Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Semangat Belajar Siswa: Harahap, Ade Chita Putri; Anggina, Asih; Ritonga, Dahniar; Amarta, Muhammad Aji; Ayumi, Salshainbila; Rahmi, Wardatur; Mariana, Wina; Rahman Nst, Yeni
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 4 No 2 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i2.4066

Abstract

The enthusiasm for student learning is important in an effort to support students in their learning achievements both in academic and non-academic achievements. The failure of students is a concern for researchers to see the background which is a source of enthusiasm for learning for students. Based on the results of the researcher's research, the researcher saw many cases where students had low interest in learning because there was no enthusiasm for learning from within the students. This research will examine the inhibiting and supporting factors that become the enthusiasm for student learning at SMK Mandiri Medan. The method used in this research is a qualitative method. Where the researcher made direct observations and conducted interviews with several students as samples. Based on the results of the study, the researchers found several factors that supported students' enthusiasm for learning including high motivation, enthusiasm, a sense of accomplishment and a desire to develop. Meanwhile, the inhibiting factors in the enthusiasm for learning in class XII students at SMK Mandiri Medan include a non-conducive learning environment, lack of support for students, excessive pressure and demands. Keywords: students, enthusiasm, learning
Pengaruh Layanan Informasi untuk Mencegah Dampak Negatif Phubbing di Lingkungan Sosial Amarta, Muhammad Aji; Hasibuan, Ali Daud
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1706

Abstract

Dimasa sekarang ini, terutama remaja, memiliki kecenderungan untuk lebih suka bermain dengan gadget atau smartphone daripada terlibat dengan orang lain secara langsung; hal ini dikenal sebagai fenomena "Phubbing". Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh layanan informasi dalam mencegah dampak negatif phubbing di lingkungan sosial. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari satu kelompok mahasiswa bimbingan konseling pendidikan Islam angkatan 2020, yang berjumlah 30 orang. Sampel yang diambil sebanyak 20 orang menggunakan teknik random sampling, atau pengambilan sampel secara acak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen dan model one group pretest-posttest. Alat pengumpul data yang digunakan meliputi skala psikologis RPL, materi layanan, dan brosur tentang dampak negatif phubbing. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian layanan informasi berpengaruh signifikan terhadap pengurangan dampak negatif phubbing di lingkungan sosial. Dampak negatif dari phubbing cukup signifikan sebelum adanya intervensi. Nilai dampak negatif awalnya berkisar antara 29 hingga 43. Setelah penerapan layanan informasi, nilai tersebut menurun menjadi 59,9, menunjukkan penurunan dalam dampak phubbing. Phubbing disebabkan oleh beberapa faktor seperti kecanduan smartphone, kebosanan, ketidaknyamanan dengan lawan bicara, dan sifat introvert. Dampak dari phubbing meliputi kehilangan momen kebersamaan, terlewatnya informasi penting, dan dianggap tidak sopan karena tidak memprioritaskan interaksi langsung. Meskipun kualitas pertemanan tetap baik karena adanya pengingat mengenai dampak negatif phubbing, penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua sebaiknya menghindari memberikan smartphone kepada anak-anak sejak dini dan membatasi penggunaannya untuk mendorong interaksi tatap muka yang lebih sering.
Faktor-Faktor Pendukung dan Penghambat Semangat Belajar Siswa: Studi Kasus pada Siswa Kelas XII SMK Mandiri Medan Harahap, Ade Chita Putri; Anggina, Asih; Ritonga, Dahniar; Amarta, Muhammad Aji; Ayumi, Salshainbila; Rahmi,  Wardatur; Mariana, Wina; Nst, Yeni Rahman
El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat  Vol. 4 No. 2 (2024): El-Mujtama: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/elmujtama.v4i2.851

Abstract

The spirit of learning for students is very important to support their academic and non-academic achievements. Student failures are a concern for researchers to see the background that is the source of learning spirit. Based on the research results, many cases make students lose interest in learning because there is no learning spirit from within the students themselves. This study will examine the factors that hinder and support student learning spirit at SMK Mandiri Medan. The method used in this research is qualitative method, with researchers conducting direct observations and interviews with several students as samples. The results of the study show that supporting factors for student learning spirit include high motivation, enthusiasm, sense of achievement, and desire for development. Meanwhile, the obstacles to student learning spirit in class XII of SMK Mandiri Medan include an uncondusive learning environment, lack of support for students, pressure, and excessive demands.
Pengaruh Layanan Informasi untuk Mencegah Dampak Negatif Phubbing di Lingkungan Sosial Amarta, Muhammad Aji; Hasibuan, Ali Daud
Journal of Education Research Vol. 5 No. 4 (2024)
Publisher : Perkumpulan Pengelola Jurnal PAUD Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37985/jer.v5i4.1706

Abstract

Dimasa sekarang ini, terutama remaja, memiliki kecenderungan untuk lebih suka bermain dengan gadget atau smartphone daripada terlibat dengan orang lain secara langsung; hal ini dikenal sebagai fenomena "Phubbing". Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pengaruh layanan informasi dalam mencegah dampak negatif phubbing di lingkungan sosial. Populasi dalam penelitian ini terdiri dari satu kelompok mahasiswa bimbingan konseling pendidikan Islam angkatan 2020, yang berjumlah 30 orang. Sampel yang diambil sebanyak 20 orang menggunakan teknik random sampling, atau pengambilan sampel secara acak. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain eksperimen dan model one group pretest-posttest. Alat pengumpul data yang digunakan meliputi skala psikologis RPL, materi layanan, dan brosur tentang dampak negatif phubbing. Analisis data dilakukan dengan pendekatan deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian layanan informasi berpengaruh signifikan terhadap pengurangan dampak negatif phubbing di lingkungan sosial. Dampak negatif dari phubbing cukup signifikan sebelum adanya intervensi. Nilai dampak negatif awalnya berkisar antara 29 hingga 43. Setelah penerapan layanan informasi, nilai tersebut menurun menjadi 59,9, menunjukkan penurunan dalam dampak phubbing. Phubbing disebabkan oleh beberapa faktor seperti kecanduan smartphone, kebosanan, ketidaknyamanan dengan lawan bicara, dan sifat introvert. Dampak dari phubbing meliputi kehilangan momen kebersamaan, terlewatnya informasi penting, dan dianggap tidak sopan karena tidak memprioritaskan interaksi langsung. Meskipun kualitas pertemanan tetap baik karena adanya pengingat mengenai dampak negatif phubbing, penelitian ini menunjukkan bahwa orang tua sebaiknya menghindari memberikan smartphone kepada anak-anak sejak dini dan membatasi penggunaannya untuk mendorong interaksi tatap muka yang lebih sering.