Claim Missing Document
Check
Articles

Found 10 Documents
Search

Pengabdian Kepada Masyarakat: Pemberdayaan Perempuan Sebagai Inspirasi Hukum dan Pendidikan di Era Digital Hijriani, Hijriani; Muhram, La Ode; Kurniawati, Wa Ode Intan; Yusuf, Niken Yulian; Khayati, Sri; Isman, La Ode Muhammad; Brata, Joko Tri
Jurnal Pengabdian Masyarakat Ilmu Terapan (JPMIT) Vol 5, No 2 (2023)
Publisher : Vokasi Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33772/jpmit.v5i2.46382

Abstract

Perkembangan industri era digital menjadi peluang untuk dapat meningkatkan peran dan kapasitas perempuan di berbagai bidang termasuk pembangunan, partisipasi dalam dunia kerja, politik, dan pendidikan. Melakukan pengabdian kepada masyarakat dengan tema “Pentingnya Pemberdayaan Perempuan dalam Hukum dan Pendidikan di Era Digital” sangat penting. Hal ini karena pemberdayaan perempuan dapat membantu mengatasi tantangan yang dihadapi perempuan di era digital. Tujuan dilaksanakannya pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini adalah: 1) meningkatkan pemahaman dan keterampilan perempuan dalam memanfaatkan teknologi digital untuk kegiatan sehari-hari dan pekerjaan. 2) mendorong partisipasi aktif perempuan dalam bidang hukum dan pendidikan di era digital. 3) membantu perempuan untuk mengatasi tantangan yang dihadapi di era digital, seperti ketimpangan dalam kualitas SDM dan digital literasi. 4) membangun jaringan dan kolaborasi antara tim pengabdian bersama PW Aisyiyah Provinsi Sulawesi Tenggara dan ISTEK Aisyiyah Kendari. Metode pelaksanaan kegiatan ini menggunakan pendekatan partisipatif, dan kolaboratif bersama mitra, dilanjutkan dengan penandatanganan kerja sama bersama mitra dan pelaksanaan “ Dialog Pemberdayaan Perempuan Sebagai Inspirasi Hukum dan Pendidikan di Era Digital”. Hasil yang dicapai dalam kegiatan pengabdian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat tentang pentingnya pemberdayaan perempuan dalam bidang hukum dan pendidikan, serta memberikan inspirasi bagi perempuan untuk mengembangkan potensi diri mereka di era digital.
Peran Pemerintah dalam Mendorong Kualitas Pelayanan Pendidikan di Indonesia Ilham, Dodi; S, Muh. Rizal; Karunia, Luki; Saleh, Sirajuddin; Brata, Joko Tri
Jurnal Pallangga Praja (JPP) Vol 5 No 2 (2023): Oktober
Publisher : Institut Pemerintahan Dalam Negeri Kampus Sulawesi Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61076/jpp.v5i2.3736

Abstract

This research discusses the crucial role of the government in advancing the quality of education services as the background for the need for quality education for the progress of a nation. The purpose of this research is to investigate the role of the government in the context of education, including financing, regulation, curriculum, teacher training, and supervision in Indonesia. In this research method, we analyze education policies implemented by the government and gather data from various sources, including surveys, interviews, and related literature. The results of this research highlight the importance of adequate budget allocation, effective regulation, relevant curriculum, sustainable teacher training, and strict supervision as key factors in improving the quality of education services. This research provides valuable insights into how the government can play a role in optimizing the education system for a brighter future.
Pendampingan dan Penguatan Masyarakat dalam Perencanaan Partisipatif di Kelurahan Bungkutoko Kota Kendari Brata, Joko Tri; Ruksanan, Ruksanan; Djauhar, Asri
Almufi Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 4 No 2: Desember (2024)
Publisher : Yayasan Almubarak Fil Ilmi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63821/ajpkm.v4i2.370

Abstract

Tujuan kegiatan ini adalah untuk pengembangan Perencanaan yang partisipatif dengan pendekatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, dalam proses pengambilan keputusan dan perencanaan dan pengembangan serta penguatan organisasi. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif untuk mengumpulkan data dan informasi dari masyarakat, dengan metode pelaksanaan Pemberdayaan kelompok dengan Proses pembelajaran orang dewasa. Hasil pendampingan adalah pelatihan anggota LPM dan ibu ibu kelompok UMKM di Kelurahan Bungkutoko dilakukan dengan memberikan pelatihan dan upaya peningkatan kemampuan anggota LPM ibu ibu rumah tangga yang mengusahakan produk olahan, dan memberikan bimtek Perencanaan dan kewiraushaan dan serta upaya pemasaran digital.
PKM Penguatan Masyarakat Kapasitas Masyarakat Kelurahan Bungkutoko Brata, Joko Tri; Ruksanan, Ruksanan; Djauhar, Asri
Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 1 No 2 (2025): Sultra Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Universitas Sulawesi Tenggara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54297/sjpm.v1i2.705

