Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Gunung Djati Conference Series

STRATEGI KEBIASAAN BUDGETING MAHASISWA DI ERA DIGITAL MELALUI PENGALAMAN PENGGUNAAN E-WALLET DAN DIGITAL BANKING Ade Fadiyah; Najwa
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesatnya perkembangan teknologi telah mendorong perubahan signifikan dalam sistem keuangan, termasuk meningkatnya penggunaan digital banking dan e-wallet sebagai alat transaksi utama. Mahasiswa, khususnya dari generasi Z, menjadi salah satu kelompok pengguna terbesar layanan keuangan digital karena kemudahan akses, fitur menarik, serta efisiensi yang ditawarkan. Namun, kemudahan ini juga memunculkan berbagai tantangan, seperti meningkatnya perilaku konsumtif, potensi belanja impulsif, dan risiko keamanan data. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji peluang dan tantangan penggunaan e-wallet dan digital banking di kalangan mahasiswa serta dampaknya terhadap kebiasaan pengelolaan keuangan pribadi (budgeting). Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif melalui studi literatur dari berbagai sumber relevan. Hasil analisis menunjukkan bahwa meskipun layanan keuangan digital memberikan kemudahan dan efisiensi dalam transaksi, penggunaannya yang tidak disertai dengan pemahaman literasi keuangan yang memadai dapat berdampak negatif terhadap kestabilan finansial mahasiswa. Di sisi lain, teknologi ini juga membuka peluang untuk membentuk kebiasaan budgeting yang lebih terstruktur, terutama melalui fitur pencatatan transaksi dan perencanaan keuangan dalam aplikasi digital. Strategi yang direkomendasikan dalam pengelolaan keuangan mahasiswa meliputi pemisahan rekening operasional dan rekening tabungan, penerapan metode anggaran seperti 50/30/20, serta pemanfaatan aplikasi budgeting digital. Dengan strategi yang tepat, mahasiswa dapat memanfaatkan teknologi keuangan digital secara bijak untuk mendukung kestabilan dan kedisiplinan finansial mereka.
FIQIH LEMBAGA KEUANGAN SOSIAL SYARIAH Dini Hanifah; Mamluatul Hikmah Tusabih; Najwa; Iwan Setiawan; Nema Widiantini
Gunung Djati Conference Series Vol. 56 (2025): Seminar Nasional Ekonomi dan Bisnis Islam
Publisher : UIN Sunan Gunung Djati Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Lembaga Keuangan Sosial Syariah (LKSS) merupakan institusi yang berperan dalam pengelolaan dana sosial keagamaan seperti zakat, infak, sedekah, dan wakaf dengan tujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. LKSS tidak berorientasi pada profit, melainkan menekankan keadilan sosial dan pemberdayaan ekonomi umat melalui distribusi kekayaan yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Landasan hukum operasional LKSS di Indonesia diperkuat oleh berbagai peraturan perundang-undangan dan fatwa syariah, seperti UU Zakat, UU Wakaf, serta fatwa DSN-MUI. Dalam praktiknya, LKSS mengedepankan prinsip amanah, transparansi, profesionalitas, dan akuntabilitas dalam menghimpun serta menyalurkan dana kepada mustahik. Melalui pendekatan spiritual dan sosial. LKSS hadir sebagai solusi nyata dalam mengurangi kesenjangan ekonomi dan mengentaskan kemiskinan secara berkelanjutan di masyarakat. Peran strategis LKSS tidak hanya terbatas pada fungsi distribusi dana, tetapi juga mencakup pengembangan program-program pemberdayaan ekonomi yang berdampak luas bagi peningkatan kapasitas dan kemandirian mustahik. Selain itu, LKSS turut berperan dalam menciptakan sistem ekonomi yang berkeadilan melalui penguatan basis ekonomi umat, kolaborasi dengan sektor publik dan swasta, serta inovasi dalam pengelolaan dana sosial syariah. Dengan demikian, LKSS menjadi pilar penting dalam mendukung keadilan sosial dan pertumbuhan ekonomi yang lebih inklusif.