Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Pengaruh Biaya Produksi Terhadap Optimalisasi Produksi Padi Di Desa Ombolata Kecamatan Sirombu Kabupaten Nias Barat Teliti Murni Hia; Martha Surya Dinata Mendrofa; Nanny Artatina Bu'ulolo; Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 3 (2024): Artikel riset Periode Nopember 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i3.4757

Abstract

Penelitiain ini menggunaikain penelitiain kuaintitaitif yaing bertujuain untuk mengetaihui pengairuh biaiyai produksi khususnyaibaihain baiku pupuk terhaidaip optimailisaisi produksi paidi didesai ombolaitai kecaimaitain sirombu kaibupaiten niais bairait dengain teknik ainailisis daitai yaing digunaikain aidailaih regresi lineair sederhainai, populaisi dailaim penelitiain ini aidailaih petaini paidi didesai ombolaitai yaing berjumlaih 32 kepailai keluairgai dain saimpel berjumlaih 32 responden. Haisil pengujiain menunjukain baihwai untuk haisil uji hipotesis diperoleh nilaii t hitung sebesair 6.868 dengain nilaii signifikaisi sebesair 0,000. Dimainai baitais signifikaisi sebesair 0,05 dengain nilaii t taibel sebesair 2.042 yaing menunjukain baihwai nilaii t hitung > t taibel (6.868>2.042) yaing airtinyai Hai diterimai dain Ho ditolaik. Sehinggai daipait disimpulkain baihwai aidai pengairuh biaiyaiproduksi khususnyai baihain baiku pupuk terhaidaip optimailisaisi produksi paidi didesai ombolaitai kecaimaitain sirombu kaibupaiten niais bairait. Dain untuk Untuk uji koefisien determinaisi R Squaire (R2) diperoleh nilaii sebesair 0,611 yaing kemudiain dimaisukain ke dailaim rumus KD=r2 x 100% aitaiu KD=0,611 x 100% = 61,1%. Sehinggai pengairuh biaiyaiproduksi khususnyai baihain baiku pupuk terhaidaip optimailisaisi produksi paidi aidailaih sebesair 61,1% dain selebihnyai yaing 38,9% dipengairuhi oleh faiktor laiin selaiin pupuk yaing tidaik dimaisukain dailaim vairiaibel penelitiain ini. Kata Kunci: Biaya Produksi, Pupuk, Optimalisasi Produksi Padi
Pengendalian Persediaan Barang Dagang Menggunakan Metode Economic Order Quantity (EOQ) Pada Toko Besi Sadarman Di Kota Gunungsitoli Yusmidar Bu'ulolo; Martha Surya Dinata Mendrofa; Jeliswan Berkat Iman Jaya Gea; Idarni Harefa
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 3 (2024): Artikel riset Periode Nopember 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i3.4774

Abstract

Persediaan barang dagang merupakan salah satu aset yang penting bagi perusahaan karena persediaan dapat mempengaruhi aktivitas operasi perusahaan dan kelancaran keuntungan perusahaan. Maka dari itu perusahaan memerlukan pengendalian persediaan yang efektif dan efesien. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana pengendalian persediaan barang dagang pada Toko Besi Sadarman, untuk mengetahui penerapan pengendalian persediaan barang dagang dengan menggunakan metode Economic Order Quantity (EOQ) pada Toko Besi Sadarman dan menentukan safety stock yang optimal untuk mengatasi kekurangan persediaan pada perhitungan metode Economic Order Quantity (EOQ). Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kuantitatif dengan pendekatan deskriptif. Hasil penelitian ini membuktikan bahwa menggunakan metode EOQ lebih efisien dari metode yang digunakan oleh Toko. Penerapan metode EOQ dapat mengurangi total biaya yang harus dikeluarkan oleh Toko Besi Sadarman pada tahun 2022 yaitu sebesar Rp 18.624.719 dan pada tahun 2023 Toko besi dapat mengurangi total biaya yang harus dikeluarkan yaitu sebesar Rp 21.300.556. Dengan menerapkan metode EOQ, toko dapat menentukan jumlah persediaan pengamanan (safety stock) serta titik pemesanan kembali (Reorder Point). Maka Toko Besi Sadarman sebaiknya menggunakan metode EOQ. Kata Kunci : Economic Order Quantity (EOQ), Pengendalian Persediaan Barang Dagang, safety stock, Reorder Point
Analisis Peramalan Persediaan Barang Menggunakan Metode Moving Average Dan Exponential Smoothing Pada CV. Sanjaya Bangun Pratama Eijen Sefry Doy Gulo; Tri Hartati Sukartini Hulu; Sophia Molinda Kakisina; Martha Surya Dinata Mendrofa
Jurnal Ekonomi Bisnis, Manajemen dan Akuntansi (Jebma) Vol. 4 No. 3 (2024): Artikel riset Periode Nopember 2024
Publisher : Yayasan Cita Cendikiawan Al Kharizmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47709/jebma.v4i3.4788

