Claim Missing Document
Check
Articles

Found 28 Documents
Search

Peningkatan Akurasi Rekomendasi Dokter pada Kondisi Data Sparsity Menggunakan Algoritma Content-Based Filtering Prasetya, Alwan; Khudori, Ahsanun Naseh; Pradini, Risqy Siwi
Jurnal Buana Informatika Vol. 16 No. 01 (2025): Jurnal Buana Informatika, Volume 16, Nomor 01, April 2025
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Perkembangan aplikasi layanan kesehatan seperti Halodoc, Alodokter, dan Klikdokter telah menyediakan sistem rekomendasi yang memudahkan pasien untuk menentukan dokter yang relevan. Namun, rekomendasi dokter yang relevan masih menjadi tantangan. Salah satu permasalahannya adalah data sparsity, yaitu kelangkaan atribut data yang menyebabkan akurasi sistem rekomendasi bekerja kurang akurat. Penelitian ini mengembangkan sistem rekomendasi dokter menggunakan pendekatan Content-Based Filtering (CBF) untuk melakukan rekomendasi dokter sesuai dengan preferensi pasien dengan mempertimbangkan lima atribut utama: spesialisasi, rating, biaya konsultasi, lama praktik, dan jenis kelamin. Aturan imputasi data dan pembobotan atribut telah diimplementasikan untuk meningkatkan akurasi sistem rekomendasi. Hasil dari analisis data menunjukan teknik tersebut telah menurunkan Mean Absolute Error (MAE) dari 0,142 menjadi 0,102 dan Root Mean Squared Error (RMSE) dari 0,205 menjadi 0,150, sehingga teknik yang diimplementasikan meningkatkan sistem rekomendasi dokter dengan kondisi data sparsity.
Usability Evaluation of the Railfood Feature in the Access by KAI Application Using System Usability Scale Method and Factor Analysis Nisa, Farah Aulia; Khudori, Ahsanun Naseh; Kusuma, Wahyu Teja
International Journal Software Engineering and Computer Science (IJSECS) Vol. 5 No. 2 (2025): AUGUST 2025
Publisher : Lembaga Komunitas Informasi Teknologi Aceh (KITA)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijsecs.v5i2.4361

Abstract

This study assesses the Railfood feature in the Access by KAI application through System Usability Scale (SUS) methodology and factor analysis. Railfood allows train passengers to order meals online during travel, representing PT Kereta Api Indonesia's move toward digital service integration. Quantitative data from 400 users who accessed the feature within three years revealed a SUS score of 73.5 (Grade C), indicating moderate performance. Satisfaction ranked highest among measured factors, suggesting users found the interface approachable, while efficiency scored lowest due to the initial learning requirements. The gap between these factors points to specific improvement areas: simplifying navigation paths, adding visual cues, and implementing brief tutorials. Such adjustments would likely reduce user adaptation time while maintaining the satisfaction already achieved. The research offers practical value for mobile service development in transportation settings where users operate under time constraints and varying connectivity conditions. Results demonstrate how targeted usability evaluation can identify actionable refinements in transit-based digital services.
ANALISIS KEBUTUHAN PEMAHAMAN BUDAYA DIGITAL PADA GENERASI X DAN BABY BOOMERS Gendro Salim; Ahsanun Naseh Khudori; M. Syauqi Harris
Nusantara Hasana Journal Vol. 5 No. 3 (2025): Nusantara Hasana Journal, August 2025
Publisher : Yayasan Nusantara Hasana Berdikari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59003/nhj.v5i3.1600

Abstract

During 2 (two) decades of assisting entrepreneurs in running their businesses, researchers have interacted with hundreds of entrepreneurs, most of whom are Baby Boomers born between 1946-1964 and Generation X born between 1965-1980, requiring a customized approach because these two generations have characteristics, preferences. Where it is precisely this generation that is very behind with digitalization and technology. Their desire for transformation is not supported by their ability to absorb information so quickly, with unfamiliar jargon. Coupled with the ability of digital actors, who also cannot explain analogies that can be accepted by this generation. In the context of writing this journal, the researcher tried an empathetic approach, collecting data with questionnaires from the clients of the researcher, so as to illustrate the unrest. What priorities must be done, in order to break this deadlock, so as to provide a wider perspective to the community, in order to improve the capabilities of both parties, both service providers and recipients of digital services. In this journal, the researcher specializes in Understanding Digital Culture in Baby Boomers and Generation X.
Analisis Penerimaan Byond By BSI Menggunakan Technology Acceptance Model (TAM) (Studi Kasus: Super Apps Byond By BSI) Wilayah Kota Malang Wicaksana, Gigih; Haris, M. Syauqi; Khudori, Ahsanun Naseh
Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi Vol. 5 No. 2 (2025): Oktober - Jurnal Janitra Informatika dan Sistem Informasi
Publisher : Indonesian Scientific Journal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59395/nb3dtf03

