Muji Zain Naufal
Unknown Affiliation

Published : 10 Documents Claim Missing Document
Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Analisis Majas Dalam 5 Puisi Pada Antologi  Kiat-Kiat Menyembuhkan Lara Karya Niskala Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra Di SMA Muhammad Arief Rahman. A; Ahmad Maskur Subaweh; Muji Zain Naufal
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 1 No. 2 (2023): Desember 2023
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/kegs7s04

Abstract

Karya sastra puisi ialah suatu karya yang disuguhkan dengan kalimat yang menarik dan tentunya memiliki makna yang padat didalamnya, biasanya puisi dibuat bermula dari latar belakang penulis, pengalaman dan juga dari lingkungan penulis tersebut sehingga menimbulkan puisi yang memiliki ciri tersendiri. Penggunaan gaya bahasa/majas pada puisi sangat perlu digunakan penulis selain untuk mempercantik kalimatnya gaya bahasa juga bisa digunakan sebagai cara khusus sebagai identitas penulis dalam pendirian puisi. Tujuan dari Peneliti ini tentang analisis majas pada 5 puisi dalam Antologi “kiat-kiat Menyembuhkan Lara” karya Niskala yang berjudul “Temu, Bagian yang Menyenangkan dari Jatuh Cinta, Kesaksian Luka, Aku Di Dirimu, Kiat-kiat Menyembuhkan Lara”. Peneliti menggunakan metode kualitatif deskriptif untuk mengetahui kandungan majas didalam puisi tersebut dengan kajian Stilistika dan Pemanfaatnya sebagai buku modul pembelajaran analisis gaya bahasa untuk SMA kelas X. Hasil temuan yang didapatkan pada puisi “Temu” 1 Majas Simile, 3 Hiperbola, 1 Sinedoks, 1 Personifikasi. Puisi “Bagian yang Menyenangkan dari jatuh cinta” memiliki 1 Majas Simile, 3 Majas Alegoria, 1 Majas Paronomasia, 1 Personifikasi. Puisi “kesaksian luka” memiliki 1 majas alegoria dan 4 majas Hiperbola. Puisi “Aku di dirimu” memiliki 5 majas Hiperbola, 1 majas simile, 1 majas Metafora. Puisi “Kiat-kiat Menyembuhkan Lara” memiliki 2 Majas alegoria, 3 Majas Hiperbola, 1 Majas Metafora, 1 Majas Perumpamaan. Bahan ajar tersebut berupa modul pembelajaran gaya bahasa pada puisi untuk siswa kelas X dengan 4 ahli yaitu 2 dosen, 1 guru Bahasa Indonesia di SMA, 1 guru Bahasa Indonesia di SMK.
Analisis Struktur Dan Kebahasaan Pada Surat Kabar Kompas Edisi 29 Juli 2023 Serta Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Teks Berita Kelas VIII SMP Muhammad Agung Imam Santoso; Ahmad Maskur Subaweh; Muji Zain Naufal
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 2 (2024): Februari 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/0xpg6m58

