Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

FINANCIAL ANXIETY AND FINANCIAL MANAGEMENT BEHAVIOR AMONG PUBLIC EMPLOYEES: THE MEDIATING ROLE OF FINANCIAL SELF-EFFICACY Iwan Sariono Sukadi; Felisitas Defung; Wirasmi Wardhani
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 6 No. 3 (2026): June
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Financial management behavior has become a critical concern in the global behavioral finance literature because financial anxiety increasingly affects household decision-making, employee well-being, and workplace functioning. Although previous studies consistently acknowledge the negative role of financial anxiety, the psychological mechanisms explaining how such anxiety translates into actual financial behavior among public employees remain underexplored. This study aims to examine the effect of financial anxiety on financial management behavior among civil servants in Balikpapan City, with financial self-efficacy tested as a mediating mechanism. Using a quantitative explanatory design, data were collected from 364 civil servants and analyzed through PLS-SEM with SmartPLS. The findings reveal that financial anxiety directly weakens financial management behavior and indirectly reduces it through lower financial self-efficacy, while financial self-efficacy emerges as the strongest predictor of positive financial behavior. This study contributes theoretically by extending social cognitive theory into the public sector financial behavior context and offers practical implications for employee financial wellness interventions. The explicit novelty lies in demonstrating financial self-efficacy as the central psychological bridge linking financial anxiety to civil servants' financial management behavior.
HUMAN CENTRIC DIGITAL TRANSFORMATION IN SMES: THE ROLE OF DIGITAL COMPETENCE , EMPOWERMENT PSYCHOLOGY AND LEADERSHIP TO WORKFORCE ADAPTABILITY Ahyani Ridzky Ramadhan; Irsan Tricahyadinata; Wirasmi Wardhani
International Journal of Economic, Business, Accounting, Agriculture Management and Sharia Administration (IJEBAS) Vol. 6 No. 3 (2026): June
Publisher : CV. Radja Publika

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Digital transformation demands improvement adaptability power work , especially in business small and medium enterprises (SMEs) that have limitations source power . Research This aim test influence digital competence and empowerment psychological to adaptability employees , with consider role moderation characteristics owner business . Using approach quantitative explanatory , data obtained of 334 respondents from the SME sector culinary and analyzed using Structural Equation Modeling – Partial Least Squares (SEM-PLS). The results show that digital competence and empowerment psychological influential positive significant to adaptability , with empowerment psychological as the most dominant determinant . In addition , the characteristics owner proven strengthen second connection the findings . This confirm that adaptability power Work No only determined by capability technical , but also by conditions psychological and contextual leadership . Research This contribute with integrate dynamic capability perspective , Self-Determination Theory, and deep leadership explain adaptability in the context of SMEs, as well as expand human-centric approach in studies digital transformation.
Pengaruh Green Banking dan Bank Efficiency terhadap Bank Profitability: Studi Kasus pada Perusahaan Sektor Perbankan Indonesia yang Terdaftar di Bursa Efek Indonesia Periode 2020 – 2024 Bryan Jefry Rumengan; Wirasmi Wardhani; Muhammad Ramadhani Kesuma
Jurnal Ilmiah Ekonomi dan Manajemen Indonesia Vol. 2 No. 1 (2026): JANUARI -JUNI
Publisher : Indo Publishing

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63822/5czd6x78

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh Green Banking dan Bank Efficiency terhadap Bank Profitability pada perusahaan sektor perbankan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia periode 2020–2024. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan data sekunder yang diperoleh dari laporan tahunan dan laporan keberlanjutan perusahaan perbankan. Sampel penelitian ditentukan menggunakan teknik purposive sampling, sehingga diperoleh 41 bank dengan total 205 observasi. Analisis data dilakukan menggunakan regresi data panel dengan bantuan EViews 12.   Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara simultan Green Banking dan Bank Efficiency berpengaruh signifikan terhadap Bank Profitability. Secara parsial, Green Banking berpengaruh positif namun tidak signifikan terhadap profitabilitas bank, sehingga hipotesis pertama ditolak. Sementara itu, Bank Efficiency yang diproksikan dengan BOPO berpengaruh negatif dan signifikan terhadap profitabilitas bank, sehingga hipotesis kedua diterima. Temuan ini mengindikasikan bahwa efisiensi operasional merupakan faktor penting dalam meningkatkan profitabilitas perbankan, sedangkan manfaat Green Banking terhadap profitabilitas cenderung bersifat jangka panjang.
Sosialisasi dan Edukasi Transaksi Keuangan Digital Syariah di Kalangan Generasi Z: Pengabdian Wirasmi Wardhani; Ike Purnamasari; Hidayani; Rahmawati Rahmawati
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5853

