Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

Sosialisasi Pentingnya Minat Membaca Untuk Generasi Muda Panti Asuhan Imanuel di Kota Palangka Raya Novalisae, Novalisae; I Putu Putrawiyanta; Ferdinandus, Ferdinandus; Noveriady, Noveriady; Lisa Virgiyanti; Hepryandi L. Dj. Usup; Yos David Inso; Neny Sukmawatie; Nuansa Mare Apui Ganang; Yossa Yonathan; Yusias Andri
Diteksi : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 1 (2024): Diteksi, Vol. 2, No. 1, Mei 2024
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/diteksi.v2i1.13398

Abstract

Reading is an activity that stimulates the brain through written symbols that convey information and reasoning. According to the UNESCO report, Indonesian people's interest in reading is very low, namely 0,001%, which means one in 1.000 Indonesians read diligently. To increase the young generation's passion for reading, a reading culture must be instilled from childhood. This must be achieved by making the culture of reading fun and easily accepted by the younger generation, because of the challenges of increasingly rapid development and various advances in information technology, the culture of reading children's books is increasingly being eroded. Involving children directly is one way to encourage their interest in reading. To encourage children at the Immanuel Orphanage to be more motivated to learn, this service activity aims to provide quality teaching, both materially and morally. This is based on the fact that some children lack interest in learning, especially in reading. This service activity motivates children and shows the fun side of reading to gain broad knowledge. The activity methods used are socialization and motivating learning, especially in fostering interest in reading in the younger generation
ANALISIS GEOMETRI JALAN ANGKUT PT TOP JOBSITE CV BUNDA KANDUNG DESA PARING LAHUNG KECAMATAN MONTALAT KABUPATEN BARITO UTARA: ANALYSIS GEOMETRY OF HAULING ROAD AT PT TOP JOBSITE CV BUNDA KANDUNG PARING LAHUNG VILLAGE MONTALAT DISTRICT NORTH BARITO DISTRICT Septiani, Agrista; Sukmawatie, Neny; Fidayanti, Neny; Virgiyanti, Lisa; Andri, Yusias; Hendra Wiryanto, Yustinus
JURNAL TEKNIK PERTAMBANGAN Vol. 24 No. 2 (2024): Agustus 2024
Publisher : JURUSAN TEKNIK PERTAMBANGAN UPR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36873/jtp.v24i2.14916

Abstract

CV Bunda Kandung merupakan salah satu perusahaan yang bergerak di bidang pertambangan batubara dan berlokasi di desa Paring Lahung Kecamatan Montallat Kabupaten Barito Utara Provinsi Kalimantan Tengah. Penelitian yang menggunakan metode penelitian kuantitatif deskriptif ini bertujuan untuk mengetahui kondisi dan kelayakan Jalan Angkut yang digunakan oleh beberapa perusahaan dalam mengangkut batubara, yang beresiko terhadap kecelakaan tambang. Berdasarkan hasil analisis, jalan angkut sudah memenuhi standar kelayakan menurut AASHTO (American Association of State Highway and Transportation Officials), dengan lebar jalan pada jalan lurus adalah 15,59 meter, lebar jalan pada tikungan adalah 14,93 meter dan grade maksimum 11%. Permasalahan terdapat pada bangunan pelengkap jalan angkut, yaitu safety berm kurang dari 0,9 meter, guide post kurang dari 1,5 meter dan belum ada lampu penerangan pada jalan angkut, sehingga perlu dilakukan perbaikan pada safety berm, guide post dan pengadaan lampu penerangan jalan. Kata Kunci : Hauling, Keselamatan Kerja, Geometri
Perancangan Saluran Terbuka (Open Channel) Void U210 Berdasarkan Data Survei Topografi PT Jorong Barutama Greston Provinsi Kalimantan Selatan keliat, egiandre; Luwyk Djanas Usup, Hepryandi; Murati, Ferra; Iashania, Yunida; Andri, Yusias
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 1 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i1.18201