Abstract

Analisis Struktur dan Kebahasaan Teks Berita pada Surat Kabar Kompas (Edisi 29 Juli 2023) sebagai Bahan Ajar Teks Berita Kelas VIII SMP. Teks berita merupakan salah satu teks yang harus dikuasai oleh peserta didik SMP kelas VIII yaitu pada KD 3.2. Melalui wawancara yang dilakukan penulis kepada pendidik salah satu permasalahan yang dihadapi ketika mengajarkan teks berita adalah variatif bahan ajar teks berita yang memotivasi. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui dan mendeskripsikan dapat atau tidaknya teks berita dari Surat Kabar Kompas digunakan sebagai bahan ajar di SMP/MTs kelas VIII. Penulis mengambil sampel sebanyak 10 teks berita dengan menggunakan teknik purposive sampling. Metode penelitian yang penulis gunakan adalah deskriptif kualitatif. Teknik validasi yang penulis gunakan pada penelitian ini yaitu angket. Hasil penelitian menunjukan bahwa, 1) sampel teks berita yang penulis analisis memiliki struktur yang lengkap. Sehingga teks berita tersebut dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi teks berita pada kompetensi dasar 3.2 dalam bentuk bahan ajar, 2) sampel teks berita yang penulis analisis memiliki kebahasaan yang lengkap sesuai dengan kebahasaan teks berita. Sehingga teks berita tersebut dapat digunakan untuk membantu peserta didik memahami materi teks berita pada kompetensi dasar 3.2 dalam bentuk bahan ajar, 3) sampel teks berita yang penulis analisis dari segi kriteria bahan ajar, hasilnya menunjukan teks berita tersebut dapat digunakan oleh peserta didik kelas VIII. Kesimpulan dari hasil penelitian tersebut menunjukan bahwa 10 teks berita dapat dijadikan sebagai bahan ajar buku modul pembelajaran analisis struktur dan kaidah kebahasaan teks berita untuk SMP/MTs kelas VIII.  
Penerapan Model Contextual Teaching And Learning Dalam Pembelajaran Menulis Teks Negosiasi Pada Siswa Kelas X MAN 2 Indramayu Tahun Pelajaran 2023/2024 Muji Zain Naufal; Ade Apriyanto; Malik Faad
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 2 No. 6 (2024): Juni 2024
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr572

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji efektivitas penerapan Model Contextual Teaching and Learning dalam pembelajaran menulis teks negosiasi pada siswa kelas X MAN 2 Indramayu Tahun Pelajaran 2023/2024. Penelitian ini menggunakan desain eksperimen semu dengan pretest-posttest control group design. Sampel penelitian terdiri dari dua kelas, yaitu kelas eksperimen (X MIPA 2) yang menggunakan model Contextual Teaching and Learning dan kelas kontrol (X MIPA 1) yang menggunakan metode ceramah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas X MIPA 2 yang menggunakan Model Contextual Teaching and Learning 75, sementara nilai rata-rata hasil belajar siswa kelas X MIPA 1 yang menggunakan Metode ceramah 74,23. Oleh karena itu, t hitung = 6,202 dan t tabel = 1,668. Ini berarti t hitung > t tabel, yaitu 6,202 > 1,668. Kesimpulannya, penggunaan Model Contextual Teaching and Learning terbukti efektif dalam pembelajaran menulis teks negosiasi pada siswa kelas X MAN 2 Indramayu Tahun Pelajaran 2023/2024.
Analisis Majas Pada Novel Gadis Jatuh Di Dalam Laut Karya Axie Oh Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra Di Sma Kelas XII Mukhammad Ilyas; Muji Zain Naufal; Ade Hasanudin
Journal of International Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 3 (2025): Maret 2025
Publisher : PT. Banjarese Pacific Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62504/jimr1225

