Claim Missing Document
Check
Articles

ANALISIS KINERJA PEGAWAI PADA KANTOR INSPEKTORAT PROVINSI SULAWESI SELATAN KOTA MAKASSAR Sismar, Andi; Nasir, Nasir; Syam, Azwar Wijaya
REMB : Research Economics Management and Business Vol 2 No 1 (2024): REMB - Research Economics Management & Business
Publisher : Universitas Pendidikan Muhammadiyah Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/remb.v2i1.1704

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk menganalisis tingkat kinerja pegawai Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan dan Untuk mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat kinerja pegawai Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan Jenis penelitian ini adalah penelitian survey, oleh karenanya dalam pemecahan masalah atau dalam upaya menjawab setiap pertanyaan penelitian digunakan metode deskriptif. Sumber data adalah atasan sampai tenaga honorer sebagai responden. Dalam hal ini, pengukuran kinerja masing-masing peneliti dengan menggunakan indikator pengukuran yang ditetapkan dalam penelitian ini. Demikian pula untuk melihat tingkat kapasitas dan motivasi kerja pegawai yang mempengaruhi peningkatan kinerja pegawai kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan, digunakan pula teknik tersebut dengan memperhatikan jenis dan sumber data serta jenis dan jumlah alternatif jawaban yang ada dalam setiap pertanyaan. Selanjutnya, pengukuran tersebut dirujukan pada skala pengukuran/ penilaian kinerja yang berpedoman pada pola Tim Asistensi Pelaporan Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (AKIP), dengan interval nilai persentase. Kinerja pegawai di kantor Inspektorat menunjukkan hasil yang baik dalam melaksanakan tugas-tugas Pemerintahan dan Pembangunan, Motivasi kerja pegawai dapat dikatakan "sangat baik" yang menunjukkan bahwa tingkat motivasi kerja pegawai pada masa-masa akan datang tetap dipertahankan sebagai wujud tanggung jawab dalam melaksanakan tugas-tugas kemasyarakatan dan pembangunan di Sulawesi Selatan.Faktor-faktor yang berpengaruh pada kantor Inspektorat Provinsi Sulawesi Selatan yaitu : Kurangnya pengetahuan pegawai, Kurangnya keterampilan pegawai, Kurangnya motivasi, Kurangnya keyakinan diri pegawai.
KINERJA KEUANGAN PERUSAHAAN: Telaah Rasio Keuangan (Studi Pada PT. Jati Jaya Perkasa Mandiri Maros) Iskandar, Moch Resky; Nasir, Nasir; Sismar, Andi; Difinubun, Yusron
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 3 No. 1 (2023): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v3i1.1343

Abstract

Penelitian ini bertujuan Untuk mengetahui rasio keuangan perusahaan. Untuk mengadakan penilaian berdasarkan analisis rasio keuangan agar penyusun rencana untuk kebijaksanaan yang akan datang dapat diperbaiki Jenis penelitian adalah deskriptif kuantitatif, yaitu penulis menggambarakan hasil observasi dan menganalisis data-data yang diperoleh di lapangan. analisa yang digunakan adalah analisis rasio keuangan terdiri dari Liquidity Ratio, Leverage Ratio , Aktivity ratio, dan Profitability Ratio, Hasil penelitian menemukan bahwa rasio likuiditas pada tahun 2021 sebesar 133,1 % , kemudian pada tahun 2022 tingkat likuiditas menurun menjadi 124,7 % atau turun sebesar 8,83 %.. Untuk solvabilitas PT Jati Jaya Perkasa Mandiri pada tahun 2021 berada pada level 232,6% , untuk tahun selanjutnya pada tahun 2022 solvabilitas sebesar 339,6% atau meningkat sebesar 107% dari tahun sebelumnya. Untuk rasio rentabilitas pada tahun 2021 sebesar 21,42% , kemudian pada tahun 2022 rentabilitas perusahaan mengalami peningkatan sebesar 10,79% atau berada pada level 32,21%. Untuk cash rasio pada tahun 2021 sebesar 73,1 % , kemudian pada tahun 2022 cash rasio perusahaan mengalami penurunan sebesar 7 % atau berada pada level 66,1 %. Kinerja keuangan yang dicapai oleh perusahaan dengan menggunakan rasio likuiditas , solvabilitas dan rentabilitas sudah cukup baik dari tahun ke tahun mengalami peningkatan dan sudah mendekati standar industri yaitu 1:2 atau berada diatas 100%. Dan jika dilihat dari cash rasionya kemampuan perusahaan untuk memenuhi kewajiban lancar dengan kas kurang baik.
Analisis Kelayakan Investasi dalam Aspek Keuangan (Studi pada PT Sarana Utama Makassar) Nasir, Nasir; Merdekawati, Etha Agustin; Kusuma, Moh Yasin Nur Wijaya; Sismar, Andi
Financial and Accounting Indonesian Research Vol. 3 No. 1 (2023): Financial and Accounting Indonesian Research
Publisher : Program Studi Akuntansi Unimuda Sorong

