Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : JURNAL REKAYASA INFORMASI SWADHARMA (JRIS)

PENGEMBANGAN FRAMEWORK DATA MINING BERBASIS DEEP NEURAL NETWORK DENGAN EKSPLORASI TEKNIK TRANSFER LEARNING UNTUK PREDIKSI DAN KLASIFIKASI DATA Nurlaela, Lela; Suhanda, Yogasetya; Sopian, Adi; Dewi, Christine Sientta; Syahrial, Riza
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 5, No 1 (2025): JURNAL JRIS EDISI JANUARI 2025
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol5no1.723

Abstract

The digital transformation in the era of the Industrial Revolution 4.0 has driven the adoption of deep learning technology for data analysis across various sectors, including healthcare, education, and agriculture. This study aims to develop a data mining framework based on deep neural networks by exploring transfer learning techniques to enhance the accuracy and efficiency of prediction and classification processes. The research employs a research and development (R&D) approach with systematic stages, including a literature review, framework design, data collection and processing, framework implementation, and performance evaluation. The developed framework was tested in three primary data domains: healthcare, education, and agriculture. The data underwent cleaning, normalisation, and augmentation to improve quality and variety. The framework was implemented using the TensorFlow library, leveraging pre-trained models such as ResNet50 and InceptionV3. The evaluation used accuracy, precision, recall, F1-score, and training time efficiency metrics. The results demonstrate that the framework achieved an average accuracy of over 90%, improving training time efficiency by up to 60% compared to training from scratch. The transfer learning technique enabled the utilisation of pre-trained models to enhance prediction performance while requiring smaller training datasets. This study also identified key challenges in implementing deep learning technology in Indonesia, including limited infrastructure and low interpretability of analytical results. Consequently, the framework was designed to support interpretability through intuitive data visualisation and flexibility to adapt to various sectors. This framework is not only academically relevant but also practical, providing significant contributions to data-driven decision-making and improving organisational competitiveness in Indonesia.Transformasi digital di era revolusi industri 4.0 telah mendorong penggunaan teknologi deep learning untuk analisis data di berbagai sektor, termasuk kesehatan, pendidikan, dan agrikultur. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan framework data mining berbasis deep neural networks dengan eksplorasi teknik transfer learning untuk meningkatkan akurasi dan efisiensi proses prediksi serta klasifikasi data. Penelitian ini menggunakan pendekatan research and development (R&D) dengan tahapan sistematis, termasuk studi literatur, perancangan framework, pengumpulan dan pengolahan data, implementasi framework, dan evaluasi kinerja. Framework yang dikembangkan diuji pada tiga domain data utama: data kesehatan, pendidikan, dan agrikultur. Data yang digunakan melalui tahapan pembersihan, normalisasi, dan augmentasi untuk meningkatkan kualitas dan variasi data. Implementasi framework dilakukan menggunakan pustaka TensorFlow dengan memanfaatkan model pra-latih seperti ResNet50 dan InceptionV3. Evaluasi dilakukan menggunakan metrik akurasi, presisi, recall, F1-score, dan efisiensi waktu pelatihan. Hasil pengujian menunjukkan bahwa framework ini mencapai akurasi rata-rata di atas 90%, dengan efisiensi waktu pelatihan meningkat hingga 60% dibandingkan metode pelatihan dari awal. Teknik transfer learning memungkinkan pemanfaatan model pra-latih untuk meningkatkan kinerja prediksi dengan kebutuhan data pelatihan yang lebih kecil. Penelitian ini juga mengidentifikasi tantangan utama dalam penerapan teknologi deep learning di Indonesia, seperti keterbatasan infrastruktur dan rendahnya tingkat interpretabilitas hasil analisis. Oleh karena itu, framework ini dirancang untuk mendukung interpretabilitas melalui visualisasi data yang intuitif, serta fleksibilitas untuk diadaptasi di berbagai sektor. Framework ini tidak hanya relevan secara akademis tetapi juga aplikatif, memberikan kontribusi signifikan dalam mendukung pengambilan keputusan berbasis data dan peningkatan daya saing organisasi di Indonesia.
PENGEMBANGAN APLIKASI CUSTOMER RELATIONSHIP MANAGEMENT (CRM) BERBASIS WHATSAPP BUSINESS UNTUK OPTIMALISASI PENJUALAN PADA BISNIS FASHION ONLINE Usanto, Usanto; Sopian, Adi; Syahrial, Riza; Dewi, Christine Sientta; Ningtyas, Septiana; Kurniati, Ike
JRIS : Jurnal Rekayasa Informasi Swadharma Vol 6, No 1 (2026): JURNAL JRIS EDISI JANUARI 2026
Publisher : Institut Teknologi dan Bisnis (ITB) Swadharma

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56486/jris.vol6no1.975

Abstract

The development of information technology has driven significant transformation in the retail trade sector, including the online fashion industry in Indonesia. The shift in consumer behavior towards online shopping requires businesses to adopt effective Customer Relationship Management (CRM) strategies to increase customer satisfaction, loyalty, and customer management efficiency. This study aims to design and implement a WhatsApp Business-based CRM application to optimize the sales system in fashion MSMEs, with a case study in the online fashion sector. The research method used is a descriptive qualitative approach, using interviews, observations, and literature reviews. The results show that manual use of WhatsApp Business creates obstacles, including delayed responses, unstructured customer records, and limited consumer behavior analysis. The developed CRM application integrates the WhatsApp Business API with a customer database and a web-based admin dashboard. Key features include contact management, transaction history recording, auto-reply, customer segmentation, and promotional broadcasts. Testing using the black-box method and user validation demonstrates that the system runs optimally, accelerates response times, improves communication efficiency, and provides real-time customer analysis.Perkembangan teknologi informasi telah mendorong transformasi signifikan pada sektor perdagangan ritel, termasuk industri fashion online di Indonesia. Pergeseran perilaku konsumen menuju belanja daring menuntut pelaku usaha untuk mengadopsi strategi Customer Relationship Management (CRM) yang efektif dalam meningkatkan kepuasan, loyalitas, serta efisiensi pengelolaan pelanggan. Penelitian ini bertujuan merancang dan mengimplementasikan aplikasi CRM berbasis WhatsApp Business guna mengoptimalkan sistem penjualan pada UMKM fashion, dengan studi kasus di Sektor fashion online. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif deskriptif melalui wawancara, observasi, dan studi pustaka. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan WhatsApp Business secara manual menimbulkan kendala berupa keterlambatan respons, pencatatan pelanggan yang tidak terstruktur, serta keterbatasan analisis perilaku konsumen. Aplikasi CRM yang dikembangkan mengintegrasikan WhatsApp Business API dengan basis data pelanggan dan dashboard admin berbasis web. Fitur utama mencakup manajemen kontak, pencatatan histori transaksi, auto-reply, segmentasi pelanggan, dan broadcast promosi. Pengujian menggunakan metode black-box dan validasi pengguna membuktikan bahwa sistem berjalan optimal, mempercepat respons, meningkatkan efisiensi komunikasi, serta menyediakan analisis pelanggan secara real-time.