Abstract

Masalah yang sering dihadapi guru dalam pembelajaran bahasa dan sastra Indonesia adalah ketidakcocokan bahan ajar, baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Banyak guru cenderung memberikan materi yang terlalu luas atau malah terlalu sedikit, terlalu mendalam atau justru dangkal, serta urutan penyajian yang tidak tepat. Kondisi ini sering kali mengakibatkan materi ajar tidak sejalan dengan kompetensi yang ingin dicapai siswa. Sebagai solusi, peneliti mempersembahkan alternatif bahan ajar yang diharapkan dapat mempermudah siswa dalam memahami materi pembelajaran. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan hasil analisis majas yang terdapat dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut" karya Axie Oh, serta menggambarkan pemanfaatan hasil analisis tersebut dalam pembelajaran sastra di tingkat SMA kelas XII. Metode yang dipilih dalam penelitian ini adalah deskriptif kualitatif. Dalam penelitian ini, peneliti tidak menggunakan statistik, melainkan fokus pada deskripsi kualitatif. Data dikumpulkan dari beragam referensi seperti buku teks, kamus, ensiklopedia, jurnal ilmiah, dan hasil penelitian lainnya. Apabila peneliti tidak memiliki sumber bacaan sendiri, perpustakaan, baik formal maupun pribadi, dapat dimanfaatkan. Dalam penelitian kualitatif, data dikumpulkan melalui berbagai teknik dan sumber yang beragam, dilakukan secara berkelanjutan hingga mencapai titik jenuh. Proses pengamatan ini menghasilkan data yang bervariasi. Umumnya, data yang diperoleh bersifat kualitatif, dan teknik analisis yang digunakan tidak mengikuti pola yang kaku. Berdasarkan pengumpulan data yang telah dilakukan, peneliti menemukan 65 contoh penggunaan majas dalam novel "Gadis Jatuh di Dalam Laut. " Jenis-jenis majas tersebut meliputi 19 contoh majas perbandingan, 17 contoh majas pertentangan, 18 contoh majas penegasan, dan 11 contoh majas sindiran. Selain itu, penelitian ini juga akan mengkaji beberapa aspek bahan ajar, seperti kelayakan isi, penyajian, bahasa, dan kegrafikan.
PENERAPAN MODEL MULTILITERASI BERBASIS MEDIA CANVA DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VII SMPN 1 SLIYEG TAHUN AJARAN 2024/2025 Tri Yanah; Muhammad Sholeh; Muji Zain Naufal
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 9 No. 4 (2024): Volume 09 No. 04 Desember 2024 In Press
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i4.19019

Abstract

This research was motivated by variations in learning that were less interesting so that students experienced difficulty in determining linguistic rules in the form of procedural texts. Thus, the aims of this research are: 1) to find out whether the application of the multiliteracy model based on Canva media in learning to write procedural texts for class VII students at SMPN 1 Sliyeg for the 2024/2025 academic year is effective; 2) to describe how the learning activity is to write procedural texts by applying the multiliteracy model based on Canva media for class VII students at SMPN 1 Sliyeg for the 2024/2025 academic year. The research method used in this research is an experimental study. The method for collecting data in this research is by collecting data from observations and tests (pretest and posttest). Based on the results of statistical calculations using the independent samples t-test, it was obtained that tcount was 3.919 and ttable was 1.672, which shows that H0 was rejected and H1 was accepted. This explains that the influence of using the Canva media-based multiliteracy model in the experimental class can produce a more effective impact compared to the PowerPoint-based cooperative learning model applied in the control class. Based on the results of observations made, it is proven that the application of the multiliteracy model based on Canva media can increase student activity in learning to write procedural texts in class VII SMPN 1 Sliyeg.
PENERAPAN MODEL THINK, PAIR AND SHARE DALAM PEMBELAJARAN MENULIS TEKS PROSEDUR PADA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 KARANGAMPEL TAHUN AJARAN 2024/2025 Dino Apriana; Muji Zain Naufal; Fithry Muthmainnah
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 3 (2025): Volume 10 No3 September, 2025
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v9i04.32132

Abstract

Language in general is a tool for communication owned by humans which comes from a system of sound symbols from the human mouth. Basic competencies are developed based on three things that are interrelated and mutually supportive in developing students' knowledge, understanding, and having the competence of listening, reading, speaking, and writing. The purpose of this study is to determine the application of the think, pair and share model in learning to write procedural texts for grade VII students of SMP Negeri 1 Karangampel in the 2024/2025 academic year. The methods used in this study are interviews and observations using a quantitative approach. The instruments used are observation sheets conducted by teachers on students, and interviews conducted by researchers with Indonesian Language Teachers at SMPN 1 Karangampel. The results of statistical calculations using the independent samples t-test, obtained t count of 3.874 and t table of 1.729. Statistical calculations using the independent samples t-test, obtained an average value in the experimental class of 72.75 which is greater than the average value in the control class of 66, indicating that H0 is rejected and H1 is accepted.  
Analisis Majas dalam 5 Puisi pada Antologi Perjamuan Khong Guan Karya Joko Pinurbo sebagai Bahan Ajar Puisi di SMA Akhmad Yani; Masrurih, Masrurih; Muji Zain Naufal
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 1: Desember 2025
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i1.11510