Abstract

PT Jorong Barutama Greston tempat penelitian di void-U210 yang saat ini menjadi tempat penampungan air hujan agar tidak membanjiri daerah yang sedang direklamasi, void-U210 akan dibuat Open Channel ke-void UCW jika void U210 tidak mampu lagi menampung air limpasan hujan yang bersumber dari sekitar void, selanjutnya dialirkan ke kolam settling pond untuk dilakukan treatment sebelum dialirkan ke sungai. Open Channel adalah dimana air mengalir dengan muka air bebas pada semua titik di sepanjang saluran, pengolahan data yang dilakukan yaitu perhitungan statistis data curah hujan dengan menggunakan metode gumbel, perhitungan debit air limpasan menggunakan rumus rasional, perhitungan intensitas hujan menggunakan rumus mononobe, perhitungan dimensi saluran menggunakan rumus manning, dan waktu konsentrasi menggunakan rumus Kirpich.Total debit air limpasan yang masuk kedalaman void-U210 berdasarkan data curah hujan 10 tahun PT. JBG dari tahun 2014-2023 yang diolah menggunakan distribusi gumbel didapatkan hujan rencana maksimum 1.056,13mm/hari, intensitas 119,72mm/jam, catchmen area 0,267, nilai evaporasi (ETp)/hari ETp= /detik, air limpasan Qt= 27,449 /detik atau Qt =528.470,10 ./hari, volume void U210= 6.479.435,59. Dari total air limpasan yang masuk ke dalam void-U210, desain open channel yang direkomendasikan berbentuk trapesium. Panjang saluran 717m, lebar dasar 2,9m, lebar permukaan 6,27m, kemiringan sisi saluran 60°, panjang sisi 3,37m, luas penampang basah 11,07.
Analisis Produktivitas Alat Gali Muat Dan Angkut Pada Pengupasan Overburden Di PIT Barat PT. Kencana Sinergi Jaya Melinda, Sena; Fidayanti, Neny; Hutajulu, Yossa Yonathan; Wiryanto, Yustinus.H.; Andri, Yusias
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 4 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i4.20746

Abstract

Produktivitas alat berat merupakan salah satu indikator utama dalam keberhasilan operasional penambangan. PT. Kencana Sinergi Jaya Site Electra Global menghadapi masalah rendahnya produktivitas alat gali muat (excavator) dan alat angkut (dumptruck) pada kegiatan pengupasan tanah penutup (overburden) di Pit Barat. Rata-rata produktivitas excavator sebesar 131–192 BCM/jam dan dumptruck 45–65 BCM/jam. Jumlah ritase aktual per hari adalah 2.817 (Fleet 1), 3.276 (Fleet 2), dan 4.121 (Fleet 3) dengan total 10.214 BCM, masih di bawah target 10.553 BCM. Waktu kerja tersedia 20,5–21,5 jam, sedangkan kebutuhan waktu kerja mencapai 23,68 jam. Hambatan utama yaitu kondisi jalan, front, dan disposal yang buruk, keterbatasan alat support (bulldozer), keterlambatan pengisian BBM, serta hujan. Diperlukan perbaikan hambatan dan manajemen waktu agar target produktivitas dapat tercapai sesuai dengan jam kerja tersedia.
Rancangan Geometri Peledakan Pada Lapisan Limestone di PT Balangan Coal Kecamatan Paringin Kabupaten Balangan Provinsi Kalimantan Selatan Nainggolan, Willy Kusuma; Virgiyanti, Lisa; Noveriady, Noveriady; Iashania, Yunida; Andri, Yusias
Innovative: Journal Of Social Science Research Vol. 5 No. 3 (2025): Innovative: Journal Of Social Science Research
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/innovative.v5i3.19899

Abstract

Geometri peledakan merupakan parameter utama yang perlu diperhatikan untuk mendapatkan hasil distribusi fragmentasi yang seragam dan sesuai dengan target yang diharapkan. Target Fragementasi PT Balangan Coal adalah ukuran > 6 cm kurang dari 15%, ukuran 6 – 50 cm lebih dari 40% dan ukuran > 50 cm kurang dari 45%. Berdasarkan pengukuran geometri peledakan aktual adalah spacing 6,4 m, burden 6 m, kedalaman 5,1 m, subdrill 0,5 m, stemming 2,9 m, kolom isian 2,1 m dan powder factor 0,24 kg/m dengan distribusi fragmentasi aktual hasil peledakan yang dihasilkan ukuran > 6 cm sebesar 35,7%, ukuran 6 – 50 cm sebesar 63,8%, ukuran > 50 cm sebesar 0,5%. Setelah dilakukan rancangan ulang geometri peledakan dengan teori R.L Ash adalah spacing 7,5 m, burden 6,5 m, kedalaman 5,5 m, subdrill 0,5 m, stemming 3 m, kolom isian 2 m dan powder factor 0,22 kg/m dengan distribusi fragmentasi hasil peledakan yang dihasilkan ukuran > 6 cm sebesar 14,1%, ukuran 6 – 50 cm sebesar 42,2%, ukuran > 50 cm sebesar 43,7%. Kata Kunci: Geometri Peledakan, Fragmentasi
Keserasian Alat Gali Muat Excavator Komatsu PC 500LC-10R dan Alat Angkut Dump Truck STD Scania P410B6X4 XT Pada Pengupasan Lapisan Tanah Penutup PT. Satria Alam Manunggal Site TOPB Desa Buhut Jaya Provinsi Kalimantan Tengah Lutfiana, Alifah; Usup, Hepryandi L. Djanas; Murati, Ferra; Fridtriyanda, Asri; Andri, Yusias
Ranah Research : Journal of Multidisciplinary Research and Development Vol. 8 No. 1 (2025): Ranah Research : Journal Of Multidisciplinary Research and Development
Publisher : Dinasti Research

