Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search
Journal : Jurnal ABDIMAS MUTIARA

Implementasi Pengenalan Produk Bit Merah sebagai pewarna alami di Desa Tanjung Selamat Deli Serdang Surbakti, Christica Ilsanna; Monica Suryani; Artha Yuliana Sianipar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Umbi bit (Beta vulgaris L.) memiliki pigmen betasianin yang menghasilkan warna merah dan sering digunakan sebagai pewarna alami makanan. Beberapa bahan pewarna makanan alami dapat digunakan sebagai bahan pewarna plakKegiatan pengabdian masyarakat dibagi dua tahap . tahap 1 : melakukan edukasi kepada masyarakat tentang sari umbi bit sebagai pewarna alami palada plak. Tahap 2 : melakuan evaluasi kepada masyarakat tentang pengetahuan berupa post test. Hasil kegiatan ini yaitu :melakukan proses pembuatan formulasi pewarna alami pada plak dari Sari Umbi Bit, dilanjutkan dengan evaluasi pengetahuan dengan post test kemudian dilanjutkan melakukan penyuluhan dengan video. Hasil kegiatan ini : pengetahuan edukasi kepada masyarakat tentang formulasi sari Umbi bit sebagai pewarna alai pada plak kurang lebih terdapat peningkatan 93,93 % pengetahuan menjadi lebih baik
Penyuluhan Pemberian Vitamin A Pada Anak Balita Di Puskesmas Wilayah Kota Medan Syukur Berkat Waruwu; Surbakti, Christica Ilsanna; Artha Yuliana Sianipar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 1 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (IN PRESS)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Salah satu permasalahan kesehatan terutama di negara  berkembang  yaitu  adanya  gangguan pertumbuhan  yang  terjadi  pada  semua  usia karena adanya kekurangan vitamin A. Hal ini mengakibatkan  penurunan  daya  tahan  tubuh terhadap   penyakit   yang   berpengaruh   pada kelangsungan  hidup  anak.  Tujuan  penelitian untuk   mengetahui   gambaran   pemanfaatan program  pemberian  kapsul  vitamin  A  pada balita.  Penelitian ini merupakan   penelitian   kuantitatif   deskriptif. Pengumpulan data dilakukan dengan observasi menggunakan  data  sekunder  yang  bersumber  dari aplikasi  e-PPGBM.   Analisis data dilakukan  secara  univariat. Hasil  penelitian  menunjukkan   jumlah   anak   terbanyak  yang menerima  kapsul  vitamin  A  adalah  815  anak  (62%)  yaitu  dari  Kelurahan  Bandar  Selamat  dan   pada   awal   tahun  2021  Februari   yang  menerima  kapsul  vitamin  A  terbanyak  adalah  sebanyak 580 anak (65%) yaitu dari Kelurahan  Bandar Selamat .Disarankan kepada puskesmas  untuk  meningkatkan  pengetahuan  dan  keterampilan  petugas  tentang kompetensi  dan  peran  masing -masing  khususnya  pada bidang gizi melalui sebuah pelatihan, seminar  atau workshop yang berkaitan dengan gizi dan gangguan gizi.
Sosialisasi Pemeriksaan Kadar Gula Darah Di Puskesmas Wilayah Kota Medan Modesta Tarigan; Surbakti, Christica Ilsanna; Artha Yuliana Sianipar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 4 No. 2 (2023): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diabetes melitus (DM) merupakan sebuah penyakit, di mana kondisi kadar glukosa di dalam darah melebihi batas normal. Hal ini disebabkan karena tubuh tidak dapat melepaskan atau menggunakan insulin secara adekuat. Insulin adalah hormon yang dilepaskan oleh pankreas dan merupakan zat utama yang bertanggung jawab untuk mempertahankan kadar gula darah dalam tubuh agar tetap dalam kondisi seimbang. Adanya peningkatan kadar glukosa dalam darah merupakan gejala umum yang terjadi pada penderita diabetes mellitus. Jika dibiarkan dapat menyebabkan berbagai komplikasi baik akut maupun kronis. Tujuan dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah untuk mengetahui kadar gula penderita Diabetes Mellitus. Metode yang diterapkan dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat adalah Pemeriksaan kadar gula dalam darah masyarakat dengan mengambil spesimen darah. Hasil yang didapatkan dari 30 penderita Diabetes mellitus bahwa sebagian besar responden memiliki Kadar Gula Darah Sewaktu < 200 mg/dL sebanyak 3 orang (10%) dan ≥ 200 mg/dL 27 orang (90%). Penderita Diabetes Mellitus sangat antusias ikut kegiatan melakukan pemeriksaan kadar darah sewaktu yang gratis, dan kader posyandu sangat aktif selama kegiatan berlangsung terutama saat melakukan persiapan pelaksanaan sehingga kegiatan pengukuran berjalan lancar. Sebaiknya pemeriksaan kadar gula darah sewaktu dilakukan secara berkesinambungan untuk mencegah sedini mungkin penyakit tidak menular terutama bagi masyarakat yang berpotensi mengalami penyakit tersebut dan pada masyarakat yang telah menyandang Diabetes Mellitus dapat mengontrol kadar gulah darahnya agar tetap dalam batas yang wajar agar tidak terjadi keluhan tanda dan gejala yang tidak diinginkan.
