Agoes Soehardjono Moesono Djojoatmodjo
Unknown Affiliation

Published : 12 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Studi Komparatif Lebar Retak Balok Beton Bertulang melalui Pemodelan Elemen Hingga dan Pendekatan Teoritis dengan Variasi Jumlah Lapis Tulangan Tarik Farhan Ahmad Muzakki; Bhondana Bayu Brahmana Kridaningrat; Agoes Soehardjono Moesono Djojoatmodjo
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pada balok beton bertulang, tulangan tarik umumnya dipasang pada sisi bawah balok secara merata. Namun bila jarak antar batang tulangan tidak memenuhi jarak minimum, tulangan dapat disusun menjadi beberapa lapis. Konfigurasi ini berpengaruh terhadap perilaku lentur balok, termasuk terhadap lebar retak yang merupakan indikator penting yang dapat memicu korosi pada tulangan. Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan lebar retak maksimum balok beton bertulang dengan variasi jumlah lapis tulangan tarik menggunakan metode elemen hingga (FEM) melalui software Abaqus dan pendekatan teoritis berdasarkan SNI 2847:2002, JSCE SSCS 2007, dan Eurocode 2 (1992-1-1:2004). Data analisis FEM menggunakan output tegangan baja (S11) dan regangan plastis beton (PE11), yang kemudian digunakan untuk menghitung lebar retak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa semakin banyak jumlah lapis tulangan tarik, lebar retak cenderung menurun. Pemodelan dengan Abaqus menghasilkan nilai lebar retak yang secara konsisten lebih besar dibandingkan pendekatan teoritis dengan deviasi antar pendekatan teoritis antara 8-17%
Studi Komparatif Lebar Retak Pelat Beton Bertulang Satu Arah melalui Pemodelan Elemen Hingga dan Pendekatan Teoritis dengan Variasi Kuat Tekan Beton Euro Yunansio Riyanatiko; Agoes Soehardjono Moesono Djojoatmodjo; Bhondana Bayu Brahmana Kridaningrat
Jurnal Mahasiswa Jurusan Teknik Sipil Vol. 1 No. 2 (2025): Student Journal
Publisher : Jurusan Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengendalian lebar retak penting untuk menjaga durabilitas beton bertulang, namun studi yang membandingkan pemodelan elemen hingga dan pendekatan teoritis pada pelat satu arah masih terbatas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh variasi kuat tekan beton (f'c) terhadap lebar retak, serta membandingkan hasil pemodelan elemen hingga dengan pendekatan teoritis dari SNI 2847:2002, JSCE SSCS 2007, dan Eurocode 2. Pemodelan dilakukan menggunakan perangkat lunak Abaqus pada pelat satu arah berdimensi 2000×600×200 mm dengan model material Concrete Damage Plasticity dan tiga variasi f'c (9,1; 20,2; dan 35,1 MPa). Hasil menunjukkan bahwa peningkatan f'c menurunkan lebar retak pada semua pendekatan. Namun, hasil pemodelan elemen hingga menghasilkan lebar retak lebih besar dibandingkan pendekatan teoritis. JSCE (2007) menunjukkan hasil paling mendekati dengan selisih rata-rata 23,8%, diikuti oleh SNI (40,6%) dan Eurocode 2 (65,4%). Temuan ini menunjukkan adanya perbedaan antara hasil pemodelan elemen hingga yang lebih detail dengan pendekatan teoritis berbasis rumus empiris.