Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

ANALISIS DEBIT KEBUTUHAN SALURAN PRIMER PADA DAERAH IRIGASI PURWODADI KECAMATAN LIMA PULUH KABUPATEN BATU BARA Nasution, Abdul Azis; Sarifah, Jupriah; Harahap, Rumilla
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11561

Abstract

Irigasi adalah usaha penyediaan dan pengaturan air untuk menunjang pertanian yang jenisnya meliputi irigasi permukaan, irigasi rawa dan irigasi air bawah tanah. Namun untuk ketersediaan air pada setiap tempat berbeda-beda, maka diperlukan suatu pengelolaan pada sumber air agar dapat mengisi kekurangan air untuk daerah yang keterbatasan air terutama pada aspek pertanian. Lokasi yang menjadi fokus penelitian ini adalah Daerah Irigasi Purwodadi yang terdapat di Kecamatan Lima Puluh Kabupaten Batu Bara Provinsi Sumatera Utara. Tujuan penelitian ini adalah Menganalisis debit kebutuhan air pada saluran primer di Daerah Irigasi Purwodadi. Metode pengumpulan data yang digunakan ialah Wawancara langsung dengan masyarakat pengguna air, survei/penelusuran lapangan untuk memperoleh data debit, dan dokumentasi. Analisis data dilakukan pada penelitian ini menggunakan hitungan manual menggunakan program Microsoft Excel 2013. Hasil penelitian Setelah dilakukan analisa kebutuhan debit air pada saluran primer Purwodadi terjadi kekurangan debit air  seperti di 2 minggu kedua dalam hal ini periode II bulan april dari hasil perhitungan tabel diatas hanya tersedia 0,83 liter/detik sehingga dilakukan sistem rotasi dalam penyaluran air irigasi purwodadi, 2 minggu pertama dan kedua atau di priode I dan II bulan desember hanya tersedia 0,99 liter/detik dan 0,94 liter/detik dan diperlukan sistem rotasi dalam pembagian air di daerah irigasi purwodadi pada  periode Januari- Desember 2024 s/d Januari – Desember 2025. Dalam hal ini dianjurkan rotasi pembagian air dilakukan pada saluran Sekunder dan Tersier sehingga dapat melayani kebutuhan areal persawahan yang berada pada Daerah Irigasi Purwodadi
ANALISIS DAYA DUKUNG PONDASI SPUN PILE BERDASARKAN DATA N-SPT PADA PROYEK PEMBANGUNAN JALAN TOL INDRAPURA – KISARAN Sarifah, Jupriah; Tanjung, Darlina; Marpaung, Tumpak R
Jurnal Teknik Sipil Vol 4, No 1 (2025): Edisi Juni
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/jtsip.v4i1.11547

Abstract

Pondasi sebagai dasar konstruksi harus mampu memikul seluruh beban konstruksi dan beban lain yang ada diatasnya, untuk diteruskan sampai kelapisan tanah atau batuan dibawahnya. Pembangunan Jalan Tol Indrapura – Kisaran (IN-KIS) menggunakan pondasi utama yaitu pondasi spun pile. Jenis pondasi yang digunakan ini dipilih berdasarkan kondisi lapisan tanah yang ada di daerah tersebut. Pondasi spun pile  yang digunakan untuk memikul beban struktur jalan tol perlu dilakukan Analisa kapasitasnya supaya dapat diketahui apakah pondasi tersebut aman untuk digunakan. Data penyelidikan tanah yaitu Standard Penetration Test (SPT) yang diperoleh dari lapangan dan data DED (Detail Engineering Design) / data perencanaan digunakan sebagai acuan untuk menghitung beban yang ada di atas pondasi spun pile yaitu Analisa daya dukung pondasi Spun Pile dengan menggunakan tiga (3) metode. Tujuan dari ke tiga metode tersebut untuk mendapatkan hasil kapasitas spun pile. Analisa kapasitas daya dukung pondasi spun pile yang diperoleh menggunakan metode Luciano Decourt adalah sebesar 268,20 ton (borelog-111) dan 144,95 ton (borelog-113). Maka, dari ketiga hasil perhitungan yang diperoleh makan nilai daya dukung dari perhitungan dengan menggunakan metode Luciano Decourt lebih kecil  dari pada metode Thomlinson dana metode US Army Corps,serta lebih sering degunakan didalam dunia proyek.
Analisis Nilai Kapasitas Daya Dukung Tiang Pondasi Bored Pile pada Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Deli Serdang Ilham, Muhammad; Tanjung, Darlina; Sarifah, Jupriah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6762