PENYULUHAN KESEHATAN TENTANG MANAJEMEN PEMBUANGAN SAMPAH YANG BAIK DI DESA PERKEBUNAN MARPINGGAN KECAMATAN ANGKOLA SELATAN KABUPATEN TAPANULI SELATAN Artha Yuliana Sianipar; Supartiningsih; Raissa Fitri
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 3 No. 1 (2022): JURNAL ABDIMAS MUTIARA (In Press)
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Sampah merupakan permasalahan kompleks yang dihadapi oleh negara-negara maju di dunia, termasuk Indonesia. Sampah bukan lagi sekedar masalah kebersihan dan lingkungan saja. Sampah yang melonggok pada tempat penampungan atau pembuangan sampah secara sembarangan tanpa mengikuti ketentuan teknis di lokasi yang sudah ditentukan. Sampah adalah sisa suatu usaha atau kegiatan manusia yang berwujud padat, baik berupa zat organik maupun anorganik yang bersifat dapat terurai maupun tidak terurai, dan dianggap sudah tidak berguna lagi, sehingga dibuang ke lingkungan.
Sosialisasi Suplemen Makanan Kepada Lansia Di Klinik Pratama Rawat Jalan Medan Artha Yuliana Sianipar; Marbun, Eva Diansari; Syukur Berkat Waruwu; Alfi Sapitri; Realita Lifiani
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 5 No. 2 (2024): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Manusia pasti akan mengalami proses penuaan seiring berjalannya waktu. Menurunnya fungsi organ-organ tubuh pada masa tua pasti akan dialami oleh setiap orang yang sudah berumur lebih dari 45 tahun. Oleh karena itu, selain asupan makanan dan gizi yang cukup, para lansia diharapkan juga untuk menkonsumsi suplemen makanan yang akan mendukung kesehatannya. Program Studi Pendidikan Profesi Apoteker melakukan kegiatan pengabdian masyarakat khususnya kepada para lansia di Klinik Pratama Rawat Jalan yang berada di Jalan Bakti Luhur, Kelurahan Dwikora Kecamatan Medan Helvetia, Kota Medan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan ataupun sosialisasi terhadap para lansia terhadap pentingnya asupan suplemen makanan yang mengandung vitamin dan mineral serta melibatkan mahasiswa dan dosen Program Studi Pendidikan Apoteker. Metode sosialisasi yang digunakan adalah ceramah, diskusi dan pemberian suplemen makanan kepada para lansia. Materi disampaikan melalui presentasi power point, kemudian dilanjutkan dengan sesi diskusi atau tanya jawab. Setelah itu, dilakukan pemberian suplemen makanan. Hasil dari kegiatan ini adalah para lansia yang berada di sekitar jalan Bakti luhur Medan Helvetia dapat menerima pengetahuan tentang manfaat suplemen bagi para lansia.
