Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

Prediction of palm oil production using hybrid decision tree based on fuzzy inference system Tsukamoto Tundo, Tundo; Saifullah, Shoffan; Yel, Mesra Betty; Irawansah, Opi; Mubarak, Zulfikar Yusya; Saidah, Andi
Bulletin of Electrical Engineering and Informatics Vol 13, No 6: December 2024
Publisher : Institute of Advanced Engineering and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.11591/eei.v13i6.7773

Abstract

This research addresses the challenge of optimizing rule creation for palm oil production at PT Tapiana Nadenggan. It deals with the complexity of diverse agricultural variables, environmental factors, and the dynamic nature of palm oil production. The existing problem lies in the limitations of conventional decision tree models—J48, reduced error pruning (REP), and random—in capturing the nuanced relationships within the intricate palm oil production system. The study introduces hybrid decision tree models—specifically J48-REP, REP-Random, and Random-J48—to address this challenge via combination scenarios. This approach aims to refine and update the rule creation process, enabling the recognition of nuanced performance processes within the selected decision tree combinations. To comprehensively tackle this challenge and problem, the study employs Tsukamoto’s fuzzy inference system (FIS) for a sophisticated performance comparison. Despite the complexity, intriguing results emerge after the forecasting process, with the standalone J48 decision tree achieving 85.70% accuracy and the combined J48-REP excelling at 93.87%. This highlights the potential of decision tree combinations in overcoming the complexities inherent in forecasting palm oil production, contributing valuable insights for informed decision-making in the industry.
TINGKAT KEPUASAN MASYARAKAT TERHADAP PENDAFTARAN HALAL ONLINE PADA UMKM Nurwibowo, Fajar; Mubarak, Zulfikar Yusya; Yuwono, Tri; Tajudin, Tatang; Yusuf, Dede
SAINS INDONESIANA Vol. 2 No. 4 (2024): Vol. 2, No. 4 Edisi Agustus 2024
Publisher : Gamma Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Halal tidak hanya sekedar pemenuhan kebutuhan dan kepatuhan umat muslim terhadap syariah akan tetapi sudah menjadi salah satu standar prioritas yang diakui dunia. Indonesia sebagai negara dengan jumlah penduduk muslim terbesar dunia sebesar 237,53 juta jiwa atau 86,9% menempati posisi pertama sebagai negara konsumen halal terbesar dunia. Oleh sebab itu penting dilakukan penlitian untuk mengetahui kepuasan masyarakat khususnya UMKM terhadap sertifikat halal online di kabupaten Cilacap guna merumuskan suatu srategi yang tepat bagi pemerintah, pelaku usaha, dan para stakeholders dalam mengembangkan industri halal di Indonesia menuju halal global. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis dan membahas pengaruh Tingkat Kepuasan Masyarakat Terhadap Pendaftaran Halal Online Pada Umkm di Cilacap. Metode pengumpulan data menggunakan studi pustaka, observasi langsung dan wawancara langsung kepada UMKM di Cilacap. Responden merupakan UMKM yang berjualan di Cilacap. Penyebaran kuesioner dilakukan secara langsung dan analisis data menggunakan analisis kuantitatif regresi linear berganda dengan perangkat lunak statistik. Hasil menunjukan bahwa kepuasan masyarakat terhadap pendaftaran halal online berpegaruh signifikan
Analisis dan Perancangan Digital Commerce untuk Peningkatan Produk Unggulan Koperasi Bintang Terang Binangun Mubarak, Zulfikar Yusya; Nurwibowo, Fajar; Irawansah, Opi; Rachmawati, Indra
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 4 No. 3 (2025): Agustus - October
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v4i3.3095