Abstract

Dalam lingkungan bisnis yang dinamis, peramalan persediaan barang menjadi kritis bagi perusahaan untuk mengoptimalkan pengelolaan persediaan mereka. Analisis peramalan persediaan barang ini sangatlah penting untuk dilakukan karena dapat dijadikan bahan pengambilan keputusan dalam hal kegiatan penjualan barang pada masa yang akan datang. Namun nyatanya, pada CV.SANJAYA BANGUN PRATAMA tidak melakukan peramalan persediaan bahan baku. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis peramalan persediaan barang dagang menggunakan metode moving average dan Exponential smoothing pada CV. SANJAYA BANGUN PRATAMA. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kuantitatif, karena penelitian ini berdasarkan pada data kuantitatif yang berasal dari objek penelitian yaitu data pemakaian bahan baku dalam hal ini kedelai pada CV. SANJAYA BANGUN PRATAMA pada 15 bulan terakhir. Metode peralaman yang digunakan adalah metode moving average dan exponential smoothing. Dari hasil peramalan yang diperoleh menggunakan metode peramalan moving average diperoleh bahwa untuk peramalan barang bulan selanjutnya sebesar 1167 sak, dengan nilai error MSE (Mean Squared Error) 27615,74. Sedangkan hasil perhitungan menggunakan metode peramalan exponential smoothing diperoleh bahwa untuk peramalan bulan selanjutnya sebesar 1156 sak dengan nilai error MSE (Mean Squared Error) 24678,98 untuk ?=0,1, 1163 sak dengan nilai error MSE (Mean Squared Error) 23716,46 untuk ?=0,5, dan 1183 sak dengan nilai error MSE (Mean Squared Error) 29336,47untuk ?=0,9. Jadi, yang paling kecil nilai kesalahan peramalannya adalah metode exponential smoothing dengan ?=0,5, sehingga peramalan persediaan bahan baku satu bulan kedepan yang dianjurkan peneliti kepada perusahaan adalah 1163 sak. Kata kunci : Peramalan, Moving Average, Exponential Smoothing
Pengaruh Citra Merek Dan Kualitas Produk Terhadap Kepuasan Konsumen Di Mint Beauty Shop Kota Gunungsitoli Olina Halawa; Aferiaman Telaumbanua; Sophia Molinda Kakisina; Martha Surya Dinata Mendrofa
EKOMA : Jurnal Ekonomi, Manajemen, Akuntansi Vol. 4 No. 6: September 2025
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/ekoma.v4i6.11571

