Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search
Journal : eProceedings of Art

PERANCANGAN BARU CREATIVE CENTER DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI Annur, Syinni Chintiana; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Ismiranti, Athifa Sri
eProceedings of Art & Design Vol. 12 No. 2 (2025): April 2025
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak: Kota Bandung termasuk dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network sebagaisalah satu kota kreatif dalam bidang Desain. Terdapat faktor-faktor penting agar sebuahkota dapat disebut sebagai <Kota Kreatif=, salah satunya adalah faktor Urban space and facilities. Terdapat Bandung Creative Hub sebagai urban space and facilities, namunBandung Creative Hub masih belum cukup mengakomodasi kegiatan kreatif di KotaBandung dengan alasan kapasitas dan fasilitas yang kurang. Dengan membangun Creative Center baru dengan fasilitas yang dapat berfungsi lebih baik dan standar yang sesuaidengan kegiatan ekonomi kreatif sehingga dapat mengakomodasi kegiatan ekonomikreatif di kota Bandung serta memberikan peran sebagai faktor Urban space and facilitiesuntuk Bandung Kota Kreatif. Dalam pelaksanaannya, perancangan baru ini menjadikanBandung Creative Hub sebagai studi banding untuk membuat fasilitas berdasarkan minatdan kebutuhan pengguna, serta dengan kajian literatur dan dengan menggunakanpendekatan teknologi untuk merancang Creative Center dengan sistem audio dan tatasuara yang baik, sistem pencahayaan terotomasi yang sesuai dengan standar kegiatan diCreative Center serta standarisasi umum yang lebih baik untuk kegiatan dapat berjalandengan lebih optimal. Dengan adanya fasilitas Creative Center baru selain BandungCreative Hub di kota Bandung, dharapkan kegiatan ekonomi kreatif di kota bandung akanlebih terakomodasi sehingga dapat mendukung ekonomi kreatif kota Bandung sertamewujudkan Bandung Kota Kreatif dengan adanya fasilitas urban Creative Center yangdibangun dengan baik. Kata kunci: creative center, ekonomi kreatif, kota kreatif, teknologi
Perancangan Baru Interior Gereja-mal/ruko Jb3 Church Home For All Di Kota Bandung Dengan Pendekatan Religius Karismatik Sean Purnama, Pascal; Nur Arief Hapsoro, Agustinus; Aulia Widyaevan, Dea
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

: In Indonesia, Christians as a minority group face limitations in developing church buildings. This has prompted the Christian community in urban Indonesia to develop a special typology that combines churches with malls or shophouses. Crane (2021) suggests that churches of this type have the potential to become multi-purpose spaces, such as, Businesses on Mondays to Fridays, small groups in the evenings, worshiping God on weekends. The diverse utilization of space based on function becomes important to discuss for the sustainability of the church as a community center. In addition to its spatial function, the church must also be able to give meaning and identity to its space. As Widyakusuma (n.d.) states, "Users define and give meaning to space, space also defines and gives meaning to users." The results of surveys and interviews showed several problems with JB3 Church Home For All, such as, circulation, acoustics, layout. Moreover, considering the new typology of church-mall/shophouses mentioned by Crane (2021), churches of this type experience confusion in defining their sacredness as the identity of a church building. Based on the problems mentioned above, a new design is needed for JB3 Church Home For All. Keywords: church, interior, religious, sacred, shophouses
Perancangan Ulang Gereja Kristen Indonesia Pengadilan Bogor Dengan Pendekatan Religius Simbolik Sakral Calvinisme Lidya Emanuella Seumahu, Marscha; Nur Arief Hapsoro, Agustinus; Aulia Widyaevan, Dea