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36232/fair.v3i1.1347

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui besarnya net present value, internal rate of return dan benefet cost ratio, guna dapat diketahui layak atau tidaknya penambahan investasi. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kuantitatif, yaitu penulis menggambarkan hasil observasi dan menganalisa data-data yang diperoleh di lapangan. Metode analisis yang penulis gunakan adalah Proyeksi cash flow, yaitu analisis yang bertujuan untuk mengetahui pertambahan inflow sesudah investasi. Metode Present Value, yang bertujuan untuk menilai investasi yang dilakukan oleh perusahaan ini apakah layak atau tidak layak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Dalam kelayakan penambahan investasi dengan metode Net Present Value yang menunjukkan bahwa dengan total PV Cash Flow Rp.3.300.102.714. Sedangkan jumlah investasi yang diusulkan perusahaan Rp.2.464.250.000, sehingga diperoleh hasil net present value (NPV) sebesar Rp.835.852.714. Dengan demikian maka secara penambahan investasi dalam perusahaan dapat dikatakan layak untuk dilaksanakan. Dari hasil perhitungan Internal Rate of Return (IRR), nampak bahwa nilai IRR sebesar 37,15 % sedangkan nilai DF - 20 %. Oleh karena nilai IRR = 37,51 % > DF = 20 %, sehingga rencana penambahan investasi layak untuk dilaksanakan. Berdasarkan hasil perhitungan benefit cost ratio yakni dari tahun 2009 s/d tahun 2013, menunjukkan bahwa benefit cost ratio untuk tahun 2009 sebesar 60%, tahun 2010 benefit cost ratio sebesar 58,99%, tahun 2011 benefit cost ratio meningkat sebesar 60,72%, tahun 2012 benefit cost ratio sebesar 60,36%, serta pada tahun 2013 benefit cost ratio meningkat sebesar 64,94%.
ANALISIS KEBUTUHAN PELATIHAN UNTUK MENINGKATKAN KOMPETENSI KARYAWAN DI POLITEKNIK LP3I MAKASSAR Harun, Salmah; Nasir, Nasir
AMNESIA (JURNAL MANAJEMEN SUMBER DAYA MANUSIA) Vol. 3 No. 2 (2025): AMNESIA (Jurnal Manajemen Sumber Daya Manusia)
Publisher : Indragiri Research Center (ingreat)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61167/amnesia.v3i2.150

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebutuhan pelatihan guna meningkatkan kompetensi karyawan di Politeknik LP3I Makassar. Seiring dengan perkembangan teknologi dan tuntutan kualitas kerja yang semakin tinggi, karyawan dituntut untuk memiliki kompetensi yang sesuai dengan pekerjaan mereka. Namun, terdapat kesenjangan kompetensi, terutama dalam bidang teknologi informasi, manajerial, dan soft skills. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan teknik pengumpulan data melalui wawancara, observasi, dan dokumentasi. Subjek penelitian terdiri dari dosen dan staf administrasi yang memiliki peran penting dalam operasional institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa karyawan membutuhkan pelatihan dalam tiga area utama: teknologi informasi, manajerial, dan soft skills. Pelatihan teknologi informasi diperlukan untuk meningkatkan kemampuan penggunaan perangkat lunak dan platform pembelajaran daring. Pelatihan manajerial dibutuhkan untuk meningkatkan keterampilan dalam perencanaan dan pengelolaan sumber daya manusia. Sementara itu, pelatihan soft skills diperlukan untuk memperbaiki komunikasi dan kerja sama tim. Kesimpulannya, program pelatihan yang berbasis pada kebutuhan kompetensi karyawan dapat meningkatkan kinerja dan motivasi kerja, meskipun implementasinya masih menghadapi kendala anggaran dan waktu. Oleh karena itu, penting bagi Politeknik LP3I Makassar untuk merancang program pelatihan yang lebih terstruktur dan relevan dengan kebutuhan spesifik karyawan.
Curriculum Reform in Indonesia: A Literature Review on Educational Policy Dynamics, Vocational Relevance, and Digital Inequality Darwis, Muh.; Jamaluddin, Jamaluddin; Nasir, Nasir
Jurnal Ilmiah Ilmu Administrasi Publik Vol 15, No 1 (2025)
Publisher : Program Pascasarjana Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/jiap.v15i1.74068

