Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Perancangan Buku Ilustrasi Sejarah Jalur Rempah Banten Sebagai Salah Satu Warisan Dunia Tak Benda Firmansyah, Falah; Andrijanto, Mohamad Sjafei; Pramudita, Pandu
Cipta Vol 3, No 1 (2024): Cipta
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/cipta.v3i1.3131

Abstract

Tujuan penelitian untuk merancang buku ilustrasi yang berjudul “Sejarah Jalur Rempah Banten” bahwa pemerintah merasakan kecemasan terhadap hasil rempah dan kepemilikan nilai-nilai sejarah yang dimilikinya. Kecemasan terhadap generasi muda karena minimnya keterlibatan untuk membangkitkan kembali pengetahuan-pengetahuan dan pemahaman terhadap rempah dan sejarah yang dikandungnya. Jalur Rempah memiliki peran krusial dalam terbentuknya globalisasi. Jalur Rempah menjadi pusat interaksi budaya, ekonomi, politik hingga agama. Adanya jejak bangsa-bangsa asing di pulau penghasil rempah menjadi bukti nyata bahwa rempah memang tidak hanya berperan sebagai komoditas, namun juga memiliki andil dalam terciptanya Indonesia hari ini yang multi-etnis. Metode Penelitian yang digunakan merupakan metode kualitatif, bertujuan untuk memahami subjek penelitian, secara deskriptif dalam konteks khusus yang alami, serta observasi dan wawancara dalam mengumpulkan data. Hasil yang dicapai yaitu, peneliti mengumpulkan berbagai informasi dari sumber yang kemudian dikumpulkan menjadi satu kesatuan dalam penulisan yang selanjutnya akan divisualisasikan dalam bentuk media buku ilustrasi dengan ukuran frame portrait berukuran 23 cm x 18 cm dengan karya ilustrasi digital (digital painting) dan total 30 halaman keseluruhan buku ilustrasi yang didukung oleh  gambar dan teks sebagai pendukung.
Hikayat Purasara: Komunikasi Visual Ilustrasi Wayang pada Naskah Sastra Betawi Abad ke-19 Raden, Agung Zainal Muttakin; Andrijanto, Mohamad Sjafei
Manuskripta Vol 7 No 1 (2017): Manuskripta
Publisher : Masyarakat Pernaskahan Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33656/manuskripta.v7i1.81

Abstract

This paper discusses about one of collection National Library of Republic Indonesia, Hikayat Purasara. Its a part of Betawi literature in the end 19th century which contains wayang story in prose form and this manuscript is codex unicus. It has a code with number ML178 in a microfilm roll 660.04. The illustration is very unique because it aims to construct an communication with the plot. In another side, this manuscript indicates culture combinations which bind up in one opus. It uses Jawi script with narrative form and Malay language. But also found Javanese-Sundanese languages with Malay-Betawi dialect. Wayang illustrations in this manuscript is an communication concept which describes social and moral messages. Further more, it has to get more attention like make comics, animations, or films which makes it more attractive and compatible with young generation. It aims to make the opus understood easily and learned the contents by today and future generations. === Penelitian ini membahas salah satu naskah koleksi Perpustakaan Nasional, yaitu Hikayat Purasara. Naskah ini termasuk dalam sastra Betawi akhir abad 19. Naskah ini memuat kisah wayang yang berbentuk prosa, dan merupakan naskah tunggal. Kode naskah adalah ML178 dan dialihmediakan dalam bentuk mikrofilm dengan nomor rol 660.04. Penyajian ilustrasi wayang yang terdapat dalam naskah ini memiliki keunikan tersendiri, yakni sebuah bentuk komunikasi yang dibangun untuk memperkuat isi cerita. Selain itu, naskah ini menunjukkan adanya akulturasi kebudayaan yang terjalin sehingga menghasilkan sebuah karya yang harmonis. Aksara yang digunakan adalah aksara Jawi dengan penyampaian cerita bersifat naratif menggunakan bahasa Melayu namun ada pula bahasa Jawa-Sunda yang menggunakan dialek Melayu Betawi. Ilustrasi wayang yang terdapat dalam naskah ini merupakan sebuah bentuk konsep komunikasi yang dituangkan melalui gambar yang mengandung pesan sosial. Karya sastra ini perlu mendapat perhatianantara lain mengubahnya ke dalam bentuk media lain seperti komik atau film animasi, yang menarik bagi generasi muda dan disesuaikan dengan perkembangan zaman. Hal ini perlu dilakukan agar karya tersebut lebih mudah dipahami dan dipelajari isi dan pesannya oleh generasi saat ini maupun yang akan datang.
Perancangan Buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia sebagai Media Pembelajaran di Sekolah Puji Anto; M. Sjafei Andrijanto; Taufiq Akbar
Jurnal Desain Vol 4, No 02 (2017): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (562.107 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v4i02.1131

