Claim Missing Document
Check
Articles

Analisis Adopsi Layanan Website E-Buruan Sae Pada Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung Menggunakan Customer Satisfaction in Web 2.0 Model AS, Andi Annisa Shalsa Hardiyanti; Yasirandi, Rahmat; Utomo, Rio Guntur
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

AbstrakSalah satu dampak dari penggunaan teknologi pada masyarakat modern yaitu pengolahan data dengan cepat. Website merupakan hasil dari perkembangan teknologi informasi dan publikasi yang sudah banyak digunakan saat ini. Selain dapat digunakan sebagai sarana komunikasi, website juga dapat digunakan pada berbagai aspek, salah satunya adalah pemerintahan. E-Buruan SAE merupakan website yang dikelola oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung (DKPP). Buruan SAE sendiri merupakan program dari DKPP yang memiliki tujuan untuk mengatasi ketimpangan pangan yang ada di Kota Bandung. Oleh karena itu penelitian ini bertujuan untuk mengetahui sejauh mana tingkat penerimaan website e-Buruan SAE dan kepuasan pengguna dalam menggunakan website e-Buruan SAE pada pegawai Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Kota Bandung. Model yang digunakan adalah Customer Satisfaction in Web 2.0 dengan pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner kepada pegawai DKPP. Hasil dari penelitian ini menunjukkan bahwa variabel ease of use tidak layak ditanyakan kepada responden. Selain itu variabel service quality, interactivity, dan trust, secara parsial berpengaruh secara positif dan signifikan terhadap kepuasan pengguna. Namun, variabel IT development secara parsial tidak memiliki pengaruh signifikan terhadap kepuasan pengguna website e-Buruan SAE.Kata kunci : customer satisfaction in web 2.0, website, kepuasan pengguna.
Analisis Penerimaan Chatbot untuk Administrasi Pendidikan Dasar Menggunakan Model TAM dan UTAUT Termodifikasi(Studi kasus: SDN 4 Surade) Wiguna, Muhamad Rantau Gangga; Yasriandi, Rahmat; Utomo, Rio Guntur
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Di dalam era digital ini perkembangan teknologi terus berkembang seiring perkembangan zaman dan Kemunculan aplikasi chatbot dalam dunia pendidikan tergolong baru, jika ini diimplementasikan chatbot dapat berguna untuk membantu guru dan siswa untuk membantu proses belajar mengajar dan melakukan tugas-tugas rutin lainnya. Sebuah teknologi baru dapat dikatakan berhasil jika teknologi tersebut diterima oleh pengguna dan dapat digunakan secara maksimal. Maka dari itu penelitian ini dilakukan untuk mengukur tingkat keberhasilan implementasi chatbot dalam dunia pendidikan di tingkat Sekolah Dasar(SD) dan faktor apa saja yang akan mempengaruhi tingkat penerimaan chatbot. Penulis akan menggunakan metode Technology adoption model (TAM) dan Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT) termodifikasi untuk mengukur tingkat penerimaan penggunaan chatbot tersebut. Hasil dari penelitian ini guru dan siswa di SDN 4 Surade dapat menerima teknologi chatbot ini dalam membantu proses belajar mengajar.Kata kunci-Technology Adoption Model (TAM), Unified Theory of Acceptance and Use of Technology (UTAUT), chatbot, adopsi teknologi
Pengukuran Implementasi Information Assurance Pada Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Menggunakan Framework IAFEG Kailla, Kimberly; Yasirandi, Rahmat; Utomo, Rio Guntur
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Pemanfaatan teknologi informasi pada pemerintahan di Indonesia telah diterapkan pada berbagai lembaga pemerintahan, tidak terkecuali lembaga pemerintahan yang berorientasi pada bidang pelayanan publik. Implementasi teknologi informasi yang telah diterapkan pada pemerintahan Indonesia yaitu e-Government atau electronic government. Dalam e-Government diperlukan adanya jaminan keamanan informasi dalam mendukung proses bisnis. Information Assurance (IA) atau jaminan informasi merupakan sebuah praktik untuk mengelola resiko terkait informasi dan langkah-langkah yang diperlukan untuk sistem informasi. Dengan kata lain, IA berfokus pada perlindungan dan jaminan sistem layanan informasi. IA perlu diukur untuk mengetahui sejauh mana penerapannya agar mengetahui hal-hal apa saja terkait instansi yang sudah baik impelentasi IA nya atau yang membutuhkan perbaikan. Instrumen pengukuran IA menggunakan framework IAFEG yang mengadopsi metode Goal Question Metric (GQM) akan membagi instrumen pengukuran IA dalam 3 kategori yaitu Organisational Management, Implementation Managemen dan Social Management. Kategori-kategori tersebut mempunyai faktor item pengukuran dengan pertanyaan instrumen yang berbeda sebagai acuan dalam pengukuran implementasi IA. Hasil dari pengukuran berupa skala pengukuran atau metric yang akan menunjukan status implementasi IA pada lembaga pemerintah.Kata kunci - pelayanan publik, E-Government, information assurance, goal question metric, framework IAFEG
