Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL DIVERSITA

Konseling Kelompok Sebagai Mediator Hubungan Antara Tingkat Stres Akademik dengan School Well Being pada Siswa SMK Kelautan Kabupaten Gunungkidul di Masa Pandemi Covid-19 Muhammad Erwan Syah; Dian Juliarti Bantam
Jurnal Diversita Vol. 8 No. 2 (2022): JURNAL DIVERSITA DESEMBER
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v8i2.7380

Abstract

Permasalahan siswa dalam menghadapi masa era pandemi tersebut membuat rendah tingkat school well being yang akan berdampak pada tingkat stres akademik. Hal inilah yang mendorong peneliti dalam melakukan penelitian terkait konseling kelompok sebagai mediator hubungan antara tingkat stres akademik dengan school well-being pada siswa SMK Kelautan kabupaten Gunungkidul di masa pandemi covid-19. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan pendekatan korelasional (melihat hubungan antar variable). Metode pengumpulan data yang digunakan untuk memperoleh data dari ketiga variable (Tingkat Stres Akademik, School Well Being dan Konseling Kelompok). Subjek penelitian ini adalah 70 siswa kelas X SMK Kelautan kabupaten Gunungkidul. Subjek dalam penelitian yaitu perempuan dan laki-laki. Hasil penelitian ini adalah terdapat hubungan yang bersifat negatif antara tingkat stres akademik dengan school well being pada siswa SMK Kelautan Kabupaten Gunungkidul di masa pandemic covid-19, artinya ketika tingkat stres akademik tinggi maka school well being rendah (menurun), begitu juga sebaliknya apabila tingkat stres akademik rendah maka school well being akan meningkat atau tinggi. Konseling kelompok bukanlah sebagai variabel moderator yang dapat melemahkan atau memperkuat hubungan tersebut.
Analisis Dukungan Sosial Dan Psychological Well Being pada Guru di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Melalui Emotional Self Control Program Syah, Muhammad Erwan; Pradana, Wina Driyan; Hidayah, Nurul; Bantam, Dian Juliarti; Damayanti, Esti
Jurnal Diversita Vol. 11 No. 1 (2025): JURNAL DIVERSITA JUNI
Publisher : Faculty of Psychology, Universitas Medan Area

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31289/diversita.v11i1.12406

Abstract

Sekolah inklusi merupakan salah satu prioritas nasional yang memerlukan solusi terfokus dalam upaya pemerataan dalam pendidikan dan implementasi sistem pendidikan yang adil tanpa membeda-bedakan, sehingga semua siswa termasuk mereka yang memiliki kebutuhan khusus, mendapatkan kesempatan belajar yang setara. Tujuan dari penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh emotional self control program terhadap dukungan sosial dan psychological well being pada guru di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Yogyakarta. Selain itu untuk menganalisis dukungan sosial dan psychological well being melalui emotional self control program. Pelatihan dilakukan selama 3 hari dengan durasi 4 jam per harinya. Penelitian ini desain eksperimen true experimental. Subjek pada penelitian ini yaitu guru di Sekolah Penyelenggara Pendidikan Inklusi Yogyakarta yang berjumlah 30 orang. Berdasarkan hasil, proses, dan hal-hal yang sangat memperngaruhi pelaksanaan intervensi yaitu ada perbedaan yang signifikan pada Dukungan Sosial, Psychological Well Being kelompok Eksperimen yang di ukur selama 3 kali yaitu Prates, Pascates dan Tindak Lanjut, sehingga dan Emotional Self Control Program terbukti efektif untuk memperbaiki dan merubah sikap, persepsi, cara berpikir, keyakinan serta pandangan pada guru sekolah penyelenggaran pendididkan inklusi. Selain itu, pelatihan Emotional Self Control Program ini menunjukan pengaruh positif terhadap Dukungan Sosial, Psychological Well Being pada guru sekolah penyelenggara Pendidikan inklusi.