Abstract

Tujuan Kegiatan Pengabdian Pada Masyarakat ini adalah untuk pengembangan partisipatif masyarakat dengan pendekatan yang melibatkan berbagai pemangku kepentingan, termasuk masyarakat, dalam proses pengambilan keputusan dan perencanaan dan pengembangan serta penguatan organisasi. Metode yang digunakan adalah metode partisipatif untuk mengumpulkan data dan informasi dari masyarakat, dengan metode pelaksanaan Pemberdayaan kelompok dengan Proses pembelajaran orang dewasa. Hasil pendampingan adalah pelatihan anggota LPM dan ibu ibu kelompok UMKM di Kelurahan Bungkutoko dilakukan dengan memberikan pelatihan dan upaya peningkatan kemampuan anggota LPM ibu ibu rumah tangga yang mengusahakan produk olahan, dan memberikan bimtek Perencanaan dan kewiraushaan dan serta upaya pemasaran digital
Efektivitas Penyetaraan Jabatan Pegawai Negeri Sipil dalam Penyederhanaan Birokrasi pada Pemerintah Daerah Kabupaten Kolaka Timur Fauzan; Nashar, Abdul; Brata, Joko Tri
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1658

Abstract

Penelitian ini membahas implementasi penyetaraan jabatan ASN di Kabupaten Kolaka Timur sebagai bagian dari agenda reformasi birokrasi nasional. Penyetaraan jabatan dimaksudkan untuk merampingkan struktur birokrasi, mempercepat proses koordinasi, dan menempatkan ASN berdasarkan kompetensi melalui jabatan fungsional. Dengan mengadopsi pendekatan kualitatif studi kasus, data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen kelembagaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kebijakan ini mampu menciptakan struktur organisasi yang lebih sederhana dan mendorong orientasi kinerja yang lebih terukur. Namun demikian, ditemukan sejumlah tantangan yang signifikan, antara lain keterbatasan pemahaman ASN terhadap mekanisme angka kredit, kurangnya pelatihan teknis, keterbatasan infrastruktur digital, serta resistensi budaya yang masih menganggap jabatan struktural sebagai simbol prestise. Faktor pendukung utama berasal dari dukungan politik pimpinan daerah, koordinasi kelembagaan, serta inisiatif digitalisasi di beberapa OPD. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penyetaraan jabatan tidak hanya menuntut perubahan struktural, tetapi juga transformasi pada aspek sumber daya manusia, teknologi, dan budaya organisasi. Dengan memperkuat ketiga aspek tersebut secara simultan, kebijakan penyetaraan jabatan berpotensi menjadi instrumen strategis dalam mewujudkan birokrasi daerah yang lebih efektif, adaptif, dan berorientasi pada pelayanan publik.
Partisipasi Masyarakat dalam Pembangunan di Desa Waemputang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana Brata, Joko Tri; Jawiah, Siti; Darlis
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 4 No 1: April (2024)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v4i1.350

Abstract

Keberadaan masyarakat untuk membangkitkan partisipasi, sangat ditentukan oleh kearifan, keuletan dan kualitas dari anggota masyarakat dengan budaya masyarakat dan partisipasi menjadi kata kunci dalam pembangunan, Tujuan umum penelitian adalah mendeskripsikan bentuk partisipasi masyarakat dalam pelaksanaan pembangunan di Desa Waemputang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombanan dengan Tujuan Khusus penelitian adalah mendeskripsikan partisipasi masyarakat dari aspek ; (1) perencanaan, (2) aspek pelaksanaan pembangunan; dan (3) aspek Pengawasan pelaksanaan pembangunan. Metode Penelitian adalah dengan desain penelitian kualitatif menggunakan partisipan secara acak kepada mereka yang memneuhi kriteria sudah bermukim diatas 20 tahun, penggunakan metode observasi dan wawancara, sementara itu teknik analisa data dengan triangulasi. Hasil penelitian memperlihatkan bahwa perencanaan yang partisipatif selain telah menjadi kata kunci dalam pembangunan, juga menjadi salah satu karakteristik dari penyelenggaraan pemerintah yang baik Keterlibatan masyarakat Desa Waemputang Kecamatan Poleang Selatan Kabupaten Bombana, terlihat dari kegiatan Perencanaan yang mereka ikuti, kegiatan dalam pelaksanaan pembangunan serta kegiatan dalam pengawasan pembangunan. Melihat dampak penting dan positif dari partisipatif masyarakat, yaitu dengan adanya partisipasi masyarakat diharapkan dapat membangun rasa memliki yang kuat antar masyarakat terhadap hasil-hasil pembangunan yang ada, dimana pada dasarnya masyarakat dapat dilibatkan secara aktif sejak tahap awal penyusunan rencana. Keterlibatan masyarakat dapat berupa: (1) peningkatan kapasitas, (2) partisipasi dalam pengumpulan informasi, dan (3) partisipasi usulan alternatif kepada pemerintah tingkat atasnya dalam hal perencanaan, bentuan masyarakat dalam bentuk uang dan tenaga dalam kegiatan pelaksanaan pembangunan serta kegiatan peneguhan hak dan kewajiban sesuai regulasi yang ada dalam Undang Undang Desa.
Optimalisasi Pencegahan Preventif Penangkapan Ikan oleh Masyarakat Pesisir Perairan Kabupaten Konawe Soropia munawir, laode; Bariun, La Ode; Tolo , Suriani BT; Brata, Joko tri; Marselena, Nindy Ade; Hasrul
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 1: April (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i1.993

