Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Desain Strategi Pembelajaran Nabilla; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.825

Abstract

Proses pembelajaran di sekolah merupakan inti dari kegiatan disekolah. Pembelajaran harus terencana, tertata agar berjalan secara efektif dan efisien. Peserta didik  tidak dengan mudah menerima materi pelajaran secara keseluruhan. Oleh dari itu, guru harus mempunyai strategi untuk mengatasi dan menyalurkan materi pada suatu kelas. Strategi pembelajaran yang digunakan oleh guru sedikit banyak memberikan dampak pada proses pembelajaran. Dampak ini diharapkan dapat memberi hasil yang lebih baik dalam proses pembelajaran. Strategi pembelajaran yang terpilih hendaknya dipertimbangkan dengan baik.Karena strategi pembelajaran harus lentur sesuai dengan kebutuhan kelas dan materi yang sedang disampaikan oleh guru. Menguasai berbagai strategi pembelajaran merupakan salah satu upaya guru untuk mengatasi masalah selama proses pembelajaran berlangsung.
Desain Pembelajaran Bagi Guru Husnaeni , Husnaeni; Siti Munfiatik
Jurnal Penelitian Pendidikan Indonesia (JPPI) Vol. 1 No. 2 (2024): Januari
Publisher : Publikasi Inspirasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/jppi.v1i2.846

Abstract

Desain pembelajaran merupakan proses untuk menentukan metode pembelajaran apa yang paling baik untuk dilaksanakan, agar timbul perubahan pengetahuan dan keterampilan pada diri siswa ke arah yang dikehendaki. Dalam merancang desain pembelajaran maka sangat diperlukan adanya pengetahuan atau pemahaman yang baik tentang model-model sistem pembelajaran dan cara mengimplementasikannya. Setiap desain pembelajaran memiliki keunikan dan perbedaan dalam langkah-langkah atau prosedur yang diterapkan. Manfaat desain pembelajaran yaitu agar arah dan tujuan pembelajaran dapat direncanakan dan jelas, membantu pendidik untuk berpikir secara terstruktur, agar dapat memaksimalkan segala potensi dan sumber daya yang ada dan agar dapat memberikan umpan balik untuk mengetahui apakah tujuan pembelajaran telah berhasil dicapai atau belum.
Penerapan Pendekatan Pembelajaran Berdiferensiasi dalam Mendukung Kebutuhan Belajar Siswa pada Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) Kelas X Phytagoras di SMAN 2 Sangatta Utara Ema Pariati; Anjani Putri Belewati Pandiangan; Siti Munfiatik
Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial Vol. 3 No. 5 (2025): September : Jurnal Nakula : Pusat Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Ilmu Sosial
Publisher : Asosiasi Riset Ilmu Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61132/nakula.v3i5.2209

Abstract

Differentiated learning approach aims to find out how the application of differentiated learning approach supports students' learning needs in Islamic Religious Education (PAI) subjects for Class X Phytagoras at SMAN 2 Sangatta Utara and what are the advantages and disadvantages of implementing a differentiated learning approach in supporting students' learning needs in Islamic Religious Education (PAI) subjects for Class X Phytagoras at SMAN 2 Sangatta Utara. This study uses a qualitative method, with a descriptive type. Using data sources in the form of primary data and secondary data, the informants are PAI teachers and two students. Researchers use data collection techniques in the form of observation, interviews, document studies and data analysis. The results of this study indicate that the application of a differentiated learning approach in supporting students' learning needs at SMA Negeri 2 Sangatta Utara. 1. Improving student learning outcomes is better with interesting learning where teachers explain and provide assignment choices that are in accordance with students' wishes. 2. Active participation of students in the learning process increased, with 80% of students showing activeness in the classroom in the process of working on assignments carried out by groups or individuals. 3. Teachers need more time because before students do assignments, teachers must provide material first at the beginning of learning. The results of this study indicate that a differentiated learning approach can be an alternative in supporting the diverse learning needs of students.
Perjodohan Sebagai Upaya Mengurangi Tingkat Perceraian Dalam Pernikahan (Studi Kasus Kecamatan Sangatta Utara) Ferdiansyah, Ferdiansyah; Hartono, Hartono; Siti Munfiatik
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 2 No. 4 (2025): April - Juni
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Marriage is a common thing in society but there are several phenomena such as LGBT, career women, pregnancy outside marriage, high dowry and others. This has an impact on society because the number of marriages decreases, while the number of divorces increases every year. This research aims to understand the role of arranged marriage as an effort to reduce the divorce rate in marriage. This research uses a descriptive method with a qualitative approach used to understand and explain social phenomena in depth and detail. The results showed that arranged marriage can play a role in reducing the divorce rate in marriage because of the factors that arise due to arranged marriage such as value compatibility, background, strong commitment, strong social support, more realistic expectations. However, the success of arranged marriage also depends on the readiness factor of the couple, good communication before marriage. Therefore, arranged marriage is not the only, but can be one of the effective approaches in creating a stable and harmonious marriage.
Innovative Flipped Classroom Learning in Improving Critical Thinking Skills in Elementary School Students Viera Setyani; Widia Ningsih; Nur Afni Pratiwi; Sugianoor; Siti Munfiatik
Kasyafa: Jurnal Pendidikan Agama Islam Vol. 2 No. 2 (2025)
Publisher : Penerbit Hellow Pustaka