Abstract

Pengabdian sosialisasi dan edukasi transaksi keuangan digital syariah bertujuan untuk meningkatkan literasi generasi Z mengenai penggunaan layanan keuangan digital yang sesuai dengan prinsip-prinsip syariah. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi tahap persiapan kegiatan, pelaksanaan sosialisasi, edukasi, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman peserta terhadap konsep dasar keuangan digital syariah, termasuk prinsip larangan riba, gharar, dan maysir dalam praktik transaksi digital. Selain itu, peserta mulai menunjukkan kesadaran yang lebih tinggi dalam memilih layanan keuangan digital dengan mempertimbangkan aspek transparansi, keadilan, dan kesesuaian syariah. Proses pembelajaran yang interaktif juga mendorong berkembangnya kemampuan peserta dalam mengidentifikasi praktik transaksi yang sesuai maupun yang tidak sesuai dengan prinsip ekonomi syariah. Tingginya antusiasme dan partisipasi peserta selama kegiatan menunjukkan bahwa pendekatan edukasi yang kontekstual mampu menarik minat generasi Z terhadap literasi keuangan syariah. Meskipun demikian, kegiatan ini masih menghadapi beberapa tantangan, seperti perbedaan tingkat pemahaman peserta, kecenderungan generasi Z terhadap pendekatan yang praktis, keterbatasan pengetahuan mengenai layanan keuangan digital syariah, serta kebiasaan penggunaan layanan keuangan digital konvensional. Oleh karena itu, upaya edukasi yang berkelanjutan diperlukan untuk memperkuat literasi dan mendorong pemanfaatan layanan keuangan digital syariah di kalangan generasi muda.
Strategi Content Marketing Untuk Meningkatkan Loyalitas Konsumen Pada Usaha Mikro: Pengabdian Heni Rahayu Rahmawati; Wirasmi Wardhani; Saida Zainurossalamia ZA; Anggi Oktawiranti
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.5891

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam memanfaatkan strategi content marketing sebagai salah satu pendekatan pemasaran yang dapat mendukung terbentuknya loyalitas konsumen. Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui beberapa tahapan, meliputi sosialisasi, penyampaian materi, pelatihan, dan pendampingan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman pelaku usaha mengenai konsep dan fungsi content marketing sebagai sarana komunikasi yang tidak hanya berorientasi pada promosi produk, tetapi juga pada upaya membangun hubungan yang lebih dekat dengan konsumen. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong tumbuhnya kesadaran pelaku usaha mengenai pentingnya loyalitas konsumen bagi keberlanjutan usaha. Dari sisi keterampilan, pelaku usaha mulai mampu menyusun konten pemasaran yang lebih menarik, informatif, serta relevan dengan kebutuhan konsumen. Pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran juga mengalami perkembangan yang cukup positif, ditandai dengan mulai adanya perencanaan dalam publikasi konten serta meningkatnya interaksi antara pelaku usaha dan konsumen. Meskipun demikian, implementasi strategi content marketing masih menghadapi beberapa tantangan, seperti keterbatasan literasi digital, keterbatasan waktu dalam mengelola konten, serta keterbatasan fasilitas pendukung. Secara umum, kegiatan pengabdian ini memberikan kontribusi dalam meningkatkan kapasitas pelaku usaha mikro dalam memanfaatkan pemasaran berbasis konten sebagai bagian dari strategi pengembangan usaha di era digital.