Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN GADGET USE AND DIGITAL LITERACY IN BIOLOGY EDUCATION STUDENTS OF HKBP NOMMENSEN UNIVERSITY Sirait, Gloria; Wardany, Nur; Purba, Melfa Uli Magdalena
Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia Vol 12 No 3 (2024): JURNAL ILMU PENDIDIKAN INDONESIA
Publisher : Master of Science Education Program, Postgraduate Program of Cenderawasih University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31957/jipi.v12i3.3739

Abstract

Abstract: Technology and information have progressed quite rapidly, as seen from the emergence of gadgets as a means of communication. Given the importance of digital literacy in responding to what is obtained from the internet, the author wants to see how the relationship between the use of gadgets and digital literacy in biology education students at HKBP Nommensen University Pematangsiantar. The sample was taken by the purposive sampling method with students majoring in biology education at HKBP Nommensen Pematangsiantar university as a sample. The purpose of this study is to analyze the relationship between the use of technology and digital literacy in biology students HKBP Nommensen University Pematang Siantar which often utilizes technology. The research method uses qualitative research methods and saturated sampling strategies. Google Form surveys with Likert scale are used to collect data. Judging from the survey, Generation Z is currently more dominant in watching videos than literate through e-books with a percentage rate of 78.4%. The low digital literacy among Generation Z is influenced by the wrong use of gadgets. There is a close relationship between digital literacy and the use of gadgets, namely using gadgets to find existing sources to increase one's insight and ability to improve quality in oneself. Keywords: gadgets; digital literacy, biology students, HKBP Nommensen University Pematang Siantar Abstrak: Teknologi dan informasi mengalami kemajuan yang cukup pesat, terlihat dari munculnya gadget sebagai alat komunikasi. Mengingat pentingnya literasi digital dalam menyikapi apa yang di dapat dari internet maka penulis ingin melihat bagaimana hubungan penggunaan gadget dengan literasi digital pada mahasiswa pendidikan biologi di Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar. Sampel diambil dengan metode purposive sampling dengan mahasiswa jurusan pendidikan biologi di universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar sebagai sampel. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis hubungan antara penggunaan teknologi dan literasi digital pada Mahasiswa Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar yang sering memanfaatkan teknologi. Adapun metode penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dan strategi sampling jenuh. Survei Google Form dengan skala Likert digunakan untuk mengumpulkan data. Dilihat dari survei tersebut bahwa generasi Z saat ini lebih dominan senang melihat video daripada berliterasi melalui e-book dengan tingkat presentase 78,4%. Rendahnya literasi digital di kalangan generasi Z dipengaruhi oleh penggunanan gadget yang salah. Terdapat hubungan yang erat antara literasi digital dengan penggunaan gadget yaitu menggunakan gadget untuk mencari sumber -sumber yang ada untuk meningkatkan wawasan serta kemampuan seseorang guna meningkatkan kualitas dalam dirinya. Kata kunci: gadget; literasi digital; mahasiswa pendidikan biologi, Universitas HKBP Nommensen
Penguatan Literasi Digital Bagi Guru-Guru Di UPTD SD Negeri 122345 Kecamatan Siantar Timur Barus, Maria; Saragih, Reagan Surbakti; Sirait, Gloria; Simbolon, Feliks; Simanjuntak, Sondang; Saragih, Yuli Yoci; Wardany, Nur; Saragih, Mawarni
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 5 No. 4 (2024): Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara (JPkMN) Edisi September - Desembe
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55338/jpkmn.v5i4.4096