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61166/kasyafa.v2i2.110

Abstract

This study aims to explore the application of the innovative Flipped Classroom learning model to improve critical thinking skills in elementary school students. The Flipped Classroom model reverses the traditional learning sequence by providing learning materials to students before face-to-face sessions, allowing class time to be used for discussion, collaboration, and problem-solving. Through this approach, students are encouraged to be more active, independent, and reflective in the learning process. The research method used was a descriptive qualitative study using observation, interviews, and documentation techniques with teachers and fifth-grade students at an elementary school in Indonesia. The results indicate that the implementation of the Flipped Classroom significantly improves indicators of critical thinking skills, such as the ability to analyze, evaluate, and summarize information. These findings contribute to the development of learning strategies that align with the demands of the Independent Curriculum, which emphasizes differentiated learning and the strengthening of critical thinking skills.
Pembagian Harta Waris Dalam Islam Menurut Masyarakat Suku Bugis Di Kecamatan Kongbeng Ahmad Nur; Hartono; Siti Munfiatik
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 1 (2025): Juli - September
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The majority of Bugis people in Kongbeng Subdistrict embrace Islam, but for the distribution of inheritance property it is still unknown what system they use. The purpose of this research is to know and understand how the practice of dividing inheritance property is applied by the Bugis community in Kongbeng District, this research uses descriptive qualitative research methods. The results of this study are: (1) The Bugis tribe community uses the customary inheritance distribution system by deliberation and prioritizes giving houses to daughters. (2) Many people do not understand the distribution of inheritance law according to Islam. (3) Factors that cause them to use the customary system include: (a) The concept of justice in different customary traditions, (b) Avoiding social jealousy in the family, (c) Economic and practical factors, (d) lack of understanding of Islamic inheritance law. (4) Some Bugis communities show dissatisfaction with the distribution of inheritance according to Islamic law. (5) Many Bugis communities distribute inheritance equally.
DESAIN KARAKTERISTIK PESERTA DIDIK Zurriati; Siti Munfiatik
MERDEKA : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 3 (2024): Februari
Publisher : PT PUBLIKASI INSPIRASI INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62017/merdeka.v1i3.848

Abstract

Tulisan ini mencoba mengelaborasi kemampuan tenaga pendidik memahami karakteristik peserta didik dengan optimalisasi pencapaian proses pembelajaran. Pada tataran implementatif, keberhasilan proses pembelajaran tentu berhubungan dengan kemampuan tenaga pendidik dalam memahami subyek didik yang memiliki perbedaan, baik dimensi fisik maupun non fisik. Bahkan dalam proses pembelajaran, memahami karakteristik anak menjadi barometer kesuksesan proses pembelajaran.  Hal ini disebabkan karena tenaga pendidik merupakan ujung tombak pelaksanaan pembelajaran. Untuk memahami anak, pendidik perlu menggunakan segala informasi baik informasi yang bersumber dari internal maupun eksternal anak. Informasi-informasi tersebut dapat berhubungan dengan faktor latar belakang anak seperti faktor sosial budaya anak. Faktor-faktor ini penting dipahami untuk mengoptimalkan pola hubungan dan interaksi antara tenaga pendidik dengan peserta didik.
Inovasi Guru Dalam Pelaksanaan Pembelajaran di Era Digital Marselayulianti; Divana Leli Anggraini; Samsina; Siti Munfiatik
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 1 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i1.10