Abstract

Penggunaan bom dalam penangkapan ikan, adalah merupakan salah satu cara penangkapan yang sangat merusak dan juga ilegal kabupaten konewe. Pelaku yang melakukan penangkapan ikan dengan menggunakan bahan peledak tersebut, hanya mengumpulkan ikan konsumsi yang berharga saja, tetapi banyak ikan dan hewan laut lainnya ditinggalkan dalam keadaan mati di antara pecahan karang yang mungkin tidak akan pulih kembali, termasuk masyarakat Suku Bajo. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis upaya pencegahan preventif yang dapat dioptimalkan melalui pendekatan hukum, edukasi masyarakat, dan penerapan kearifan lokal. Dengan menggunakan metode hukum empiris dan pendekatan perundang-undangan, konseptual, kasus, penelitian ini mengungkap faktor penyebab praktik ilegal tersebut serta merumuskan strategi yang efektif untuk mencegahnya. Hasil penelitian menunjukkan bahwa optimalisasi pencegahan dapat dicapai melalui sinergi antara penegakan hukum, serta peningkatan kesadaran masyarakat setempat serta penguatan peran tokoh adat.
The Concept of Slum Management Become A Tourism Zone In Kendari City Brata, Joko Tri
Smart City Vol. 2, No. 2
Publisher : UI Scholars Hub

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to assess to find out how the public views the handling of slums in the Kendari City Coastal Area and how the sustainability of slum handling. This research is classified as a qualitative research type, by analyzing the area to be studied because this research is classified as an exploratory research type, by describing the condition and situation of the area that is the object of research. To answer the first research objective related to the pattern of slum handlers, a survey was conducted to find out the pattern of handling slums in Kendari City, carried out by analyzing data sourced from literature and reports on the results of treatment. and for the second problem an analysis will be carried out on the next plan for handling slums. In this case the researcher will conduct a qualitative analysis, by describing based on the documentation materials of the results of the research. The results of the study show that sustainability by the community is carried out by the community beneficiaries of the program, with the existence of a Planning Document made by the Community through BKM which aims to make the implementation of Slum Management sustainable. Analysis of the impact received by the community by comparing the conditions of the settlements before and after the implementation of the slum management program based on the determinants of the criteria (physical and non-physical) and the established indicators obtained an illustration that the community received a significant impact. Analysis of increasing knowledge, even though the nuances of the project are very thick, but the principles of measurable empowerment with predetermined achievements are carried out in accordance with existing regulations, so that clashes of thought between empowerment goals versus project goals can be minimized and Community capacity building analysis can be it was found that increasing community capacity was described by the preparation of a Settlement Environmental Management Plan (RPLP) document which was compiled as a guideline based on the aspirations, needs and ideals of the community to improve the environmental conditions of their settlements. In particular, the results of this study illustrate that in an effort to turn slum areas into tourist areas, the pattern of handling slums is shown by emphasizing the need for an intensive program in handling slums in Kendari City, in an integrated, comprehensive and holistic way, namely: Integrated pattern of handling, which is integrated by applying the concept of community-based development (CBD) development, Redevelopment, Revitalization (physical, environmental, social, economic, cultural), as well as efforts to apply the principles of Urban Sustainable Development, so that slum areas can maintain their environment and at the same time have economic value tourist area.
Sentinel-2 NDVI Analysis Using GEE and QGIS for Green Open Space Sustainability Assessment in Kendari City Sufrianto, Sufrianto; Yaacob Zubir, Siti Sara; Jassin, Andi Makkawaru Isazarni; Brata, Joko Tri; Danggi, Erni; Sallu, Sulfikar
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 6 (2025): JUTIF Volume 6, Number 6, Desember 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.6.5409

