Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PEMBERIAN KOMPENSASI DALAM MENINGKATKAN KINERJA  GURU DI SDN 25 PEMULUTAN DESA MUARA BARU KAB. OI Agustina, Muvtia; Saputra, Ade Akhmad
Edumanajerial : Journal of Educational Management Vol. 2 No. 1 (2024): Mei 2024
Publisher : Universitas Islam Zainul Hasan Genggong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55210/4mzfh963

Abstract

Penelitian ini dilakukan dengan tujuan untuk medeskripsikan pemberian kompensasi dapat meningkatkan kinerja guru. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif. Subjek penelitian adalah guru pada SD Negeri 25 Pemulutan. Pengumpulan data dilakukan dengan menggunakan metode observasi, wawancara, dan studi kasus. Hasil dalam penelitian ini menunjukan terdapat beberapa poin yaitu, kompensasi yang di berikan dalam bentuk langsung ataupun tidak lansung yang bermaksud untuk meningkatkan kinerja guru. Kinerja guru yang mencakup beberapa aspek diantaranya: kemampuan tehnik, konseptual dan hubungan interpersonal. Di SDN 25 Pemulutan, setiap guru yang memiliki status guru tetap atau honorer harus bekerja 36 jam per minggu. Kinerja semua guru tetap dan honorer akan dipantau secara teratur. Jika kinerja guru tetap memenuhi kriteria, kepala sekolah berhak untuk mengusulkan guru tersebut untuk menaikkan statusnya begitupun untuk guru honorer. Dengan adanya kompensasi SDN 25 Pemulutan dapat meningkatkan kinerja guru, setiap guru dapat bertanggung jawab atas posisi mereka dan menerima kompensasi sesuai dengan pekerjaan mereka.  
Perpustakaan Sebagai Pusat Sumber Belajar Usholicchah, Nurnida; Agustina, Muvtia; Utami, Mitra Dwi; Tusaqdia, Anisa; Barokah, Lusi; Febriyanti, Febriyanti
Journal of Law, Administration, and Social Science Vol 4 No 4 (2024)
Publisher : PT WIM Solusi Prima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54957/jolas.v4i4.850

Abstract

Penelitian ini berkaitan dengan perpustakaan sebagai pusat sumber belajar. Jenis penelitian ini adalah studi literatur yang menggunakan buku dan artikel jurnal ilmiah sebagai sumber referensi yang relevan dengan pokok masalah. Berdasarkan hasil dan pembahasan bahwa perpustakaan merupakan bagian dari suatu organisasi yang berfungsi sebagai tempat menyimpan koleksi buku yang digunakan untuk meningkatkan sumber belajar yang disediakan untuk dibaca, dipelajari, dan menjadi referensi. Suatu lembaga pendidikan tidak dapat beroperasi dengan baik tanpa dukungan sumber belajar yang diperlukan oleh guru dan siswa dalam kegiatan belajar mengajar. Peran perpustakaan di sekolah sangat penting sebagai pusat sumber belajar bagi guru dan siswa. Efektivitas dan efisiensi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar tergantung pada manajemen perpustakaan yang baik dan optimal. Penelitian ini bertujuan untuk menggambarkan dan memahami konsep perpustakaan sebagai pusat sumber belajar, tujuan dan fungsi perpustakaan sebagai pusat sumber belajar serta implementasinya. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan studi Pustaka yang mengandalkan sumber referensi berupa buku, dan artikel jurnal ilmiah. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa perpustakaan sebagai pusat sumber belajar sangat penting dimiliki oleh sebuah lembaga pendidikan untuk menunjang keberlangsung proses pembelajaran.
Pengelolaan Meaningful Learning dalam Mengatasi Learning Loss di SMA Muhammadiyah Agustina, Muvtia; Putri, Octa Romadhona; Yuniar, Yuniar
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1807

