Pelajar Pancasila. Integrasi ini melahirkan model konseptual pendidikan Islam berbasis kemaslahatan yang menghubungkan nilai spiritual, rasional, dan sosial secara simultan. Secara teoretis, penelitian ini memperkuat paradigma pendidikan Islam berbasis maqāṣid sebagai pendekatan yang relevan dengan Kurikulum merdeka, sementara secara praktis menawarkan arah pengembangan kurikulum dan strategi pedagogis bagi madrasah dan pesantren. Hasil penelitian diharapkan menjadi referensi konseptual dan praktis bagi penguatan karakter pelajar Indonesia yang beriman, berilmu, dan berkeadaban global.
Reformulation of Islamic Boarding School Education Management Through Islamic Counseling Service in Facing the Challenge of Globalization Asep Rohani; Hidayatul Faridah; Feri Hardiyanto
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 5 No. 7 (2026): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v5i7.1285

Abstract

This study aims to reformulate Islamic boarding school education management through the integration of Islamic counseling services in responding to the challenges of globalization. Pesantren, as one of Indonesia's oldest educational institutions, is currently facing rapid social and cultural transformations driven by digitalization, global mobility, and moral disruption. To address these challenges, a mixed-method multi-phase design was employed. In the first phase, qualitative exploration through interviews, focus group discussions, and document analysis was conducted to map the needs and obstacles in managing counseling services. The second phase utilized the Delphi technique involving experts in Islamic counseling, education management, and Islamic boarding school leadership to construct and validate a comprehensive management model. The third phase implemented a quasi-experimental design with pretest–posttest control groups to test the effectiveness of the model in enhancing resilience, global competence, and ethical digital behavior among santri. The results show that the reformulated management model successfully improves the role of Islamic counseling services in Islamic boarding schools by integrating policy planning, organizational structure, service delivery, and monitoring evaluation mechanisms. This model is proven effective in strengthening santri's resilience and digital ethics while reducing cases of bullying and maladaptive behavior. The study concludes that Islamic boarding school management needs to institutionalize Islamic counseling as a strategic component to ensure the sustainability of character education and competitiveness of Islamic boarding school graduates in the era of globalization.
System Design Early Detection of Teacher Burnout Based on Islamic Counseling in the Environment Islamic boarding school Asep Rohani; Mar'atus Salamah; Hidayatul Faridah; Feri Hardiyanto
Indonesian Journal of Multidisciplinary Science Vol. 5 No. 6 (2026): Indonesian Journal of Multidisciplinary Science
Publisher : International Journal Labs

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55324/ijoms.v5i6.1286

Abstract

Teacher burnout has become a critical issue in contemporary educational systems, particularly within Islamic boarding schools (Islamic boarding schools ) where teachers hold multidimensional responsibilities as educators, spiritual mentors, and social role models. However, studies on teacher burnout in Islamic boarding school contexts remain limited, especially those integrating Islamic counseling and workplace spirituality perspectives. This study aims to analyze the conditions and determinants of teacher burnout in Islamic boarding schools and to develop an Islamic counseling-based early detection model for teacher burnout prevention. This research employed a Sequential Exploratory Mixed Method design. The qualitative phase involved in-depth interviews, observations, and Focus Group Discussions (FGD) with pesantren teachers, school leaders, Islamic counselors, and senior students to explore burnout symptoms, causal factors, and teacher wellbeing needs. The quantitative phase involved 126 Islamic boarding school teachers and utilized burnout scales, spiritual wellbeing scales, and workplace spirituality scales to validate indicators and examine the effectiveness of the proposed system. The findings revealed that emotional exhaustion, spiritual stress, administrative workload, and organizational pressure were the dominant factors contributing to teacher burnout in Islamic boarding school environments. More than half of the participants experienced moderate to high levels of burnout, particularly in the dimensions of emotional exhaustion and workplace stress. The study also found that workplace spirituality contributed positively to teachers' psychological resilience;
Manajemen Konseling Preventif Berbasis Islam untuk Keberlanjutan Kesehatan Mental Anak Usia Dini Asep Rohani; Hidayatul Faridah; Mar’atus Salamah; Feri Hardiyanto
Cakrawala Repositori IMWI
Publisher : Institut Manajemen Wiyata Indonesia & Asosiasi Peneliti Manajemen Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kesehatan mental anak usia dini menjadi isu global yang semakin kompleks akibat meningkatnya digital overstimulation, perubahan pola pengasuhan keluarga, dan lemahnya sistem pendampingan psikologis pada lembaga pendidikan anak usia dini. Penelitian ini bertujuan menganalisis problem kesehatan mental anak pada PAUD Islam serta mengembangkan Islamic Preventive Counseling Management System (IPCMS) sebagai model manajemen konseling preventif berbasis Islam untuk mendukung keberlanjutan kesehatan mental anak usia dini. Penelitian menggunakan pendekatan mixed methods dengan desain Sequential Exploratory Design yang dilaksanakan pada lima lembaga PAUD Islam melalui observasi, wawancara, Focus Group Discussion (FGD), dokumentasi, dan pengukuran child mental well-being scale. Hasil penelitian menunjukkan bahwa problem dominan kesehatan mental anak meliputi gadget dependency, emotional dysregulation, social withdrawal, dan tantrum behavior. Penelitian ini menghasilkan model IPCMS yang mengintegrasikan early mental health detection, Islamic emotional guidance, spiritual habituation, parenting collaboration, dan referral system dalam satu sistem manajemen pendidikan Islam yang dilaksanakan pada lima lembaga PAUD Islam dengan melibatkan 25 guru, 60 orang tua, dan 75 anak usia 4–6 tahun. Implementasi model IPCMS terbukti efektif meningkatkan regulasi emosi, interaksi sosial, kontrol perilaku, dan spiritual attachment anak usia dini, dengan nilai signifikansi p<0,05 dan effect size tertinggi 0,88 pada dimensi spiritual attachment. Penelitian ini berkontribusi pada pengembangan paradigma Preventive Islamic Mental Health Management dalam kajian Islamic Counseling dan Islamic Education Management. Secara praktis, model IPCMS memberikan implikasi penting bagi pengembangan layanan kesehatan mental berbasis pendidikan Islam yang sistematis, preventif, dan berkelanjutan pada era digital generasi Alpha.