Abstract

Rapid urbanization has profoundly transformed land cover in many growing cities, leading to a substantial decline in Green Open Space (GOS) and a progressive deterioration of ecological functions. The continuous conversion of vegetated zones into impervious and built-up surfaces has reduced the city’s ability to absorb carbon, regulate local microclimates, and maintain overall ecological resilience. Consequently, assessing the sustainability and spatial distribution of GOS is crucial for ensuring environmentally balanced urban development and resilience to future land-use pressures. This study aims to evaluate the sustainability of urban green spaces in Kendari City through an integrated geospatial approach that combines remote sensing and open-source cloud computing technologies. Sentinel-2 Level-2A imagery was analyzed in Google Earth Engine (GEE) using the QA60 band for cloud masking and spatial clipping to accurately define the study boundaries. Normalized Difference Vegetation Index (NDVI) values were subsequently processed and classified in QGIS using a reclassification technique to distinguish vegetation density categories. The results indicate that 56.7% of the total land area, equivalent to 15,213 hectares, exhibits high greenness, reflecting dense and healthy vegetation, whereas 32.3% consists of low or non-vegetated surfaces dominated by built-up and barren lands. These findings reveal substantial spatial disparities in vegetation coverage and underscore the importance of sustainable land management and green infrastructure policies. Furthermore, this research contributes to the advancement of geospatial informatics by developing an open, reproducible workflow that integrates cloud-based computation and open-source GIS for urban ecological monitoring and sustainability assessment.
Penerapan Fungsi Pemerintah dalam Pengelolaan Sampah di Kota Kendari Wati, La; Brata, Joko Tri; Bariun, La Ode
Arus Jurnal Sosial dan Humaniora Vol 5 No 2: Agustus (2025)
Publisher : Arden Jaya Publisher

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.57250/ajsh.v5i2.1584

Abstract

Sampah merupakan salah satu masalah lingkungan yang signifikan di Indonesia. Tujuan Penelitian adalah untuk Menganalisis peran pemerintah dalam pengelolaan sampah khususnya Bank Sampah di Kota Kendari. Karena dalam upaya pengembangan kapasitas masyarakat, akan menjadi kunci keberhasilan program melalui edukasi dan pelatihan. Konsep Partisipasi Masyarakat, menekankan pentingnya keterlibatan aktif masyarakat dalam pengambilan keputusan berkaitan dengan pengelolaan  Bank Sampah, dimana keberlanjutan pengelolaan sangat bergantung pada factor peran pemerintah.Metode penelitian adalah dengan penelitian kualitatif, dengan melakukan observasi lapangan dan wawancara mendalam serta Studi Dokumen, dan teknis analisis data menggunakan dokumen yang tersedia berkaitan pengelolaa sampah.hasil penelitian memperlihatkan bahwa permasalahan sampah yang cukup kompleks membutuhkan intervensi semua pihak secara bersama dan terkoordinasi.  dalam pengelolaan sampah di kota kendari, termasuk didalamnya adalah pemberdayaan masyarakat dalam bentuk pengelolaan bank sampah, yang juga disebutkan dalam pasal 6 undang undang nomor 18 tahun 2008, dimana salah tugas pemerintah dan pemerintahan daerah dalam pengelolaan sampah adalah menumbuhkembangkan dan meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pengelolaan sampah, yang dipertegas dalam perda nomor 4 tahun 2015 pasal 27 menekankan bahwa dalam melaksanakan kegiatan 3r, pemerintah daerah kota kendari dapat menfasilitas pembentukan bank sampah, dan pembentukan kelembagaan pelaksanaan 3r melalui bank sampah yang berbentuk ; (a). koperasi; (b) yayasan; atau (c). badan layanan umum daerah  yang diatur dengan peraturan walikota. bank sampah berbasis masyarakat memiliki potensi besar dalam pengelolaan sampah, tetapi keberlanjutannya memerlukan dukungan dalam bentuk edukasi, fasilitasi, dan kerja sama multi-stakeholder. peran pemerintah dalam pengelolaan bank sampah adalah sebagai regulator, dinamisator dan fasilitator.Dalam rangka itulah, maka dalam pengelolaan bank sampah, memerlukan langkah keberlanjutan dengan dukungan edukasi, dan kerjasama multi pihak dan yang tidak kalah pentingnya adalah melibatkan sekolah dan lembaga pendidikan untuk kampanye lingkungan dengan upaya nyata membangun jejaring dengan stakeholder terkait pengelolaan sampah berbasis masyarakat.