Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Cluster of Foreign Tourists Using the K-Means Method Based on Arrival Data at I Gusti Ngurah Rai Airport (2018-2024) Rozy, Fahrur; Setia Brata, Adika; Lestari, Windy; Rahmawati, Suci
International Journal of Management Science and Information Technology Vol. 5 No. 2 (2025): July - December 2025
Publisher : Lembaga Otonom Lembaga Informasi dan Riset Indonesia (KITA INFO dan RISET)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35870/ijmsit.v5i2.5208

Abstract

Tourism is a vital sector in the economic development of Bali Province, with the number of international tourist arrivals through I Gusti Ngurah Rai International Airport as the main indicator. According to data from the Central Statistics Agency (BPS), the number of international tourists reached its peak in 2019 with over 16.1 million visits. However, in 2020–2021, there was a drastic decline due to the COVID-19 pandemic. In 2022, the number of international tourist arrivals began to show a significant recovery. In 2023, the number of international tourist arrivals to Indonesia reached 11.68 million, most of whom entered through major airports such as I Gusti Ngurah Rai Airport (Bali). The inaccuracy of the tourist arrival grouping process has had a negative impact on business growth and tourism revenue. This study aims to classify the countries of origin of international tourists based on the number of visits using the K-Means Clustering method, an effective unsupervised data mining algorithm for data segmentation. Data was obtained from the Central Statistics Agency (BPS), covering the number of tourist arrivals and their countries of origin from 2018 to 2024. The analysis process involves determining the optimal number of clusters using the Elbow Method, followed by grouping countries based on visit characteristics. The results of the study indicate that tourist countries of origin can be grouped into three main clusters: high-visit countries (Australia and China), medium-visit countries, and low-visit countries. This study provides strategic insights for the government and tourism industry stakeholders in developing more targeted policies, such as improving transportation infrastructure and implementing more effective marketing strategies to maintain and increase the number of tourist visits to Bali.
Prioritas Wisatawan di Bali dalam Memilih Transportasi Ojek Online (OJOL) dengan Metode Analytical Hierarchy Process (AHP) Anhar, Alfian; Lestari, Windy; Husnayaen, Husnayaen; Bela, Riyani; Azis, Azizah
Indonesian Research Journal on Education Vol. 4 No. 3 (2024): irje 2024
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/irje.v4i3.861

Abstract

Pulau Bali merupakan salah satu destinasi wisata yang paling diminati wisatawan domestik maupun internasional, sehingga kebutuhan transportasi menjadi meningkat. Banyak wisatawan yang datang mengakibatkan kemacetan yang memprihatinkan, hampir disetiap ruas jalan daerah wisata mengalami kemacetan yang parah. Bagi wisatawan domenstik maupun internasional yang telah sadar akan kemacetan, mereka lebih memilih menggunakan transportasi umum. Pesatnya kemajuan teknologi berimbas pada sarana transportasi seperti munculnya Taksi Online atau Ojek Online (Ojol). Transportasi ojek online telah berkembang pesat di pulau Bali dan memberikan alternatif yang praktis dan efisien dalam mobilitas mayarakat. Wisatawan dimudahkan dengan adanya aplikasi ojek online yang dapat diakses dimanapun dan kapanpun. Selain itu, integrasi teknologi GPS memungkinkan pengemudi untuk melacak lokasi penumpang dengan tepat, memastikan penjemputan yang efisien dan akurat. Banyaknya Pengembang Aplikasi (Application Developer) ojek online membuat pengguna seringkali bingung dalam memilih jasa ojek online yang sesuai dengan kebutuhan dan preferensi mereka. Wisatawan harus mempertimbangkan aspek-aspek/kritera layanan ojek online yang akan digunakan. Untuk mengambil keputusan pemilihan layanan transportasi ojek online diperlukan sistem pendukung keputusan, sehingga penulis memberikan panduan objektif dalam pemilihan layanan transportasi ojek online menggunakan metode Analytical Hirarchy Process (AHP). Tujuan utama dari penelitian ini adalah membantu wisatawan dalam memilih transportasi ojek online di pulau Bali yang sesuai dengan kriteria yang diinginkan, diantaranya aspek Harga, Kecepatan, Keakuratan, Keramahan, Kenyamanan, dan Keselamatan. Selain itu juga diharapkan dengan adanya penelitian ini, pemilik jasa transportasi ojek online dapat meningkatkan kualitas pelayanan dari semua aspek yang ada.
Pengenalan Dan Pelatihan Software Minitab Kepada Guru-Guru MA Khalifa Nusantara Denpasar Bali: Brata, Adika Setia; Anhar, Alfian; Lestari, Windy
JURNAL INOVASI DAN PENGABDIAN MASYARAKAT INDONESIA Vol 2 No 1 (2023): Januari
Publisher : Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Muhammadiyah Semarang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26714/jipmi.v2i1.85

