Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Media Pembelajaran Aplikasi Android Berbasis Smart APPS Creator untuk Meningkatkan Kemampuan Inovasi Guru Pendidikan Agama Islam Aeni, Ani Nur; Djuanda, Dadan; Rukmana, Kusman; Maulana, Marwan; Akbar, Kamal Aramdan; Hafidz, Achmad Nurul; Al-Faridzi, Muhammad Dzikri Ajri
Prima Abdika: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 3 (2024): Volume 4 Nomor 3 Tahun 2024
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar Universitas Flores Ende

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37478/abdika.v4i3.4633

Abstract

The ability of teachers to make digital learning tools is one of the competencies that must be mastered, namely pedagogic competence and professional competence. Elementary Islamic Religious Education teachers must be able to create innovative learning media as a necessity for teaching in this digital era. Improving teachers' innovation abilities can be done independently or officially through training. The training on making SAC learning media is one of the efforts to increase teacher innovation. This training was attended by 44 participants consisting of elementary Islamic Religious Education teachers in Sumedang. The training lasted for 32 hours of learning which was carried out in offline and online mode. Through this training, the results of elementary school Islamic Religious Education teachers were obtained: 1) able to improve their innovation ability in making learning media armed with training materials about Applications as learning media and application design materials, 2) able to use SAC to make android application learning media armed with instructions from instructors during online meetings, training modules volumes 1-7 and video tutorials for making SAC-based android applications. Through this training, it can be recommended to teachers to improve the ability to innovate in learning, one of which is by mastering SAC as an application to create android application learning media.
EFEKTIVITAS PENGGUNAAN MEDIA REKAYASA GUNUNG MELETUS DALAM MENINGKATKAN KETERAMPILAN KOLABORASI DAN PEMAHAMAN SISWA KELAS IV SD Jihan; Rukmana, Kusman; Hanifah, Nurdinah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 02 (2025): Volume 10 No. 02 Juni 2025 In Build
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i02.26905

Abstract

Media pembelajaran berperan penting dalam membantu peserta didik sekolah dasar memahami materi abstrak, seperti pada mata Pelajaran Ilmu Pengetahuan Alam (IPAS) materi daerahku dan kekayaan alamnya, terutama pada tahap keterampilan kolaborasi dan pemahamannya. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas penggunaan media Rekayasa Gunung Meletus dalam meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pemahaman siswa kelas IV SD. Metode penelitian yang digunakan adalah quasi eksperimen dengan desain nonequivalent control group. Sampel terdiri dari 42 peserta didik kelas IV yang dibagi menjadi kelas eksperimen (21 peserta didik, menggunakan media Rekayasa Gunung Meletus) dan kelas kontrol (21 peserta didik, tanpa media Rekayasa Gunung Meletus). Pengumpulan data dilakukan melalui angket, tes, dan observasi, dengan analisis data menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, homogenitas, independent sample t-test, dan N-Gain dengan bantuan program SPSS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan media Rekayasa Gunung Meletus efektif meningkatkan keterampilan kolaborasi peserta didik, dibuktikan dengan rata-rata persentase angket pada kelas eksperimen sebesar 78,08% (kategori efektif), lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol sebesar 45,15% (kurang efektif). Uji independent sample t test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelas dengan perolehan nilai t = 3,338 dengan Sig. One-Sided P = < 0,001 dan Sig. Two-Sided P = < 0,002 (sig < 0,05), dengan rata-rata N-Gain kelas eksperimen 52,6037% (cukup efektif) dan kelas kontrol 17,1617% (kurang efektif). Observasi juga menunjukkan nilai rata-rata kelas eksperimen 100% dan kelas kontrol 55,84%. Kesimpulannya, media Rekayasa Gunung Meletus efektif digunakan dalam pembelajaran Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial materi daerahku dan kekayaan alamnya untuk meningkatkan keterampilan kolaborasi dan pemahaman peserta didik kelas IV SD.
Efektivitas Aplikasi JEKNISIA Berdiferensiasi untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa pada Mata Pelajaran IPAS Kelas IV Sekolah Dasar Chantikania, Mutiara; Ali, Enjang Yusup; Rukmana, Kusman
Al-Madrasah: Jurnal Ilmiah Pendidikan Madrasah Ibtidaiyah Al-Madrasah Vol. 10, No. 1 (Januari 2026)
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (SIQ) Amuntai Kalimantan Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35931/am.v10i1.5816

