Claim Missing Document
Check
Articles

Found 25 Documents
Search

Citra Merek Terhadap Minat Beli Konsumen Kopi Kekinian di Jakarta Tipri Rose; Fifi Nofiyanti
LITERATUS Vol 2 No 1 (2020): Jurnal Literatus
Publisher : Neolectura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37010/lit.v2i1.33

Abstract

Millennial era trend known as contemporary coffee. The South Jakarta region in particular is known for Kenangan Coffe and Fore Coffe. Both of these coffees are one of the coffee shops that are popular with young people today. This study aims to determine the brand image of buying interest in contemporary coffee consumers in Jakarta, especially Kenangan Coffe and Fore Coffe. This research method is quantitative by using descriptive correlation method. The sample in this study used 99 respondents. Data analysis methods used are validity test, reliability test, mean / average test, descriptive correlation analysis, simple linear regression test, coefficient of determination test, and hypothesis testing. The results of this study indicate that there is an interest in buying consumers who are very interested with an average value of 4.29 for Kenangan Coffe and 4.06 for Fore Coffee, which means consumers are already interested and a very well-known brand image for Pondok Indah Mall Kenangan Coffe while Fore Coffee Bintaro Health has known brand image with an average value of 4.26 for Coffee Memories and 3.94 for Fore Coffee. Consumer buying interest has a moderate relationship with brand image in Pondok Kenangan Coffee Pondok Indah Mall and Fore Coffee Bintaro Health with correlation numbers of 0.518 and 0.502 where there is an influence of brand image on consumer buying interest of 26.8% and 25.2%. Based on the results of a simple linear regression test, if the influence of brand image has increased by one unit, then consumer buying interest will increase by 0.401 times for Memories Coffee while Fore Coffee is 0.419 times. And based on the results of the t test in this study showed a significant value. 0,000 <0.05, which means that brand image has a significant effect on consumer buying interest in the Kenangan Coffee Pondok Indah Mall and Fore Coffee Bintaro Health. In this study the influence of a superior brand image and consumer buying interest is Kenangan Coffee.
Identifikasi Potensi Wisata di Wilayah Kasepuhan Wewengkon Citorek Fifi Nofiyanti; Deivy Zulyanti Nasution; Pusparani Pusparani
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 27 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Sekolah Tinggi Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v27i2.1616

Abstract

This study aims to determine the tourism potential in the Kasepuhan Wewengkon Citorek area which is located in Lebak Banten. The research method used is qualitative with a descriptive approach. The research was conducted by means of observation, interviews. The results showed that there are 3 (three) criteria for tourism potential: (1) the potential for natural tourist attractions (mountains, rice fields, seas, forests, waterfalls, and plantations. The country above the clouds has become known as a tourist attraction that has become known outside community Currently starting the development of tourist attractions on Mount Kendeng, according to Jaro that Mount Kendeng has more beauty than the land above the clouds; (2) Identification of potential cultural tourism attractions (crafts, historical heritage, local traditions, culinary, festivals) culture, traditional villages, museums, livelihoods, kasepuhan, traditional tools). There are characteristics of cultural potential in the form of seren taun, ngahuma, ngarengkong, playing karinding musical instruments and angklung buhun, straw brooms, pasung tuhur culinary, kaneron bags, straw brooms, headbands, caping hats. rice; (3) Identification of the potential for artificial tourism in Kasepuhan Wewengkon Citorek, there is a strawberry farm made by the community and located not far from the country above the clouds touris. Keywords: Tourism Potential, Wewengkon Citorek
Pengaruh Kualitas Pelayanan Room Division Terhadap Minat Kunjung Tamu di Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto Deivy Z Nasution; Ni Nyoman Nadya Utari; Fifi Nofiyanti
YUME : Journal of Management Vol 6, No 2 (2023)
Publisher : Pascasarjana STIE Amkop Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/yum.v6i2.3994

