Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search
Journal : Journal of Science and Social Development

Solusi Inovatif dalam Pengelolaan Sampah Organik di Lingkungan Sekolah Menggunakan Metode Takakura Muhammad Rifki Setiawan; Nuril Hidayat; Andik Prasetyo; Muhammad Zaien Maulana; Yuarfi Kukuh Pratama; Moch. Faisal Basri; Muhammad Yusniar Fahmi; Rachmadhani Afif Saputra; Ahmad Fauzi; Eka Widya Maharani; Ardhana Rahmayanti; Laily Noer Hamidah; Iqbal Faizin; Elmi Sumiyarsono
Journal of Science and Social Development Vol. 6 No. 2 (2023): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v6i2.1140

Abstract

Household waste is a type of waste that contributes to environmental pollution. Waste can cause a nuisance if it is not handled seriously. Sixty-eight percent of the waste in the school environment consists of organic waste, which is a type of waste that can be decomposed by bacteria. Composting is one of the right methods for dealing with wasterelated problems. Takakura is a composting method that can be implemented by the general public because the method is simple and easy to apply. The method used is an interactive counseling method and demonstration via video in introducing Takakura compost making. The results obtained from this activity were that participants were enthusiastic and happy to take part in this activity because they gained additional knowledge in managing household organic waste, which can produce compost as a final product, and can be sold to provide additional family income.
Pelatihan Pemasaran Modern dan Inovasi Produk Kerajinan Bordir Berbasis Konsumen di Tanggulangin Sidoarjo Usada, Untung; Rahmayanti, Ardhana; H, Laily; Zulfan Amrullah; Ruhaini
Journal of Science and Social Development Vol. 6 No. 1 (2023): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v6i1.959

Abstract

Home industry kerajinan bordir di Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo mulai bangkit, dan kondisi inilah yang harus ditangkap oleh perajin. Perlu adanya usaha yang lebih keras untuk membangkitkan citra Tanggulangin agar para pelanggan dan konsumen baru datang ke industry kerajinan Tanggulangin. Oleh karena itu, perlu adanya bantuan dan stimulus dari Akademisi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh perajin home industry kerajinan bordir di Tanggulangin dengan memberikan pelatihan dan pendampingan. Sehingga tujuan dari program ini adalah memberikan transfer knowledge bagi perajin bordir di Tanggulangin dengan cara : meningkatkan pemahaman perajin bordir tentang konsep pemasaran modern, menciptakan inovasi produk kerajinan bordir dan menciptakan packaging yang sesuai dengan produk yang dihasilkan. Metode yang dilaksanakan dalam program ini adalah memberikan pelatihan strategi pemasaran modern, pelatihan inovasi produk kerajinan bordir dan pelatihan pembuatan packaging serta pendampingan untuk setiap program yang diberikan. Hasil dari program ini adalah perajin bordir mampu memasarkan produknya secara modern dan inovatif
Pelatihan Pemasaran Modern dan Inovasi Produk Kerajinan Bordir Berbasis Konsumen di Tanggulangin Sidoarjo Usada, Untung; Rahmayanti, Ardhana; H, Laily; Zulfan Amrullah; Ruhaini
Journal of Science and Social Development Vol. 6 No. 1 (2023): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v6i1.959

Abstract

Home industry kerajinan bordir di Tanggulangin Kabupaten Sidoarjo mulai bangkit, dan kondisi inilah yang harus ditangkap oleh perajin. Perlu adanya usaha yang lebih keras untuk membangkitkan citra Tanggulangin agar para pelanggan dan konsumen baru datang ke industry kerajinan Tanggulangin. Oleh karena itu, perlu adanya bantuan dan stimulus dari Akademisi untuk menjawab permasalahan yang dihadapi oleh perajin home industry kerajinan bordir di Tanggulangin dengan memberikan pelatihan dan pendampingan. Sehingga tujuan dari program ini adalah memberikan transfer knowledge bagi perajin bordir di Tanggulangin dengan cara : meningkatkan pemahaman perajin bordir tentang konsep pemasaran modern, menciptakan inovasi produk kerajinan bordir dan menciptakan packaging yang sesuai dengan produk yang dihasilkan. Metode yang dilaksanakan dalam program ini adalah memberikan pelatihan strategi pemasaran modern, pelatihan inovasi produk kerajinan bordir dan pelatihan pembuatan packaging serta pendampingan untuk setiap program yang diberikan. Hasil dari program ini adalah perajin bordir mampu memasarkan produknya secara modern dan inovatif
Solusi Inovatif dalam Pengelolaan Sampah Organik di Lingkungan Sekolah Menggunakan Metode Takakura Rifki Setiawan, Muhammad; Hidayat, Nuril; Prasetyo, Andik; Maulana, Muhammad Zaien; Pratama, Yuarfi Kukuh; Basri, Moch. Faisal; Fahmi, Muhammad Yusniar; Saputra, Rachmadhani Afif; Fauzi, Ahmad; Maharani, Eka Widya; Rahmayanti, Ardhana; Hamidah, Laily Noer; Faizin, Iqbal; Sumiyarsono, Elmi
Journal of Science and Social Development Vol. 6 No. 2 (2023): Journal of Science and Social Development
Publisher : Universitas Nahdlatul Ulama Sidoarjo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55732/jossd.v6i2.1140

Abstract

Household waste is a type of waste that contributes to environmental pollution. Waste can cause a nuisance if it is not handled seriously. Sixty-eight percent of the waste in the school environment consists of organic waste, which is a type of waste that can be decomposed by bacteria. Composting is one of the right methods for dealing with waste-related problems. Takakura is a composting method that can be implemented by the general public because the method is simple and easy to apply. The method used is an interactive counseling method and demonstration via video in introducing Takakura compost making. The results obtained from this activity were that participants were enthusiastic and happy to take part in this activity because they gained additional knowledge in managing household organic waste, which can produce compost as a final product, and can be sold to provide additional family income.