Abstract

UPTD SD Negeri 122345 Kecamatan Siantar Timur merupakan salah satu sekolah tempat mahasiswa Prodi PGSD FKIP Universitas HKBP Nommensen Pematangsiantar dan sudah mengadakan MoU melalui Dinas Pendidikan Kota Pematangsiantar. Urgensi dari PkM ini adalah berlakunya kurikulum Merdeka di Tingkat SD mengharuskan guru-guru beradaptasi demi lancarnya proses pembelajaran. Kurikulum Merdeka Belajar yang menekan pada pembelajaran yang berpusat pada peserta didik yakni pada kebutuhan dan minat peserta didik dengan memperhatikan konten, proses, produk, pendidik (guru atau dosen), dapat menyesuaikan perencanaan, pelaksanaan dan penilaian proses pembelajaran dengan mengunakan digitalisasi sebagai media pembelajar di kelas. Penggunaan media digital dalam proses pembelajaran dibutuhkan kemampuan berliterasi digital yang cakap dan benar. Informasi digital yang semakin mudah didapatkan membuat para siswa semakin dekat terhadap Hoax dan berita provokasi yang dapat memecah persatuan. Sehingga perlu diadakannya penguatan literasi digital kepada guru-guru di SD Negeri 122345 sebagai pendidik untuk memberikan pengetahuan dan pemahaman terhadap siswa bagaimana berliterasi digital yang cakap dan benar.  Metode yang digunakan pada PkM ini adalah dengan Pendidikan/edukasi, pelatihan dan pendampingan. Dengan menggunakan langkah-langkah sebagai berikut: Diskusi menemukan masalah, sosialisasi literasi teknologi dan digital, pelatihan penguatan literasi teknologi, pendampingan I, pendampingan II, dan evaluasi. Dari hasil kegiatan pengabdian yang telah dilaksanakan berhasil meningkatkan kompetensi teknologi informasi di kalangan guru-guru SD Negeri 122345. Melalui serangkaian pelatihan, workshop, dan sesi pendampingan, guru-guru menjadi lebih percaya diri dan terampil dalam menggunakan media pembelajaran berbasis teknologi. Antusiasme guru-guru juga terlihat dari munculnya 8 pertanyaan yang ditujukan kepada Tim Pengabdian terkait materi yang diberikan.
PENGEMBANGAN E-SCRAPBOOK BERBASIS CANVA PADA WEBSITE HEYZINE UNTUK HASIL BELAJAR MATERI SEL SMAN1 PEMATANGSIANTAR Wardany, Nur; Silalahi, Mastiur Verawaty; Situmorang, Masni Veronika
JOURNAL OF SCIENCE AND SOCIAL RESEARCH Vol 8, No 4 (2025): November 2025
Publisher : Smart Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54314/jssr.v8i4.5016

Abstract

Abstract: Science and Technology (IPTEK) has shown significant changes in the field of education, making the teaching and learning process more effective and interactive. Difficulties in learning are reflected in the minimal use of media during the learning process, which affects the quality of student achievement at SMA Negeri 1 Pematangsiantar. From the results of observations conducted, it was obtained that only 165 students out of 432 students received scores above the Minimum Completion Minimum (KKM). Based on the information above, this study aims to understand the feasibility of teaching media, student responses, and the value of learning outcomes after implementing e-scrapbooks. The research and development (R&D) model uses the ADDIE approach. The location of this research is SMA Negeri 1 Pematangsiantar and the period is from April to August 2025. The results of the product feasibility test based on expert validator standardization with 82.45%. All aspects are in the very good category. The results of student responses obtained through a questionnaire of 50.60% prove that most students expressed a favorable reaction to the implementation of e-scrapbook teaching media. The learning outcomes in the experimental class, as many as 29 students (90.90%) achieved a score above the KKM, while in the control class only 8 students (22.22%) completed The value of the non-parametric test results using Mann-Whitney, proves that the significance score of 0.00 is less than 0.05, indicating that Ho is rejected and Ha is accepted.Keywords: E-scrapbook; Heyzine; Pematangsiantar; Cells.Abstrak: IPTEK (Ilmu Pengetahuan dan Teknologi) telah menunjukkan perubahan signifikan pada bidang pendidikan, menjadikan proses belajar mengajar lebih efektif dan interaktif. Kesulitan dalam pembelajaran tercermin dari minimnya penggunaan media selama proses pembelajaran, yang memengaruhi kualitas prestasi siswa di SMA Negeri 1 Pematangsiantar. Dari hasil pengamatan yang dilakukan diperolah bahwa yang mendapat nilai diatas KKM hanya 165 siswa dari 432 siswa. Berdasarkan keterangan diatas penelitian ini bertujuan untuk memahami kelyakan media ajar, respon tanggapan siswa, dan nilai hasil belajar sesudah menerapkan e-scrapbook. Model penelitian pengembangan atau Research and Development (R&D) memakai pendekatan ADDIE. Lokasi riset ini di SMA Negeri 1 Pematangsiantar serta jangka waktu bulan April sampai Agustus 2025. Hasil uji kelayakan produk berdasarkan standardisasi validator ahli dengan 82,45%. Seluruh aspek tersebut berada pada kategori sangat baik. Hasil respon siswa diperoleh melalui angket sebanyak 50,60% membuktikan kebanyakan peserta didik menyampaikan reaksi menguntungkan terhadap penerapan media ajar e-scrapbook. Nilai hasil belajar di kelas eksperimen, sebanyak 29 siswa (90,90%) mencapai nilai di atas KKM, sementara di kelas kontrol hanya 8 siswa (22,22%) yang tuntas. Nilai hasil uji non-parametrik menggunakan Mann-Whitney, membuktikan skor nilai signifikansi 0,00 lebih kecil 0,05 menandakan Ho ditolak dan Ha diterima.Kata kunci: E-scrapbook; Heyzine; Pematangsiantar; Sel.