Abstract

Desa Binangun termasuk dalam kategori kemiskinan ekstrem di Indonesia, dengan mayoritas penduduknya bergantung pada sektor pertanian dan usaha mikro. Koperasi Desa Binangun didirikan untuk memberdayakan masyarakat melalui pengelolaan dan pemasaran produk unggulan desa, yaitu keripik pisang dan minyak Sacha Inchi. Namun, koperasi menghadapi tantangan utama dalam akses pasar dan pemanfaatan teknologi digital, yang menghambat daya saing produk. Saat ini, metode pemasaran koperasi masih konvensional, sehingga sulit menjangkau pasar yang lebih luas. Rendahnya literasi digital di kalangan anggota koperasi serta keterbatasan infrastruktur dan modal juga menjadi kendala dalam strategi pemasaran digital. Selain itu, proses operasional koperasi yang masih manual menyebabkan inefisiensi dalam pencatatan transaksi, manajemen stok, dan layanan pelanggan, serta kurangnya transparansi dalam manajemen keuangan. Untuk mengatasi tantangan ini, diperlukan penerapan digital commerce sebagai solusi strategis. Digital commerce dapat membantu koperasi memperluas jaringan distribusi, meningkatkan efisiensi operasional, serta meningkatkan daya saing produk unggulan desa. Melalui digitalisasi, koperasi dapat memanfaatkan strategi pemasaran berbasis teknologi, mengoptimalkan pencatatan transaksi, serta meningkatkan transparansi keuangan. Penelitian ini berfokus pada perancangan platform digital commerce yang sesuai dengan kebutuhan Koperasi Desa Binangun. Tujuannya adalah memperluas akses pasar, meningkatkan daya saing produk, dan mendorong pertumbuhan ekonomi desa secara berkelanjutan. Dengan adopsi teknologi digital, koperasi dapat bertransformasi menjadi entitas bisnis yang lebih modern dan kompetitif, serta memberikan dampak positif bagi masyarakat desa
The Influence of Social Media, Marketplaces, and Influencers on Increasing Culinary MSME Sales in Cilacap City Nurlasih, Finda; Nurwibowo, Fajar; Mubarak, Zulfikar Yusya
Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Ilmu Ekonomi Manajemen dan Akuntansi
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/ileka.v6i2.3247

Abstract

Advances in digital technology have driven significant changes in the marketing strategies of Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs), particularly in the culinary sector. Digitalization has driven changes in consumer behavior in seeking information, comparing products, and making purchases. Consumers are now increasingly influenced by digital media, such as social media, marketplaces, and influencer recommendations. The use of social media, marketplaces, and influencers has become a key tool for increasing market reach and sales. Social media, particularly Instagram, has become an effective promotional tool due to its ability to display product visuals attractively. This study aims to analyze the influence of social media, marketplaces (GoFood), and influencers on increasing sales of culinary MSMEs in Cilacap City. The research method used is quantitative research with an explanatory approach. The research sample consisted of 100 culinary MSMEs, determined using a purposive sampling technique. Data collection was conducted through a questionnaire with a Likert scale and analyzed using multiple linear regression with the help of SPSS. The results show that social media and marketplaces have a positive and significant effect on increasing sales of culinary MSMEs, while influencers have a positive but insignificant effect. Simultaneously, social media, marketplaces, and influencers significantly influence sales growth for culinary MSMEs in Cilacap City. This study recommends optimizing the use of social media and marketplaces as primary digital marketing strategies for culinary MSMEs.
Strategi Social Media Marketing (SMM) Dalam Meningkatkan Kesadaran Merek dan Mempertahankan Stabilitas Penjualan Brownies Ummu Uwais Ningrum, Maylanie Dwi; Mubarak, Zulfikar Yusya; Wulansari, Nuni
Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan Vol 12 No 1.B (2026): Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan
Publisher : Peneliti.net

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Semakin ketatnya persaingan dalam industri kuliner mendorong pelaku usaha, khususnya UMKM, untuk mengembangkan strategi pemasaran digital yang efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi Social Media Marketing (SMM) yang diterapkan oleh Brownies Ummu Uwais dalam meningkatkan kesadaran merek dan mempertahankan stabilitas penjualan. Dengan menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif, penelitian ini menunjukkan bahwa penggunaan Instagram sebagai platform utama, didukung oleh konten organik, endorsement lokal, dan iklan berbayar melalui Facebook Ads serta akun komunitas lokal seperti @makanancilacap berhasil memperluas jangkauan promosi dan mendorong peningkatan penjualan dalam periode tertentu. Bagi Ummu Uwais, disarankan untuk terus mengoptimalkan strategi organik dan berbayar secara berkelanjutan agar jangkauan dan stabilitas penjualan tetap terjaga.
Pemberdayaan Kelompok PKK Desa Welahan Wetan melalui Penguatan Ekonomi Lokal Berbasis Produk Alam: TOGA-LAMPOT Issusilaningtyas, Elisa; Yunadi, Frisca Dewi; Indratmoko, Septiana; Wijaya, Triyadi Hendra; Mubarak, Zulfikar Yusya; Rizqi, Titis Alvanur; Salsabila, Wilda Adelia; Wulandari, Mutia
Lumbung Inovasi: Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Vol. 10 No. 4 (2025): December
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pemberdayaan Masyarakat (LITPAM)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36312/tm202n38

