Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search

NALAR PEREMPUAN Upaya Rekonstruksi Konstruksi Sosial Setara Gender Muda, Fauzi Ahmad
EGALITA EGALITA (Vol 2, No 1
Publisher : Pusat Studi Gender UIN Maulana Malik Ibrahim Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (369.839 KB) | DOI: 10.18860/egalita.v0i0.1954

Abstract

Historical notes of women (1400 years ago) reveal that they lived in prosperous and happy condition socially as well as materially. Women's condition, by that time, was better than recent west women's condition (not to compare the way they wear clothes and their life style). Nonetheless, Moslem community recently flies with one wing as its human resource (especially women) has not been educated well. Then, why should we bind women in private area?
PERAN BPKH TERHADAP PENGEMBANGAN PASAR MODAL SYARIAH DALAM UU NOMOR 34 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN HAJI Fauzi, Ahmad
Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 13 No. 2 (2019): BILANCIA
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/blc.v13i2.493

Abstract

Law Number 34/2014 concerning Hajj Financial Management, mandates to establish a special hajj financial management body (Hajj Fund Management Agency, BPKH) tasked with managing the revenue, development, expenditure, and accountability of Hajj finance. BPKH has the authority to manage hajj funds around IDR 115 trillion as of April 2019. BPKH must place these funds into sharia investment instruments, taking into account safety, prudence, value of benefits and liquidity. According to Government Regulation Number 5/2018 (PP No. 5/2018), a minimum of 15% of the pilgrimage funds will be placed on the Islamic capital market. The form can be State Sharia Securities, Bank Indonesia Sharia Certificates, sharia shares, sukuk, mutual funds and various other sharia securities recognized by the Financial Services Authority (OJK). BPKH's investment in the Islamic Capital Market will gradually increase to 35% in 2021 with the amount estimated to reach IDR 47.35 trillion. The strong role of the increasing Islamic Capital Market in forming market capitalization (the Composite Stock Price Index, IHSG) indicates that the Islamic Capital Market has a large role in driving economic growth in Indonesia. So BPKH investment has a strategic position in the effort to develop the Islamic Capital Market in Indonesia.
BUSINESS ETHOS OF SANTRI: THE CONTRIBUTIONS OF HIMPUNAN PENGUSAHA SANTRI INDONESIA REALIZING THE ECONOMIC REVIVAL OF PESANTREN COMMUNITY Ahmad Fauzi
Al'Adalah Vol. 19 No. 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren dengan berbagai potensi strategisnya, layak menjadi lokomotif gerakan ekonomi syariah di Indonesia. Begitu juga perkembangan ekonomi syariah di Indonesia sangat memerlukan peran pesantren. Di tengah kegelisahan itu, penulis bertemu dengan organisasi pengusaha yang lahir dari ra- him pesantren; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI). Riset penulis menemukan fakta di lapangan bahwa HIPSI, yang lahir di bawah koordinasi RMI-NU, memiliki banyak sekali program pemberdayaan santri untuk mendorong kebangkitan pengusaha-pengusaha baru dari kalangan pesantren, diantaranya program pesantren entrepreneur, entrepreneur school, serta banyak program pelatihan usaha baik skala kecil maupun menengah, bidang pembiayaan pun telah bekerjasama dengan beberapa lembaga keuangan. HIPSI terus menjalin komunikasi dan kerjasama produktif dengan berbagai stakeholder dan hasilnya saat ini sudah banyak Pondok Pesantren yang terlibat langsung dalam proses pemberdayaan menuju kemandirian ekonomi masyarakat pesantren.
BUSINESS ETHOS OF SANTRI: THE CONTRIBUTIONS OF HIMPUNAN PENGUSAHA SANTRI INDONESIA REALIZING THE ECONOMIC REVIVAL OF PESANTREN COMMUNITY Ahmad Fauzi
Al'Adalah Vol. 19 No. 1 (2016)
Publisher : LP2M IAIN Jember (now UIN Kiai Haji Achmad Siddiq Jember)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pesantren dengan berbagai potensi strategisnya, layak menjadi lokomotif gerakan ekonomi syariah di Indonesia. Begitu juga perkembangan ekonomi syariah di Indonesia sangat memerlukan peran pesantren. Di tengah kegelisahan itu, penulis bertemu dengan organisasi pengusaha yang lahir dari ra- him pesantren; Himpunan Pengusaha Santri Indonesia (HIPSI). Riset penulis menemukan fakta di lapangan bahwa HIPSI, yang lahir di bawah koordinasi RMI-NU, memiliki banyak sekali program pemberdayaan santri untuk mendorong kebangkitan pengusaha-pengusaha baru dari kalangan pesantren, diantaranya program pesantren entrepreneur, entrepreneur school, serta banyak program pelatihan usaha baik skala kecil maupun menengah, bidang pembiayaan pun telah bekerjasama dengan beberapa lembaga keuangan. HIPSI terus menjalin komunikasi dan kerjasama produktif dengan berbagai stakeholder dan hasilnya saat ini sudah banyak Pondok Pesantren yang terlibat langsung dalam proses pemberdayaan menuju kemandirian ekonomi masyarakat pesantren.
STRATEGI DALAM MENINGKATKAN LOYALITAS NASABAH DI BANK SYARIAH INDONESIA KCP LUMAJANG IMAM BONJOL Eristiana Choirun Nisa; Siva Indana Arisanti; Ahmad Fauzi
JURNAL RUMPUN MANAJEMEN DAN EKONOMI Vol. 2 No. 2 (2025): Maret
Publisher : CV. KAMPUS AKADEMIK PUBLISHING

