Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search

Penerapan Deferred Prosecution Agreement Di Indonesia Sebagai Alternatif Penyelesaian Tindak Pidana Ekonomi Yang Dilakukan Oleh Korporasi Iqbal, Ahmad
Jurnal Yuridis Vol 7, No 1 (2020): Jurnal Yuridis
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35586/jyur.v7i1.1867

Abstract

Abstrak Korporasi mempunyai peranan penting dalam pembangunan ekonomi suatu negara, namun demikian tidak jarang korporasi dalam aktivitasnya melakukan tindakan menyimpang atau kejahatan dengan berbagai modus operandi. Salah satu cara menyelesaikan tindak pidana yang dilakukan di Inggris adalah Deferred Prosecution Agreement (DPA) yang diatur dalam Schedule 17 of the Crime and Courts Act 2013. DPA sejatinya merupakan pengenyampingan penuntutan secara pidana terlebih dahulu dengan syarat korporasi memenuhi kondisi-kondisi tertentu dalam jangka waktu tertentu. DPA dapat dipertimbangkan oleh penegak hukum Indonesia serta legislator di Indonesia dalam mencoba menyelesaikan tindak pidana korporasi yang merugikan perekonomian negara. Untuk dapat menerapkan DPA di Indonesia harus diaturnya dalam peraturan perundang-undangan dasar dalam menentukan dapatkah korporasi mempunyai tanggungjawab pidana di Indonesia dan juga pengaturan kewenangan jaksa dalam menghentikan penuntutan sementara.
Devil’s Justice: Genosida & Keadilan Bagi Warga Palestina (Promosi Pandangan Hak Asasi Manusia) Ferdinan Manuel, Elkristi; Arini, Dita Rosalia; Iqbal, Ahmad; Winriadirahman, Prameswara; Rahman, Faqih Zuhdi; Rakhmi, Wendy Budiati; Nurkhaerani, Ema; Tsirwiyati, Dwi Najah; Wahyudi, Slamet Tri; Marsal, Irsyaf; Nasution, Ali Imran
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 6 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Edisi April - Juni
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v6i2.6021

Abstract

Tujuan dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat betapa pentingnya memberikan paradigma baru dalam memandang genosida yang terjadi bagi warga Palestina. Prinsip keadilan sejati nyatanya tidak berlaku bagi kasus-kasus kejahatan kemanusiaan yang terjadi di seluruh dunia, khususnya di Paliestina. Prinsip ini menjadikan keadilan berubah makna menjadi devil’s justice yang menggambarkan bagaimana kekuasaan dan hawa nafsu menuyelimuti jiwa manusia terhadap manusia lainnya. Keadilan model seperti ini tidak mencerminkan keadilan sejati bila dikaitkan dengan pendekatan keselamatan bagi manusia dalam bingkai Hak Asasi Manusia (HAM). Hasil dari pengabdian kepada masyarakat ini adalah memberikan pemahaman secara holistik terhadap kasus-kasus kemanusiaan yang terjadi dan bagaimana pemberian sudut pandang ini merubah paradigma bagi peserta yang hadir di T-Space, Bintaro, Tangerang Selatan dari keadilan dalam sebuah peperangan dan kejahatan manusia yang terjadi berubah menjadi tumbahnya rasa hormat kepada martabat manusia yang dikesampingkan dalam peristiwa kejahatan. Salin itu, dengan pengabdian kepada masyarakat ini turut memberikan pemahaman bagaimana kekerasan secara keilmuan bukan hanya kekerasan personal saja, lebih jauh dari itu kekerasan struktural melalui tatanan sosial, dan kekerasan kultural yang lebih kompleks telah terjadi, sehingga dalam menganalisa genosida yang terjadi di Palestina, seluruh peserta mendapatkan pandangan yang menyeluruh dan holistik tersebut.
Merasionalkan Keadaan Yang Meringankan Pada Putusan Hakim Di Indonesia: Rationalizing Mitigating Circumstances in Judgments by Judges in Indonesia Iqbal, Ahmad
Jurnal Media Hukum Vol. 13 No. 2 (2025): Jurnal Media Hukum (JMH)
Publisher : Fakultas Hukum Universitas Tompotika Luwuk Banggai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59414/jmh.v13i2.1048

