Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Hubungan Dental Anxiety dengan Jenis Kelamin pada Pasien Ektraksi Gigi di Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Andalas Rahmi Khairani Aulia; Reno Wiska Wulandari; Suci Rahmasari; Haria Fitri; Mustika Arini; Afifarsyah Rayatama Putra
Andalas Dental Journal Vol 12 No 1 (2024): Andalas Dental Journal
Publisher : Faculty of Dentistry Universitas Andalas

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25077/adj.v12i1.279

Abstract

Pendahuluan: Kecemasan dental merupakan kecenderungan seseorang merasa khawatir terhadap perawatan gigi dan dapat menjadi masalah karena penderita kecemasan cenderung menunda atau membatalkan rencana perawatannya. Pencabutan gigi adalah salah satu perawatan yang sering menyebabkan kecemasan dental pada pasien. Tujuan: Mengetahui tingkat kecemasan dental pada pasien ekstraksi gigi di departemen bedah mulut Rumah Sakit Gigi dan Mulut Universitas Andalas (RSGM Unand). Metode: Desain penelitian yang digunakan adalah analisis cross-sectional dengan 117 sampel pasien dewasa usia 17-35 tahun yang akan melakukan tindakan pencabutan gigi sederhana di RSGM Unand. Penelitian ini dilakukan dengan memberikan kuesioner Modified Dental Anxiety Scale for Dental Extraction (MDAS-DEP). Data kuesioner diuji secara statistik berupa analisa univariat dan analisa bivariat dengan SPSS. Hasil: Tingkat kecemasan dental pada pasien ekstraksi di RSGM Unand yaitu moderate anxiety (30,8%), low anxiety (25,6%), high anxiety (23,1%), extreme anxiety (17,9%), dan low anxiety (2,6%). Hubungan antara jenis kelamin dan tingkat kecemasan signifikan (p<0,05). Kesimpulan: Mayoritas pasien memiliki tingkat kecemasan moderate (moderate anxiety) dan tingkat kecemasan dental paling rendah yaitu tidak cemas (not anxious). Terdapat hubungan antara jenis kelamin dengan tingkat kecemasan pasien, dimana tingkat kecemasan laki-laki lebih rendah dibandingkan perempuan.
PENANAMAN BIBIT POHON DALAM UPAYA MENINGKATKAN KESADARAN MASYARAKAT DESA KOTARAJA TENTANG PENGHIJAUAN LINGKUNGAN Firman Arizandi; Tiara Febrianti, Tiara Febrianti; Mustika Arini; Indardi Wisnu Arya, Indardi Wisnu Arya; Wanda Gerhana, Wanda Gerhana; Elmilatul Imli, Elmilatul Imli; Rosaliana Juli Yanti, Rosaliana Juli Yanti; Adrian Rizal Maulana; Muhammad Arif Nashori; Yuniar Lestarini; Hamzan Ahmadi
ALAINA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 2 (2025): ALAINA: JURNAL PENGABDIAN MASYARAKAT
Publisher : Cendekia Citra Gemilang Scholar Foundation, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61798/alaina.v2i2.245

Abstract

Pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan sebagai langkah nyata dalam meningkatkan kesadaran masyarakat Desa Kotaraja terhadap pentingnya penghijauan lingkungan. Kegiatan ini mencakup sosialisasi mengenai manfaat penghijauan, pelatihan teknik penanaman pohon yang baik, serta pelaksanaan penanaman bibit pohon secara bersama-sama di lahan-lahan strategis desa. Tujuannya adalah untuk meningkatkan pemahaman masyarakat tentang dampak positif penghijauan, seperti mencegah banjir, meningkatkan kualitas udara, dan menjaga keberlanjutan ekosistem. Hasil kegiatan menunjukkan antusiasme masyarakat yang tinggi, peningkatan pengetahuan lingkungan, serta terbentuknya komitmen kolektif untuk merawat dan melestarikan pohon yang telah ditanam. Melalui program ini, diharapkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam upaya pelestarian lingkungan semakin meningkat, menjadikan Desa Kotaraja sebagai model desa hijau yang berkelanjutan.
Effect of Areca Nut Extract Tooth Paste on Tooth Discoloration Shulhan Rijal; Aria Fransiska; Mustika Arini
Denta Journal Kedokteran Gigi Vol 19 No 2 (2025): August
Publisher : Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Hang Tuah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/denta.v19i2.2

Abstract

Background: Areca nut extract is an active compound that can be used as an alternative toothpaste ingredient because it has antibacterial properties that can prevent cavities, but the tannin and flavonoid content in areca nut extract has the potential to cause discoloration of tooth. Objective: To determine the effect of areca nut extract (Areca catechu L.) toothpaste on tooth enamel color. Materials and Methods: This study was a true experimental laboratory type using pre test - post test with control group design. The study sample was 28 post-extraction human premolars who met the inclusion and exclusion criteria. The samples were divided into 4 treatment groups, 7 samples each in the group brushed using areca nut extract toothpaste concentrations of 1,5%, 3%, 4,5% and toothpaste without areca nut extract. Samples were brushed 2 times a day for 14 days. Measurement of color change using ColorFlex EZ spectrophotometer. Results: The results of data analysis obtained the average value of color change for toothpaste concentration of 1,5% of 4,38, 3% concentration of 5,40, 4,5% concentration of 7,37 and without areca nut extract of 0,98. The results of the One Way ANOVA test obtained a p value <0,05, meaning that there were a significant effect in each treatment group. The results of Post Hoc LSD analysis showed significant differences between all treatment groups, except between the treatment groups using 1,5% concentration of areca nut extract toothpaste and 3% concentration of areca nut extract toothpaste.  Conclusion: areca nut extract toothpaste has an effect on the color of tooth enamel. The 4,5% concentration of Areca nut extract toothpaste has a significant effect on tooth discoloration.
Peningkatan Pengetahuan Guru Dalam Pencegahan Early Childhood Caries (ECC) Melalui Edukasi Perawatan Gigi Anak Usia Dini di Al-Biruni Padang Rahmi Khairani Aulia; Mustika Arini; Haria Fitri; Reno Wiska Wulandari
Jurnal Pengabdian Masyarakat Mentari Vol. 2 No. 8 (2026): Maret
Publisher : Amirul Bangun Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59837/jpmm.v2i8.239

Abstract

Early Childhood Caries (ECC) merupakan salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang paling sering terjadi pada anak usia dini dan dapat berdampak jangka panjang terhadap kualitas hidup anak. Tingginya prevalensi ECC di Indonesia tidak terlepas dari rendahnya pengetahuan dan keterampilan dalam perawatan gigi anak, baik di lingkungan keluarga maupun sekolah. Guru taman kanak-kanak (TK) dan preschool memiliki peran strategis dalam membentuk kebiasaan hidup sehat anak sejak usia dini. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan guru TK dan Preschool Al-Biruni Kota Padang dalam pencegahan ECC melalui edukasi perawatan gigi anak usia dini. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan interaktif, pelatihan praktik menyikat gigi anak, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan guru secara signifikan, ditandai dengan hasil post-test yang mencapai 100% jawaban benar pada seluruh indikator penilaian. Evaluasi lanjutan enam bulan setelah kegiatan menunjukkan adanya perubahan perilaku di lingkungan sekolah berupa penerapan kebiasaan menyikat gigi bersama setelah sarapan. Kegiatan ini membuktikan bahwa edukasi terstruktur kepada guru efektif sebagai upaya pencegahan ECC yang berkelanjutan di lingkungan pendidikan anak usia dini.