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61722/jrme.v2i2.4148

Abstract

Abstrak. This research aims to explore strategies for increasing customer loyalty at Bank Syariah Indonesia KCP Lumajang Imam Bonjol. Against the backdrop of increasingly fierce competition in the sharia banking sector, this research uses a qualitative approach with a case study method. Data was collected through in-depth interviews with bank management and several loyal customers, as well as direct observation of bank services. The research results show that implementing sharia values, improving service quality, sharia product education, and good personal relationships are the main factors in building customer loyalty. These strategies not only increase customer trust but also strengthen long-term relationships between banks and customers. This research provides insight for Islamic bank management to design more effective policies in maintaining customer loyalty amidst the challenges of the modern banking industry.
PERAN BPKH TERHADAP PENGEMBANGAN PASAR MODAL SYARIAH DALAM UU NOMOR 34 TAHUN 2014 TENTANG PENGELOLAAN KEUANGAN HAJI Ahmad Fauzi
Bilancia: Jurnal Studi Ilmu Syariah dan Hukum Vol. 13 No. 2 (2019): BILANCIA
Publisher : Fakultas Syariah Institut Agama Islam Negeri Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24239/blc.v13i2.493

Abstract

Law Number 34/2014 concerning Hajj Financial Management, mandates to establish a special hajj financial management body (Hajj Fund Management Agency, BPKH) tasked with managing the revenue, development, expenditure, and accountability of Hajj finance. BPKH has the authority to manage hajj funds around IDR 115 trillion as of April 2019. BPKH must place these funds into sharia investment instruments, taking into account safety, prudence, value of benefits and liquidity. According to Government Regulation Number 5/2018 (PP No. 5/2018), a minimum of 15% of the pilgrimage funds will be placed on the Islamic capital market. The form can be State Sharia Securities, Bank Indonesia Sharia Certificates, sharia shares, sukuk, mutual funds and various other sharia securities recognized by the Financial Services Authority (OJK). BPKH's investment in the Islamic Capital Market will gradually increase to 35% in 2021 with the amount estimated to reach IDR 47.35 trillion. The strong role of the increasing Islamic Capital Market in forming market capitalization (the Composite Stock Price Index, IHSG) indicates that the Islamic Capital Market has a large role in driving economic growth in Indonesia. So BPKH investment has a strategic position in the effort to develop the Islamic Capital Market in Indonesia.
Upaya Pencegahan APU & PPT Melalui Penerapan Know Your Customer Di Bank Muamalat KCP Jember Muchammad Rizkiansyah Fakhreza; Ahmad Fauzi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.120