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerimaan pengguna terhadap aplikasi Byond by BSI di Kota Malang dengan menggunakan kerangka Technology Acceptance Model (TAM) yang berfokus pada variabel Perceived Ease of Use (PEOU), Perceived Usefulness (PU), dan Attitude Toward Using (ATU). Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan survei terhadap 145 responden, di mana instrumen penelitian telah diuji validitas dan reliabilitasnya serta memenuhi kriteria yang dipersyaratkan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemudahan penggunaan meningkatkan persepsi kegunaan dan secara langsung mendorong sikap positif terhadap aplikasi, sementara manfaat yang dirasakan juga memperkuat sikap positif pengguna. Temuan ini menegaskan relevansi TAM dalam konteks perbankan syariah Indonesia, yang masih terbatas dieksplorasi, sekaligus memberikan implikasi praktis bagi pengembang mobile banking untuk merancang fitur yang sederhana, fungsional, dan berorientasi pada pengalaman pengguna guna meningkatkan kepuasan serta loyalitas.
Perancangan Aplikasi Resep Makanan Pencegah Stunting Menggunakan Metode Design Sprint francisca, khollydayyana mitra; Kusuma, Wahyu Teja; Khudori, Ahsanun Naseh
Jurnal Informatika dan Komputer Vol 15 No 2 (2025): Oktober
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Komputer PGRI Banyuwangi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55794/jikom.v15i2.290

Abstract

Stunting is a health problem that is still a serious concern in Indonesia because of its impact on child growth. One of the main factors causing it is the lack of nutritional education for mothers and parents. To help overcome this, this study designed a food recipe application to prevent stunting using the design sprint method combined with persona, crazy 8's, and MVP (Minimum Viable Product). This combination of methods was chosen because it allows the application design process to be carried out quickly, and based on user needs. The design of this application aims to provide information about healthy food menus that are in accordance with children's nutritional needs, especially in preventing stunting. The design of the application user interface (prototype) was developed based on mobile using figma as a design tool. The application design was evaluated using the SUS method with a result of 77 which means that this application has a good level of usability with the Adjective Rating "GOOD" included in the grade C category. The results of this study indicate that this application has the potential to help parents, pregnant women in choosing and serving healthier and more nutritious food for children. With this application, it is hoped that the stunting rate in Indonesia can be reduced through easier and more practical access to nutritional information.
Perbandingan Metode Supervised Machine Learning untuk Prediksi Prevalensi Stunting di Provinsi Jawa Timur Haris, M Syauqi; Khudori, Ahsanun Naseh; Kusuma, Wahyu Teja
Jurnal Teknologi Informasi dan Ilmu Komputer Vol 9 No 7: Spesial Issue Seminar Nasional Teknologi dan Rekayasa Informasi (SENTRIN) 2022
Publisher : Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25126/jtiik.2022976744

Abstract

Stunting atau kasus balita kerdil/pendek adalah salah satu masalah di bidang kesehatan yang saat ini sedang dihadapi oleh masyarakat Indonesia. Provinsi Jawa Timur memiliki nilai prevalensi stunting sebesar 26,8% berdasarkan integrasi data Kementerian Kesehatan dan Badan Pusat Statistik. Nilai tersebut masih tergolong tinggi karena standar minimal yang ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) adalah sebesar 20%. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk memberikan kontribusi dalam penyelesaian permasalahan stunting di Provinsi Jawa Timur dengan cara menganalisis faktor-faktor yang diprediksi bisa memengaruhi tingkat prevalensi stunting berdasarkan data sekunder hasil survei dari beberapa lembaga resmi dan terpercaya di bidang kesehatan yang telah dipublikasikan. Supervised machine learning merupakan pendekatan dalam pembuatan kecerdasan buatan (artificial intelligence) yang menggunakan data-data berlabel sebagai data latihnya. Pendekatan ini dirasa sangat sesuai digunakan dalam prediksi nilai prevalensi stunting pada suatu wilayah berdasarkan data-data lain yang relevan.  Penelitian-penelitian sebelumnya tentang prediksi prevalensi stunting rata-rata hanya menggunakan salah satu metode supervised machine learning saja dan data sekunder yang digunakan hanya bersumber dari salah satu sumber survei saja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor penyebab yang memiliki korelasi tinggi terhadap nilai prevalensi stunting bukan hanya Berat Badan Lahir Rendah (BBLR) saja, namun juga Indeks Pembangunan Manusia, sanitasi, dan Indeks Penduduk Miskin. Selain itu, beberapa metode dalam supervised machine learning juga dibandingkan yaitu, linier regression, support vector regression, dan random forest regression.Metode support vector regression dalam penelitian ini memiliki nilai galat yang lebih rendah yaitu 0,91 untuk MAE dan 1,30 untuk MSE.AbstractStunting or the case of stunted/short toddlers is one of the problems in the health sector that is currently being faced by the people of Indonesia. East Java Province has a stunting prevalence value of 26.8% based on data integration from the Ministry of Health and the Central Statistics Agency. This value is still relatively high because the minimum standard set by the World Health Organization (WHO) is 20%. Therefore, this study aims to contribute to solving the stunting problem in East Java Province by analyzing the factors that are predicted to affect the stunting prevalence rate based on published secondary data from surveys from several official and trusted institutions in the health sector. Supervised machine learning is an approach in making artificial intelligence that uses labeled data as training data. This approach is considered very suitable to be used in predicting the value of stunting prevalence in an area based on other relevant data. Previous studies on predicting the prevalence of stunting on average only used one supervised machine learning method and the secondary data used was only sourced from one survey source. The results showed that the causative factors that have a high correlation to the prevalence of stunting are not only low birth weight (BBLR), but also the Human Development Index, sanitation, and the Poor Population Index. In addition, several methods in supervised machine learning are also compared, namely, linear regression, support vector regression, and random forest regression. The support vector regression method in this study has a lower error value, namely 0.91 for MAE and 1.30 for MSE.
UI/UX Design of Pratama Clinic Mobile Application Based on User Cultural Dimensions with User-Centered Design (UCD) Approach Iqbal, Ahmad; Khudori, Ahsanun Naseh; Haris, M. Syauqi
Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer Vol. 11 No. 2 (2025): Jurnal Teknologi Informatika dan Komputer
Publisher : Universitas Mohammad Husni Thamrin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37012/jtik.v11i2.2645

