Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

HAYBRID MARKETING: KOMBINASI PEMASARAN DIGITAL DAN OFFLINE DALAM MENINGKATKAN DAYA SAING DI UUS HIJAB Ainol Yaqin, Moh.; Sholehah, Selviatus
SIBATIK JOURNAL: Jurnal Ilmiah Bidang Sosial, Ekonomi, Budaya, Teknologi, Dan Pendidikan Vol. 4 No. 8 (2025)
Publisher : Penerbit Lafadz Jaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54443/sibatik.v4i8.3179

Abstract

Competition in the Muslim fashion industry, particularly in the hijab sector, has become increasingly intense due to the rapid development of technology and changes in consumer behavior. Ultra Micro Enterprises (UMEs) in this sector need to adopt effective marketing strategies to remain competitive and grow. Hybrid marketing, which combines digital marketing and offline marketing, has become a relevant approach to enhancing the competitiveness of UUS Hijab brands. Digital marketing through social media, marketplaces, and websites allows for broader reach and direct interaction with customers. Meanwhile, offline marketing, such as bazaar events, community engagement, and word-of-mouth, still plays an important role in building trust and customer loyalty. This study aims to analyze the effectiveness of hybrid marketing in improving the competitiveness of UUS Hijab brands. Using a case study approach and qualitative methods, the results show that the combination of digital and offline marketing can increase brand awareness, expand market reach, and strengthen customer relationships. Hybrid marketing strategies also provide flexibility in adapting marketing approaches based on consumer preferences. Therefore, UUS Hijab brands are advised to optimize the synergy between digital and offline marketing to enhance their competitiveness and business sustainability.
Keputusan Masyarakat Bungatan Menjadi Nasabah di BMT NU Jawa Timur Yaqin, Ainol; Hidayat, Subhan; Cahyono, Eko; Muzakki, Nurul; Imron, Ach Zaeni
TRILOGI: Jurnal Ilmu Teknologi, Kesehatan, dan Humaniora Vol 3, No 2 (2022): Sistem Informasi Manajemen dan Pembelajaran Saintifik
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/trilogi.v3i2.4226

Abstract

Riset ini mendeskripsikan Keputusan Masyarakat Bungatan Menjadi Nasabah di BMT NU Jawa Timur Cabang Bungatan Situbondo, entitas masyarakat kampung dan nahdiyyin yang  berprofesi kebanyakan sebagai petani, nelayan, buruh dan pedagang. Riset ini menggunakan pendekatan Kualitatif dengan Studi Kasus (feld research). Papulasi penelitian ini diambil dari sebagaian nasabah, Pegawai dan pengamat BMT NU Bungatan,data primer berpusat pada nasabah. Riset dengan pendekatan Kualitatif melalui pengamatan, wawancara mendalam dan observasi lapangan untuk menghasikan data akurat dan autentik. Kesimpulan riset ini bahwa keputusan masyarakat Bungatan menjadi nasabah di BMT NU Jawa Timur didorong oleh kayakinan bahwa teransaksi keuangan dan prodak di BMT NU halal tanpa riba, arahan kebijakan pengurus MWC NU yang merekomnedasikan masyarakat untuk menjadi nasabah, asas kekeluargaan di tubuh BMT NU yang menjadi dasar serta sebagai salah satu jalan untuk memajukan ekonomi umat Nahdiyyin melalui ikut serta berteransaksi di BMT NU Jawa Timur Cabang Bungatan.
PENDAMPINGAN USAHA BATIK UNTUK MEMBANGUN EKONOMI KELUARGA DI DESA BUCOR PAKUNIRAN PROBOLINGGO Yaqin, Ainol; Saidi, Ahmad; Rozy, Ainun Fathor; Arisandi, Deni; Munir, Fathul; Kurniawan, Feri; Khusairi, Imam
SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 2 No. 12 (2023): SWARNA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/swarna.v2i12.1043