Abstract

Jutaan transaksi keuangan keluar-masuk setiap hari di bank, ada yang dibuat bisnis, investasi, atau sekedar menanbung, atau bahkan rekening bank adalah tempat yang populer untuk meneyembunyikan dan memindahkan dana ilegal berupa pencucian uang dan pendanaan terorisme. Oleh karena itu bank memliki sistem khusus guna mencegah dan mendeteksi transaksi yang mencurigakan. Sistem APU (Anti Pencucian Uang) program yang menghalangi uang haram masuk ke sistem perbankan, sedangkan PPT (Pencegahan Pendanaan Terorisme) itu mencegah dana digunakan untuk kegiatan ilegal yang berbahaya, karena jika tidak diawasi maka bank bisa menjadi tempat pencucian uang hasil kejahatan bahkan bisa dipakai untuk membiayai aksi teror. Benteng perlindungan bank sistem pengendalian internal menerapkan beberapa mekasine yaitu prosedur Know Your Customer (KYC) dengan CDD dan EDD, dari sini nasabah dikategorikan dalam profil resiko rendah, menengah, tinggi. Pemantauan transaksi keuangan jikalau ditemukan kejanggalan yang mencurigakan maka ditandai sebagai red flag. Bank wajib melaporkan transaksi yang tidak masuk akal dengan profil nasabah ke pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), Bank yang rutin meningkatkan kewaspadaan karyawannya dengan mengadakan pelatihan. Penelitian ini dilakukan di Bank Muamalat KCU Jember. Berdasarkan penelitian ini dapat diketahui bahwa seluruh bank di Indonesia wajib meenrapkan program APU dan PPT sesuai dengan ketentuan Bank Inonesia No.11/28/PBI/2009.
Strategi Pemasaran Inovatif Untuk Meningkatkan Minat Masyarakat Terhadap Produk Tabungan di BTN Kantor Cabang Syariah Jember Alifatun Istiqamah Lailani; Nur Alvinatul Hasanah; Devina Putri Meilia; Ahmad Fauzi
Menulis: Jurnal Penelitian Nusantara Vol. 1 No. 3 (2025): Menulis - Maret
Publisher : PT. Padang Tekno Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59435/menulis.v1i3.137

Abstract

Studi ini dilakukan untuk mengembangkan strategi pemasaran kreatif yang memiliki potensi untuk meningkatkan minat masyarakat terhadap produk tabungan di BTN KCS Jember. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif untuk mengumpulkan data melalui wawancara dan observasi. Hasil studi menunjukkan bahwa strategi pemasaran inovatif yang efektif dalam meningkatkan ketertarikan masyarakat terhadap produk tabungan BTN KCS Jember melalui penggunaan media sosial, mengembangkan program loyalitas nasabah, dan menyediakan layanan yang memuaskan dan cepat. Selain itu, penelitian ini juga menemukan bahwa Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan konsumen tentang produk tabungan di BTN KCS Jember adalah tingkat bunga, biaya administrasi, dan kualitas layanan. Dengan demikian, penelitian ini merekomendasikan bahwa BTN KCS Jember perlu mengembangkan strategi pemasaran inovatif yang berfokus pada penggunaan media sosial, program loyalitas nasabah, dan layanan yang memuaskan dan cepat. Selain itu, BTN KCS Jember juga perlu memperhatikan faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan nasabah dalam memilih produk tabungan, seperti tingkat bunga, biaya administrasi, dan kualitas layanan
Understanding the Impact of Natural Disaster in Micro, Small, and Medium Enterprises in Halal Food Sector Sofyan, Syaakir; Arifin, Sirajul; Sofyan, A. Syathir; Syamsu, N.; Mansyur, Abdurrahman; Fauz, Ahmad; Waluya, Atep Hendang
Indonesian Journal of Islamic Literature and Muslim Society Vol. 6 No. 2 (2021): December 2021
Publisher : UIN Raden Mas Said Surakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22515/islimus.v6i2.6219

Abstract

Studies on the impact of disasters on Micro, Small and Medium Enterprises (MSMEs) in the halal food sector are often ignored by researchers and academics, even though these studies are needed to mitigate the risks from natural disasters. This study explores the impact of disasters on MSMEs, especially those engaged in the halal food sector. The research methodology used was phenomenology, with the data source being MSME actors in the halal food sector who were affected by the disaster in Palu City. The results of this study provide a conceptual framework for disaster impacts, which include direct and indirect impacts on physical assets, human resources, raw materials, production, sales, and capital. The relationship between the impact of the disaster and economic actors in the halal food sector breaks the supply chain in impacted and non-impacted areas. Therefore, the aim of this research is to provide information for business actors in Palu city to redesign a safer and more controlled business concept in the event of a natural disaster in the future.