Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SARKASME PADA KANAL YOUTUBE TEOTOK KARYA BETO DAN BILAL, SINDIRAN KERAS BERBALUT TAWA Isnaini, Ainur Rohmah; Yanuarsih, Sri; Abadi, M. Imron
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.410

Abstract

Penelitian ini membahas penggunaan sarkasme sebagai gaya bahasa sindiran dalam konten kanal YouTube Tekotok karya Beto dan Bilal. Sarkasme dalam media digital semakin berkembang sebagai bentuk komunikasi yang tidak hanya berfungsi untuk menghibur, tetapi juga menyampaikan kritik sosial secara kreatif. Dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif, penelitian ini menganalisis tuturan dalam beberapa video Tekotok untuk mengidentifikasi jenis sarkasme, strategi bahasa, serta fungsi sosial yang muncul dalam dialog. Data dikumpulkan melalui teknik tonton, transkrip, dan catat dengan fokus pada segmen video yang memuat unsur ironi, hiperbola, metafora, dan bentuk pertentangan makna lainnya. Hasil analisis menunjukkan bahwa sarkasme dalam kanal Tekotok muncul melalui penggunaan diksi sehari-hari, humor situasional, dan hiperbola ekstrem seperti “kolam renang dari beras” atau “AC monnya ada 10”. Sarkasme berfungsi sebagai media kritik terhadap perilaku konsumtif, kemiskinan, ketimpangan sosial, dan pola pikir tidak logis yang kerap muncul dalam kehidupan sehari-hari. Penelitian ini memperlihatkan bahwa humor sarkastik menjadi strategi efektif untuk menyisipkan pesan moral tanpa menimbulkan pertentangan, sejalan dengan teori gaya bahasa Keraf (1971) serta temuan penelitian sebelumnya mengenai sarkasme di media digital. Secara keseluruhan, penelitian ini menegaskan bahwa sarkasme dalam kanal Tekotok bukan sekadar hiburan, melainkan alat refleksi sosial yang mampu membangun kesadaran kritis penonton melalui tawa dan sindiran.
KEPRIBADIAN TOKOH MENURUT SIGMUND FREUD DALAM NOVEL TULISAN SASTRA KARYA TENDERLOVA Nisya’, Risky Arifatun; Yanuarsih, Sri; Abadi, M. Imron
Journal of Community Service Vol 8 No 1 (2026): JCS, June 2026
Publisher : Ikatan Dosen Menulis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56670/jcs.v8i1.412

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan kepribadian tokoh dalam novel Tulisan Sastra karya Tenderlova menggunakan teori Id, Ego, dan Superego Sigmund Freud. Pendekatan yang digunakan adalah psikologi sastra dengan metode deskriptif kualitatif. Data diperoleh melalui analisis mendalam terhadap perilaku, dialog, dan konflik batin tokoh dalam teks novel. Hasilnya menunjukkan bahwa aspek Id tampak melalui tindakan impulsif dan agresif pada tokoh Sastra, Jovan, Nana, Sahara, dan Jeffry. Aspek Ego muncul saat para tokoh menahan impuls dan beradaptasi dengan realitas melalui pertimbangan logis. Sementara itu, aspek Superego ditunjukkan melalui nilai moral, etika, dan suara hati, yang mendorong munculnya rasa bersalah, tanggung jawab, dan penyesalan mendalam.
Tindak Tutur Ilokusi dalam Film Pendek "Topi Tindak Tanduk Subasita" di Kanal Youtube Paniradya Kaistimewan Azam, Irfan Abdullah; Letreng, I Wayan; Abadi, M. Imron
Alinea: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajaran Vol. 15 No. 1 (2026): Bahasa, Sastra, dan Pengajaran
Publisher : Universitas Suryakanca

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This article describes the illocutionary speech acts in the dialogue of the short film Topi Tindak Tanduk Subasita on the Paniradya Kaistimewan YouTube channel. The study uses a qualitative descriptive approach with data sources in the form of speech between characters in the film. Data were collected through the listening and note-taking method, then analyzed by identifying the types of illocutionary speech acts based on the context of the speech situation. The results show that the dialogue in the film contains various types of illocutionary speech acts, including assertive, directive, expressive, and commissive. These speech acts function to build social interactions between characters, clarify social relations, and move the film's storyline. Abstrak Artikel ini mendeskripsikan tindak tutur ilokusi dalam dialog film pendek Topi Tindak Tanduk Subasita di kanal YouTube Paniradya Kaistimewan. Penelitian  menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa tuturan antartokoh dalam film. Data dikumpulkan melalui metode simak dan catat, kemudian dianalisis dengan mengidentifikasi jenis tindak tutur ilokusi berdasarkan konteks situasi tutur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dialog dalam film mengandung berbagai jenis tindak tutur ilokusi, meliputi asertif, direktif, ekspresif, dan komisif. Tindak tutur tersebut berfungsi membangun interaksi sosial antartokoh, memperjelas relasi sosial, serta menggerakkan alur cerita film.