Abstract

Penelitian ini didasari pada observasi langsung yang dilakukan di Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto yang bertujuan untuk mengetahui kualitas pelayanan room division yang mempengaruhi minat kunjung tamu. Responden penelitian adalah tamu yang pernah menginap di Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto yang diambil secara acak dengan 100 responden dan menggunakan teknik sampling rumus Slovin. Faktor- faktor minat kunjung tamu diidentifikasi melalui komponen 5 dimensi kualitas pelayanan. Kuesioner dalam penelitian ini menggunakan skala Likert. Penelitian ini menggunakan metode statistik deskriptif, reliabilitas, validitas, analisis regresi sederhana, dianalisis dengan koefisien korelasi, dan uji koefisien determinasi. Data dihitung menggunakan aplikasi olah data SPSS. Hasil dari analisis statistik deskriptif menunjukkan bahwa implementasi kualitas pelayanan room division terhadap minat kunjung tamu di Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto sangat baik, hasil pengujian koefisien determinasi menunjukkan bahwa kualitas pelayanan room division memiliki pengaruh terhadap minat kunjung tamu di Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto dengan nilai sebesar 34%.Kata Kunci: Kualitas Pelayanan, Room Division, Hotel Mercure Jakarta Gatot Subroto, Minat Kunjung Tamu
Motivation For The Decision To Visit Tourists At The Telaga Tourism Destination During The Peak Of Bogor Maria Junetha Sihasale; Amrina Rosyada; Rianto Rianto; Fifi Nofiyanti; R.M.W. Agie Pradhipta
Jurnal Mirai Management Vol 8, No 2 (2023)
Publisher : STIE AMKOP

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37531/mirai.v8i2.5689

Abstract

This study aims to (1) to analize the motivation of tourists at the tourist destination of Puncak Puncak Bogor Lake (2) to analize the decision of tourists to visit the tourist destination of Puncak Bogor Lake (3) to analize the influence of motivation on the decision to visit tourists at the Puncak Bogor tourist destination. The approach to this study uses a quantitative approach with survey research methods. The population used in this study is visitors to the tourist destination of Telaga Saat Puncak, Bogor. The data collection method was carried out using observation, interviews, and questionnaires. The sample tested was 100 people with the Slovin formula taking the technique. This study uses the analytical method Validity Test, Descriptive Statistics, Correlation Coefficient Analysis, Determination Coefficient, Simple Linear Regression, T-Test using the SPSS 24 analysis tool. From the test results of the coefficient of determination it is known that motivation has an effect of 63.2% on decision making to visit a tourist destination. Time Lake. While the remaining 36.8% Tourist Visit Decisions are influenced by factors other than the variables used in this study. Keywords: Motivation, Visiting Decisions, Tourist Destinations
Program “Benah Kertas” Melalui Limbah Kertas Menjadi Handcraft di Pondok Pesantren Asshiddiqiyah Nofiyanti, Fifi; Liong, Octafiandy Christian; Sutoyo, Sutoyo; Aprilia, Miftah; Kanangahu, Mercy M; Aimmann J, Revaldy
Idea Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 01 (2025)
Publisher : PT.Mantaya Idea Batara

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53690/ipm.v5i01.323

Abstract

Meningkatkan kepedulian lingkungan santri dan masyarakat sekitar adalah tujuan yang ingin kami capai melalui program pengolahan kreatif limbah kertas menjadi handcraft. Dengan melibatkan siswa dan siswi dan masyarakat sekitar dalam program ini, diharapkan mereka dapat lebih peduli dan bertanggung jawab terhadap lingkungan di sekitar mereka. Mitra dalam program “Benah Kertas” yaitu Pondok Pesantren Asshidiqiyah Jakarta. Kegiatan PKM ini diikuti oleh 20 siswa dan siswa tingkat SMA. Metode pelaksanaan program yaitu sosialisasi, penyuluhan, praktik dan uji coba yang diberikan dan dilaksanakan kepada siswa dengan didampingi guru, kemudian pendampingan dalam pengolahan kreatif limbah kertas. Hasil dari kegiatan “Benah Kertas” siswa membuat bubur kertas, menggulung kertas, dan menghancurkan kertas, kemudian menjadi produk jam dinding, vas bunga, lukisan, tempat pensil. Siswa dan siswi dapat mempraktikkan secara langsung pemanfaatan kertas yang sudah menjadi limbah. Dari program “Benah Kertas” siswa dan siswi juga mengikuti lomba Nasional tentang ide bisnis hasil limbah dan mendapatkan nominasi 5 besar. Berdasarkan hasil PKM “Benah Kertas” bahwa siswa, siswi, dan guru belum mengetahui tentang pemanfaatan limbah kertas dengan cara tersebut. Program menjadi saran dan solusi untuk sekolah dan lembaga pondok pesantren untuk pemanfaatan limbah kertas yang terdapat di lembaga tersebut. Antusias siswa dan siswi juga sangat tinggi, terlihat dari hasil program yang diikutsertakan lomba, produk dipamerkan di sekolah, dan keseriusan siswa siswi menyelesaikan produk limbah kertas.
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Soft Skill Masyarakat Pesisir Pantai Nofiyanti, Fifi; Adawiyah, Robiatul; Anjani, Delsya Tri; Jidan, Akyas Ahmad
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4525