Penyuluhan dan Pemeriksaan Beberapa Saus Tomat Yang Beredar Di Pasar Pada Kelompok Wirausaha Sapitri, Alfi; Eva Diansari Marbun; Dian Arisetya; Artha Yuliana Sianipar
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 6 No. 1 (2025): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Saus tomat adalah makanan olahan yang disajikan sebagai pelengkap makanan terbuat dari buah tomat, cabai dan bumbu-bumbu serta rempah-rempah. Pada produksi saus tomat ada yang menambahkan zat-zat berbahaya serta kebersihan saus tomat sering terabaikan. Tujuan dari pelaksaan pengabdian ini mengedukasi masyarakat mengenai saus tomat yang baik dikonsumsi dan pemeriksaan yang tepat dari bahaya pencemaran mikroorganisme. Metode PKM adalah edukasi langsung kepada peserta dalam bentuk ceramah dan tanya jawab. Hasil PKM yaitu dari hasil evaluasi Kegiatan PKM tingkat pengetahuan 25 dengan kategori baik sekitar 83.33 %, kategori cukup ada 5 peserta dengan persentasi 16.67%. Pada tingkat kegunaan materi kategori baik berjumlah 26 peserta dengan persentasi 86.67%, kategori cukup 4 peserta dengan persentasi 13.33% disimpulkan rata-rata peserta sangat antusias mengikuti kegiatan penyuluhan kesehatan dan pemeriksaan saus tomat. hasil pemeriksaan kapang kamir dari 4 sampel saus tomat di dapat Sampel A yaitu 11 x 106 koloni/g, Sampel B yaitu 10 x 106 koloni/g, Sampel C yaitu 9 x 106 koloni/g, dan Sampel D yaitu 2 x 106 koloni/g. Dari hasil perhitungan tersebut disimpulkan bahwa sampel A, B, C dan D melebihi batas persyaratan mikroba dan tidak memenuhi batas persyaratan mikroba dengan jumlah yang tertera pada standarisasi nasional indonesia (SNI) yaitu 5 x 101 koloni/g.
PENCEGAHAN PENULARAN PENYAKIT AKIBAT VIRUS BAGI SISWA/I DI SMP SWASTA AMAL LUHUR MEDAN Andre Prayoga; Artha Yuliana Sianipar; Cut Masyithah Thaib; Adinda Nurul Amalia; Ester Nofiari Bawamenewi; Febri Mael Munte; Putri Agustina Sipayung; Meriani, Putri; Rachel Dwi Lestari Larosa
Jurnal Abdimas Mutiara Vol. 7 No. 1 (2026): JURNAL ABDIMAS MUTIARA
Publisher : Universitas Sari Mutiara Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51544/jam.v7i1.6831

Abstract

Latar belakang: Lingkungan sekolah menengah pertama memiliki tingkat interaksi sosial yang tinggi sehingga rentan terhadap penularan penyakit akibat virus, seperti influenza, cacar air, demam berdarah dengue, hepatitis, dan COVID-19. Rendahnya pengetahuan dan kesadaran siswa mengenai perilaku hidup bersih dan sehat dapat meningkatkan risiko penularan penyakit tersebut. Kondisi ini berdampak pada kesehatan siswa serta mengganggu proses belajar mengajar di sekolah. Oleh karena itu, diperlukan upaya edukasi kesehatan yang sistematis dan berkelanjutan sebagai langkah preventif untuk menekan penyebaran penyakit akibat virus di lingkungan sekolah. Tujuan: Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat ini adalah meningkatkan pengetahuan dan pemahaman siswa SMP mengenai penyakit akibat virus, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan melalui penerapan perilaku hidup bersih dan sehat. Metode: Desain kegiatan menggunakan metode edukasi kesehatan interaktif. Metode yang diterapkan meliputi pemaparan materi tentang virus dan penyakit akibat virus, penayangan video edukatif mengenai etika batuk dan bersin serta cara mencuci tangan yang benar, demonstrasi praktik, sesi tanya jawab, dan ice breaking untuk meningkatkan partisipasi siswa. Media yang digunakan berupa presentasi materi dan video edukasi kesehatan. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan siswa/i mengikuti kegiatan dengan antusias dan berpartisipasi aktif selama sesi edukasi. Siswa mampu memahami jenis-jenis penyakit akibat virus, cara penularan, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat dilakukan, seperti mencuci tangan dengan benar, menjaga kebersihan diri dan lingkungan, serta menerapkan etika batuk dan bersin. Interaksi selama tanya jawab menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap materi yang disampaikan. Kesimpulan: Edukasi kesehatan mengenai pencegahan penularan penyakit akibat virus efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan kesadaran siswa di SMP Swasta Amal Luhur. Kegiatan ini berpotensi membentuk perilaku hidup bersih dan sehat serta mendorong siswa menjadi agen perubahan dalam upaya pencegahan penyakit, baik di sekolah maupun di lingkungan keluarga dan masyarakat.