Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

Pemberdayaan Guru dalam Pembuatan Media Pembelajaran dengan Menggunakan Aplikasi Berbasis Smarthphone Sebagai Wujud Era Digitalisasi di Bidang Pendidikan Sidabutar, Yanti Arasi; Tambunan, Marlina Agkris; Simanjuntak, Tarida Alvina; Manihuruk, Leonita Maria Efipanias; Sihombing, Sabar Dumayanti; Sibatuara, Arta; Simamora, Rosalia; Jenetri, Yustina; Hutagalung, Trinisa; Afani, Mia
Journal Of Human And Education (JAHE) Vol. 4 No. 4 (2024): Journal Of Human And Education (JAHE)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jh.v4i4.1173

Abstract

Memasuki era revolusi industry 4.0 pendidikan merupakan salah satu bidang yang berimbas langsung dimana sistem atau teknik belajar konvensional mengalami revolusi ke arah digital berbasis elektronik dan internet (e-learning). Menghadapi tantangan besar di era inovasi disruptif saat ini, dimana inovasi berkembang sangat pesat, khususnya pemanfaatan teknologi digital dalam proses pembelajaran yang mampu menciptakan pembelajaran secara kontiniu tanpa batas ruang dan waktu. Maka sejalan dengan tuntutan tersebut guru harus mampu meng-upgrade kompetensi diri. Kegiatan pengabdian ini menggunakan metode pendidikan, pelatihan dan pendampingan. Adapun tahapan metode yang digunakan adalah sebagai berikut: pendidikan tentang literasi digital baik sehingga mendapatkan hasil yang lebih baik; pelatihan penguatan literasi digital dengan tahapan: 1. Pelatihan pemahaman dan kecakapan serta pendampingan pada mitra 2. Proses penggunaan media teknologi berbasis digital, literasi terbagi atas tiga tahapan yaitu proses persiapan alat dan bahan, proses praktik penggunaan serta 3. Penguatan hingga perlu di perhatikan adalah tingkat kecakapan setiap guru. Subyek program PKM ini adalah guru-guru di SD 091537 Hutabayu, Kab. Simalungun. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 5 dosen dari disiplin ilmu yaitu PGSD, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Bahasa Jerman, dan PKn dan 5 mahasiswa dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar. Hasil yang diperoleh dari sosialisasi ini adalah jelas sangat bermanfaat. Mayoritas peserta sosialisasi 95% menyatakan bahwa kegiatan ini sangat bermanfaat. Artinya, guru-guru sudah menyadari media berbasis aplikasi Pada Smartphone sangat membantu pelaksanaan pembelajaran bahasa. Sebanyak 5% menyatakan bahwa kegiatan sosialisasi ini bermanfaat. Kegiatan ini memberikan informasi yang baru bagi seluruh peserta bahwa media animasi bisa digunakan dalam membantu guru dalam mengajar.
Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis Siswa Sd Melalui Penerapan Model Pembelajaran Steam Berbasis AI Terhadap Hasil Belajar Siswa Kelas V Sianturi, Yohana; Rajagukguk, Petra Theodora; Sianipar, Yulianty; Cahaya, Tiara Tri; Sibarani, Ezra Florensia; Saragih, Morina; Simamora, Rosalia; Manik, Yosephin; Batubara, Debora; Simanjuntak, Melvin
Jurnal Ilmu Pendidikan dan Sosial Vol. 4 No. 4 (2026): Januari
Publisher : CV Putra Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58540/jipsi.v4i4.1320

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan hasil belajar siswa kelas V SD Negeri 122332 Pematangsiantar melalui model pembelajaran STEAM (Science, Technology, Engineering, Arts, and Mathematics) berbasis Artificial Intelligence (AI). Rendahnya daya analisis siswa dan dominasi metode konvensional menjadi latar belakang penelitian ini. Metode yang digunakan adalah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) model Kemmis & McTaggart yang terdiri dari dua siklus. Subjek penelitian adalah seluruh siswa kelas V. Data dikumpulkan melalui tes keterampilan berpikir kritis, tes hasil belajar, dan lembar observasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan signifikan: pada Siklus I, ketuntasan klasikal mencapai 65%, dan meningkat menjadi 88% pada Siklus II. Keterampilan berpikir kritis siswa juga mengalami kenaikan dari kategori "Cukup" menjadi "Sangat Baik". Disimpulkan bahwa integrasi AI dalam kerangka STEAM efektif dalam memicu daya nalar kritis dan meningkatkan pencapaian akademik siswa sekolah dasar di era digital 2025.