Abstract

Pantai Karang Bereum Lebak Banten memiliki sumber daya alam yang indah dan beragam. Tujuan kegiatan PKM ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada Pokdarwis dan pelaku UMKM tentang kualitas pelayanan soft skill masyarakat yang difokuskan kepada pendampingan SDM pariwisata, konten kreator digital, dan keterampilan towel art. Metode pelaksanaan dalam kegiatan PKM atau Pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Waktu pelaksanaan kegiatan yaitu pada 24-29 Agustus 2024. Sasaran peserta dalam program pemberdayaan masyarakat di Pantai Karang Bereum Lebak Banten yaitu Pokdarwis dan masyarakat pelaku UMKM. Jumlah seluruh peserta yang mengikuti program yaitu sejumlah 20 orang. Kegiatan PKM di Pantai Karang Bereum berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dalam SDM Pariwisata, Towel Art, dan Konten Digital dari 5-10 menjadi 90%. Hasil kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam SDM pariwisata, Towel Art, dan pembuatan konten digital, dengan peningkatan pengetahuan dari 5-10% menjadi 90%. Kesimpulan dari kegiatan PKM ini adalah meskipun kegiatan PKM ini berhasil memberi pengetahuan kepada peserta, tetapi masih adanya keterbatasan waktu, kesulitan teknologi, dan akses internet, program ini berhasil memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan UMKM lokal. Disarankan untuk menambah waktu praktik, menyesuaikan materi, dan meningkatkan sarana teknologi untuk keberlanjutan program.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT MELALUI DIGITALISASI BRANDING, CONTEN CREATOR, DAN TOWEL ART DI PANTAI KARANG BEUREUM CIHARA, LEBAK BANTEN Febiola, Alifia; Rofiah, Amilatur; Ikhsan, Raditya Muhammad; Zahroh, Nur Fathimatuz; Nofiyanti, Fifi
SINAR SANG SURYA Vol 9, No 1 (2025): Februari 2025
Publisher : UM Metro

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24127/sss.v9i1.3714

Abstract

 Pantai Karang Beureum di Desa Karangkamulyan, Kecamatan Cihara, Kabupaten Lebak, Banten, memiliki potensi wisata yang belum sepenuhnya dimanfaatkan karena kurangnya pemahaman tentang digitalisasi branding, content creation, dan Towel Art. PPK ORMAWA (Program Penguatan Kapasitas Mahasiswa) oleh Trisakti Innovation Club (TIC) bertujuan untuk meningkatkan keterampilan masyarakat dalam tiga aspek ini guna mendukung promosi dan pengembangan pariwisata lokal. Metode pelaksanaan mencakup audiensi dengan Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, serta pelatihan intensif berupa sosialisasi, penyuluhan, dan praktik langsung di Pantai Karang Beureum. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan peserta, dengan rata-rata nilai pre-test dan post-test meningkat sebesar 54.5% untuk digitalisasi branding, 46.7% untuk content creation, dan 64.0% untuk Towel Art. Masyarakat kini lebih terampil dalam memanfaatkan teknologi digital dan menciptakan konten promosi, serta meningkatkan pengalaman pengunjung melalui seni Towel Art. Kesimpulan dari kegiatan ini menekankan keberhasilan dalam transfer keterampilan dan dampak positif pada pengembangan pariwisata lokal. Saran untuk kegiatan mendatang termasuk peningkatan fasilitas pelatihan dan akses internet, serta pelaksanaan sesi lanjutan untuk penguasaan lebih mendalam.
KETERKAITAN PRODUK WISATA TERHADAP KEPUTUSAN PENGUNJUNG BERWISATA DI DUSUN BAMBU LEISURE PARK BANDUNG Fifi Nofiyanti
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 23 No 1 (2018): Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v23i1.1178

