Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Evaluasi Kebijakan Pelimpahan Kewenangan Bupati dalam Evaluasi APB Desa oleh Camat Agar Sesuai Tujuan Pelimpahan di Kabupaten Nunukan Provinsi Kalimantan Utara Hasrul; Dandan Haryono; Agus Priyanto
Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah Vol. 6 No. 5 (2024): Al-Kharaj: Jurnal Ekonomi, Keuangan & Bisnis Syariah
Publisher : Intitut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47467/alkharaj.v6i5.2396

Abstract

This study aimed to describe and analyze the evaluation of the policy of decentralizing authority from the Regent to the Sub-District Head in Nunukan District regarding the evaluation of Village Budgetary Allocation (APB Desa) based on the Regulation of the Nunukan Regent No. 31 of 2018 concerning Amendments to Nunukan Regent Regulation No. 54 of 2012 regarding the Decentralization of Some Authorities of the Nunukan Regent to Sub-District Heads in Nunukan District. The research employed a qualitative approach with a descriptive method. Data collection procedures included in-depth interviews, observations, document studies, and triangulation. The main informants were policy formulators and implementers, relevant government agencies (SKPD), and village governments as service recipients. The policy evaluation theory utilized six criteria: effectiveness, efficiency, sufficiency, equality, responsiveness, and accuracy. The analysis revealed that the criteria for evaluating the policy of decentralizing authority from the regent to the sub-district head regarding APB Desa evaluation had not been fully implemented optimally, especially in terms of effectiveness and responsiveness. Several issues identified in the implementation of APB Desa evaluation by sub-district heads in Nunukan District included the absence of SOPs for APB Desa evaluation services, the quality and quantity of human resources in the bureaucracy, and limited sub-district budgets. The researchers recommended policymakers to issue regulations in the form of regional head regulations governing the technical guidelines for APB Desa evaluation by sub-district heads and the necessity of drafting SOPs for APB Desa evaluation services by relevant agencies to ensure that sub-districts have the same standards in providing APB Desa evaluation services.
PRONOMINA PENUNJUK LOKATIF BAHASA TOLAKI Hasrul
Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra) Vol. 1 No. 2 (2016): Jurnal Bastra Edisi April 2016
Publisher : Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, FKIP, Universitas Halu Oleo Kampus Bumi Tridharma Andounohu Kendari, Provinsi Sulawesi Tenggara – Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan bentuk dan makna Pronomina Penunjuk Lokatif Bahasa Tolaki.Penelitian ini termasuk dalam penelitian lapangan dengan menggunakan metode deskriptif kualitatif.Data dalam penelitian ini adalah data lisan yang diperoleh dari informan kemudian dikumpulkan dengan menggunakan metode libat cakapserta teknik sadap, catat, dan introspeksi.Metode dan teknik analisis data dalam penelitian ini menggunakan metode distribusional dengan menggunakan teknik dasar pilah unsur langsung (PUL) dan teknik kajian top down.Hasil penelitian ini menunjukan bahwa Pronomina Penunjuk Lokatif Bahasa Tolaki terdiri dari dua bentuk dan Sembilan kata penunjuk lokatif dasar. Dari dua bentuk gabungan preposisi dan Sembilan kata penunjuk lokatif dasar itu kemudian menghasilkan lima belas variasi bentuk diantaranya: I kiro, I mbone, I mina‟u, I mune, I maatu, I kita, I keni, I ta‟o, Ari kita, Ari kiro, Ari mina‟u, Ari mbone, Ari mune, Ari keni.
Analisis Hubungan Anemia Dalam Kehamilan Dengan Kejadian Bayi Berat Lahir Rendah (BBLR) Di UPT Puskesmas Lawawoi Hasrul; Hafid, Aslinda; Nurjannah, Nurjannah; Nurbaya, ST; Tahir, Muhammad; Maisyaroh, Meriem
Jurnal Keperawatan Muhammadiyah Vol 9 No 1 (2024): JURNAL KEPERAWATAN MUHAMMADIYAH
Publisher : UNIVERSITAS MUHAMMADIYAH SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30651/jkm.v9i1.13827

Abstract

Objective: One of the efforts in realizing quality human resources is the guarantee of health quality. One of the indicators used to measure the quality of health is infant mortality rate (IMR). LBW is one of the main causes of infant mortality, with 40% of all child deaths occurring during the neonatal period. Cumulatively, about 15.5% of all deliveries are LBW and 95.6% occur in developing countries. (Sari 2021). Anemia that occurs during pregnancy is one of the major problems that occur. The impact caused by anemia in pregnant women is a variety of complications for the mother, in the form of pregnancy disorders, especially in the fetus such as Low Birth Weight Infants (LBW), impaired growth of the baby's organs and brain, and malnutrition or malformations in the baby who is born. (Audrey and Candra 2016) Methods: The research method used is observational research. The research design is descriptive analytic with a cross-sectional study approach. Results: The sampling technique in this study used Non Probability Sampling, namely Purposive Sampling. The number of samples was 47 babies with LBW during 2021.Conclusion: There is a significant relationship between anemia in pregnancy and the incidence of low birth weight (LBW) in the working area of UPT Puskesmas Lawawoi, Sidrap Regency, obtained a p value = 0.001 ˂ 0.05 (α).
Evaluasi Keselamatan Lalu Lintas pada Jalan Utama di Kota Makassar Berdasarkan Konsep Transportasi Berkelanjutan Dwiyanto, Agus; Hasrul; Said, Lambang Basri; Badaron, St. Fauziah; Zaifuddin
Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil Vol. 1 No. 3 (2019): JILMATEKS (Jurnal Ilmiah Mahasiswa Teknik Sipil) Juli 2019
Publisher : Program Studi Teknik Sipil Fakultas Teknik Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/mnd40379

Abstract

Pesatnya pertumbuhan transportasi di suatu wilayah berdampak pada tingginya pergerakan yang secara negatif menimbulkan problematika lalu lintas. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat keselamatan lalu lintas dengan terlebih dahulu mengidentifikasi karakteristik kecelakaan lalu lintas di Kota Makassar. Data jumlah kecelakaan lalu lintas dikumpulkan berdasarkan faktor keberlanjutan transportasi pada indikator sosial dari segi keselamatan jalan raya di Kota Makassar mulai tahun 2014 sampai 2017. Metode pengumpulan data dilakukan dengan cara survei pada aparat kepolisian dimana data-data diambil langsung pada Polrestabes Makassar untuk mengetahui tingkat kecelakaan pada empat tahun belakangan demi mengetahui seberapa tidak terpenuhinya tingkat keselamatan lalu lintas di Kota Makassar untuk keberlanjutan transportasi jalan raya. Berdasarkan tingkat kecelakaan lalu lintas yang ada di Makassar pada tahun 2014, 2015, 2016 dan 2017 terdapat (16,9%, 17,6%, 19,9% dan 22,7%) angka kecelakaan dari jumlah kendaraan yang ada di Kota Makassar. Berdasarkan tingkat fatalitas jumlah kematian yang ada pada tahun 2014¸ 2015, 2016 dan 2017 akibat kecelakaan lalu lintas yaitu (10,5%, 10,7%, 18,1% dan 19,4%) dari total korban kecelakaan di Kota Makassar. Kedua indikator tersebut menunjukan tren meningkat, sehingga dapat dikatakan bahwa indikator keselamatan lalu lintas dalam transportasi berkelanjutan di Kota Makassar belum terpenuhi dalam batas-batas evaluasi keselamatan lalu lintas yang dilakukan dalam penelitian ini.