Abstract

Tujuan Pengabdian ini adalah untuk memberikan pendampingan usaha batik untuk membangun ekonomi keluarga di Desa Bucor Pakuniran Probolinggo. Problem ekonomi di Indonesia adalah minimnya interpreneur yang menjajahi produk, kemiskinan dan sulit bersaing dengan negara berkembang lainya apalagi sejajar dengan negara maju dipengaruhi akses interpreneurship yang terbatas. Indonesia hanya memiliki 3,47 persen interpreneur dari populasi penduduk tidak sebanding dengan negara Singapura yang tergolong negara kecil memiliki lima juta interpreneur. Bentuk pengabdian ini adalah PKM pendampingan usaha Batik untuk membangun ekonomi keluarga di Desa Bucor Pakuniran Probolinggo, PKM ini bentuknya adalah pendampingan, bagaimana mekanisme mencari pangsa pasar, menjajahi online dan offline, ekspansi produk ke berbagai wilayah dan menambah varian model guna mempercepat arus bisnisnya sehingga berdampak terhadap kesejahteraan pekerja dan rekrutmen pekerja baru. PKM ini berupaya memberikan tawaran dan solusi (thariqah) mempercepat penjualan, mekanisme menjelajahi dunia online dan offline, menambah varian model hasil membatik dan edukasi bagi pekerja dan bagaimana menambah lapangan pekerjaan. Kesimpulan dari PKM pendampingan usaha batik untuk membangun ekonomi keluarga di Desa Bucor Pakuniran Probolinggo ialah usaha batik di Bucor membutuhkan pendampingan untuk mempercepat transaksi, ekspansi bisnis online dan offline, serta masyarakat pekerja yang membutuhkan edukasi konstruktif untuk membangun sumber daya alam dan manusianya terutama yang sejalan dengan yuridis keislaman.
ISLAMIC ECONOMIC CONSTRUCTION TOWARDS DEVELOPMENT CIVIL SOCIETE Yaqin, Ainol
PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY Vol 1, No 1 (2023): First International Conference on Education, Society and Humanity
Publisher : PROCEEDING OF INTERNATIONAL CONFERENCE ON EDUCATION, SOCIETY AND HUMANITY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The purpose of this community service paper is to find the basic framework for the construction of Islamic economics for the development of civil society, an offer for government authorities, the Association of Islamic Economic Experts (IAEI), the National Islamic Economic Committee (KNEKS), Islamic boarding schools and Muslims. The economic system adopted by most people in this part of the world has failed to create a prosperous society and build harmony. However, has created economic pressure. They have failed to reduce poverty. This community service paper model is a proposal, socialization and advice for government authorities, Islamic institutions and boarding schools to implement Islamic Economic Construction towards civil society. This paper concludes that the construction of Islamic economics towards the development of civil society includes: 1. Tauhid, all economic resources are God's creation, and their arrangement and distribution must be by the rules. 2. Nubuwwah, all sources and economic policies must be guided by the Prophet, who has successfully created social welfare. 3. Adl (justice), the principle of justice, is the basis for building civil society and creating equal access to meeting needs. 4. The Khilafah government is essential for the sustainability of the Islamic economy, which aims at the welfare of society. Without the role of the government, implementing Islamic economics is impossible to materialize. 5. Maad, profit from Islamic economics is the goal of economics, especially the results that can later be taken in the hereafter, and has two dimensions, namely profit (economic) and success in the hereafter.
STRATEGI PEMASARAN ISLAMI PT SAMAWA PROPERTI GROUP DALAM MEMBANGUN BISNIS Yaqin, Ainol; Ramadhani, Moch. Rafly; Fawait, Ahmad; Firmansyah, Alfian
Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business Vol. 5 No. 4 (2025): Indo-Fintech Intellectuals: Journal of Economics and Business (2025)
Publisher : Lembaga Intelektual Muda (LIM) Maluku