Abstract

Digital transformation has brought significant changes to various sectors, including healthcare. Digital technology, particularly mobile applications, enables increased efficiency, accessibility, and service quality. In the context of digital healthcare, effective user interface (UI) and user experience (UX) design are key factors in increasing application adoption by users. This study aims to design a mobile application for Klinik Pratama using a User-Centered Design (UCD) approach and integrating local cultural values in Malang City to improve accessibility and user satisfaction. This study uses quantitative methods. Data collection techniques include in-depth interviews with respondents, participant observation, and prototype evaluation using the System Usability Scale (SUS). The cultural dimensions used include Power Distance, Collectivism, Uncertainty Avoidance, Masculinity vs. Femininity, and Long-Term Orientation, which are then implemented in UI design elements. The evaluation results show that the integration of UCD with a culture-based approach can significantly increase the application's usability value, with an average SUS score of 86.75 for patients, 87.5 for doctors, and 85.83 for administrative staff. All scores are included in the 'Good' category with a letter grade of 'B' based on the interpretation of the SUS standard. These findings confirm that a user-oriented design approach to culture can promote the inclusivity and effectiveness of primary digital health services through design strategies that are adaptive to local culture.
Pemetaan Disparitas Stunting di Jawa Timur dengan Spatial Autoregressive Model (SAR) dan Spatial Error Model (SEM) Haris, M Syauqi; Risqy Siwi Pradini; Ahsanun Naseh Khudori
Jurnal Sistem Komputer dan Informatika (JSON) Vol. 7 No. 1 (2025): September 2025
Publisher : Universitas Budi Darma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30865/json.v7i1.8877

Abstract

Stunting masih menjadi masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Indonesia, khususnya di Provinsi Jawa Timur, di mana terdapat disparitas yang mencolok dalam prevalensi stunting. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi distribusi spasial stunting dan mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhinya, dengan mempertimbangkan perbedaan geografis antarwilayah. Untuk mencapai tujuan tersebut, penelitian menggunakan pendekatan analisis spasial dengan menggunakan data sekunder dari 38 kabupaten dan kota di Jawa Timur. Analisis ini melibatkan beberapa tahap, termasuk eksplorasi pola geografis melalui indeks autokorelasi global Moran's I dan analisis LISA, diikuti dengan pemodelan regresi spasial menggunakan Spatial Autoregressive Model (SAR) dan Spatial Error Model (SEM) berdasarkan matriks bobot tetangga terdekat. Klaster hotspot diidentifikasi di wilayah Tapal Kuda, sementara klaster outlier ditemukan di Sampang dan Tulungagung. Selain itu, model regresi spasial menunjukkan kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan model Ordinary Least Squares (OLS), dengan nilai pseudo R² SAR sebesar 0,7203 dan penurunan Akaike Information Criterion (AIC) menjadi 259,05. Hasil analisis menunjukkan bahwa inisiasi menyusui dini, cakupan ibu hamil, dan pemberian tablet tambah darah merupakan faktor signifikan yang mempengaruhi prevalensi stunting (p <0,05). Secara keseluruhan, model spasial memberikan representasi yang lebih akurat tentang pengaruh spasial di seluruh wilayah dibandingkan dengan regresi linier biasa, sehingga dapat menjelaskan variasi geografis stunting dengan lebih baik. Temuan ini menyoroti kebutuhan mendesak untuk mengembangkan kebijakan berbasis wilayah yang disesuaikan dengan karakteristik spasial yang unik di setiap wilayah. Penelitian ini berkontribusi pada bidang studi spasial dalam epidemiologi gizi dan menawarkan dasar ilmiah untuk mengimplementasikan intervensi kesehatan masyarakat yang lebih tepat sasaran.