Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Pancasila Sebagai Paradigma Dalam Kehidupan Bermasyarakat, Berbangsa dan Bernegara Saribu, Tia Wahyuni Dolok; Harahap, Siti Nurhamidah; Sitorus, Mardiah; Usiono, Usiono
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 2, No 1 (2024): Juni 2024
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v2i1.1580

Abstract

Pancasila adalah landasan ideologi yang menjaga dan menghidupi segala kemajemukan dan pluralitas yang ada di Indonesia. Dan juga merupakan dasar negara dan pandangan hidup bangsa yang mendasari pelaksanaan ketatanegaraan Indonesia. Indonesia hidup didalam berbagai keberagaman,baik itu suku,bangsa,budaya,dan agama. Dari semuanya itu,Indonesia berdiri dalam suatu keutuhanan menjadi kesatuan dan bersatu didalam persatuan yang kokoh dibawah naungan Pancasila dan semboyannya “Bhineka Tunggal Ika”. Pancasila membuat Indonesia tetap teguh dan Bersatu didalam keberagaman budaya. Pancasila sebagai paradigma adalah Pancasila sebagai sistem nilai acuan, kerangka berpikir,pola acuan berpikir,atau jelasnya sebagai sitem nilai yang dijadikan kerangka landasan,kerangka cara,dan sekaligus kerangka arah atau tujuan. Dalam hal ini Pancasila dipergunakan sebagai petunjuk hidup atau prilaku dalam kehidupan sehari hari.Semua tingkah laku dan perbuatan masyarakat Indonesia harus dijiwai dan merupakan pancaran dari semua sila Pancasila.Untuk menciptakan kehidupan masa depan yang lebih baik maka diperlukan suatu paradigma.
Peran Kepemimpinan Dalam Menjaga Stabilitas Dinamika Kelompok Di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Zalukhu, Ririn Hasrat Kartika; Ramadhani, Nabilla Suci; Harahap, Siti Nurhamidah; Limbong, Susan; Karin, Karin; Sitorus, Mardiah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMA Negeri 1 Hamparan Perak, serta mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam menjaga kekompakan kelompok dan strategi dalam menjaga komunikasi antaranggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota OSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSIS memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa melalui kegiatan organisasi seperti rapat, diskusi, dan pelaksanaan program kerja. Para pemimpin OSIS memahami peran mereka sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi aktif anggota. Namun, dinamika internal seperti perbedaan pendapat dan komunikasi yang kurang efektif menjadi tantangan utama dalam menjaga stabilitas organisasi. Strategi yang digunakan untuk mengatasi hal tersebut meliputi komunikasi terbuka, diskusi bersama, serta pengambilan keputusan yang adil dan partisipatif. Penelitian ini menegaskan bahwa OSIS bukan hanya wadah pengembangan kepemimpinan, tetapi juga media pembelajaran karakter yang penting bagi siswa.
Peran Kepemimpinan Dalam Menjaga Stabilitas Dinamika Kelompok Di Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) Zalukhu, Ririn Hasrat Kartika; Ramadhani, Nabilla Suci; Harahap, Siti Nurhamidah; Limbong, Susan; Karin, Karin; Sitorus, Mardiah
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 1 (2025): June 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i1.6145

