Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

Perdagangan Organ di Kamboja: Dinamika Tindak Pidana Perdagangan Orang dalam Kejahatan Transnasional Sitinjak, Anugrah Partogi; Rifai, Maulana; Gustianti, Nurbani Adine
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 11.D (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perdagangan organ merupakan salah satu bentuk tindak pidana perdagangan orang (TPPO) yang semakin mengkhawatirkan, khususnya di Kamboja. Kasus-kasus yang melibatkan warga negara Indonesia menunjukkan keterlibatan sindikat transnasional yang memanfaatkan kondisi ekonomi korban dan lemahnya pengawasan antarnegara. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji pola, karakteristik, dan dinamika perdagangan organ di Kamboja dalam kejahatan transnasional. Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi kasus dan studi literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sindikat menggunakan media sosial untuk merekrut korban, memalsukan dokumen perjalanan, serta bekerja sama dengan oknum aparat dan institusi medis. Penanganan perdagangan organ memerlukan kerja sama internasional yang kuat, harmonisasi hukum antarnegara, serta perlindungan dan pemulihan yang komprehensif bagi para korban.
Kepentingan Nasional Indonesia dalam Akuisisi Kapal Perang Kelas Thaon di Revel dari Italia Tahun 2024-2025 Pratama, Tio; Argenti, Gili; Gustianti, Nurbani Adine
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.A (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini berjudul “Kepentingan Nasional Indonesia dalam Akuisisi Kapal Perang Kelas Thaon di Revel dari Italia Tahun 2024-2025”. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kepentingan nasional Indonesia yang strategis melalui studi kasus akuisisi alutsista canggih. Penelitian ini menggunakan metode penelitian deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini bersifat data primer dan sekunder. Teori dan konsep yang digunakan dalam penelitan ini adalah kepentingan nasional dan dinamika persenjataan (arms dynamics). Hasil penelitian menemukan bahwa kerja sama pertahanan antara Italia dan Indonesia adalah melalui akuisisi dua unit kapal perang PPA Kelas Thaon di Revel, yang kemudian diklasifikasikan ulang sebagai fregat kelas Brawijaya dengan nama KRI Brawijaya (320) dan KRI Prabu Siliwangi (321). Kepentingan nasional Indonesia dalam akuisisi kapal perang ini adalah sebagai program modernisasi alutsista TNI, khususnya TNI-AL. Fregat Brawijaya akan dikerahkan dalam operasi pencegahan dan pengamanan dalam menanggapi ancaman keamanan maritim di Laut Natuna Utara, Laut Cina Selatan dan celah ALKI. Akuisisi dua kapal perang tersebut berdampak pada dinamika persenjataan kawasan regional Asia Tenggara dengan peningkatan yang stabil dalam mengimbangi kekuatan asing yang lebih kuat.
Implikasi Kebijakan Brexit terhadap Kerentanan Pangan di Inggris Pramesti, Arditta; Argenti, Gili Adine; Gustianti, Nurbani Adine
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.B (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebijakan Brexit atau Britain Exit merupakan suatu kebijakan yang dilakukan pemerintah United Kingdom dalam memutuskan keluar dari keanggotaan Uni Eropa. Kebijakan ini diambil berdasarkan referendum yang dilakukan pada tahun 2016. Namun, dalam implementasinya banyak dinamika yang terjadi. Salah satunya yaitu kerentanan pangan yang cukup parah melanda Inggris Raya dalam beberapa tahun pasca pengambilan kebijakan Brexit. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui dinamika yang dialami oleh Inggris Raya pasca kebijakan brexit dilakukan terutama dalam bidang keamanan pangan. Untuk menganalisis fenomena tersebut, maka digunakan teori keamanan non-tradisional. Teori ini memiliki relevansi dengan implikasi Brexit yang berimbas pada kerentanan pangan di Inggris Raya. Jenis penelitian yang digunakan pada jurnal ini merupakan deskriptif, dengan menggunakan metode pendekatan kualitatif. Hasil yang didapat dari penelitian ini adalah kebijakan Brexit yang diputuskan oleh Inggris Raya nyatanya memiliki banyak tantangan pada seluruh sektor, salah satunya sektor pangan. Terlebih lagi, terdapat masalah eksternal yang terjadi yaitu gejolak pada kawasan regional eropa.
Peran Vladimir Putin Dalam Proses Sekuritisasi Nilai Tradisional Untuk Menjustifikasi Invasi Rusia ke Ukraina Tahun 2022 Ramadhan, Taufik Muhammad; Santoso, Made Panji Teguh; Gustianti, Nurbani Adine
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 11 No 12.C (2025): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang penelitian ini adalah Perang Rusia dan Ukraina yang dimulai pada tahun 2022. Pada perang ini, Vladimir Putin menggunakan konsep Nilai Tradisional untuk menjustifikasi kebijakannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran Vladimir Putin dalam proses Sekuritisasi Nilai Tradisional untuk menjustifikasi invasi Rusia ke Ukraina pada tahun 2022. Penelitian ini menggunakan Teori Konstruktivisme, Teori Sekuritisasi, Teori Pengambilan Kebijakan Luar Negeri Graham Allison, dan Teori Idiosinkratik untuk menganalisis Vladimir Putin sebagai individu yang mengeluarkan kebijakan kontroverisal ini. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan teknik analisis data konten analisis (content analysis) terhadap pernyataan publik, pidato, dan tulisan Vladimir Putin. Penelitian ini menemukan bahwa Peran Vladimir Putin dalam proses Sekuritisasi Nilai Tradisional untuk menjustifikasi invasi Rusia ke Ukraina tahun 2021, bertujuan untuk membangun persepsi kepada publik bahwa kebijakan invasi ke Ukraina merupakan tindakan melindungi Rusia dari ancaman nilai-nilai liberal Barat. Kebijakan invasi ke Ukraina merupakan tindakan rasional karena memberikan keuntungan strategis bagi Rusia untuk mencegah ekspansi NATO ke Ukraina. Hasil analisis idiosinkratik menunjukan bahwa Vladimir Putin termasuk kategori pemimpin yang agresif.