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 5 (2024): Oktober 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The redesign of the Indonesian Christian Church (GKI) Pengadilan Bogor intends to design the main worship space of the church that can facilitate as a whole, especially the main worship space used for worship activities every week, then this design also includes rooms used for church community activities in it, as well as solving technical problems such as lighting and sound that affect the sacredness in the church. Because of the existing problems, the redesign of GKI Pengadilan Bogor is needed. The approach used in this redesign is the Calvinism sacred symbolic religious approach to create a sacred worship space and in accordance with the teaching of Christianity, especially the flow based on Calvinism, but also in its application will be considered the function of supporting spaces for church community activities in order to be well facilitated. These spaces include multipurpose rooms, felllowship rooms, Sunday school rooms and small worship rooms. The technical problems of the church will be considered based on the function and use of the spaces in this church. Keywords: church, religious approach, sacred, community activities
PERANCANGAN ULANG STASIUN KERETA API KOTA BOGOR DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI Dwi Kania, Nada Elfira; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Haristianti, Vika
eProceedings of Art & Design Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stasiun Kereta Api Kota Bogor merupakan stasiun pemberangkatan awal dan pemberhentian terakhir dalam rute DAOP I sebagai stasiun kelas besar tipe A yang menunjukan pentingnya fasilitas dan pengkondisian ruang yang baik pada desain interior stasiun Bogor. Selain itu, stasiun Bogor memiliki area bangunan cagar budaya golongan A sehingga perlu adanya konservasi area bangunan cagar budaya dan upaya adaptive reuse pada desain interior yang menyesuaikan kebutuhan bangunan cagar budaya. Sayangnya, terdapat beberapa permasalahan yaitu Fasilitas dan aksesbilitas Desain Universal yang belum sesuai dengan standarisasi, serta Konservasi bangunan stasiun Bogor yang perlu disesuaikan dengan kebutuhan saat ini dan belum harmoninya karakteristik bangunan baru dengan bangunan lama pada stasiun Bogor. Metode yang digunakan adalah dengan cara mengumpulkan data, dokumentasi, dan analisis data perancangan sehingga mendapatkan permasalahan dari stasiun Bogor. Tujuan dari perancangan ini adalah dengan melakukan perancangan ulang stasiun Bogor dengan pendekatan Teknologi yang sesuai dengan misi PT. KAI dalam melayani fasilitas publik berbasis digital dan diharapkan dapat membantu dalam melakukan upaya konservasi bangunan cagar budaya.Kata kunci: Desain interior, Stasiun Kereta Api, Teknologi
PENGEMBANGAN PERANCANGAN INTERIOR MADRASAH ALIYAH NEGERI 1 YOGYAKARTA DENGAN PENDEKATAN DESAIN BIOFILIK Mudzakkir, Fatmasari; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Budiono, Irwana Zulfia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Di Indonesia, banyak sekolah berasrama yang menawarkan pendidikan berkualitas danditujukan pada pendekatan agama yang kuat, seperti pondok pesantren, sekolah-sekolah gerejaatau sekolah pada lembaga institusi pendidikan kedinasan. Namun, dengan sistem asrama yangketat dan tuntutan akademik yang tinggi, banyak siswa mengalami tekanan dan stres yangberdampak pada kesehatan mental mereka. Kecemasan dan depresi pada siswa asrama lebih tinggidibandingkan dengan siswa yang tinggal di rumah. Salah satunya sekolah yang menjadi objek adalahMadrasah Aliyah Negeri 1 Yogyakarta atau biasa dikenal dengan Mansa adalah salah satu SMAberbasis islam dan menyediakan asrama untuk peserta didik. Semakin melonjaknya peminat untukbersekolah di Mansa, maka fasilitas utama maupun pendukung pada gedung sekolah harus lebihditingkatkan kembali dengan mengadopsi desain biofilik dalam lingkungan asrama dan sekolahantara lain, memasang taman atau ruang hijau, memperhatikan sirkulasi udara dan cahaya alami,serta menggunakan bahan-bahan alami dan ramah lingkungan dalam pembangunan dan renovasigedung sekolah.Kata kunci: desain biofilik, MAN 1 Yogyakarta, sekolah berasrama, lingungan sehat.
