Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Pengembangan Aspek Motorik Kasar Anak Usia Dini Melalui Permainan “Arsitek Cilik” (4-5 Tahun) Widia, Arneta; Saragih, Dhiva Sahillah; Zakiyah, Nur; Siregar, Nur Hairani
Motekar: Jurnal Pendidikan Islam Anak Usia Dini Vol 1 No 2 (2024): Juli
Publisher : Program Studi Pendidikan Islam Anak Usia Dini

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52496/motekar.v1i2.20

Abstract

Penelitian ini fokus pada perkembangan motorik kasar pada anak usia dini, khususnya pada rentang usia 4-5 tahun, melalui penggunaan permainan "Arsitek Cilik." Fase ini dianggap krusial dalam membentuk dasar kemampuan fisik anak. Data dari Kementerian Kesehatan Indonesia menunjukkan bahwa sebagian besar balita di Indonesia menghadapi hambatan perkembangan, termasuk dalam keterampilan motorik kasar. Dengan prevalensi yang signifikan, diperlukan upaya untuk merancang program yang kreatif dan stimulatif untuk merangsang perkembangan ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dan melibatkan anak-anak usia 4-5 tahun dalam permainan "Arsitek Cilik." Hasilnya menunjukkan bahwa permainan ini berdampak positif pada perkembangan motorik kasar, melibatkan elemen-elemen seperti konstruksi dan bangunan, aktivitas bergerak, permainan kolaboratif, dan kreativitas. Implikasinya adalah bahwa "Arsitek Cilik" bukan hanya hiburan, tetapi juga alat pembelajaran yang efektif dan menyenangkan untuk meningkatkan perkembangan anak usia dini secara holistik.
PENJAJAHAN BARAT TERHADAP DUNIA ISLAM DI ANAK BENUA INDIA DAN ASIA TENGGARA Basri, Muhammad; Widia, Arneta; Saragih, Dhiva Shahilla; Siregar, Nur Hairani
Komprehensif Vol 1 No 2 (2023)
Publisher : CV Edu Tech Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini mengeksplorasi dampak kolonialisasi Barat terhadap dunia Islam, anak benua India, dan Asia Tenggara selama abad ke-15 hingga ke-19. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif, memanfaatkan tinjauan literatur untuk menganalisis dampak ekonomi, politik, dan budaya dari imperialisme Barat. Latar belakang kolonialisasi Barat di dunia Islam dipengaruhi oleh Perang Salib dan Renaisans, menciptakan dinamika kompleks dalam hubungan mereka. Di anak benua India, terutama di bawah kekuasaan Inggris, terjadi transformasi sosial, politik, dan ekonomi yang signifikan, ditandai oleh degradasi penguasa Mughal dan periode kritis pemberontakan tahun 1857. Kolonialisasi Barat di Asia Tenggara oleh Portugal, Belanda, dan Inggris membentuk dasar politik dan ekonomi wilayah tersebut, dengan perlawanan pribumi mencerminkan ketidakpuasan. Dampaknya terhadap dunia Islam melibatkan disintegrasi politik, munculnya nasionalisme, pemikiran dan reaksi terhadap reformasi, perubahan sosial dan ekonomi, pendidikan, modernisasi, dan pelemahan kekuasaan politik Islam, yang mengakibatkan konflik etnis. Kesimpulan menyoroti kompleksitas dan keragaman dampak kolonialisasi Barat di berbagai wilayah dan sepanjang sejarah. Temuan ini menekankan perlunya pemahaman lebih mendalam terkait peran historis kolonialisasi Barat dalam membentuk realitas sosial dan politik di dunia Islam, anak benua India, dan Asia Tenggara, membentuk dasar untuk pendekatan yang lebih holistik terhadap dinamika mereka.
The Role of Early Detection of Growth and Development in Identifying the Impact of Malnutrition and Stunting in Early Childhood Nasution, Homsani; Widia, Arneta; Ritonga, Ade Nurcahyani; Siregar, Zuhrona; Fitri, Raya Idul; Safitri, Inayatu
EDUCTUM: Journal Research Vol. 4 No. 6 (2025): Eductum: Journal Research
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ejr.v4i6.1417

Abstract

Stunting and malnutrition in early childhood remain serious global health issues, particularly in Indonesia. According to the 2022 Indonesian Nutritional Status Survey (SSGI), the national stunting prevalence reached 21.6%, a decrease from the previous year, but still above the WHO threshold of 20%. This situation reflects a gap between nutritional intervention theory and the reality of implementation in the field, particularly in the aspect of early detection of growth and development. This study used a literature review method by reviewing various relevant national and international research results from 2019–2024. The results indicate that the implementation of the Early Growth and Development Stimulation, Detection, and Intervention (SDIDTK) program plays a crucial role in identifying growth and development disorders due to malnutrition and stunting in early childhood. Integrated implementation of SDIDTK with health and education services has been shown to increase the effectiveness of interventions and accelerate the reduction of stunting rates. In conclusion, strengthening the early detection system for growth and development through cross-sectoral synergy is a fundamental strategy for creating a healthy and high-quality generation of Indonesian children.
From Tawhid to Exemplary Practice: Islamic Values in the Parenting Practices of Muslim Families Widia, Arneta; Safitri, Inayatu; Siregar, Zuhrona; Sitorus, Masganti
EDUCTUM: Journal Research Vol. 4 No. 6 (2025): Eductum: Journal Research
Publisher : Lembaga Riset Mutiara Akbar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56495/ejr.v4i6.1438

Abstract

This study aims to describe and analyze Islamic values ??embodied in parenting practices and their application in the lives of modern Muslim families. Using a qualitative descriptive approach through library research, this study examined various academic sources such as journals, books, and scientific articles published between 2015 and 2025. The results show that Islamic parenting is based on the values ??of monotheism, compassion (rahmah), responsibility (amanah), discipline, honesty, and role models (uswah hasanah). These values ??are the main foundation in shaping the character of children who are faithful, have noble morals, and are competitive in the global era. The implementation of Islamic parenting is not only through verbal teaching, but also through habituation, role models, and compassionate communication. In the digital era, challenges such as the influence of technology and differences in values ??between generations require parents to integrate Islamic principles with modern parenting approaches. Thus, Islamic values ??remain relevant and can serve as effective guidelines in forming harmonious families and a generation of Muslims who are noble and adaptive to current developments.