Pengukuran Tingkat Kesiapan Implementasi E-learning (E-learning Readiness) Di SMK Negeri 1 Japara Menggunakan Model Chapnick Zahri, Alfitranta Armikha; Yasirandi, Rahmat; Utomo, Rio Guntur
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 2 (2023): April 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Pada perkembangan metode pembelajaran e-learning pada bidang Pendidikan melibatkan beberapa aspek seperti infrastruktur teknologi dan sumber daya manusia. Analisis menggunakan model e-learning readiness berfungsi sebagai mengetahui apa yang harus dikembangkan dan apa saja yang harus diperbaiki setelah dilakukannya analisis. Penelitian ini memakai model chapnick yang memiliki 8 faktor readiness yang dapat mengukur e-learning readiness. Model chapnick menghasilkan skor yang mampu menentukan tingkat kesiapan e-learning di sekolah. Demikian bahwa tujuan ini adalah mengetahui sejauh mana tingkat kesiapan pelaksanaan e-learning di smk negeri 1 japara yang sudah diterapkan dan mengetahui faktor apa saja yang masih lemah dalam penerapan e-learning di smk negeri 1 japara dengan memakai metode chapnick. metode chapnick merupakan salah satu metode yang dapat mengetahui tingkat kesiapan sekolah tiap faktor, metode chapnick memiliki 8 variabel untuk mendapatkan hasil tingkat yaitu psychological, sociological, environmental, human resources, financial, technological skill aptitude, equipment, content. Dan setelah hasil skor dari model chapnick keluar lalu diukur menggunakan skala Aydin & Tasci sebagai hasil penelitian ini. Dan hasil setelah menguji tingkat kesiapan di smk negeri 1 japara mendapatkan kesimpulan bahwa guru mampu menerapkan metode pembelajaran e-learning akan tetapi memerlukan perbaikan dan perkembangan, sedangkan murid sangat membutuhkan arahan atau pelatihan untuk penerapan e-learning.Kata kunci-e-learning, e-learning readiness, elr model, chapnick, aydin & tasci
Information Security Audit Analysis on Cloud Providers Using ISO/IEC 27017:2015 at PT.XYZ Nafisa, Falea Amira; Yasirandi, Rahmat; Utomo, Rio Guntur
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 3 (2023): Juni 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak-Meningkatnya penggunaan cloud menyebabkan cloud service provider (CPS) untuk memiliki keamanan informasi yang tinggi. Karena kemudahan akses yang diberikan pada penyimpanan cloud sangatlah rentan karena semua data berada di internet. Saat ini pada studi kasus yaitu perusahaan swasta yang bergerak dibidang cloud service provider (CPS) tentulah memerlukan standar khusus untuk sistem keamanan cloud juga dalam mengambil keputusan baik data ataupun informasi yang ada, karena akan berdampak fatal bagi instansi/perusahaan. Saat ini studi kasus sudah memiliki standar keamanan, akan tetapi diperlukannya keamanan informasi dan regulasi baik pada pihak penyedia dan pengguna layanan cloud dengan dilakukannya analisis dan audit keamanan informasi pada cloud di PT.XYZ. Serta membuat hasil rekomendasi dari hasil evaluasi audit.Kata Kunci-ISO 27017, Cloud Service Provider, Cloud Computing, CPS 
PERANCANGAN ALAT PREDIKSI CUACA UNTUK KENDALI SUMBER DAYA AKUARIUM TENAGA SURYA MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC Maisyadiva, Rafli; Nuha, Hilal Hudan; Utomo, Rio Guntur
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 5 (2023): Oktober 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak Di dalam zaman yang semakin maraknya inovasi ini, perkembangan teknologi sangat pesat. Teknologi merupakan suatu hal yang diimplementasikan menjadi alat untuk menunjang berbagai kegiatan manusia. Dalam kegiatan pembudidayaan sumber daya air, banyak teknologi yang dimanfaatkan untuk memudahkan aktivitas pembudidayaan. Sebagai contoh dalam hal kendali sumber daya surya dan listrik pada akuarium berdasarkan kondisi perkiraan cuaca. Dengan kemajuan teknologi di bidang IoT (Internet of Things) yang cukup pesat, dapat diciptakan suatu alat untuk mengendalikan sumber daya akuarium dengan cara dan kalkulasi yang efektif dan presisi. Agar pergantian sumber daya berdasarkan cuaca yang digunakan akuarium lebih akurat diperlukan metode Fuzzy Logic. Digunakan tiga parameter untuk dapat menentukan kondisi cuaca yaitu suhu, kelembaban, dan intensitas cahaya yang ketiganya dapat dijadikan sebagai masukan dari proses Fuzzy Logic. Sehingga dari proses dan aturan pada fuzzy diperoleh hasil yang dapat menentukan perkiraan cuaca. Dari perkiraan cuaca, alat menentukan sumber daya surya atau listrik yang sebaiknya digunakan pada akuarium. Tingkat akurasi alat ini dalam mendeteksi cuaca memiliki minimal nilai akurasi 60%.Kata kunci : Fuzzy Logic, Akuarium, Perkiraan Cuaca
Testing Tools Data Wiping dalam Kegiatan Anti Forensik Andika, Ryan Austin; Cahyani, Niken Dwi Wahyu; Utomo, Rio Guntur
LOGIC: Jurnal Penelitian Informatika Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/logic.v1i1.6442