PERANCANGAN BARU INTERIOR APARTEMEN DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN DESAIN BIOFILIK Rani, Ni Made Wulan Sasmitha; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Siregar, Fernando Septony
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kota Bandung merupakan salah satu kota di Indonesia yang memiliki jumlahpenduduk yang cukup tinggi. Menurut Fitri, Rachmawati, & Haristianti (2020), banyakorang berdatangan ke kota Bandung dengan berbagai alasan yang menyangkutpeningkatan motivasi fisik/psikologis hingga kesehatan, kenyamanan serta relaksasi.Berdasarkan data dari Dukcapil Kemendagri pada tahun 2021 tercatat bahwa jumlahpenduduk di Kota Bandung mencapai sekitar 2.530.000 Jiwa, yang artinya denganwilayahnya yang seluas 166,59 km2, kepadatan penduduk di Kota Bandung pun mencapai15.170 jiwa/km2 nya. Namun tingginya tingkat kepadatan penduduk di Kota Bandungmengakibatkan semakin terbatasnya lahan yang dapat dipergunakan sebagai areapemukiman/hunian sehingga apartemen pun mulai dibangun sebagai pengganti darirumah tinggal. Hasil dari perancangan ini yaitu perancangan apartemen yang menerapkandesain hijau /dipengaruhi unsur alam pada elemen interiornya yang mampu memberikanketenangan, kenyamanan, dan relaksasi kepada penggunanya. Melalui perancangan ini,diharapkan dapat menghasilkan desain yang memberikan dampak positif terhadappenggunanya untuk membantu gaya hidup sehat secara langsung maupun tidak langsungmelalui desain yang ramah lingkungan (sustain) serta mampu memberikan daya tariktersendiri untuk bersaing dengan bangunan vertikal lainnya di Kota Bandung.Kata kunci: Apartemen, Desain Biofilik, Pola Hidup Sehat, Interior
PERANCANGAN BARU RUMAH SAKIT IBU DAN ANAK KELAS C DI MAJALENGKA DENGAN PENDEKATAN DESAIN BIOFILIK Salsaqilah, Arifah Putri; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Siregar, Fernando Septony
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan informasi dari BPS Majalengka, tahun 2022 tercatat kelahiran berjumlah 21.065 pertahun atau setara 57 jiwa perhari. Di Majalengka sendiri baru ada satu Rumah Sakit Ibu dan Anak, yaitu RSIA Livasya yang bertipe kelas C dengan 49 tempat tidur. Dilihat dari perbandingan jumlah tempat tidur RSIA Livasya dengan jumlah kelahiran, dinyatakan bahwa RSIA di Majalengka masih kurang jumlahnya. Juga berdasarkan Dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah Majalengka, disebutkan bahwa ada rencana penambahan fasilitas khusus Ibu dan Anak di daerah tersebut. Berdasarkan latar belakang tersebut, kemudian dipilihlah perancangan RSIA ini, dimana untuk studi lebih lanjut dilakukankan beberapa riset seperti survei lapangan, wawancara, kuesioner, studi banding, studi literatur, dan studi preseden. Hasil dari perancangan ini adalah mewujudkan RSIA yang tidak hanya menyediakan fasilitas kesehatan, namun juga fasilitas penunjang seperti area tunggu yang nyaman dan tidak membosankan, serta area perawatan yang memiliki fasilitas yang lengkap sesuai dengan kebutuhan pengguna dan dapat membantu pemulihan pasien. Juga penyediaan bukaan agar penghawaan alami bisa masuk dengan baik, dan adanya area hijau untuk membantu memberikan ketenangan, serta mewujudkan penempatan papan tanda arah dan informasi yang baik. Perancangan ini dilakukan dengan pendekatan desain Biofilik untuk memberikan ketenangan, mengurangi stress, dan menciptakan lingkungan sehat untuk mendukung kesejahteraan pasien.Kata kunci : Rumah Sakit Ibu dan Anak, Desain Biofilik, Nyaman, Tidak membosankan, Kekurangan fasilitas, Penghawaan, Ketenangan.
PERANCANGAN MUSEUM SEJARAH MOBIL DI KOTA BANDUNG DENGAN PENDEKATAN TEKNOLOGI Mufti, Nada Setia; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Akhmadi, Akhmadi