Abstract

Educational policy plays a fundamental role in shaping the direction and effectiveness of curriculum reform, particularly in rapidly transforming nations such as Indonesia. This literature review explores the evolution of educational policy in Indonesia and its implications for curriculum development, focusing on decentralization, stakeholder involvement, and the integration of digital technology. Drawing upon studies from 2020 to 2025, this review identifies key challenges such as inequality of access, fragmented policy implementation, and insufficient training for educators. It also highlights the influence of globalization, neoliberal ideologies, and socio-cultural diversity. The study emphasizes the need for inclusive, adaptive, and context-sensitive policies that account for regional disparities and the importance of vocational education and technological innovation in preparing future-ready learners. Recommendations include strengthening stakeholder engagement, adopting localized curriculum approaches, investing in teacher capacity-building, and ensuring policy coherence across governance levels. This comprehensive synthesis offers insights for policymakers, educators, and researchers working toward equitable and transformative educational reform.
Peran Branding dan Promosi dalam Meningkatkan Daya Tarik Politeknik LP3I Makassar sebagai Pilihan Pendidikan Vokasi Nasir, Nasir
RADINKA JOURNAL OF SCIENCE AND SYSTEMATIC LITERATURE REVIEW Vol. 3 No. 1 (2025): Radinka Journal of Science and Systematic Literature Review
Publisher : RADINKA JAYA UTAMA PUBLISHER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56778/rjslr.v3i1.398

Abstract

Politeknik LP3I Makassar sebagai salah satu institusi pendidikan vokasi memiliki tantangan dalam meningkatkan daya tarik dan minat calon mahasiswa baru. Di era persaingan yang ketat, branding dan strategi promosi yang efektif menjadi faktor krusial dalam menarik perhatian generasi muda. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis peran branding dan promosi dalam meningkatkan daya tarik Politeknik LP3I Makassar sebagai pilihan pendidikan vokasi. Pendekatan kualitatif digunakan dengan metode studi kasus, di mana data dikumpulkan melalui wawancara mendalam, observasi, dan analisis dokumen promosi institusi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penguatan citra positif melalui media sosial, testimoni alumni, dan kegiatan edufair berkontribusi signifikan terhadap peningkatan jumlah pendaftar. Faktor lain yang turut mendukung adalah kolaborasi dengan dunia industri dan program pelatihan berbasis kebutuhan pasar kerja. Branding yang konsisten dengan menonjolkan keunggulan program studi dan prospek karir lulusan menjadi daya tarik utama. Kesimpulan dari penelitian ini menegaskan bahwa branding yang kuat dan strategi promosi yang terintegrasi mampu meningkatkan daya saing Politeknik LP3I Makassar dalam menarik calon mahasiswa baru. Rekomendasi yang diberikan meliputi optimalisasi platform digital dan peningkatan kolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan promosi.
Peran Edukasi Kewirausahaan dalam Meningkatkan Minat Berwirausaha di Kalangan Mahasiswa Nasir, Nasir
Jurnal Akuntansi Pajak dan Manajemen (TAJAM) Vol 8 No 1 (2025): TAJAM : Jurnal Akuntansi Pajak dan Manajemen
Publisher : Politeknik Sawunggalih Aji

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37601/tajam.v8i1.322

Abstract

Entrepreneurship education plays an important role in shaping the mindset and increasing students' interest in entrepreneurship. This study aims to analyze the role of entrepreneurship education in increasing entrepreneurial interest among students and identify its supporting and inhibiting factors. This study uses a qualitative approach with a case study method in one of the universities in Indonesia. Data was collected through in-depth interviews, observations, and documentation, then analyzed using data reduction techniques, data presentation, and conclusion drawn. The results of the study show that practice-based entrepreneurship education, such as business simulations, mentoring, and incubation programs, has a positive impact on increasing students' interest and readiness to start a business. The main supporting factors include institutional support, access to business mentors, and start-up funding facilities, while inhibiting factors include limited practical experience, lack of business networks, and limited access to capital. Therefore, universities are advised to strengthen experiential learning methods and increase collaboration with the business world to create a more conducive entrepreneurial ecosystem.
Peran Kepemimpinan Kepala Sekolah, Disiplin Kerja, dan Komitmen dalam Meningkatkan Kinerja Guru di SMA Negeri 1 Takalar Nasir, Nasir
Majalah Ilmiah METHODA Vol. 15 No. 1 (2025): Majalah Ilmiah METHODA
Publisher : Universitas Methodist Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46880/methoda.Vol15No1.pp77-84