Abstract

Salah satu kegiatan anti forensik untuk mengamankan data adalah dengan melakukan penghapusan data dari media penyimpanan, yang dapat membuat para penegak hukum kesulitan untuk mengumpulkan bukti-bukti digital. Pada praktik nya ada banyak metode yang dapat membuat penghapusan data tersebut benar-benar aman dan tidak mudah untuk dipulihkan dengan berbagai tools recovery, salah satunya adalah dengan wiping data. Metode penghapusan dengan teknik wiping data, dalam kegiatan anti forensik biasanya digunakan pada media penyimpanan yang menyimpan data ilegal yang berkaitan dengan bukti tindak kejahatan. Jika pada media penyimpanan ini berisi data tindak kejahatan maka pemilik data tersebut akan berusaha untuk melakukan menyembunyikan atau menghapus data tersebut, salah satunya dengan metode wiping data, selain data utama ada juga data lain yang akan terhapus dalam perangkat penyimpanan jika menggunakan metode wiping data, yang mencakup metadata dan tracedata. Dalam upaya membantu kegiatan forensic memahami tools wiping data, pada pengujian tugas akhir ini akan diambil enam tools atau aplikasi sampel yang telah dipilih sebelumnya yang dapat melakukan data wiping pada media penyimpanan, dengan tujuan untuk membandingkan hasil data wiping antara tools atau aplikasi tersebut lalu dianalisa kelebihan dan kekurangannya untuk keperluan sebagai data untuk kegiatan forensic. Metode yang diambil pada sampel tools atau aplikasi adalah metode-metode Zero Overwrite, Random Data Overwrite, U.S. DoD 5220.22-M (E), U.S. DoD 5220.22-M (ECE), dan Bruce Schneier's Algorithm. Metode-metode ini dapat menghapus dan menimpa data sehingga data tidak dapat dibaca oleh orang yang tidak berwenang, sehingga dapat dipakai untuk mencegah pengungkapan kejahatan
Analisis Manajemen Keamanan Informasi dengan Menggunakan Kontrol ISO 27002:2013 pada Pemerintah Kota Ambon: Studi Kasus pada Bagian Dinas Komunikasi Pattiradjawane, Antonio Bennarivo; Setiadi, Farisya; Utomo, Rio Guntur
LOGIC: Jurnal Penelitian Informatika Vol. 1 No. 1 (2023): September 2023
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/logic.v1i1.6463

Abstract

Informasi merupakan suatu aset berharga yang harus dilindungi baik secara individu atau organisasi. oleh sebab itu dibutuhkan suatu perlindungan atau keamanan informasi yang bisa meminimalisir terhadap ketidakbenaran atau keancaman informasi itu sendiri. Berdasarkan regulasi atau aturan yang telah dikeluarkan oleh pihak yang berwenang, salah satunya Peraturan Menteri Kominfo No 4 Tahun 2016 Pasal 7, yang mewajibkan setiap penyelenggaraan sistem elektronik harus bisa menerapkan keamanan informasi sesuai dengan standar yang telah ditetapkan. Oleh karena itu, berdasarkan regulasi di atas, maka peneliti melakukan penelitian terhadap objek penelitian yakni Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah kota Ambon yang mana penelitian menggunakan metode kualitatif dengan pengumpulan dan validasi data secara wawancara, observasi serta kuesioner, analisis data menggunakan gap analysis dan mengukur tingkat kematangan dengan indeks CMMI serta penambahan kriteria dengan meninjau Permenpan 59 Tahun 2020.hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat kematangan dari objek penelitian berada pada nilai 1,84 dan berada pada posisi (Repeteable) itu berarti Dinas Komunikasi dan Informatika Pemerintah Kota Ambon masih melakukan prosedur atau kebijakan secara sebagian atau belum menyeluruh atau dengan kata lain Terdapat proses yang telah dilakukan tetapi belum didokumentasikan atau belum sesuai dengan prosedur yang berlaku.