Claim Missing Document
Check
Articles

Found 24 Documents
Search

PENINGKATAN LITERASI LAPORAN KEUANGAN DAN PEMASARAN DIGITAL MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN PADA UMKM ERZI CRAFT, PURBALINGGA Ginanjar Adi Nugraha; Minadi Wijaya; Hendro Sukoco; Riskika Alkaromatunnisa; Dwi Indriyani
Jurnal Abdi Insani Vol 13 No 1 (2026): Jurnal Abdi Insani
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/abdiinsani.v13i1.3312

Abstract

Limitations in financial statement literacy and digital marketing literacy remain major constraints for household MSMEs in developing their businesses sustainably. Social media and e-commerce are generally utilized merely as sales channels, rather than as integrated information systems that present sales, cost, and profit data comprehensively. This condition results in business decision-making that is not supported by adequate financial performance analysis, thereby causing opportunities for improving profitability, operational efficiency, and market expansion to remain underutilized by MSME actors. This community service program aims to enhance business actors’ understanding of financial statements and to optimize digital marketing strategies through training, mentoring, and the provision of supporting technologies. The activities were conducted in collaboration with the partner ErZi Craft in Purbalingga Regency, which operates in the handmade knitting craft industry. The implementation methods included socialization activities, financial statement literacy training, preparation of Standard Operating Procedures (SOP) and a Business Model Canvas (BMC), as well as training in branding, packaging, product photography, e-catalog development, and live streaming on Shopee and Instagram platforms. The results of the activities demonstrate a significant improvement in the partner’s business performance. The partner’s understanding of simple financial statements and Shopee financial reports increased, enabling them to prepare income statements and monitor cash flows on a regular basis. SOP and BMC documents have been developed and have begun to be used as references for daily operational activities. From the perspective of digital marketing, the partner now possesses a business logo, digital catalog designs, and more attractive photo and video promotional content. The partner is also proficient in utilizing live streaming features as a routine promotional medium, which has contributed to the expansion of market reach to various cities in Indonesia and abroad, such as Bekasi, Tangerang, Jakarta, South Sumatra, Purworejo, and even Singapore. This community service program has been proven to contribute to enhancing the partner’s business capacity through the strengthening of financial statement literacy, operational governance, and more professional digital marketing skills. Increased turnover and expanded market reach provide more stable income opportunities for business owners and members, thereby supporting the achievement of the Sustainable Development Goals (SDGs), particularly poverty reduction and women’s empowerment in productive economic activities.
Pengaruh Profitabilitas, Leverage, dan Komisaris Independen Terhadap Pengungkapan Sustainability Reporting Perusahaan Pertambangan di BEI 2021-2024 Sofingatun Fitriani; Minadi Wijaya; Ginanjar Adi Nugraha
Harmonization : Jurnal Ilmu Sosial, Ilmu Hukum, dan Ilmu Ekonomi Vol. 4 No. 1 (2026): Harmonization : Jurnal Ilmu Sosial, Ilmu Hukum, dan Ilmu Ekonomi
Publisher : CV. Era Digital Nusantara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59066/harmonization.v4i1.2195

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh profitabilitas,leverage dan komisaris independen terhadap pengungapan sustainability report pada perusahaan pertambangan yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) tahun 2021-2024. Teknik pengambilan sampel menggunakan purposive sampling sehingga diperoleh 64 total pengamatan. Analisis data yang digunakan yaitu Eviews-13. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel komisaris independen berpengaruh positif dan signifikan terhadap pengungkapan sustainability report sedangkan variabel profitabilitas dan leverage tidak berpengaruh terhadap pengungkapan sustainability report. Implikasi dari penelitian ini yaitu pemilik dapat mempertimbangkan agar persentase komisaris independen diperkuat karena peran komisaris independen tidak hanya dalam aspek keuangan, namun juga pada aspek non-keuangan.
Optimization Of The Tourism Sector As An Alternative Leading Economic Sector In The Southern Regency Of Pemalang Pahrul Fauzi; Ginanjar Adi Nugraha
Al-Amwal : Jurnal Ekonomi dan Perbankan Syari'ah Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : UIN Siber Syekh Nurjati Cirebon

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/amwal.v1i1.5367

Abstract

Sektor pariwisata dapat dioptimalkan sebagai kegiatan ekonomi di wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan. Hal tersebut dilakukan sebagai solusi alternatif persoalan masih terlalu kuatnya ketergantungan wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan terhadap sektor pertanian tradisional. Berdasarkan data BPS Kabupaten Pemalang tahun 2018, kontribusi tujuh kecamatan yang ada di wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan hanya memberikan rata-rata kontribusi terhadap PDRB Kabupaten Pemalang sebesar 5,1%. Tujuan penelitian ini adalah untuk menganalisis potensi, daya tarik, dan pengelolaan sektor pariwisata di wilayah Kabupaten Pemalang bagian selatan. Metode penelitian yang digunakan adalah dengan pendekatan deskriptif kuantitatif. Berdasarkan hasil penelitian diketahui bahwa daya tarik utama aktivitas pariwisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan adalah keindahan alam ditunjang dengan wisata atraksi. Secara umum sebanyak 51% responden belum merasa puas dengan kinerja sektor pariwisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan. Dari sisi pengelola, lebih dari separuh (57%) objek wisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan didirikan kurang dari 10 tahun terakhir dan didominasi oleh pengelolaan pemerintah desa (BUMDES). Berdasarkan hal tersebut perlu terus ditingkatkan upaya pengembangan dan pengelolaan agar potensi wisata di Kabupaten Pemalang bagian selatan dapat secara maksimal berkontribusi terhadap perekonomian masyarakatnya.
PENGUATAN TATA KELOLA DAN AKUNTABILITAS KEUANGAN BAGI PENGELOLA PARIWISATA MELALUI PELATIHAN DAN PENDAMPINGAN AKUNTANSI PRAKTIS Krisnhoe Sukma Danuta; Ginanjar Adi Nugraha
WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 5 No. 3 (2026): WIKUACITYA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Wijayakusuma Purwokerto

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.63859/wikuacitya.v5i3.588

Abstract

Banyaknya masyarakat yang belum memahami dasar-dasar akuntansi untuk menyusun laporan keuangan sebagai bagian tata kelola yang baik menginisiasi Tim Pengabdian Fakultas Ekonomika dan Bisnis Program Studi Akuntansi Universitas Wijayakusuma Purwokerto untuk melakukan pelatihan akuntansi praktis terhadap pengelola wisatadi Kabupaten Banjarnegara. Metode kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilakukan melalui pelatihan dan diskusi terkait dasar-dasar akuntansi untuk menyusun laporan keuangan. Hasil pengabdian menunjukan bahwa bahwa banyak pengelola yang belum memahami dasar-dasar akuntansi untuk menyusun laporan keuangan. Pengelola wisata juga belum memahami manfaat-manfaat yang dapat diperoleh apabila mereka dapat menyusun laporan keuangan yang baik. Pelatihan yang dilakukan oleh tim pengabdian berhasil meningkatkan pemahaman pengelola wisata di Kabupaten Banjarnegara untuk mengaplikasikan dasar-dasar akuntansi guna menyusun laporan keuangan sebagai bagian tata kelola yang baik untuk meningkatkan transparansi dan akuntabilitas.