Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengaruh Revolusi Amerika Terhadap Pembentukan Identitas Nasional di Amerika Serikat Sitepu, Maria Maharani; Tariga, Gema Persada; Pratama, Dian; Natasha, Kinanti Naya; Piliang, Putri Hasanah; Rumahorbo, Ruth Debora; Raunaq, Ulya Salisa
Polyscopia Vol. 1 No. 3 (2024)
Publisher : Medan Resource Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57251/polyscopia.v1i3.1355

Abstract

The American Revolution (1775-1783) was a pivotal event in United States history that ended British colonial rule and initiated the formation of a strong national identity for the new nation. This research aims to explore how the American Revolution contributed to the formation of national identity in the United States. Through historical and contextual analysis, the study identifies key factors such as the influence of Enlightenment ideas, the role of revolutionary figures, and the development of political and cultural institutions that became the foundation of national identity. The study also examines the social and political impacts of the Declaration of Independence and the formation of the United States Constitution, which served as the legal basis and symbol of national unity. The findings show that the American Revolution not only achieved political independence but also inspired values of freedom, egalitarianism, and democracy, which are central to the national identity of the United States. This research provides insights into the historical process of national identity formation and its relevance to contemporary national dynamics.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Sejarah Berdasarkan Sumber Literatur untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa di Sekolah Menengah Atas Purnamasari, Ika; Maulana, Andrian; Lubis, Salsabila; Lubis, Rifka Ariani; Ningrum, Dewy Maulidya; Piliang, Putri Hasanah; Rumahorbo, Ruth Debora
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penyaluran informasi dari sumber-sumber bacaan dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai bahan pembelajaran dalam pengajaran sejarah di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan menggunakan pendekatan metode penelitian berbasis studi literatur, artikel ini mengeksplorasi berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku teks, jurnal ilmiah, artikel pendidikan, dan dokumen sejarah, yang dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran guna meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis literatur dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang peristiwa sejarah, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan menambah kesan belajar yang berharga bagi siswa. Namun, tetap ada hambatan yang perlu diatasi terkait dengan keterbatasan akses dan pemahaman teks yang kompleks. Penelitian ini juga menemukan bahwa pentingnya menggunakan strategi pembelajaran yang efektif untuk menangani tantangan tersebut.
Pemanfaatan Media Pembelajaran Sejarah Berdasarkan Sumber Literatur untuk Meningkatkan Pemahaman Siswa di Sekolah Menengah Atas Purnamasari, Ika; Maulana, Andrian; Lubis, Salsabila; Lubis, Rifka Ariani; Ningrum, Dewy Maulidya; Piliang, Putri Hasanah; Rumahorbo, Ruth Debora
Journal of Citizen Research and Development Vol 2, No 1 (2025): Mei 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jcrd.v2i1.4620

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penyaluran informasi dari sumber-sumber bacaan dapat dimanfaatkan secara efektif sebagai bahan pembelajaran dalam pengajaran sejarah di lingkungan Sekolah Menengah Atas (SMA). Dengan menggunakan pendekatan metode penelitian berbasis studi literatur, artikel ini mengeksplorasi berbagai sumber literatur yang relevan, seperti buku teks, jurnal ilmiah, artikel pendidikan, dan dokumen sejarah, yang dimanfaatkan sebagai bahan pembelajaran guna meningkatkan pemahaman siswa. Penelitian telah menunjukkan bahwa penggunaan media berbasis literatur dapat memberikan pemahaman yang lebih dalam tentang peristiwa sejarah, meningkatkan kemampuan berpikir kritis, dan menambah kesan belajar yang berharga bagi siswa. Namun, tetap ada hambatan yang perlu diatasi terkait dengan keterbatasan akses dan pemahaman teks yang kompleks. Penelitian ini juga menemukan bahwa pentingnya menggunakan strategi pembelajaran yang efektif untuk menangani tantangan tersebut.
Strategi Pemecahan Permasalahan Guru Dalam Penyusunan Modul Ajar pada Implementasi Kurikulum Merdeka Limbong, Immanuel Steven; Sitepu, Maria Maharani Br; Manurung, Nadia Katerina; Khalizah, Nazwa; Piliang, Putri Hasanah; Panjaitan, Ridho Affandi; Sibarani, Tesa Romanti; Aulia, Thoriq; Raunaq, Ulya Salisa; Ryanto, Ammar Zhafran
Journal of Education Religion Humanities and Multidiciplinary Vol 3, No 2 (2025): Desember 2025
Publisher : CV. Rayyan Dwi Bharata

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57235/jerumi.v3i2.7616

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi pemecahan permasalahan yang dihadapi guru dalam menyusun modul ajar pada implementasi Kurikulum Merdeka. Data diperoleh melalui wawancara mendalam dengan guru SMA yang telah melaksanakan Kurikulum Merdeka dan memiliki pengalaman langsung dalam penyusunan perangkat ajar. Hasil penelitian menunjukkan bahwa guru menghadapi berbagai kendala, antara lain keterbatasan pemahaman terhadap konsep dan struktur modul ajar, manajemen waktu yang kurang efektif, kesulitan dalam menyesuaikan materi dengan konteks lokal, serta ketidaksesuaian antara jadwal asesmen dan penyampaian materi. Di sisi lain, pemanfaatan teknologi dapat membantu mempercepat proses penyusunan modul, meskipun belum sepenuhnya optimal akibat minimnya pelatihan dan pendampingan. Penelitian ini menemukan beberapa solusi strategis, yaitu perlunya pelatihan yang lebih terstruktur dan berkelanjutan, penguatan kolaborasi antar guru dalam perencanaan pembelajaran, penyusunan modul berbasis analisis kebutuhan peserta didik, optimalisasi pemanfaatan sumber belajar lokal, dan perencanaan asesmen yang lebih fleksibel. Selain itu, dukungan institusional berupa pendampingan intensif terbukti menjadi faktor penting untuk meningkatkan kemandirian guru dalam menyusun modul ajar yang berkualitas. Temuan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi pada peningkatan kualitas implementasi Kurikulum Merdeka melalui penguatan kapasitas guru dalam merancang perangkat pembelajaran