Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search

KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII SMP Zulkifli; Yunus, Yunus; La Ode Akhiri Zulzaman; Muhammad Rifa'ie
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 11 No. 1 (2026): JURNAL BASTRA EDISI JANUARI 2026
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/bastra.v11i1.1176

Abstract

This study aims to describe the ability of seventh-grade students at SMP Negeri 1 Bungku Selatan in writing procedure texts. Using a quantitative descriptive method with a field research approach, this study involved 75 students as the total sample. The data were collected through a written test in which students were assigned to compose a procedure text based on the given theme. The assessment focused on four aspects: title, structural completeness, linguistic features, and writing conventions. The findings show that 60% of the students (45 learners) achieved the minimum mastery criterion of 66%, while 40% (30 learners) did not meet the standard. The classical mastery level also did not reach the expected threshold of 85%. The analysis of each aspect reveals that the title aspect achieved the highest mastery (100%), whereas the structural completeness (56%), linguistic features (72%), and writing conventions (62.67%) remain below the expected level. Overall, the results indicate that students’ ability to write procedure texts is still insufficient, particularly in applying structure, linguistic features, and proper writing mechanics. These findings suggest the need for improved instructional strategies and more intensive writing practice to enhance students’ proficiency in writing procedure texts.
DI MANA LETAK KESULITAN SISWA? MENELUSURI FAKTOR PENGHAMBAT KEMAMPUAN MENULIS TEKS PROSEDUR SISWA KELAS VII MTS: Where Do Students Struggle? Tracing the Inhibiting Factors in Writing Procedure Texts among Seventh-Grade Students of MTs Asma Dwi Mahmudah; Sri Suryana Dinar; La Ode Akhiri Zulzaman
Jurnal Pesastra (Pendidikan Bahasa dan Sastra) Vol. 3 No. 1 (2026): Jurnal Pesastra Edisi Februari 2026
Publisher : PT. CASA CENDEKIA MEDIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36709/pesastra.v3i1.81

Abstract

Kemampuan menulis teks prosedur merupakan salah satu kompetensi penting dalam pembelajaran bahasa Indonesia karena menuntut siswa mampu mengorganisasi gagasan, memahami struktur teks, serta menerapkan kaidah kebahasaan secara tepat. Namun, dalam praktik pembelajaran masih ditemukan berbagai kesulitan yang dialami siswa dalam menulis teks prosedur. Penelitian ini bertujuan memetakan kemampuan menulis teks prosedur serta mengidentifikasi faktor-faktor yang menjadi penghambat kemampuan tersebut pada siswa kelas VII. Penelitian menggunakan pendekatan deskriptif kuantitatif dengan subjek penelitian sebanyak 24 siswa. Data dikumpulkan melalui tes menulis teks prosedur yang dianalisis berdasarkan aspek struktur teks, ciri kebahasaan, dan aspek mekanik penulisan. Analisis data dilakukan dengan menghitung persentase ketuntasan belajar secara individual dan klasikal serta menelaah tingkat ketuntasan pada setiap aspek penilaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 64,58% siswa telah mencapai ketuntasan belajar, sedangkan 35,41% siswa belum tuntas. Aspek langkah-langkah menjadi bagian struktur yang paling dikuasai siswa, sementara aspek pendahuluan dan penutup masih menunjukkan tingkat ketidaktuntasan tinggi. Pada aspek kebahasaan, penggunaan kalimat perintah relatif dikuasai siswa, tetapi penggunaan kalimat larangan dan adverbia masih menjadi kendala. Aspek mekanik, khususnya penggunaan ejaan dan tanda baca, merupakan kelemahan utama dengan tingkat ketidaktuntasan sebesar 95,83%. Temuan ini menunjukkan bahwa kesulitan menulis teks prosedur dipengaruhi oleh faktor internal seperti keterbatasan kosakata, kesulitan mengembangkan ide, dan rendahnya minat menulis, serta faktor eksternal berupa strategi pembelajaran yang belum optimal. Penelitian ini memberikan gambaran empiris mengenai letak kesulitan siswa yang dapat menjadi dasar dalam merancang pembelajaran menulis teks prosedur yang lebih efektif dan berorientasi pada kebutuhan peserta didik.