Abstract

This study aims to determine the tourism products contained in Dusun Bambu Bandung according to the tourist product. Because of the famous Bamboo Village among urban communities namely Jakarta, Bekasi, and Bogor. This research method is descriptive quantitative with quisioner measurement and survey location. using SPSS 22.00 program. The result shows that 43,7% of visitor decision is influenced by tourism product, while the rest of 56,3% influenced by other factor hence there is influence between tourism product to decision of visitor in Dusun Bambu Leisure Park with perfect significance 0.000. The result of t test hypothesis shows that tourism product gives a real influence to the decision of visitor in Bamboo Leisure Park hamlet that is equal to 16.391. Based on the results of the research, there are several suggestions for Dusun Bambu Leisure Park covering the addition of new attractions, maintaining the cleanliness of the surrounding environment, instilling good image to visitors, repairing damaged roads, balancing product prices and improving the quality of tourism products in order to increase the decision.
Identifikasi Potensi Wisata di Wilayah Kasepuhan Wewengkon Citorek Fifi Nofiyanti; Deivy Zulyanti Nasution; Pusparani Pusparani
Jurnal Ilmiah Pariwisata Vol 27 No 2 (2022): Jurnal Ilmiah Pariwisata
Publisher : Pusat Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat, Institut Pariwisata Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30647/jip.v27i2.1616

Abstract

This study aims to determine the tourism potential in the Kasepuhan Wewengkon Citorek area which is located in Lebak Banten. The research method used is qualitative with a descriptive approach. The research was conducted by means of observation, interviews. The results showed that there are 3 (three) criteria for tourism potential: (1) the potential for natural tourist attractions (mountains, rice fields, seas, forests, waterfalls, and plantations. The country above the clouds has become known as a tourist attraction that has become known outside community Currently starting the development of tourist attractions on Mount Kendeng, according to Jaro that Mount Kendeng has more beauty than the land above the clouds; (2) Identification of potential cultural tourism attractions (crafts, historical heritage, local traditions, culinary, festivals) culture, traditional villages, museums, livelihoods, kasepuhan, traditional tools). There are characteristics of cultural potential in the form of seren taun, ngahuma, ngarengkong, playing karinding musical instruments and angklung buhun, straw brooms, pasung tuhur culinary, kaneron bags, straw brooms, headbands, caping hats. rice; (3) Identification of the potential for artificial tourism in Kasepuhan Wewengkon Citorek, there is a strawberry farm made by the community and located not far from the country above the clouds touris. Keywords: Tourism Potential, Wewengkon Citorek
Pemberdayaan Masyarakat Dalam Meningkatkan Kualitas Pelayanan Soft Skill Masyarakat Pesisir Pantai Nofiyanti, Fifi; Adawiyah, Robiatul; Anjani, Delsya Tri; Jidan, Akyas Ahmad
ADMA : Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat Vol. 5 No. 2 (2025): ADMA: Jurnal Pengabdian dan Pemberdayaan Masyarakat
Publisher : LPPM Universitas Bumigora

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30812/adma.v5i2.4525

Abstract

Pantai Karang Bereum Lebak Banten memiliki sumber daya alam yang indah dan beragam. Tujuan kegiatan PKM ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada Pokdarwis dan pelaku UMKM tentang kualitas pelayanan soft skill masyarakat yang difokuskan kepada pendampingan SDM pariwisata, konten kreator digital, dan keterampilan towel art. Metode pelaksanaan dalam kegiatan PKM atau Pengabdian kepada masyarakat menggunakan metode penyuluhan, pelatihan, dan pendampingan. Waktu pelaksanaan kegiatan yaitu pada 24-29 Agustus 2024. Sasaran peserta dalam program pemberdayaan masyarakat di Pantai Karang Bereum Lebak Banten yaitu Pokdarwis dan masyarakat pelaku UMKM. Jumlah seluruh peserta yang mengikuti program yaitu sejumlah 20 orang. Kegiatan PKM di Pantai Karang Bereum berhasil meningkatkan pengetahuan peserta dalam SDM Pariwisata, Towel Art, dan Konten Digital dari 5-10 menjadi 90%. Hasil kegiatan PKM ini berhasil meningkatkan keterampilan peserta dalam SDM pariwisata, Towel Art, dan pembuatan konten digital, dengan peningkatan pengetahuan dari 5-10% menjadi 90%. Kesimpulan dari kegiatan PKM ini adalah meskipun kegiatan PKM ini berhasil memberi pengetahuan kepada peserta, tetapi masih adanya keterbatasan waktu, kesulitan teknologi, dan akses internet, program ini berhasil memberikan dampak positif bagi pengembangan pariwisata dan UMKM lokal. Disarankan untuk menambah waktu praktik, menyesuaikan materi, dan meningkatkan sarana teknologi untuk keberlanjutan program.