Claim Missing Document
Check
Articles

Found 6 Documents
Search

An analysis of the implications of taxation on equity in relation to national development Maulana, Ayang Fristia; Apiati, Siti Nurfadilah; Arofah, Laila; Aditiya, Arya; Solihin, Muhammad
Journal of Law Science Vol. 6 No. 3 (2024): July : Law Science
Publisher : Institute Of computer Science (IOCS)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35335/jls.v6i3.5199

Abstract

Taxation is a very important instrument for a government in collecting funds to finance various development programs, the nature of this tax is mandatory. Apart from that, this tax system can be designed as well as possible, by making it a tool to achieve social and economic justice, through income redistribution. National development is taxation carried out effectively with the aim of reducing economic imbalances between regions and increasing investment in social services. Excessive or unfair taxation can discourage investment and can destroy incentives to work. This increase in taxes on development can be done to increase the number of buildings owned by Indonesia. With tax reform that focuses on justice and efficiency, this can support a more sustainable national development.
ANALISIS PERSETUJUAN TERHADAP SUATU PEKERJAAN PASCA BELAKUNYA UU CIPTA KERJA Arofah, Laila; Jumhana, Enjum; Febriyant, Afi Nurul; Hidayah, Jihan; Wahyu, Muhammad
Bhinneka Multidisiplin Journal Vol. 2 No. 1 (2025): Bhinneka Multidisiplin Journal
Publisher : Yayasan Education and Social Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53067/bmj.v2i1.48

Abstract

Fixed Term To Employment Agreement (PKWT) is one form of employment relationship that is needed and has been regulated in the legislation. This change covers aspects of work duration, compensation arrangements, contract flexibility, and labor protection. The existence of legislation on Job Creation makes it easier for companies to use PKWT, including more flexible contract extensions. However, on the other hand, and there are concerns that this new regulation could reduce job stability and guarantees of rights for the workers, especially in terms of the social security, and end-of-contract compensation, and protection against termination of employment. The new regulation also poses challenges in implementation, especially in ensuring company compliance with compensation obligations and avoiding potential abuse.
Edukasi Anti Perundungan dan Pencegahan Kenakalan Remaja melalui Penyuluhan Hukum di SMPN 6 Kota Cilegon Arofah, Laila; Siregar, Dina Khairuna; Putri, Syifa Nadiyah; Putri, Zachika Tenia; Asy'ary, Hilda Melia; Pratama, Dymas Putra; Kafi, Muhamad Ibnu; Sunaliyasih, Phuty Dewi; Suliyasti, Desi; Ilhami, Muhammad Rizky Maulana; Julianti, Nita; Maulana, Mario
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 10 (2025): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/bkrq6s39

Abstract

Kenakalan remaja merupakan masalah sosial yang sering terjadi di kalangan pelajar, termasuk di Provinsi Banten. Hal ini menjadi perhatian penting mengingat dampak negatif yang dapat ditimbulkan, baik bagi individu maupun masyarakat. Salah satu cara untuk menanggulangi permasalahan tersebut adalah dengan memberikan penyuluhan hukum kepada siswa, khususnya di SMPN 6 Kota Cilegon. Kegiatan penyuluhan hukum ini mencakup materi tentang berbagai bentuk kenakalan remaja, seperti perundungan ( bullying ),  perkelahian, pencurian, dan penyalahgunaan narkoba, serta sanksi hukum yang berlaku sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang ada. Hasil dari kegiatan ini diharapkan dapat membentuk pola pikir siswa yang lebih bijak dalam menghadapi berbagai masalah sosial dan mengurangi angka kenakalan remaja di kalangan pelajar. Selain itu, penyuluhan ini juga dapat memperkuat pemahaman siswa mengenai peran hukum dalam menciptakan lingkungan yang aman dan tertib. Dengan demikian, melalui penyuluhan hukum, siswa SMPN 6 Kota Cilegon  diharapkan dapat menjadi agen perubahan dalam mengurangi kenakalan remaja di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Pelatihan Pembuatan Sambal Keruthu Sebagai Upaya Pemberdayaan  Usaha Kecil Berbasis Kearifan Lokal di Kelurahan Tamansari Pulomerak Kota Cilegon Sunaliyasih, Phuty Dewi; Andani, Rahmah; Natasyha, Meylan; Wulandari, Wiwin; Siregar, Dina Khairuna; Arofah, Laila; Suliyasti, Desy; Zahran, Aldo Salvero; Ilhami, Muhammad Rizky Maulana; Galingging, Nanda Silvia BR; Lestari, Dwi Maya; Yulianti, Nita; Putri, Zachika Tenia; Amalia, Amalia; Antika, Neneng
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 10 (2025): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/ft1zev20