Abstract

Penentuan keadaan yang meringankan dalam putusan hakim kerap dinilai tidak rasional karena dipengaruhi sentimen pribadi, misalnya sikap sopan terdakwa di persidangan. Praktik ini menimbulkan ketidakpastian hukum sekaligus mengurangi rasa keadilan di masyarakat. Penelitian ini bertujuan menggambarkan keadaan yang meringankan dalam putusan hakim di Indonesia serta memberikan dasar rasionalisasinya dengan menggunakan rational theory of mitigation and aggravation in sentencing dari Mirko Bagaric. Metode yang digunakan adalah yuridis normatif melalui pendekatan konseptual dengan sumber data berupa Kitab Undang-Undang Hukum Acara Pidana, Peraturan Mahkamah Agung mengenai pedoman pemidanaan korupsi, 35 putusan perkara korupsi tahun 2024, serta literatur akademik. Hasil penelitian menunjukkan variasi yang luas dalam praktik, seperti sikap sopan, belum pernah dihukum, pengabdian sebagai pegawai negeri, memiliki tanggungan keluarga, dan pengembalian kerugian negara. Analisis teoritis memperlihatkan bahwa pertimbangan yang rasional hanya mencakup pengembalian kerugian negara, tidak memperoleh keuntungan dari tindak pidana, kooperatif dalam persidangan, terpaksa melaksanakan perintah atasan, dan kondisi tanggungan keluarga tertentu. Temuan ini menegaskan pentingnya keadaan yang meringankan yang rasional sehingga pemidanaan dilakukan dengan secara adil dan efisien.
Peranan Pendidikan Multikultural Dalam Mengatasi Perilaku Bullying Di Smkn 1 Bantaeng iqbal, ahmad; Putri, Rezky Dwika Dana; Takbir, Putri Maulidyana; Nur, Hasruddin
Jurnal Pendidikan, Sains Dan Teknologi Vol. 5 No. 1 (2026): Januari - Maret
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47233/jpst.v5i1.4142

Abstract

This paper examines the strategic role of multicultural education in preventing bullying within the school environment. In the context of Indonesia as a diverse nation, multicultural education is positioned as an approach that fosters tolerance, empathy, justice, and respect for differences in culture, religion, ethnicity, and social status among students. The paper describes the concept, objectives, and urgency of multicultural education, and analyzes the forms, causes, and impacts of bullying, including physical, verbal, and psychological dimensions as well as the emergence of new perpetrators. Drawing on findings from studies conducted in primary schools, secondary schools, and Islamic boarding schools, it concludes that multicultural education is effective in reducing bullying by strengthening students’ civic disposition and inclusive social attitudes. Practical implementations discussed include curriculum integration, classroom and extracurricular programs, the establishment of anti-violence task forces, and school culture management that explicitly promotes anti-discrimination and anti-bullying values. Thus, multicultural education is presented as a key solution for shaping democratic, humanistic, and pluralistic student character in a plural society.
Peningkatan Efisiensi Air melalui Penerapan Sistem Irigasi Tetes Berbasis Gravitasi dalam Pengelolaan Kebun Alpukat di Pondok Modern Darussalam Gontor Dwicahyo, Agung; Wibowo, Hendri Setiyo; Taqwa, Ussisa Ala; Fachrezy, Muhammad Galang; Albana, Muhammad Habibi; Sasongko, Yogi Banar; Iqbal, Ahmad; Ashari, Riza
Abdimas Indonesian Journal Vol. 5 No. 2 (2025)
Publisher : Civiliza Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/aij.1286

Abstract

This community service program aims to improve the efficiency of avocado garden management at Pondok Modern Darussalam Gontor through the implementation of an appropriate gravity-based drip irrigation system. The main problems faced are uneven water supply due to manual watering, low water use efficiency, and lack of skills of students in the application of irrigation technology. Service activities include designing a simple irrigation system, technical training for students and garden managers attended by 8 staff, preparation of irrigation schedules, and the implementation of a monitoring and routine maintenance system. The results of the activity showed an increase in the efficiency of water distribution, an increase in the competence of students and staff in the installation and maintenance of the drip irrigation system, and the development of an independent learning model that is in line with the vision of the Islamic boarding school. The program also produces complete documentation as a replication guide for other institutions that have similar characteristics.