Abstract

Pengelolaan meaningful learning merupakan pendekatan pembelajaran yang menekankan keterlibatan aktif siswa untuk menciptakan pengalaman belajar yang bermakna, sehingga mampu mengurangi learning loss yang terjadi akibat pandemi COVID-19. Penelitian ini difokuskan pada SMA Muhammadiyah, salah satu sekolah swasta Islam yang menghadapi tantangan serius terkait penurunan kemampuan akademik siswa pasca-pandemi. Latar belakang penelitian ini mencakup kurangnya strategi pembelajaran yang efektif dalam memulihkan kemampuan dasar siswa serta kebutuhan akan metode pembelajaran yang lebih kontekstual dan kolaboratif. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan analisis dokumen sekolah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan meaningful learning, seperti pendekatan berbasis konteks lokal, integrasi nilai-nilai Islam, serta pemanfaatan teknologi pembelajaran digital, dapat meningkatkan motivasi dan partisipasi siswa secara signifikan. Berdasarkan data yang diperoleh, penerapan strategi ini mampu menurunkan tingkat learning loss hingga 30% serta meningkatkan hasil ujian rata-rata sebesar 15 poin. Selain itu, ditemukan bahwa dukungan guru dan kolaborasi dengan orang tua menjadi faktor penting dalam keberhasilan implementasinya. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pengelolaan meaningful learning yang terarah, adaptif, dan relevan dengan kebutuhan siswa dapat menjadi solusi efektif untuk mengatasi learning loss sekaligus memperkuat kualitas pendidikan berkelanjutan di SMA Muhammadiyah.
Evaluasi Program Sekolah: Bagaimana Humas Berperan Aktif di Salah Satu Sekolah Palembang Rahmatullisa, Siti; Nurhalizah, Indah Siti; Putri, Octa Romadhona; Agustina, Muvtia; Afgani, Muhammad Win; Isnaini, Muhammad
EDU SOCIETY: JURNAL PENDIDIKAN, ILMU SOSIAL DAN PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol. 5 No. 3 (2025): Oktober 2025 - Januari 2026
Publisher : Association of Islamic Education Managers (Permapendis) Indonesia, North Sumatra Province

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56832/edu.v5i3.1812

Abstract

Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal memiliki tanggung jawab besar dalam mewujudkan tujuan pendidikan nasional, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa dan mengembangkan manusia Indonesia seutuhnya. Untuk mencapai tujuan tersebut, sekolah perlu melaksanakan berbagai program yang terencana, terukur, dan berkelanjutan. Namun, keberhasilan program tidak hanya ditentukan oleh aspek manajerial internal, melainkan juga oleh efektivitas komunikasi publik melalui peran aktif Hubungan Masyarakat (Humas). Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana peran aktif Humas berpengaruh terhadap efektivitas pelaksanaan program sekolah serta mengidentifikasi kendala yang dihadapi dalam pengelolaannya. Penelitian dilakukan di SMP Negeri 26 Palembang dengan menggunakan pendekatan kuantitatif melalui penyebaran angket kepada 40 responden yang terdiri atas kepala sekolah, petugas Humas, guru, dan siswa. Data dianalisis menggunakan uji validitas, reliabilitas, normalitas, dan linearitas dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran aktif Humas berpengaruh positif dan signifikan terhadap efektivitas program sekolah. Humas terbukti berperan penting dalam memperkuat komunikasi internal dan eksternal, meningkatkan partisipasi masyarakat, serta membangun citra positif lembaga pendidikan. Temuan ini menegaskan bahwa keberhasilan program sekolah sangat dipengaruhi oleh profesionalisme dan keterlibatan aktif Humas dalam setiap tahapan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program.
Konsep dan Problematika Penerapan Pendidikan Karakter di Indonesia Dari, Debi Tiara Wulan; Agustina, Muvtia; Annur, Saipul; Rosad, Ade
HIKMAH: JURNAL PENDIDIKAN AGAMA ISLAM Vol 14, No 1 (2025): HIKMAH
Publisher : STAI Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55403/hikmah.v14i1.1118