Abstract

Pemanfaatan teknologi dalam pembelajaran di tingkat pendidikan dasar menjadi kebutuhan yang semakin penting dalam menjawab tantangan abad ke-21. Pembelajaran yang adaptif, kontekstual, dan sesuai dengan perkembangan zaman menuntut adanya inovasi dalam metode penyampaian materi. Namun demikian, keterbatasan penguasaan teknologi oleh sebagian guru serta keberagaman karakteristik belajar peserta didik menjadi hambatan utama dalam penerapan teknologi secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas aplikasi JEKNISIA, sebuah media pembelajaran digital berbasis pembelajaran berdiferensiasi, dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap materi Jenis Kebutuhan Manusia pada mata pelajaran IPAS kelas IV Sekolah Dasar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain kuasi-eksperimen tipe non-equivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas dua kelompok siswa dari sekolah yang berbeda, masing-masing sebanyak 30 peserta didik. Instrumen penelitian meliputi tes awal (pretest), tes akhir (posttest), angket respons siswa, serta lembar validasi media oleh ahli. Analisis data dilakukan menggunakan bantuan perangkat lunak SPSS versi 26, mencakup uji normalitas, uji homogenitas, uji-t (independent sample t-test), dan perhitungan N-Gain. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata N-Gain kelas eksperimen mencapai 63,82% dengan kategori “cukup efektif”, secara signifikan lebih tinggi dibandingkan kelas kontrol yang hanya mencapai 12,99% (kategori “tidak efektif”). Uji-t menghasilkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (< 0,05), yang menandakan adanya perbedaan hasil belajar yang sangat signifikan antara kelompok eksperimen dan kontrol. Selain itu, hasil angket menunjukkan bahwa respon siswa terhadap penggunaan aplikasi JEKNISIA berada pada kategori “sangat layak” dengan skor rata-rata 92,35%. Temuan ini menunjukkan bahwa penggunaan aplikasi JEKNISIA tidak hanya efektif dalam meningkatkan pemahaman konseptual siswa, tetapi juga mampu mengakomodasi keberagaman gaya belajar dalam pembelajaran terdiferensiasi. Oleh karena itu, aplikasi ini dapat menjadi alternatif solusi inovatif dalam implementasi pembelajaran berbasis teknologi di tingkat sekolah dasar.
Pembinaan Guru-Guru di Pulau Tidung Melalui Seminar Deep Learning pada Pembelajaran Abad 21: Teacher Training on Tidung Island Through a Seminar on Deep Learning in 21st Century Education Aeni, Ani Nur; Hanifah, Nurdinah; Rukmana, Kusman; Sujana, Atep
PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 11 No. 2 (2026): PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/pengabdianmu.v11i2.10245

Abstract

Deep learning in a pedagogical context is an in-depth learning approach that involves essential understanding, emotional engagement, and the reinforcement of values and character. In practice, not all teachers have a sufficient understanding of this deep learning approach. This service project aims to improve teachers' understanding of Deep Learning in 21st-century learning on Tidung Island. The activity was conducted as a 32-hour seminar held over three days, from June 10 to 12, 2025, in a hybrid format combining in-person and online sessions. A total of 48 teachers from public elementary schools and kindergartens on Tidung Island participated in the seminar. The event was held at SD Negeri Pulau Tidung 01 Pagi, located in the Thousand Islands archipelago. The seminar materials included: 1) What is Deep Learning?, 2) Deep Learning in 21st-Century Education, 3) The Application of AI in Education: Strategies and Practices of Deep Learning in the Curriculum, and 4) Enhancing Literacy Through Deep Learning, presented by four speakers. The seminar results indicated that teacher training was conducted on Tidung Island through a seminar, and that the seminar increased teachers' understanding of deep learning in 21st-century learning.