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/rrj.v8i1.1934

Abstract

PT. Satria Alam Manunggal is a company specializing in mining, specifically as a mining contractor for PT. Telen Orbit Prima (TOP). One of its activities is the removal of overburden. The purpose of this study is to analyze the match factor of loading and hauling equipment in the removal of overburden. Using quantitative and descriptive methods, the researchers examined issues related to the match factor in overburden stripping activities at the PT. Satria Alam Manunggal TOPB site. From the observations, the cycle time of the loading equipment in fleet 1 was 26.40 seconds or 0.44 minutes, while in fleet 2 it was 27.75 seconds or 0.46 minutes. The cycle time of the transport equipment in fleet 1 was 833.1 seconds or 13.89 minutes, while in fleet 2 it was 930 seconds or 15. 50 minutes. From the cycle time of the loading and transport equipment in both fleets, the compatibility value in fleet 1 was 1.14 and in fleet 2 was 1.07. The factors that hindered the compatibility of the loading and transport equipment were the excavator waiting for the dump truck to maneuver, the difference in speed between dump trucks, and the loading time being too long
Perbandingan hasil uji jar test tawas dan kuriflock dalam mengelola total suspended solid (TSS) pada air limbah penambangan batubara Fridtriyanda, Asri; Iashania, Yunida; Andri, Yusias
Jurnal Himasapta Vol 10, No 1 (2025): Jurnal Himasapta Volume 10 Nomor 1 Tahun 2025
Publisher : Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/jhs.v10i1.15047

Abstract

PT Telen Orbit Prima merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pertambangan batubara yang menghadapi tantangan dalam mengelola air limbah penambangan. Permasalahan yang terjadi adalah, nilai kadar Total Suspended Solids (TSS) yang tinggi. Apabila nilai kadar TSS tinggi, dapat menyebabkan penurunan kualitas air dan dapat memberikan dampak terhadap lingkungan disekitarnya. Sehingga diperlukan pengelolaan dalam menurunkan nilai kadar TSS yaitu dengan cara perlakuan kimia melalui proses koagulasi dan flokulasi. Adapun bahan kimia yang digunakan untuk proses koagulasi-flokulasi adalah tawas dan kuriflock. Untuk mengetahui dosis optimum tawas dan kuriflock dalam mengelola TSS maka diperlukan suatu Uji Jar Test dengan skala laboratorium. Berdasarkan hasil pengujian laboratorium secara Uji Jar Test, didapatkan dosis optimum tawas yang digunakan adalah 20 ppm karena persentasi penurunan TSS nya tiggi, yaitu 97% (TSS akhir = 18mg/l) dalam waktu 7 menit. Sedangkan dosis optimum kuriflock yang dapat digunakan adalah 3 ppm karena persentasi penurunan TSS nya tiggi, yaitu 97% (TSS akhir = 18mg/l) dalam waktu 1 menit. Perlakuan Kuriflock lebih cepat dalam menurunkan nilai kadar TSS karena membentuk flok lebih cepat dan besar, efektif pada dosis yang rendah dan efisiensi waktu yang lebih baik. ABSTRACTPT. Telen Orbit Prima is a company engaged in coal mining that faces challenges in managing mining wastewater. The problem that occurs is the high value of Total Suspended Solids (TSS). If the TSS value is high, it can cause a decrease in water quality and can have an impact on the surrounding environment. So that management is needed to reduce the TSS value, namely by chemical treatment through the coagulation and flocculation process. The chemicals used for the coagulation-flocculation process are alum and kuriflock. To determine the optimum dose of alum and kuriflock in managing TSS, a Jar Test is needed on a laboratory scale. Based on the results of laboratory testing using Jar Test, optimum dose of Alum used is 20 ppm because the percentage of TSS reduction is high, which is 97% (final TSS = 18mg / l) in 7 minutes. While optimum dose of kuriflock that can be used is 3 ppm because the percentage of TSS reduction is high, which is 97% (final TSS = 18mg / l) in 1 minute. Kuriflock treatment is faster in reducing TSS levels because it forms faster and larger flocs, is effective at low doses and has better time efficiency.