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan konsep dan problematika penerapan pendidikan karakter di Indonesia. Topik ini penting diteliti karena pendidikan karakter sebagai upaya membentuk generasi yang cerdas, terampil dan berkepribadian baik. Urgensi penelitian dilakukan sebagai upaya mengatasi masalah degradasi moral peserta didik. Metode penelitian menggunakan kualitatif dengan pendekatan studi literatur. Data dikumpulkan melalui jurnal hasil pemikiran dan hasil penelitian terdahulu, kemudian dianalisis menggunakan teknik analisis kualitatif. Hasil penelitian ini menyimpulkan pendidikan karakter penting diterapkan pada peserta didik untuk membentuk generasi berkualitas yang cerdas secara akademik, terampil dan berakhlak mulia, namun pada pelaksanaannya masih menghadapi berbagai kendala baik dari aspek sekolah, guru, kebijakan pendidikan, masyarakat, maupun individu peserta didik. Kendala ini menyebabkan internalisasi nilai karakter pada peserta didik belum berjalan maksimal. Penelitian ini menekankan pentingnya pendekatan karakter yang melibatkan keluarga, sekolah, masyarakat, dan pemerintah secara sinergis dan berkesimabungan.
STRATEGI PEMBELAJARAN DIAGNOSIS DALAM INTERNALISASI KURIKULUM BERBASIS CINTA DI MADRASAH ALIYAH AL-ITTIFAQI’AH Agustina, Muvtia
Didaktik : Jurnal Ilmiah PGSD STKIP Subang Vol. 12 No. 01 (2026): Volume 12 No. 01, Maret 2026 Published
Publisher : STKIP Subang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36989/didaktik.v12i01.12006

Abstract

This study aims to analyze and describe diagnostic learning strategies in the internalization process of a love-based curriculum at Madrasah Aliyah Al-Ittifaqiah. A love-based curriculum is understood as an educational approach that emphasizes compassion, empathy, responsibility, and spirituality as the foundation for students’ character development. The primary challenge in its implementation lies in ensuring that values are not confined to cognitive understanding but are manifested in students’ attitudes and behaviors.This research employed a qualitative approach with a case study design. Data were collected through participatory observation, in-depth interviews with the principal and teachers, and analysis of instructional documents. Data analysis was conducted through systematic data reduction, display, and conclusion drawing. The findings reveal that diagnostic learning strategies were implemented through initial mapping of students’ characteristics, identification of learning needs and socio-religious backgrounds, and continuous formative assessment. Teachers utilized diagnostic results to design contextual, reflective, and exemplary-based learning processes.The study concludes that diagnostic learning plays a significant role in strengthening the internalization of love-based values through habituation, educational dialogue, and integration of values into classroom activities. It recommends enhancing teachers’ competencies in diagnostic assessment and developing structured character evaluation instruments to support the sustainability of love-based curriculum implementation in madrasah education.
TRANSFORMASI PENGAMBILAN KEPUTUSAN BERBASIS DATA: PERAN STRATEGIS PERANGKAT LUNAK DALAM SISTEM INFORMASI MANAJEMEN PENDIDIKAN ISLAM Agustina, Muvtia; Saipul Annur; Ade Rosad
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 11 No. 01 (2026): Volume 11 No. 01 Maret 2026 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v11i01.43187

Abstract

Software is a core component of Management Information Systems (MIS) that transforms data into accurate, relevant, and timely information to support managerial decision-making. In the context of Islamic education management, software functions not merely as an administrative tool but as a strategic instrument to promote transparent, accountable, and data-driven governance. This paper aims to analyze the role of software in optimizing managerial decision effectiveness, identify technical and non-technical challenges in MIS integration, and examine the impact of adopting emerging technologies such as artificial intelligence (AI), cloud computing, and low-code platforms. The findings indicate that MIS software enhances decision quality through real-time information, analytical features, and cross-unit integration. However, its implementation faces challenges including legacy system compatibility, data security and privacy concerns, infrastructure limitations, user resistance, and human resource readiness. Examples of educational MIS software in Indonesia include Dapodik, EMIS, Siakad, SIMPATIKA, and Moodle, which support data management and quality improvement in education. Properly managed, MIS software becomes a fundamental pillar in the digital transformation of Islamic educational institutions.