Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

SISTEM INFORMASI PEMETAAN DATA ALUMNI DAN LOWONGAN KERJA: Studi Kasus : SMK Nurul Islam Cianjur Uro Abdurohim; Maurien Desiana Effendi; Linda Apriyanti
Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol. 9 No. 1 (2020): JURTIK : Jurnal Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : LPPM STMIK Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58761/jurtikstmikbandung.v9i1.114

Abstract

Today, the development of technology and information is rapidly advancing in various aspects of life, one of which is in the academic field, from elementary schools to universities. Nowadays, schools are increasingly using information technology in their academic management, making it easier to handle related data. Vocational schools, or SMKs, provide secondary education with the role of preparing students to enter the workforce. SMKs have an institution called the Special Labor Exchange (BKK), which serves as a placement service for workers in both secondary and higher education units. The Special Labor Exchange acts as a bridge between SMKs and the industrial world. SMK Nurul Islam Cianjur is a private school in the form of a foundation. This school also offers a Special Labor Exchange (BKK) program primarily for its alumni but is also available to students from other schools.
Rancang Bangun Aplikasi Text-to-Speech Ringan untuk Mendukung Digitalisasi UMKM di Indonesia Uro Abdurohim; Haris Gunawan; Rachmat Jaenal
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 14 No 1 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : LPPM STMIK Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58761/jurtikstmikbandung.v14.i1.179

Abstract

Perkembangan teknologi informasi memainkan peran penting dalam meningkatkan produktivitas Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Namun, keterbatasan perangkat keras dan sumber daya masih menjadi hambatan dalam mengadopsi teknologi canggih seperti aplikasi Text-to-Speech (TTS). Penelitian ini bertujuan mengembangkan aplikasi TTS yang ringan dan kompatibel dengan komputer berspesifikasi rendah (RAM 2 GB, prosesor dual-core), untuk mendukung efisiensi kerja dan akses informasi bagi pelaku UMKM. Metodologi yang digunakan adalah rekayasa perangkat lunak dengan pendekatan pengembangan prototipe, yang mencakup analisis kebutuhan pengguna, perancangan antarmuka sederhana, pemilihan engine TTS yang efisien, serta implementasi menggunakan Python dan Tkinter. Hasil pengujian menunjukkan bahwa aplikasi dapat berjalan dengan lancar di perangkat berspesifikasi rendah dengan konsumsi sumber daya minimal. Meskipun masih terdapat keterbatasan seperti pilihan suara yang terbatas dan belum adanya fitur ekspor audio, aplikasi ini memiliki potensi besar dalam mendukung transformasi digital UMKM. Pengembangan selanjutnya mencakup dukungan multi-bahasa, integrasi aplikasi, dan versi mobile.
Rancang Bangun Sistem Pembelajaran Hybrid bagi UMKM: Studi Penerapan Microlearning WordPress yang Didistribusikan via Chatbot WhatsApp Uro Abdurohim; Bening Fathima Rabbaniya Amatillah; Ahmad Suryan
Jurnal Penelitian dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Penelitian dan Pengembangan Teknologi Informasi dan Komunikasi
Publisher : LPPM STMIK Bandung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58761/jurtikstmikbandung.v14.i2.192

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) menghadapi kendala signifikan dalam mengakses pelatihan konvensional, terutama karena keterbatasan waktu dan kompleksitas platform e-learning yang ada. Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan dan menguji efektivitas sistem pembelajaran hybrid yang mengintegrasikan WordPress sebagai Content Management System (CMS) utama dengan WhatsApp sebagai saluran distribusi microlearning via chatbot. Metode yang digunakan adalah Design Science Research (DSR) melalui tahapan identifikasi masalah, perancangan, pengembangan, demonstrasi, dan evaluasi. Artefak yang dihasilkan adalah arsitektur sistem hybrid yang memanfaatkan webhook PHP dan middleware Node.js untuk mendistribusikan konten microlearning (video <5 menit, infografis, kuis singkat) secara otomatis ke WhatsApp partisipan pada jam 08.00 WIB setiap hari. Hasil uji coba menunjukkan bahwa model hybrid ini terbukti efektif mengatasi kendala akses. Tingkat pembukaan pesan (akses konten) melalui WhatsApp mencapai 85%, jauh lebih tinggi dibandingkan akses login melalui web yang hanya 25%. Selain itu, tingkat penyelesaian modul (completion rate) mencapai 78% via WhatsApp, dibandingkan 20% via web, dengan 65% partisipan aktif terlibat dalam kuis. Kesimpulan dari studi ini adalah bahwa integrasi WhatsApp sebagai front-end distribution channel sangat efektif dalam meningkatkan engagement dan retensi pembelajaran UMKM karena kesederhanaan dan kontekstualisasinya dengan pola komunikasi sehari-hari mereka.