Abstract

Tujuan perancangan buku Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI) adalah sebagai media pembelajaran ejaan sehingga siswa mampu menguasai penggunaannya sejak dini dengan benar. Tingkat penguasaan ejaan yang benar, siswa akan mampu membuat karya tulis yang berkualitas. Pada tingkat pendidikan selanjutnya yaitu perguruan tinggi, peserta didik sudah terbiasa dengan penggunaan tata bahasa yang baik. Oleh sebab itu, peserta didik akan mudah menyelesaikan pendidikan tinggi yang pada akhir perkuliahannya dituntut untuk membuat karya tulis, yaitu berupa tugas akhir maupun skripsi. Perancangan ini mencakup materi tentang pengenalan ejaan yang terbaru, pemakaian huruf, penulisan kata, pemakaian tanda baca, penulisan unsur serapan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah metode kualitatif. Pengumpulan data melalui studi literatur, observasi, dan wawancara yang berhubungan dengan ejaan bahasa Indonesia.untuk melakukan analisa data pustaka dan data lapangan. Hasil yang dicapai dalam perancangan buku PUEBI, yaitu menggunkan Layout antara lain adalah Copy Heavy Layout, Type Specimen Layout, Jumble Layout, dan Rebus Layout.Bagian isi menggunakan font Calibri Light yang masuk dalam kategori Sans Serif yang dikatakan sebagai huruf yang tidak memiliki kait. Ilustrasi gambar digantikan dengan pengolahan huruf, sedangkan gambar ilustrasi hanya digunakan sebagai penunjang visual saja.Penggunaan warna menggunakan warna-warna pastel untuk memberikan kesan nyaman ketika dipandang mata.
Analisis Kampanye Hari Disabilitas Internasional (HDI) Tahun 2017 Kabupaten Klaten Angga Kusuma Dawami; Yayah Rukiah; M. S. Andrijanto
Jurnal Desain Vol 6, No 01 (2018): Jurnal Desain
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1145.531 KB) | DOI: 10.30998/jurnaldesain.v6i01.2620

Abstract

Ajang peringatan Hari Disabilitas Internasional (HDI) adalah ajang untuk organisasi difabel menunjukkan dirinya merupakan bagian dari masyarakat yang utuh. Semangat untuk menjadi setara merupakan semangat yang terus digaungkan dimanapun HDI dilakukan. Difabel Klaten merupakan salah satu merek persatuan difabel, yang berbentuk organisasi, namun menjadi merek perjuangan untuk organisasi-organisasi disabilitas di Kabupaten Klaten pada HDI Klaten 2017. Materi-materi kampanye yang diproduksi oleh Difabel Klaten menjadi corak tersendiri yang mewarnai HDI tahun 2017. Produksi visual pada Kampanye Sosial oleh Difabel Klaten memberikan gambaran yang menarik dalam mencerminkan dirinya sebagai salah satu merek dalam perjuangan advokasi dari yang pernah ada. Difabel Klaten memproduksi kampanye secara visual secara terstruktur, dari Logo, Maskot, E-Banner, dll. Tulisan ini membahas tentang analisis kampanye yang dilakukan oleh Difabel Klaten pada Hari Disabilitas Internasional (HDI) tahun 2017 di Kabupaten Klaten. Dengan menggunakan deskriptif analitik, materi-materi kampanye Difabel Klaten dibahas secara komprehensif. Hasil penelitian ini adalah (1) terdapat konsistensi atas ide-ide komunikasi visual yang diproduksi oleh Difabel Klaten; (2) adanya kesinambungan antar ide kreatif dengan semangat perjuangan Difabel yang dilihat dari logo, maskot, dan produksi visual lainnya.