Abstract

Berdasarkan fenomena masalah penulis menemukan konsumen belum menyadari bahwa produk yang mereka beli di toko tersebut sebenarnya telah memiliki positioning dan citra merek yang dirancang secara strategis dan konsumen belum mampu membedakan antara toko sebagai merek dengan produk-produk yang dijualnya. Tujuan penulisan ini adalah untuk mengetahui pengaruh citra merek dan kualitas produk secara simultan terhadap kepuasan konsumen di Mint Beauty Shop Kota Gunungsitoli, teknik pengumpulan data dengan cara observasi, dan penyebaran angket (kuesioner) kepada pelanggan sebanyak 39 responden. Sedangkan pengujian analisis data menggunakan uji validitas, uji reliabilitas, analisis koefisien korelasi, koefisien determinan, uji hipotesis t dan uji F. Pada penulisan ini menggunakan penulisan kuantitatif dengan perhitungan data menggunakan SPSS untuk memperoleh nilai akurat. Hasil penulisan ini, menemukan bahwa ada pengaruh secara simultan (bersama-sama) antara variabel citra merek (X1) kualitas produk (X2), terhadap kepuasan konsumen (Y) sebesar 13,314 lebih besar dari nilai Ftabel 3,259. Sedangkan secara parsial citra merek (X1) berpengaruh terhadap kepuasan konsumen (Y) diketahui nilai thitung sebesar 2.323 lebih besar dari ttabel 2.028 signifikansinya 0,001 sedangkan kualitas produk (X2) berpengaruh signfikan terhadap kepuasan konsumen (Y), dengan nilai thitung sebesar 3.004 lebih besar dari ttabel 2.028 diketahui nilai signifikansinya 0,003. Untuk nilai koefisen determinannya sebesar 42,5% sisanya dipengauhi oleh faktor-faktor lain.
Pengaruh Strategi Segmentasi Pasar terhadap Kepuasan Pelanggan Kartu Telkomsel di PT Narindo Solusi Telekomunikasi Kota Gunungsitoli Fostina Fosilai Dachi; Maria Magdalena Bate’e; Nanny Artatina Bu’ulolo; Martha Surya Dinata Mendrofa
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i3.8111

Abstract

This study aims to determine the effect of market segmentation strategy on customer satisfaction of Telkomsel card users at PT Narindo Solusi Telekomunikasi, Gunungsitoli City, and to measure the magnitude of its effect. This research was motivated by the mismatch between the implementation of market segmentation and customer needs, reflected in complaints regarding service package suitability, network quality, and differences in customer characteristics. The study employed a quantitative survey approach. The population consisted of 4,000 Telkomsel customers, while 98 respondents were selected using purposive sampling. Data were collected through a five-point Likert-scale questionnaire and analyzed using descriptive statistics, validity and reliability tests, classical assumption tests, simple linear regression, coefficient of determination (R²), and t-test with IBM SPSS Statistics version 27. The results show that market segmentation strategy has a positive and significant effect on customer satisfaction. The regression coefficient is 0.717, t-count is 20.292, and significance is <0.001. The correlation coefficient (R) is 0.901, while R² is 0.811, indicating that 81.1% of the variation in customer satisfaction is explained by market segmentation strategy. These findings indicate that more accurate segmentation based on demographic, geographic, psychographic, and behavioral characteristics can improve customer satisfaction.
Analisis Pengendalian Produksi dalam Meningkatkan Produktivitas pada CV Wery Bakery di Kota Gunungsitoli Devi Purnama Tanjung; Martha Surya Dinata Mendrofa; Tiarni Duha; Maria Magdalena Bate`e
Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis Vol. 5 No. 3 (2026): September : Jurnal Publikasi Sistem Informasi dan Manajemen Bisnis
Publisher : Pusat Riset dan Inovasi Nasional

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55606/jupsim.v5i3.8114

Abstract

Production control analysis refers to the conditions under which a business seeks to increase production effectively and efficiently. In this study, the main issue is disruptions in the condition of production equipment, particularly the oven machinery. The objectives of this study are to examine the implementation of production control; to identify the factors hindering the implementation of production control; and to identify and explain the efforts made to overcome these obstacles. This is a qualitative study, and the techniques used include observation, documentation, and interviews. Data analysis techniques include data reduction, data presentation, and drawing conclusions. Data validity encompasses credibility, transferability, dependability, and confirmability. The coding stage consists of open coding, code grouping, and theme construction. Based on the research findings, it was concluded that the implementation of production control at CV. Wery Bakery has been carried out through three main aspects: production schedules, production sequences, and production times. Factors hindering the implementation of production control in achieving productivity targets include oven breakdowns as the primary production facility limitations in the number of workers, and an increase in customer orders at certain times. CV. Wery Bakery’s efforts to overcome these production control obstacles and improve productivity include readjusting production schedules to align with operational conditions, maintaining production facilities, delegating tasks among employees, prioritizing customer orders, fostering collaboration among employees to complete production processes, and managing work time more effectively.