Abstract

Pemberdayaan kelompok PKK Desa Welahan Wetan merupakan upaya strategis dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan ekonomi lokal berbasis potensi alam. Sebelum program dilaksanakan, komunitas sasaran menghadapi sejumlah tantangan, antara lain keterbatasan ekonomi rumah tangga, rendahnya keterampilan teknis dalam budidaya tanaman obat, serta belum optimalnya pemanfaatan lahan pekarangan yang relatif sempit. Hasil identifikasi awal menunjukkan bahwa lebih dari 60 persen anggota PKK belum memiliki pengetahuan standar mengenai budidaya Tanaman Obat Keluarga (TOGA), dan sekitar 70 persen pekarangan rumah belum dimanfaatkan secara produktif. Program ini berfokus pada pemanfaatan TOGA dan lahan pekarangan produktif dalam pot (TOGA-LAMPOT) sebagai basis pengembangan produk unggulan berbasis ekonomi lokal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif yang melibatkan anggota PKK secara aktif melalui pemetaan kebutuhan mitra, penyuluhan potensi ekonomi TOGA-LAMPOT, serta pelatihan budidaya dan pengolahan di pekarangan rumah. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan teknis peserta, ditandai dengan keberhasilan sekitar 70% anggota PKK dalam mempertahankan minimal tiga jenis tanaman obat hingga akhir program, serta terbentuknya inisiatif pembentukan Kelompok Usaha Bersama (KUB) TOGA-LAMPOT. Pemberdayaan kelompok PKK melalui integrasi TOGA-LAMPOT dan penguatan ekonomi lokal terbukti efektif dalam mengoptimalkan lahan terbatas menjadi sumber daya produktif, sekaligus melestarikan pengetahuan tradisional tentang tanaman obat. Program ini direkomendasikan sebagai model pemberdayaan ekonomi komunitas berbasis produk alam di wilayah pedesaan dengan keterbatasan lahan dan sumber daya. Empowerment of the PKK Group in Welahan Wetan Village through Strengthening the Local Economy Based on Natural Products: TOGA-LAMPOT Abstraks The empowerment of the PKK women’s group in Welahan Wetan Village represents a strategic effort to improve community welfare through strengthening the local economy based on natural resources. Prior to program implementation, the target community faced several challenges, including limited household economic capacity, low technical skills in medicinal plant cultivation, and suboptimal utilization of relatively small home gardens. The initial needs assessment indicated that more than 60 percent of PKK members lacked standardized knowledge of Family Medicinal Plant (TOGA) cultivation, while approximately 70 percent of household yards had not been used productively. This program focused on utilizing TOGA and productive home-garden cultivation in pots (TOGA-LAMPOT) as a foundation for developing value-added local products. A participatory approach was employed, actively involving PKK members through partner needs mapping, education on the economic potential of TOGA-LAMPOT, and hands-on training in home-garden cultivation and processing. The results demonstrated an improvement in participants’ technical skills, as evidenced by approximately 70 percent of PKK members successfully maintaining at least three types of medicinal plants until the end of the program, as well as the initiation of plans to establish a TOGA-LAMPOT Joint Business Group (Kelompok Usaha Bersama). The empowerment of the PKK group through the integration of TOGA-LAMPOT and local economic strengthening proved effective in optimizing limited land into productive resources while preserving traditional knowledge of medicinal plants. This program is recommended as a replicable model for community-based economic empowerment using natural products in rural areas with limited land and resources.