Abstract

Bagian terpenting dalam struktur jembatan adalah pondasi sebagai pendukung struktur atas, maka pemilihan jenis pondasi dan analisis daya dukungnya harus dilakukan dengan teliti. Dalam menghitung  daya dukung tiang pancang dari hasil Cone Penetration Test ( CPT ), Standar Penetrasi Test (SPT). Pada perhitungan daya dukung tiang tunggal dilakukan dengan menggunakan metode Meyerhoff variasi dimensi 20cm dan 25cm bedasarkan data CPT dan dimensi 25 cm berdasarkan data SPT, dan menghitung daya dukung izin tiang pancang kelompok dimensi 20cm berdasarkan data CPT dan 25cm berdasarkan data SPT menggunakan metode Converse-Labarre. Hasil dan pembahasan analisis perhitungan diperoleh kesimpulan yaitu untuk daya dukung izin (Qi) pada pondasi tiang pancang tunggal dari data CPT S-1 dengan kedalaman 17,60 meter menggunakan  metode Meyerhoff diperoleh untuk dimensi 20cm = 36,39 Ton, 25cm = 53,82 Ton dan dari data SPT BH-1 kedalam 75,45 meter untuk dimensi 25cm = 158,632 Ton, hasil analisis perhitungan daya dukung izin (Qi) untuk pondasi tiang pancang kelompok dimensi 20cm dari data CPT menggunakan metode Converse – Labarre = 145,414 Ton dengan jumlah tiang sebanyak = 4 tiang dan hasil analisis daya dukung izin (Qi) pondasi tiang pancang kelompok dimensi 25cm dari data SPT = 505,084 Ton dengan jumlah tiang sebanyak = 4 tiang.
Analisis Nilai Kapasitas Daya Dukung Tiang Pondasi Bored Pile pada Proyek Pembangunan Jembatan Gantung Kecamatan Dolok Masihul Kabupaten Deli Serdang Ilham, Muhammad; Tanjung, Darlina; Sarifah, Jupriah
AURELIA: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Masyarakat Indonesia Vol 4, No 2 (2025): July 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/aurelia.v4i2.6762

Abstract

Bagian terpenting dalam struktur jembatan adalah pondasi sebagai pendukung struktur atas, maka pemilihan jenis pondasi dan analisis daya dukungnya harus dilakukan dengan teliti. Dalam menghitung  daya dukung tiang pancang dari hasil Cone Penetration Test ( CPT ), Standar Penetrasi Test (SPT). Pada perhitungan daya dukung tiang tunggal dilakukan dengan menggunakan metode Meyerhoff variasi dimensi 20cm dan 25cm bedasarkan data CPT dan dimensi 25 cm berdasarkan data SPT, dan menghitung daya dukung izin tiang pancang kelompok dimensi 20cm berdasarkan data CPT dan 25cm berdasarkan data SPT menggunakan metode Converse-Labarre. Hasil dan pembahasan analisis perhitungan diperoleh kesimpulan yaitu untuk daya dukung izin (Qi) pada pondasi tiang pancang tunggal dari data CPT S-1 dengan kedalaman 17,60 meter menggunakan  metode Meyerhoff diperoleh untuk dimensi 20cm = 36,39 Ton, 25cm = 53,82 Ton dan dari data SPT BH-1 kedalam 75,45 meter untuk dimensi 25cm = 158,632 Ton, hasil analisis perhitungan daya dukung izin (Qi) untuk pondasi tiang pancang kelompok dimensi 20cm dari data CPT menggunakan metode Converse – Labarre = 145,414 Ton dengan jumlah tiang sebanyak = 4 tiang dan hasil analisis daya dukung izin (Qi) pondasi tiang pancang kelompok dimensi 25cm dari data SPT = 505,084 Ton dengan jumlah tiang sebanyak = 4 tiang.
Hubungan Nilai CBR Laboratorium dan DCP pada Tanah yang Dipadatkan pada Pembangunan Jalan Tol Tebing Tinggi – Parapat Triani, Dita; Pasaribu, Bangun; Sarifah, Jupriah
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6354

Abstract

Tanah merupakan salah satu unsur utama dalam pembuatan bangunan – bangunan teknik sipil,salah satunya adalah pembangunan jalan tol baru dimana untuk perencanaan perkerasannya harus diketahui nilai CBR-nya terlebih dahulu. Nilai CBR adalah perbandingan kekuatan tanah dasar atau bahan lain yang dipakai dibandingkan perkerasan bahan agregat standar (standar material). Nilai CBR dapat digunakan sebagai dasar pada perencanaan timbunan jalan selanjutnya, tergantung dari kelas jalan yang dikehendaki. Salah satu metode yang digunakan untuk mengetahui spesifikasi lapisan tanah dan kapasitas dukung lapisan sub-permukaan tanah adalah metode Dynamic Cone Penetrometer (DCP). DCP atau Dynamic Cone Penetrometer adalah alat yang digunakan untuk mengukur daya dukung tanah dasar jalan tol langsung ditempat. Judul skripsi “Hubungan nilai CBR laboratorium dan DCP pada tanah yang dipadatkan pada pembangunan jalan tol Tebing Tinggi – Parapat” ini memiliki tujuan untuk Menentukan hubungan CBR dan DCP serta membandingkannya, dengan metode sifat mekanis tanah menggunakan persamaan regresi linear. Dan Mendapatkan nilai kekuatan tanah dasar dan lapis pondasi jalan. Berdasarkan hasil analisis perhitungan yang telah dilakukan diperoleh bahwa pembangunan jalan tol Tebing tinggi – Parapat di STA. 0 + 000 s.d 30 + 000 tergolong tanah lempung, karena memiliki kadar air yang bagus. Dari analisis nilai CBR Laboratorium didapat nilai 9.95%, Hasil Perbandingan Nilai CBR Laboratorium Dan CBR Menggunakan Alat DCP (Dynamic Cone Penetrometer) Pada STA 28 + 425 terdapat perbedaan selisih sebanyak 1.31%, Pada STA 28 + 475 sebanyak 3.38 %, dan pada STA 28 + 525 sebanyak 2.06%. Data didapatkan dengan pemadatan tanah, uji CBR laboratorium dan dilanjutkan dengan DCP yang seluruh kegiatannya berada dilapangan dan dilaboratorium.
Analisa Lereng Jalan Dengan Metode Rockfall Hazard Rating System (RHRS) di Jalan Pakkat KM 170-175 Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatra Utara Simamora, Mhd Alfair; Pasaribu, Bangun; Sarifah, Jupriah
Journal of Education Transportation and Business Vol 2, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jetbus.v2i1.6355