Abstract

Improving the quality of education is inseparable from the role of teachers as the main implementers of the learning process. Optimal teacher performance is influenced by various factors, including the principal's leadership, work discipline, and teacher commitment. This study aims to reveal how these three factors contribute to improving teacher performance at SMA Negeri 1 Takalar. This study uses a qualitative approach with a descriptive method. Data was obtained through observation, in-depth interviews, and documentation. The subjects of the study were the principal and teachers at SMA Negeri 1 Takalar. The results of the study showed that school principals applied a participatory and communicative leadership style, thereby creating a conducive work environment and motivating teachers to work better. Teachers' work discipline can be seen from compliance with schedules, teaching readiness, and the implementation of orderly learning administration. Teachers' commitment is also high, reflected in their involvement in school activities and the enthusiasm for participating in professional training. These three factors support each other and significantly contribute to improving teacher performance. Thus, collaboration between the principal's leadership, discipline, and work commitment is an important foundation in creating a quality education system.
Optimizing Educational Facilities and Infrastructure for Enhanced Learning at Jeneponto State Islamic Senior High School Nasir, Nasir
Jurnal Edukasi Terkini Vol. 2 No. 2 (2025): April-June
Publisher : Borneo Novelty Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.70310/jet.2025.02020610

Abstract

Purpose-This study aims to explore how managing educational facilities and infrastructure helps improve the quality of education at MAN Jeneponto. Proper management is important because it affects the learning process and the achievement of educational goals. Research Methodology / Design / Approach- The study uses a descriptive qualitative approach. Data were collected through direct observation, interviews with the Principal, Deputy Head of Facilities and Infrastructure, and teachers, as well as related documents. The data were analyzed by reducing information, organizing it systematically, and drawing conclusions based on the findings. Findings-This study found that the management of facilities and infrastructure at MAN Jeneponto follows proper procedures, including planning, procurement, distribution, asset inventory, maintenance, and disposal of unusable items. The school’s education quality is considered very good based on eight national education standards. However, limited funding is a major challenge in managing facilities and infrastructure. Originality and Value-This study highlights the importance of managing infrastructure as a key factor in improving education quality at state religious high schools like MAN Jeneponto. The findings can guide other institutions to better manage their physical resources to support teaching and learning, even with budget limitations.
Peran Pemerintah dalam Implementasi Program Pemberdayaan UMKM di Kota Makassar: Studi pada Akses Modal dan Pelatihan Nasir, Nasir
Jurnal Ilmu Pendidikan, Sosial dan Humaniora Vol 1 No 1 (2025): Maret
Publisher : CV. Lentera Literasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58472/jipsh.v1i1.26

Abstract

This study aims to analyze the role of the government in the implementation of MSME empowerment programs in Makassar City, with a focus on access to capital and training. MSMEs have an important role in the regional economy, but they still face various challenges, especially in obtaining financing and increasing business capacity. This study uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through interviews with MSME actors, government representatives, and financial institutions, and was strengthened by observation and documentation studies. The results of the study show that the Makassar City government has provided various capital access programs, such as People's Business Credit (KUR) and revolving capital assistance, which help MSMEs in business development. However, there are still obstacles in the complex administrative process, requirements that are difficult to meet, and lack of socialization. In terms of training, the program has improved the skills of MSME actors, especially in digital marketing and product innovation. Nevertheless, the sustainability of the program and post-training mentoring are still a major challenge. The novelty of this research lies in an in-depth analysis of the synergy between the government, financial institutions, and the business community in empowering MSMEs. The implication is that the government needs to simplify capital access procedures, increase the effectiveness of training through a technology-based approach, and strengthen mentoring programs for MSMEs. This research contributes to the development of more inclusive and sustainable policies to support the growth of MSMEs in Makassar City.