Abstract

Latar belakang: Seorang pendidik mempunyai tugas untuk selalu mengembangkan diri secara teknik pembelajaran atau penelitian. perkembangan teknologi ternyata belum mampu memberikan hasil yang diharapkan. Sering sekali kita temukan beberapa pendidik atau peneliti diantaranya: 1) masih menggunakan hardcopy sebagai bahan penelitian dan perhitungan, 2) kebanyakan bahan ajar yang digunakan untuk proses media pembelajaran tersaji dalam bentuk text. 3) kurangnya keterampilan seorang pendidik dalam menyampaikan materi berbasis aplikasi software. Tujuan: Program ini dilaksanakan agar para guru dalam membuat media pembelajaran, pengelolaan data, atau penelitian dapat menggunakan aplikasi statistika terutama aplikasi software minitab yang dapat menghasilkan perhitungan otomatis dengan tingkat keakuratan serta penarikan kesimpulan yang lebih akurat. Metode: Salah satu tahap kegiatan program pengenalan dan pelatihan aplikasi software minitab yaitu dilaksanakan dengan beberapa tahap: 1) observasi dan wawancara terkait keterampilan guru-guru dalam pembelajaran dan penelitian menggunakan aplikasi software matematika; 2) pengenalan dan pendampingan penggunaan aplikasi software minitab; 3) praktik dan uji coba pengolahan data menggunakan aplikasi software minitab; 4) membuat media pembelajaran melalui aplikasi software minitab; serta 5) memberikan kuesioner untuk melihat perkembangan setelah pelatihan aplikasi software minitab. Hasil: Melalui program pengenalan dan pelatihan aplikasi software minitab, menunjukkan peserta para guru sudah dapat mengenal dan menggunakannya. Berdasarkan dari hasil pemberian nilai kuesioner, dapat disimpulkan kegiatan pengabdian pengenalan aplikasi software minitab meningkatkan kretivitas para guru dalam menggunakan aplikasi software minitab sebesar 96% dibandingkan dengan sebelum program pengenalan dan pelatihan. Kesimpulan: program pengenalan dan pelatihan aplikasi software minitab yang tepat akan memberikan dampak perkembangan para guru dalam media pembelajaran dan penelitian menggunakan aplikasi. Kata Kunci: media pembelajaran, pengelolahan data, program minitab _____________________________________________________________________________________ Abstract Background: An educator has a duty to always develop himself in learning techniques or research. Technological developments have not been able to provide the expected results. Very often we find educators or researchers including: 1) still using hardcopy as material for research and calculations, 2) most of the teaching materials used for the process of learning media are presented in text form. 3) the lack of skills of an educator in delivering material based on software applications. Objective: This program is implemented so that teachers in creating instructional media, data management, or research can use statistical applications, especially the Minitab software application which can produce automatic calculations with a more accurate level of accuracy and draw conclusions. Method: One of the stages of the introduction and training program for Minitab software applications is carried out in several stages: 1) observation and interviews related to the skills of teachers in learning and research using mathematical software applications; 2) introduction and assistance in the use of Minitab software applications; 3) data processing practices and trials using the Minitab software application; 4) create learning media through minitab software applications; and 5) giving a questionnaire to see developments after the Minitab software application training. Result: Through the Minitab software application introduction and training program, it shows that the participants are teachers who are able to recognize and use it. Based on the results of scoring the questionnaire, it can be concluded that the minitab introduction service activity increased the creativity of teachers in using the Minitab software application by 96% compared to before the introduction and training program. Conclusion: the introduction and training program for the proper Minitab software application will have an impact on the development of teachers in learning media and research using applications.   Keywords: learning tools, data management, minitab program
Peran Guru Dalam Pengembangan Kurikulum Berbasis Nilai Islam Di Smp Nurul Islam Ngemplak Lestari, Windy; Nisa, Syafina Aulia; Fitri Aini, An Nisa Jihan Nur; Oktaviani, Linda Rizki; Khumairoh, Siti; ., Praptiningsih
Jurnal Kajian Islam dan Sosial Keagamaan Vol. 3 No. 2 (2025): Oktober - Desember
Publisher : CV. ITTC INDONESIA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This research wants to describe how teachers play a role in developing a curriculum based on Islamic values at Nurul Islam Ngemplak Boyolali Junior High School. In addition, the research also highlights the efforts made by teachers and the challenges they face in the process. The method used is qualitative descriptive with a field research approach. Data was collected through observation, interviews, and documentation, with curriculum teachers and Islamic Religious Education (PAI) teachers as the main informants. The results of the study show that teachers have an important role, not only as a compiler of learning plans, but also as planners, implementers, evaluators, as well as curriculum developers. They do not only make lesson plans, but also try to incorporate Islamic values into every teaching and learning activity. In addition, teachers try to adapt the curriculum to the characteristics of students through a contextual approach and habituation of Islamic values in the school environment. The challenges faced include rapid changes in curriculum policies, limited training, and the need to adapt to modern learning concepts such as differentiation and Pancasila student profile projects. Nevertheless, teachers remain committed to improving their competencies through independent learning and collaboration between peers. Thus, the development of an Islamic value-based curriculum at Nurul Islam Junior High School is dynamic and oriented towards the formation of Islamic character that is in line with the school's vision.
Pelatihan dasar SPSS untuk menunjang penelitian tindakan kelas bagi guru MA Kalifa Nusantara Denpasar Bali Windy Lestari; Alfian Anhar; Adika Setia Brata; Suci Rahmawati; Erlinda Mandasari
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 4 (2025): Juli
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i4.32249