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Museum adalah suatu lembaga yang menyimpan, melindungi, memanfaatkan, mengembangkan, mengkomunikasikan, memamerkan barang bersejarah, baik hasil budaya, manusia dan lingkungannya, yang tidak mencari keuntungan, dan melayani masyarakat. Banyaknya komunitas mobil di Kota Bandung yang membutuhkan tempat sebagai sarana kumpul dan juga sebagai tempat mengadakan acara komunnitas mobil, baik nasional maupun internasional maka dibutuhkan tempat sebagai fasilitas komunitas dan juga sebagai tempat edukasi serta reksreasi yang dapat di kunjungi oleh masyarakat sebagai tempat rekreasi edukasi mengenai sejarah mobil di Indonesi, Hasil dari studi banding yang telah dilakukan didapatkan permasalahan yang ada di museum transportasi, diantaranya banyaknya arah sirkulasi pada museum sehingga alur museum belum jelas, penyampaian informasi benda koleksi tidak merata serta display yang kurang optimal. Karena hal tersebut memberikan dampak terhadap eksistensi museum sejarah yang jarang di minati dan dikunjungi oleh masyarakat, oleh karena itu perancangan Museum Sejarah Mobil Di Kota Bandung ini akan memfokuskan kepada system sirkulasi dan sisitem display. Untuk menunjang system display yang dapat memberikan pengalaman baru dalam edukasi dan penyamapaian informasi dengan penerapan teknologi pada museum.Kata kunci : Museum, Teknologi, Display, Sirkulasi
PERANCANGAN ULANG INTERIOR GEDUNG FAKULTAS ILMU DAN TEKNOLOGI KESEHATAN UNIVERSITAS JENDERAL ACHMAD YANI DENGAN PENDEKATAN BIOPHILIC Wigati, Ayu Ramadianti Retno; Akhmadi, Akhmadi; Hapsoro, Agustinus Nur Arief
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perguruan tinggi menurut UU RI No 22 Tahun 1961 berbunyi <Perguruan tinggiadalah lembaga ilmiah yang mempunyai tugas menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran di atas perguruan tingkat menengah, dan yang memberikan pendidikan dan pengajaran berlandaskan kebudayaan kebangsaan Indonesia dan dengan cara ilmiah.=.Pada salah satu fakultas Universitas Jenderal Achmad Yani, yaitu Fakultas Ilmu dan Teknologi Kesehatan merupakan fakultas kesehatan yang dimana memiliki tujuan bahwa lulusannya akan menjadi orang-orang yang mengabdikan kepada masyarakat dengan berkontribusi langsung dalam menjadikan masyarakat Indonesia menjadi sehat dengan menjadi tenaga-tenaga kesehatan yang bertanggung jawab. Merujuk dari data Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, dalam setiap periode UKOM yang diselenggarakan, terdapat setidaknya 20.000 mahasiswa jurusan kesehatan yang tidak berhasil wisuda yang dijelaskan bahwa salah satu penyebabnya merupakan <mahasiswa belum sepenuhnyamenguasai materi yang dikarenakan lingkungan belajar yang kurang mendukung=. Olehkarena itu, perancangan ulang FITKes menggunakan konsep biophilic design menjadi ide penulis dalam melakukan perancangan ulang. Dengan menggunakan konsep biophilic design pada FITKes, diharapkan para pengguna ruangan dapat belajar dan bekerja dengan lebih fokus dan tenang namun tetap santai, dapat meningkatkan kenyamanan fisik dan mental manusia dengan menghadirkan hubungan positif antara manusia dan alam, meningkatkan motivasi, meminimalisir stres, mengoptimalkan fungsi ruang serta memenuhi kebutuhan fasilitas pengguna ruang.Kata kunci: perancangan ulang, interior, biophilic design, mengurangi stress, santai, tenang
PERANCANGAN ULANG RUMAH SAKIT MATA DR. YAP YOGYAKARTA KELAS B DENGAN PENDEKATAN INTERIOR RAMAH LINGKUNGAN Arnita, Leandro Krista; Hapsoro, Agustinus Nur Arief; Budiono, Irwana Zulfia
eProceedings of Art & Design Vol. 11 No. 1 (2024): Februari 2024
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Rumah Sakit Mata Dr. Yap merupakan Rumah Sakit Mata tertua di Indonesia yang telah berdiri sejak tahun 1923. Daerah Istimewa Yogyakarta merupakan salah satu kota dengan kasus penyakit mata tertinggi di Indonesia. Namun, hingga saat ini Daerah Istimewa Yogyakarta hanya memiliki satu Rumah Sakit Mata sehingga untuk memenuhi pelayanan terhadap pasiennya Rumah Sakit Mata Dr. Yap perlu untuk terus meningkatkan fasilitas pelayanan salah satunya dengan menambahkan layanan operasi lasik. Dalam pemenuhan kebutuhan tersebut perlu diadakan perancangan ulang pada Rumah Sakit Mata Dr. Yap dengan menerapkan pendekatan interior ramah lingkungan. Perancangan ulang ini bertujuan untuk memberikan solusi dari permasalahan Rumah Sakit Mata yang berkaitan dengan pemanfaatan ruang, penempatan tata tanda, serta penghawaan dan pencahayaan melalui pendekatan interior ramah lingkungan dengan menerapkan konsep pengembangan lahan, efisiensi dan konservasi energi, pemilihan material serta kesehatan dan kenyaman lingkungan guna mewujudkan interior Rumah Sakit Mata yang adaptif dan informatif sehingga kegiatan pelayanan dapat berjalan secara efektif tanpa membahayakan lingkungannya.Kata kunci: Rumah Sakit Mata, Pendekatan Interior Ramah Lingkungan, Layanan