Abstract

Artikel ini membahas tentang perubahan, pembaharuan atau inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran di era digital. Guru adalah seorang pendidik yang memiliki peran penting dalam proses mengajar dan harus mampu mengaplikasikan teknologi pada masa sekarang Dimana media teknologi yang semakin canggih dan berkembang. Adapun yang melatar belakangi penulis tertarik membuat jurnal Dimana penulis menemukan indikasi peran guru yang belum efektif berinovasi metode pembelajaran dan belum mampu mengaplikasikan perubahan teknologi. Artikel ini bertujuan untuk memperkaya informasi tentang inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran di era digital, serta dampaknya terhadap kualitas pendidikan, sehingga dapat dijadikan sebagai data pembanding bagi evaluasi pembelajaran di era sekarang dimana pembelajaran era digital yang menggunakan teknlogi. Adapun metode yang digunakan dalam artikel ini yaitu library research dari berbagai buku, artikel dan hasil penelitian untuk mendapatkan informasi yang sedang di teliti. Hasil yang didapat oleh penulis adalah: Pertama, inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran diera digital dimana belum memenuhi standar ideal, inovasi pelaksanaan pembelajaran pada tahap perencanaan, pelaksanaan maupun ruang lingkup kompetensi yang dijadikan sasaran inovasi. Kedua, inovasi guru dalam pelaksanaan pembelajaran pada era digital sudah memenuhi jenis inovasi, serta memenuhi standar pengawasan secara langsung dan secara tidak langsung. Berdasarkan hasil analisis dan kesimpulan pada bab pembahasan maka penulis mengajukan saran-saran sebagai berikut guru harus mampu memberikan inovasi atau perubahan dalam metode pembelajaran yang lebih aktif, guru harus mampu menguasai penggunaan teknologi yang semakin canggih.
INOVASI PEMBELAJARAN PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA (P5) MELALUI PESTA KARYA SISWA DI SMPN 1 SANGATTA UTARA Yaya Nurhidayati; Siti Munfiatik; Doni Anggyanur; Seivi Sufiatul.M
Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan Vol. 1 No. 2 (2024): Jurnal Pelita Manajemen Pendidikan
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.65226/jpmp.v1i2.39

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menggali potensi inovatif dari pesta karya dalam memperkuat profil pelajar yang berdasarkan pancasila dalam memahami dan menerapkan nilai-nilai pancasila. Pesta karya yang dimaksudkan di sini merupakan suatu kegiatan yang menggabungkan pendekatan kreatif, kolaboratif, dan eksperiential untuk meningkatkan pemahaman dan pengalaman belajar siswa terkait dengan nilai-nilai pancasila. Metode penelitian yang digunakan adalah studi kualitatif dengan pengumpulan data melalui observasi, wawancara, dan analisis dokumen. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa pesta karya yang telah dilaksanakan sangat efektif dalam meningkatkan pemahaman siswa terhadap nilai-nilai pancasila melalui pendekatan pembelajaran yang menyenangkan dan interaktif. Selain itu, pesta karya juga membantu siswa mengembangkan keterampilan sosial, kreativitas, dan kepemimpinan. Temuan ini memberikan kontribusi penting bagi pengembangan model pembelajaran inovatif dalam memperkuat profil pelajar pancasila di tingkat pendidikan formal.
Penerapan Media Interaktif Berbasis Word Wall Pada Pembelajaran Matematika Siswa Kelas IV Di SD Negeri 018 Bengalon Pandiagan, Anjani Belawati Pandiagan; Cut Nurhayati; Siti Munfiatik
Jurnal Pelita Pendidikan Vol. 2 No. 2 (2025): 2025
Publisher : Yayasan Pelita Negri Belantaraya, Kab. Indragiri Hilir, Prov. Riau

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui bagaimana Penerapan Media Interaktif berbasis Word Wall pada pembelajaran Matematika Siswa Kelas IV di SD Negeri 018 Bengalon dan untuk mengetahui faktor pendukung dan penghambat saat menerapkan media interaktif berbasis Word Wall dalam pembelajaran matematika siswa kelas IV SD Negeri 018 Bengalon. Penelitian ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Jenis deskriptif, adapun sumber data primer yaitu guru dan siswa. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi, wawancara dan dokumentasi. Teknik analisis data dalam penelitian ini dilakukan dengan menggunakan analisis data Model Miles dan Huberman yang meliputi tiga tahapan yaitu kondensasi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukkan penerapan media interaktif berbasis Word Wall pada pembelajaran Matematika Siswa Kelas IV di SD Negeri 018 Bengalon yaitu berupa video, gambar dan animasi. sehingga menarik minat siswa dalam mengikuti pembelajaran matematika hal ini dapat dilihat dari keaktifan siswa dikelas dan terciptanya suasana interaktif melalui permainan serta kuis yang menarik. Faktor penghambat penerapan media yaitu adanya keterbatasan ruang belajar sehingga harus menggunakan ruang perpustakaan, kurangnya waktu untuk menerapkan media Word Wall, signal yang kurang mendukung, kurangnya keterampilan guru dalam menggunakan media word wall, Adapun faktor pendukung yaitu tersedianya sarana prasarana dalam menunjang proses pembelajaran terutama penerapan media word wal.