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh lemahnya pengajaran puisi terkait dengan majas dan kurangnya pemahaman peserta didik tentang majas, sehingga peserta didik kesulitan membedakan jenis-jenis majas. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil analisis majas dalam 5 puisi pada antologi Perjamuan Khong Guan karya Joko Pinurbo dan pemanfaatannya sebagai bahan ajar pembelajaran puisi di SMA. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu dokumen berupa antologi puisi “Perjamuan Khong Guan” karya Joko Pinurbo dengan teknik baca dan teknik catat. Teknik analisis data dalam penelitian ini dengan cara mengelompokan data, menyajikan data, dan menyimpulkan data. Berdasarkan hasil penelitian bahwa pada puisi “Pesta” memiliki 1 majas personifikasi, 1 majas ironi, 1 majas sinisme. Pada puisi “Demokrasi” memiliki 1 majas metafora, 2 majas personifikasi. Pada puisi “Kabar Burung” memiliki 1 majas personifikasi, 1 majas alegori, 1 majas metafora, 1 majas ironi. Pada puisi dengan judul “Wawancara Kerja” memiliki 4 majas depersonifikasi, 1 majas alegori, 1 majas metafora, 1 majas sinisme. Pada puisi “Keluarga Khong Guan” memiliki 1 majas ironi, 2 majas depersonifikasi, 3 majas personifikasi, 1 majas metafora. Hasil penelitian tersebut dimanfaatkan untuk dijadikan bahan ajar berupa modul pembelajaran analisis majas di SMA.
Analisis Stilistika pada Naskah Drama Agoraphobia Karya Zoex Zabidi Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra pada Sekolah Menengah Atas Linda Nurhanisa; Muji Zain Naufal; Ade Apriyanto
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14868

Abstract

Stilistika adalah kajian mengenai bagaimana sastrawan menggunakan dan memodifikasi elemen serta aturan dalam bahasa, serta dampak yang dihasilkan dari penggunaannya. Secara umum, lingkup analisis stilistika mencakup Diksi, struktur kalimat, majas, citraan, pola rima, dan matra yang digunakan oleh sastrawan atau yang terdapat dalam karya sastra. Tujuan dari penelitian ini ialah untuk mengetahui analisis Stilistika pada naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi dan untuk mengetahui relevansinya terhadap pembelajaran di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dan data pada penelitian ini adalah naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah menggunakan Teknik dokumentasi. Teknik analisis data menurut patton ialah proses mengatur dan mengelompokan data ke dalam pola dan kategori untuk membentuk penjelaan yang mendasar, teknik analisis data pada penelitian ini adalah menganalisis naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi menggunakan stilistika. Objek yang diteliti adalah kajian stilistika yaiui Diksi, majas, dan citraan dalam naskah drama Agoraphobia karya Zoex Zabidi. Teknik pengumpulan data menggunakan metode baca catat. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat 10 majas dalam kalimat yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Majas personifikasi, hiperbola, metafora, simile, repetisi, ironi antitesis, metonomia, antitesis, dan eufimisme. Selainitu ada 6 diksi yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Denotasi, konotasi, kata konkret, kata abstrak, kata serapan, kata khusu, dan kata spesifik. Kemudian ada 4 citraan yang terdapat dalam naskah drama tersebut yaitu: Citraan penglihatan, pendengaran, gerak, dan perabaan. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai media pembelajaran Bahasa Indonesia kelas XI SMA.
Analisis Semiotika dalam Novel Kereta Semar Lembu Karya Zaky Yamani dan Pemanfaatannya Sebagai Bahan Ajar Pembelajaran Sastra di SMA Izni Izzatussafiroh; Muji Zain Naufal; Fithry Muthmainnah
J-CEKI : Jurnal Cendekia Ilmiah Vol. 5 No. 2: Februari 2026
Publisher : CV. ULIL ALBAB CORP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56799/jceki.v5i2.14909