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54373/ifijeb.v5i4.4923

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui strategi pemasaran Islami yang diterapkan oleh PT Samawa Properti Group dalam pengembangan bisnis properti syariah di Indonesia. Metode penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan model studi lapangan (case study) dengan teknik pengumpulan data berupa observasi langsung, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Pengemupan data didapat dari inforla utama sebagai data primer dari owner PT Samawa dan data primer dari berbagai literatur. Hasil penelitian menunjukkan bahwa strategi pemasaran yang dijalankan PT Samawa didasarkan pada prinsip-prinsip Islami seperti kejujuran, transparansi harga, pelayanan yang amanah, serta tanpa denda dan bunga. Pembiayaan dilakukan melalui akad Istisna’ dan Murabahah, yang memungkinkan transaksi syariah lebih mudah dijangkau oleh masyarakat kelas menengah ke bawah. Temuan juga menunjukkan bahwa penerapan nilai dakwah dalam lingkungan hunian memperkuat loyalitas konsumen dan daya saing bisnis perusahaan. Penelitian ini merekomendasikan perlunya penguatan edukasi prinsip syariah kepada masyarakat dan peningkatan inovasi digital marketing.
Community and Business Sustainability in Islamic Boarding Schools of the Tapal Kuda Region Ainol Yaqin; Achsania Hendratmi; Fatin Fadilah Hasib; Irham Zaki
JURNAL AT-TURAS Vol 13, No 2 (2026)
Publisher : Universitas Nurul Jadid

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33650/at-turas.v13i2.15662

Abstract

This study aims to analyze the role of the Islamic boarding school community (jama'ah) in building and maintaining business sustainability in Islamic boarding schools located in the Tapal Kuda region of East Java, namely Nurul Jadid Islamic Boarding School in Paiton, Salafiyah Syafi’iyyah Islamic Boarding School in Sukorejo, and Zainul Hasan Genggong Islamic Boarding School. Islamic boarding schools (pesantren) not only function as institutions of education and Islamic propagation (da'wah), but have also developed into centers of economic empowerment capable of supporting institutional self-reliance and improving the welfare of surrounding communities. This research employed a qualitative approach using a case study method in several Islamic boarding schools in the Tapal Kuda region. Data were collected through in-depth interviews, observations, and documentation, and were subsequently analyzed using interactive analysis techniques, including data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the business sustainability of Islamic boarding schools is determined by the strength of their communities, which involve kiai (Islamic scholars), administrators, students, alumni, parents of students, and local communities within mutually supportive social networks. Social capital in the form of trust, Islamic values, charismatic leadership, and a culture of mutual cooperation (gotong royong) constitutes the primary factor in sustaining pesantren enterprises. Furthermore, business unit diversification, strengthening institutional governance, human resource development, and the utilization of alumni networks contribute significantly to the economic resilience of Islamic boarding schools. The business model developed is not solely oriented toward economic profit but also emphasizes social aspects and benefits for the wider community. These findings confirm that the integration of community strength and business strategies grounded in Islamic values is capable of creating institutional sustainability while enhancing the contribution of Islamic boarding schools to local economic development. This study provides a conceptual contribution to the community-based business sustainability model within Islamic educational institutions. In addition, Islamic boarding schools play an important role in creating employment opportunities and developing human resources who embody Islamic ethical values.
PERAN EKONOMI ISLAM TERHADAP KESEJAHTERAAN EKONOMI MASYARAKAT PESISIR Ainol Yaqin; Ahmad Saidi; Ainun Fathor Rozy; Deni Arisandi; Fathul Munir; Feri Kurniawan; Imam Khusairi
JURNAL ECONOMINA Vol. 2 No. 12 (2023): JURNAL ECONOMINA, Desember 2023
Publisher : LPPM Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi 45 Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/economina.v2i12.1039

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah untuk menemukan peran ekonomi Islam terhadap kesejahteraan masyarakat pesisir, problem yang menghalangi kemajuan ekonomi bisnis masyarakat pesisir meliputi keterbelakangan ekonomi, pengangguran dan kemiskinan. Pondasi ekonomi masyarakat pesisir pada umumnya bertumpu pada hasil laut, problem pragmatisme pola hidup masyarakat pesisir dan kurangnya ruh interpreneuship. Metode penelitian ini adalah Kualitatif model fenomenologi, teknik pengumpulan data diawali dengan observasi, interview dan dokumentasi, informan kunci adalah owner perahu, tokoh nelayandan anak muda. Ekonomi Islam harus hadir memberikan arahan untuk membangun kesejahteraan masyarakat nelayan melalui instrumen Mudlarabah, Musyarakah, tidak pada riba, Ijarah dan Salam, demikian adalah teori al-Ghazali. Kesimpulan penelitian ini adalah peran ekonomi Islam menentukan kemaslahatan masyarakat pesisir dengan  konsep intrumen mudlarabah, musyarakah dan tidak pada riba, Ijarah dan salam.