Abstract

Sambal Keruthu merupakan salah satu kuliner tradisional khas Kelurahan Tamansari yang memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai produk unggulan berbasis kearifan lokal. Melalui pelatihan pembuatan sambal kerutuk, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan ibu rumah tangga agar mampu meningkatkan keterampilan teknis dalam pengolahan pangan, pengemasan higienis, serta strategi pemasaran digital. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi partisipatif selama proses pelatihan. Hasil menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta dalam produksi sambal keruthu berkualitas, serta pemahaman strategi usaha yang mendukung pengembangan UMKM lokal. Selain itu, pelatihan ini juga mendorong terciptanya peluang usaha baru yang berkontribusi pada peningkatan perekonomian keluarga dan kesejahteraan masyarakat. Program ini membuktikan bahwa pelatihan berbasis potensi lokal dapat menjadi salah satu langkah konkret dalam pemberdayaan ekonomi masyarakat secara berkelanjutan.
Membangun Generasi Tangguh: Edukasi Anti Perundungan dan Kesehatan Mental bagi Remaja SMPN 6 Cilegon Putri, Zachika Tenia; Asy'ary, Hilda Melia; Siregar, Dina Khairuna; Arofah, Laila; Pratama, Dymas Putra; Kafi, Muhamad Ibnu; Sunaliyasih, Phuty Dewi; Andani, Rahmah; Muntasiro, Fitria Azzahra; Budiawan, AA; Anggraini, Parlitha; Galingging, Nanda Silvia BR; Lestari, Dwi Maya; Wulandari, Wiwin
Jurnal Pengabdian Sosial Vol. 2 No. 10 (2025): Agustus
Publisher : PT. Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/11knq934

Abstract

Tingginya kasus perundungan dan kenakalan remaja dapat berdampak pada kesehatan mental, motivasi belajar, dan hubungan sosial siswa. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan  untuk memberikan pembinaan kepada siswa SMPN 6 Cilegon melalui edukasi dengan subtema “Pembinaan Remaja melalui Edukasi Anti Perundungan dan Pentingnya Kesehatan Mental dalam Membangun Generasi yang Cerdas, Sehat, dan Bersatu. Metode yang digunakana adalah metode sosialisasi interaktif oleh narasumber ahli diikuti oleh sekitar 40 siswa kelas 9. Metode pelaksanaan meliputi penyampaian materi, sesi tanya jawab, dan diskusi kelompok. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap dampak bullying, cara mencegah kenakalan remaja, serta pentingnya menjaga kesehatan mental. Kesimpulannya, kegiatan ini berhasil memberikan edukasi yang relevan dan memotivasi siswa untuk menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter positif.
Analisis Yuridis Akibat Perkawinan Sirri Dan Perlindungan Hukum Bagi Kaum Perempuan (Studi Lapangan Pengadilan Agama Pandeglang Banten) Rahayu, Amara Mukti; Arofah, Laila; Astuti, Lili Koesneti Puji; Hibar, Ujang; Jumhana, Enjum
CARONG: Jurnal Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol. 3 No. 3 (2026): July, Emerging Issues in Education, Society, and Humanities.
Publisher : Universitas Serambi Mekkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.62710/63vrv296

Abstract

An unregistered marriage “perkawinan sirri” is a marriage solemnized in accordance with religious tenets but carries the potential for various legal consequences—particularly for women—such as difficulties in securing legal certainty and the fulfillment of civil rights. Given this context, this study aims to analyze (1) the legal consequences of unregistered marriages for women and (2) the forms of legal protection available to women in such marriages within the jurisdiction of the Pandeglang Religious Court. The study employs an empirical-juridical research method, utilizing statutory, conceptual, and legal effectiveness approaches. Data were gathered through interviews with judges and court clerks at the Pandeglang Religious Court, supplemented by a literature review, and were analyzed qualitatively. The findings indicate that unregistered marriages result in a lack of legal certainty regarding marital status, thereby hindering women from accessing civil rights such as entitlement to maintenance “nafkah”, claims to marital assets, and the ability to prove their marital status. Legal protection for women is facilitated through the “isbat” (marriage ratification) mechanism at the Religious Court, serving as a means to obtain state recognition for a marriage that was originally solemnized solely under religious law. The study concludes that unregistered marriages disadvantage women due to the absence of official marriage registration. Consequently, “isbat nikah” (marriage ratification) serves as a form of legal protection that establishes certainty regarding marital status and safeguards the rights of both women and children.