Abstract

Longsoran merupakan salah satu permasalahan yang sering dihadapi dalam pekerjaan rekayasa konstruksi. Gangguan terhadap ketidakstabilan lereng dipicu oleh pemotongan lereng alami untuk memenuhi lahan desain konstruksi yang telah direncanakan. Paradigma pengurangan risiko bencana khususnya tanah longsor di Provinsi Sumatera Utara, perlu dilakukan berdasarkan analisis risiko. Hal pertama yang dilakukan adalah identifikasi wilayah-wilayah rawan bencana. Adapun tujuan dari penelitian ini yaitu Mengidentifikasi lereng yang berpotensi rawan longsor yang berbahaya bagi pemakai jalan berdasarkan Rockfall Hazard Rating System. Mendapatkan lokasi lereng yang memiliki tingkat kerawanan longsor yang tinggi Penelitian ini dilakukan dengan metode survei langsung ke lapangan berdasarkan RHRS (Rockfall Hazard Rating System) terhadap lereng di ruas jalan di Jalan Pakkat Km 170-175 Kabupaten Humbang Hasundutan Provinsi Sumatera Utara. Hasil penelitian menemukan Lereng yang memiliki nilai poin rating lebih kecil 300 dikategorikan sebagai lereng yang memiliki prioritas rendah untuk dilakukan tindakan penanganan, sedangkan lereng yang jumlah poin rating totalnya lebih dari 500 dikategorikan sebagai lereng yang memiliki prioritas tinggi untuk dilakukan tindakan penanganan. Berdasarkan Metode Colorado Hazard Rating System (CRHRS) tebing dikelompokkan atas dua kategori yaitu ; tebing sangat rawan 300 poin dan rawan 275-300 poin. Hasil temuan menjelaskan bahwa titik pengamatan 5 (TP 5) menjadi wilayah yang paling rawan dengan perolehan pada masing-masing rating (1-4) berurut 429 poin, 441 poin, 477 poin dan 585 poin.
PENGARUH VOLUME KENDARAAN TERHADAP TINGKAT KERUSAKAN JALAN PADA PERKERASAN RIGID DI KOTA TEBING TINGGI Tarigan, Gunawan; Sarifah, Jupriah; Permana, Ryan Hakim
Buletin Utama Teknik Vol 19, No 3 (2024): Edisi Mei
Publisher : Universitas Islam Sumatera Utara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30743/but.v19i3.9876

Abstract

Salah satu factor penyebab degradasi jalan adalah volume lalu lintas.Pada umumnya perkerasan kaku digunakan pada jalan dengan banyak lalu lintas. Dengan lebih banyak mobil di jalan, kemungkinan besar jalan akan cepat rusak. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan antara volume jenis kendaraan dengan jumlah kerusakan jalan pada perkerasan kaku serta pengaruh volume jenis kendaraan terhadap tingkat keparahan kerusakan jalan.Sehingga jumlah kerusakan jalan yang dian ti sipasi dapat diramalkan lebih awal.Analisis volume kendaraan dan tingkat kerusakan jalan dengan menggunakan metode regresi merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini.Untuk mendapatkan.Khusus untuk mengetahui bagaimana hubungan tersebut berfungsi dengan menggunakan nilai R2 (koefisien determinasi), yang menggambarkan besarnya pengaruh perubahan volume variasi jenis kendaraan terhadap perubahan nilai kerusakan jalan. Jl. GnLauser, Jl. Soekarno-Hatta, dan Jl. Kutilang merupakan lokasi penelitian ini. Jumlah jenis kendaraan yang berbeda dan biaya kerusakan jalan berkorelasi. Menurut statistic persentase, persentase kerusakan jalan yang diakibatkan oleh gabungan volume kendaraan ringan dan berat adalah sebesar 83,1%, sedangkan persentase yang disebabkan oleh volume kendaraan berat saja sebesar 74,2%. Jumlah kerusakan akan meningkat seiring dengan bertambahnya jumlah kendaraan.