Abstract

Semiotika adalah ilmu yang mempelajari tanda-tanda, baik dalam bentuk bahasa, gambar, simbol dan lain-lain serta bagaimana tanda itu berfungsi dalam komunikasi dan interaksi sosial. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari makna ikon, indeks, dan simbol berdasarkan semiotika Charles Sanders Peirce dan untuk mengetahui relevansinya terhadap pembelajaran di Sekolah Menengah Atas. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif. Sumber data dan data pada penelitian ini adalah novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani. Teknik pengumpulan data pada penelitian ini adalah baca catat. Teknik analisis data pada penelitian ini adalah menganalisis novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani menggunakan semiotika.objek yang diteliti adalah kajian semiotika Charles Sanders Peirce yaitu ikon, indeks, dan simbol dalam novel Kereta Semar Lembu karya Zaky Yamani. Hasil dari penelitian ini ialah terdapat 6 ikon dalam kalimat yang terdapat dalam novel tersebut yaitu; Ikon menunjukkan waktu, tempat, sosial, representasi fisik tokoh, budaya dan latar tempat. Selain itu, ada 8 indeks yang terdapat dalam novel tersebut yaitu; Indeks perilaku kesal, kasih sayang, perubahan wajah kedungjati, gunung Meletus, dampak kebijakan tanam paksa, kerinduan, hukuman, dan turunnya hujan. Kemudian ada 10 simbol yang terdapat dalam novel tersebut yaitu; Simbol hari ke-40, pembakaran kemenyan, sapaan, gerbong, menggeleng, nama Lembu, telat datang bulan, lampu minyak, ketukan dan perlawanan buruh kereta api. Hasil penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan ajar Bahasa Indonesia kelas XII SMA.
KAJIAN PSIKOLOGI HUMANISTIK NOVEL PUKUL SETENGAH LIMA KARYA RINTIK SEDU DAN PEMANFAATANNYA SEBAGAI BAHAN AJAR PEMBELAJARAN SASTRA DI SMA Aeni, Khurotul; Muji Zain Naufal; Rusli
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 In Order
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.35563

Abstract

This study examines the mental health of the main character, Alina, in the novel Pukul Setengah Lima by Rintik Sedu through the humanistic psychology approach of Abraham Maslow, and examines its relevance as a literature teaching material in high school. This study is motivated by the importance of literature as a learning medium that not only has an aesthetic function, but also conveys psychological understanding and human values for students. This study uses a descriptive qualitative method, with Miles and Huberman analysis techniques to examine the fulfillment of five levels of Maslow's needs, namely physiological, security, affection, appreciation, and self-actualization. The results of the analysis showed that Alina was only able to meet two levels of needs, namely physiological needs and some reward needs. His physiological needs can be seen from his ability to work to meet basic daily needs, such as eating, drinking, clothing, and board. Success in meeting these most basic needs provides an important foundation for his survival and proves that despite being surrounded by various emotional problems, he is still able to survive physically. Meanwhile, the need for appreciation is also met through Alina's firm attitude in maintaining her dignity and self-esteem. He rejects the transactional view of relationships, asserts that he is not a medium of exchange or merely an object whose value is determined by matter, and demands recognition of his intrinsic value as a whole human being. The results of the first validation by linguists and literature experts obtained an average score of 4.0 in the category of excellent and declared suitable for use. The second validation by media experts obtained an average score of 3.0 in the good category and was also declared suitable for use, although there were some inputs for improving the appearance and presentation. Meanwhile, the third validation by practitioners/teachers obtained an average score of 4.0 with the category of very good and declared suitable for use. The validation results show that the teaching materials for the novel At Half Five based on Maslow's theory are included in the good to very good categories, so it can be concluded that the teaching materials are suitable for use in literary learning in high school.