Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pemberdayaan Kelompok Keluarga Berdaya (KKB) melalui Pelatihan Menjahit, Craft untuk Mempersiapkan Entrepreneur Pemula di Perumahan Griya Candramas Desa Pepe, Kecamatan Sedati, Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur Sitepu, Rismawati; Nainggolan, Romauli; Dewi, Liliana; Siahaan, Salmon Charles P.T.; Soetedja, Venny
Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM) Vol. 5 No. 2 (2023): Jurnal Leverage, Engagement, Empowerment of Community (LeECOM)
Publisher : Universitas Ciputra Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37715/leecom.v5i2.3700

Abstract

Tujuan pengabdian masyarakat ini adalah mengembangkan model suksesi bisnis UKM, mempersiapkan entrepeneur sejati melaui pelatihan menjahit, memproduksi berbagai macam craft, serta memotivasi Kelompok Keluarga Berdaya (KKB). Memotivasi anggota Kelompok Keluarga Berdaya (KKB) dilakukan mengingat pendidikan nonformal seperti pelatihan ini sangat perlu dan urgent untuk memacu semangat agar tidak kendor dalam mengikuti pengembangan kelompok dan kemajuannya. Kegiatan ini berfokus pada satu kelompok KKB dan diharapkan akan berkembang kepada kelompok, wilayah yang lain dengan tetap melakukan inovasi-inovasi dalam bidang entrepreneur. Dengan adanya dukungan dari perangkat desa atau lurah setempat menjadikan kegiatan ini lebih spesifik dan sangat bermanfaat, serta mempermudah penyebaran informasi.  Adanya pelatihan menjahit, pembuatan berbagai macam craft ini diharapkan akan mampu meningkatkan prekonomian keluarga, yang pada gilirannya di samping meningkatkan prekonomian keluarga juga dapat memberikan kebahagian dan kesehatan bagi anggota kelompok anggota Kelompok Keluarga Berdaya (KKB) secara umum dan secara khusus.
Penguatan Kapasitas Wirausaha Kerajinan Handmade Melalui Digitalisasi dan Pelatihan SDM Vava, Muhammad Akhva Aulia N; Lazuardi, Muhammad Lazuardi F; Pranoto, Henry Susanto; Sitepu, Rismawati
Cahaya Pengabdian Vol. 1 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Apik Cahaya Ilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61971/cp.v1i2.126

Abstract

This research aims to improve creativity and production capacity in sustainable handicrafts by utilizing artificial intelligence (AI)-based technology as a step towards achieving the Sustainable Development Goals (SDGs). The methods applied include exposure and training on AI technology, as well as skills development designed to encourage increased creativity and productivity of local craftsmen. By using software such as Pebblely and Visionate, craftsmen can improve the efficiency and quality of products and production processes. In addition, these solutions help ensure consistent quality and increase the ability to meet market demand more effectively. This initiative is also in line with efforts to achieve the SDGs, especially in poverty alleviation and improving the welfare of local communities. By empowering the skills and creativity of craftsmen through the application of AI-based technology, as well as promoting the principles of SDGs, it is hoped that Handmade House can be an example of sustainable and inclusive local economic development
Pelatihan Peningkatan SDM Anggota Koperasi Menuju Koperasi Yang Mandiri dan Berdaya Saing Tinggi Suwangsih, Iwang; Kusmayati, Nindya Kartika; Wihara, Dhiyan Septa; Sitepu, Rismawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara Vol 4 No 2 (2025): Juni 2025
Publisher : Universitas Nusantara PGRI Kediri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29407/dimastara.v4i2.25506

Abstract

Koperasi mempunyai tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan anggotanya, dan tujuan tersebut akan tercapai apabila koperasi tersebut berkembang dengan baik dari segi keanggotaan maupun usahanya, untuk itu diperlukan SDM yang berkualitas. Maju atau tidaknya suatu koperasi tergantung ari kualitas baik pengurus maupun anggotanya. Koperasi wanita Melati Mandiri sudah berusia 15 tahun, namun jumlah anggotanya hanya 35 orang, hal ini dikarenakan persepsi baik pengurus maupun anggotanya bahwa koperasi tidak perlu anggotanya banyak sehingga tidak perlu nambah jumlah anggota, yang penting pembayarannya lancar , anggota pinjam bisa dilayani. Adanya persepsi yang demikian akan berdampak pada pengembangan koperasi yang sulit berkembang sehingga tujuan koperasi tidak tercapai. Pelatihan tentang pentingnya berkoperasi, memahami hak dan kewajiban sebagai anggota koperasi, manajemen mengelola keuangan keluarga dapat meningkatkan kualitas SDM anggota sehingga anggota akan termotivasi untuk mengembangkan koperasinya menjadi koperasi yang mandiri yng berdaya saing tinggi. Pelatihan tentang peningkatan nilai jual produk dan memanfaatkan sosial media bertujuan untuk meningkatkan omzet penjualan anggota sehingga anggota akan berpartisipasi dalam kegiatan berkoperasi 
Do Servant Leadership Works in Police Departement? Sitepu, Rismawati; M. Said, Ilham
Journal of Islamic Economics Perspectives Vol. 4 No. 2 (2022): September (2022) Journal of Islamic Economics Perspectives
Publisher : Faculty of Islamic Economics and Business, State Islamic University of  Kiai Haji Achmad Siddiq Jember, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35719/jiep.v4i2.81

Abstract

In Servant leadership research there are 2 Gabs found here: 1) Servant Leadership cannot thrive in a hierarchical, authoritarian organization. 2) The second Gab, namely Servant Leadership, is rarely studied in the police field, research in the International Scopus Journal on Servant Leadership in the Literature Rivew System (1998-2018). The purpose of this study is to explore how servant leadership can be applied to the police department, because there was a previous study (wong page 2003) which stated that servant leadership could not be applied to the hierarchical structure of the bureaucracy. Design/methodology/approach-This qualitative research uses a narrative inquiry method within the framework of interpretive phenomenological analysis (Smith et al., 2009) to capture the experience of the task undertaken by the lead informant, namely the Key Informan at the Head of the Human Resources Bureau consisting of: 1) Head Planning and Administration Section (subbagrenmin), 2) Personnel Control Section (Bagdalpers); 3) Career Development Division (Bagbinkar); 4) Personnel Care Division (Bagwatpers); and 5) the Psychology Section (Bagpsi) of the East Java Regional Police. Finding :These studies show that servant leadership is found in hierarchical organizations,Contribution:The Regional Police of the East Java Region (POLDA JATIM) has become a model in advancing the Police throughout Indonesia, by showing: keep a smile, the reality of solid interactions between leaders and members (not rigid,intimacy), work with joy, member character becomes servant, member empowerment through find potential talent of members