Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

Analisis Manajemen Percetakan Meningkatkan Kepuasan Konsumen Perspektif Ekonomi Islam Percetakan Hidup Baru Leo Candra; Rijalush Shalihin; M. Jauhari
RIGGS: Journal of Artificial Intelligence and Digital Business Vol. 5 No. 2 (2026): Mei-Juli
Publisher : Prodi Bisnis Digital Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/riggs.v5i2.7916

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis penerapan manajemen usaha percetakan berbasis ekonomi Islam dalam meningkatkan kepuasan konsumen pada Percetakan Hidup Baru Palembang. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan pemilik, kepala toko, karyawan, dan konsumen. Analisis difokuskan pada fungsi perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan, serta kesesuaiannya dengan nilai amanah, shiddiq, keadilan, tanggung jawab, ihsan, dan kemaslahatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengelolaan usaha telah dilaksanakan melalui konsultasi awal mengenai spesifikasi pesanan, pembagian tugas kerja, penggunaan bahan baku dan mesin yang sesuai, pengawasan kualitas, transparansi harga, komunikasi responsif, serta penyelesaian keluhan. Faktor utama yang membentuk kepuasan konsumen meliputi kualitas hasil cetak, ketepatan waktu, kewajaran harga, kejelasan informasi, keramahan pelayanan, dan tanggung jawab terhadap kesalahan produksi. Kendala usaha terdiri atas persaingan percetakan digital, keterbatasan sumber daya manusia, gangguan mesin, lonjakan pesanan, miskomunikasi desain, dan fluktuasi harga bahan baku. Dalam perspektif ekonomi Islam, kepuasan konsumen tidak hanya berhubungan dengan manfaat material, tetapi juga rasa aman, kepercayaan, keadilan, dan keberkahan transaksi. Temuan ini menegaskan bahwa integrasi manajemen operasional, kualitas pelayanan, pemulihan layanan, dan etika bisnis Islam dapat memperkuat kepuasan, pembelian ulang, loyalitas pelanggan, serta keberlanjutan usaha percetakan. Penelitian juga memberikan implikasi praktis berupa standardisasi formulir pesanan, pengendalian kualitas berlapis, pencatatan keluhan, penguatan keterampilan karyawan, pemeliharaan mesin, dan pemanfaatan pemasaran digital secara bertahap.
Strategi Pendistribusian Pupuk dalam Meningkatkan Perekonomian Petani Menurut Ekonomi Syariah pada Kelompok Tani Sido Rukun Desa Wonosari Kabupaten Musi Rawas Mellia Dewi; Hoirul Amri; Rijalush Shalihin; Fadhilatul Hasanah
AL-MUNAWWIR: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah Vol. 2 No. 2 (2026): Al-Munawwir: Jurnal Komunikasi, Pendidikan, & Syari'ah
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Muhammadiyah Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32502/jkps.v2i2.1967

Abstract

This study aims to identify the strategies of fertilizer distribution and the application of Islamic economic principles in improving the farmers’ economy in the Sido Rukun Farmers Group, Wonosari Village, Musi Rawas Regency. This research uses a qualitative method with a descriptive approach, and data were collected through interviews, observations, and documentation involving both administrators and group members. The results show that the fertilizer distribution strategy is not solely focused on economic profit but also emphasizes Islamic values such as honesty, fairness, trustworthiness, transparency, and mutual assistance. The management provides clear and transparent information regarding the availability, price, and quality of fertilizers and prioritizes deliberation in the distribution process, especially when supplies are limited. Supporting factors include strong cooperation between administrators and members, open communication, and government support through subsidized fertilizers. However, several challenges are encountered, including limited fertilizer stock, delays in distribution, limited capital, unpredictable weather conditions, and inadequate storage facilities. Overall, the implemented strategy is considered effective in helping farmers meet their fertilizer needs and improve their welfare.