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peran kepemimpinan Organisasi Siswa Intra Sekolah (OSIS) di SMA Negeri 1 Hamparan Perak, serta mengidentifikasi masalah yang dihadapi dalam menjaga kekompakan kelompok dan strategi dalam menjaga komunikasi antaranggota. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan metode pengumpulan data melalui wawancara mendalam dan dokumentasi terhadap 12 informan yang terdiri dari ketua, sekretaris, bendahara, dan anggota OSIS. Hasil penelitian menunjukkan bahwa OSIS memiliki peran strategis dalam membentuk karakter kepemimpinan siswa melalui kegiatan organisasi seperti rapat, diskusi, dan pelaksanaan program kerja. Para pemimpin OSIS memahami peran mereka sebagai fasilitator yang mendorong partisipasi aktif anggota. Namun, dinamika internal seperti perbedaan pendapat dan komunikasi yang kurang efektif menjadi tantangan utama dalam menjaga stabilitas organisasi. Strategi yang digunakan untuk mengatasi hal tersebut meliputi komunikasi terbuka, diskusi bersama, serta pengambilan keputusan yang adil dan partisipatif. Penelitian ini menegaskan bahwa OSIS bukan hanya wadah pengembangan kepemimpinan, tetapi juga media pembelajaran karakter yang penting bagi siswa.
Kajian Literature: Etika Kepimpinan dalam Pengambilan Keputusan di Pelayanan Kesehatan Agustina, Dewi; Annisa, Fitri; Aulia, Janny; Jauhari, Anjani; Fhira, Astrid; Ardhianti, Dwi; Hajar, Siti; Redha, Satia; Sitorus, Mardiah; Alawi, Muhammad
QISTINA: Jurnal Multidisiplin Indonesia Vol 4, No 2 (2025): December 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/qistina.v4i2.7479

Abstract

Pelayanan kesehatan merupakan sektor yang sarat dengan dilema moral karena setiap keputusan yang diambil berpengaruh langsung terhadap keselamatan dan martabat pasien. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan etika kepemimpinan dalam proses pengambilan keputusan pada pelayanan kesehatan. Metode penelitian yang digunakan adalah library research, dengan menelaah jurnal, buku, dan artikel ilmiah lima tahun terakhir yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan etis berperan penting dalam menciptakan budaya organisasi yang transparan, kolaboratif, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Penerapan etika kepemimpinan melalui keterbukaan, komunikasi dua arah, dan pelibatan staf terbukti meningkatkan kualitas keputusan dan mutu pelayanan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa etika kepemimpinan merupakan strategi kunci dalam meningkatkan profesionalisme dan keadilan dalam pelayanan kesehatan. Diperlukan upaya penguatan kompetensi etis dan dukungan manajerial agar implementasi etika dapat berjalan efektif di berbagai fasilitas kesehatan.
Literatur Review : Toksikologi Industri Dan Keselamatan Kesehatan Kerja Dalam Pengendalian Paparan Bahan Kimia Pada Sektor Manufaktur Dan Rumah Sakit: Indonesia Sitorus, Mardiah; Sitorus, Rezki Alya Mawaddah; Tampubolon, Selamat Ariady; Hasibuan, Abdurrozzaq
Jurnal Sains Farmasi Dan Kesehatan Vol. 3 No. 3 (2026): Januari - April
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62379/jfkes.v3i3.4451

Abstract

Industrial toxicology is a branch of science that plays a crucial role in identifying, analyzing, and controlling the impact of chemical exposure on worker health, particularly in the manufacturing and hospital sectors, which have high risk levels. Exposure to chemicals such as organic solvents, heavy metals, disinfectants, and cytotoxic drugs can cause both acute and chronic health problems if not managed properly. This study aims to examine the role of industrial toxicology in controlling chemical exposure and the application of Occupational Safety and Health (OHS) principles to minimize worker health risks. The method used is a literature review by analyzing various national and international journals from the last five years that are relevant to the research topic. The results of the study indicate that effective control of chemical exposure must refer to the hierarchy of control, including elimination, substitution, engineering, administrative control, and the use of personal protective equipment (PPE). In addition, the implementation of a structured OHS management system, continuous worker training, and routine monitoring of the work environment have been proven to reduce exposure levels and the risk of occupational diseases. These findings confirm that the integration of industrial toxicology with a comprehensive OHS system is not merely a formality, but a fundamental necessity for creating a safe, healthy, and productive work environment. Without disciplined controls, long-term risks to workers will continue to be overlooked, leading to a decline in the quality of human resources.