Abstract

AbstrakPendidikan mempunyai peran yang penting dalam membangun peradaban bangsa demi mewujudkan Indonesia Emas, seperti tertuang dalam 17 target Pembangunan Berkelanjutan. Dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan dan profesionalisme guru, salah satu upaya yang dapat dilakukan adalah melalui Penelitian Tindakan Kelas (PTK). Agar PTK dapat dilakukan secara objektif, efektif, dan terukur, diperlukan pemahaman yang baik terhadap konsep statistika dan alat bantu pengolah data, seperti SPSS. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan pengetahuan guru MA Kalifa Nusantara Denpasar Bali tentang statistika dan meningkatkan keterampilan dalam menggunakan software SPSS untuk menunjang pelaksanaan PTK. Metode pelaksanaan kegiatan ini yaitu dengan pelatihan yang dilakukan secara luring atau tatap muka yang terdiri dari penyampaian materi berupa ceramah lisan dan praktik pengolahan data dengan software SPSS, dan dievaluasi melalui pretest dan posttest. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pelatihan dapat meningkatkan kemampuan mengolah data dengan statistika deskriptif menggunakan software SPSS dibuktikan dengan pengujian hipotesis rata-rata dua sample berpasangan dengan p-value sebesar 0,025 yang lebih kecil dari taraf signifikan (α) 5%. Kata kunci: pelatihan; SPSS; penelitian tindakan kelas; statistika; pendidikan. AbstractEducation has an important role in building the nation's civilization in order to realize the Golden Indonesia, as stated in the 17 Sustainable Development Goals. In an effort to improve the quality of education and professionalism of teachers, one approach that can be taken is through Classroom Action Research (CAR). To ensure that CAR is conducter objectively, effectively, and measurably, a good understanding of statistical concepts and processing tools such as SPSS is required. This community service activity aims to improve the understanding and knowledge of teachers at  MA Kalifa Nusantara Denpasar Bali, regarding statistics and to improve their skills in using SPSS to support the implementation of CAR. The program was carried out through offline or face-to-face training, consisting of lectures and hands-on data analysis using SPSS, and evaluated through pretest and posttest assessments. The results showed that the training significantly improved teachers’ ability to process data using descriptive statistics with SPSS, as evidenced by a paired sample t test that produced a p-value of 0.025, which is smaller than the 5% significance level (α). Keywords: training; SPSS; classroom action research; statistics; education.